<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fransium</id>
	<title>Fransium - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Fransium"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fransium&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:22:20Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fransium&amp;diff=16198&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fransium&amp;diff=16198&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T23:00:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fransium&amp;amp;diff=16198&amp;amp;oldid=15799&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fransium&amp;diff=15799&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29456528; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Fransium&amp;diff=15799&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:22:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29456528; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fransium&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sebuah [[unsur kimia]] dengan [[Lambang unsur|lambang]] &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Fr&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan [[nomor atom]] 87. Ia sangatlah [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]]; isotopnya yang paling stabil, fransium-223 (awalnya disebut sebagai &amp;#039;&amp;#039;[[aktinium]]&amp;amp;nbsp;K&amp;#039;&amp;#039; dari [[deret radioaktif|rantai peluruhan]] alami di mana ia muncul), memiliki waktu paruh hanya 22&amp;amp;nbsp;menit. Ia merupakan unsur paling [[Elektronegatifitas#Elektropositivitas|elektropositif]] kedua, setelah [[sesium]], dan unsur alami [[Kelimpahan unsur|paling langka kedua]] (setelah [[astatin]]). Isotop fransium meluruh dengan cepat menjadi astatin, [[radium]], dan [[radon]]. [[Struktur elektron]]ik atom fransium adalah [Rn] 7s&amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;, sehingga ia digolongkan sebagai [[logam alkali]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fransium tak pernah terlihat dapat jumlah yang besar. Karena penampilan umum unsur-unsur lain dalam kolom tabel periodiknya, fransium dianggap sebagai logam yang sangat reaktif, jika cukup dikumpulkan bersama untuk dapat dilihat sebagai padatan atau cairan curah. Mendapatkan sampel seperti itu sangatlah tidak mungkin, karena panas peluruhan yang ekstrem akibat waktu paruhnya yang singkat akan segera menguapkan kuantitas fransium yang dapat dilihat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fransium ditemukan oleh [[Marguerite Perey]] di Prancis (yang menjadi asal nama unsur ini) pada tahun 1939. Sebelum penemuannya, ia disebut sebagai &amp;#039;&amp;#039;[[Unsur-unsur prediksi Mendeleev|eka]]-[[sesium]]&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;ekasesium&amp;#039;&amp;#039; karena dugaan keberadaannya berada di bawah sesium dalam tabel periodik. Ia adalah unsur terakhir yang pertama kali ditemukan di alam, bukan melalui sintesis. Di luar laboratorium, fransium sangatlah langka, dengan jumlah jejak yang ditemukan dalam bijih [[uranium]], di mana [[isotop]] fransium-223 (dalam keluarga uranium-235) terus terbentuk dan meluruh. Sesedikit 200–500&amp;amp;nbsp;g ada pada setiap waktu di seluruh [[kerak Bumi]]; selain fransium-223 dan fransium-221, isotop lainnya seluruhnya sintetis. Jumlah fransium terbesar yang diproduksi di laboratorium adalah sekelompok fransium dengan lebih dari 300.000 atom.&lt;br /&gt;
==Karakteristik==&lt;br /&gt;
Fransium adalah salah satu unsur alami yang paling tak stabil: isotopnya yang berumur paling panjang, fransium-223, memiliki [[waktu paruh]] hanya 22&amp;amp;nbsp;menit. Satu-satunya unsur yang sebanding degannya adalah astatin, di mana isotop alaminya yang paling stabil, astatin-219 (turunan alfa fransium-223), memiliki waktu paruh 56&amp;amp;nbsp;detik, meskipun astatin-210 yang sintetis jauh lebih panjang umurnya dengan waktu paruh dari 8,1&amp;amp;nbsp;jam. Semua isotop fransium meluruh menjadi astatin, [[radium]], atau [[radon]]. Fransium-223 juga memiliki waktu paruh yang lebih pendek daripada isotop dengan umur terpanjang dari setiap unsur sintetis hingga dan termasuk unsur 105, [[dubnium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fransium adalah logam alkali yang sifat kimianya sebagian besar mirip dengan sesium. Sebuah unsur berat dengan satu [[elektron valensi]], ia memiliki [[berat ekuivalen]] tertinggi dari semua unsur. Fransium cair—jika dibuat—seharusnya memiliki [[tegangan permukaan]] 0,05092&amp;amp;nbsp;[[newton|N]]/m pada titik leburnya. Titik lebur fransium diperkirakan sekitar ; nilai  juga sering ditemui. Titik leburnya tidaklah pasti karena kelangkaan dan [[Peluruhan radioaktif|radioaktivitasnya]] yang ekstrem; ekstrapolasi yang berbeda berdasarkan metode [[Dmitri Mendeleev]] menghasilkan nilai . Perkiraan titik didih  juga tidaklah pasti; perkiraan  dan , serta ekstrapolasi dari metode Mendeleev sebesar , juga telah disarankan. Massa jenis fransium diperkirakan sekitar 2,48&amp;amp;nbsp;g/cm&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt; (metode Mendeleev mengekstrapolasi 2,4&amp;amp;nbsp;g/cm&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Linus Carl Pauling|Linus Pauling]] memperkirakan [[Elektronegativitas|keelektronegatifan]] fransium sebesar 0,7 pada [[Elektronegativitas#Elektronegativitas Pauling|skala Pauling]], sama dengan sesium; nilai sesium sejak itu disempurnakan menjadi 0,79, tetapi tidak ada data eksperimen yang memungkinkan penyempurnaan nilai fransium. Fransium memiliki [[energi ionisasi]] yang sedikit lebih tinggi daripada sesium, 392,811(4)&amp;amp;nbsp;kJ/mol dibandingkan dengan 375,7041(2)&amp;amp;nbsp;kJ/mol untuk sesium, seperti yang diperkirakan dari [[Kimia kuantum relativistik|efek relativistik]], dan ini menyiratkan bahwa sesium lebih sedikit elektronegatif dari keduanya. Fransium juga seharusnya memiliki [[afinitas elektron]] yang lebih tinggi daripada sesium dan ion Fr&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt; seharusnya lebih [[Polarisabilitas|terpolarisasi]] daripada ion Cs&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt;.&lt;br /&gt;
==Senyawa==&lt;br /&gt;
Karena fransium sangat tidak stabil, hanya sedikit dari garamnya yang telah diketahui. Fransium [[Kopresipitasi|berkopresipitasi]] dengan beberapa [[garam (kimia)|garam]] sesium, seperti [[sesium perklorat]], yang menghasilkan fransium perklorat dalam jumlah kecil. Kopresipitasi ini dapat digunakan untuk mengisolasi fransium, dengan mengadaptasi metode kopresipitasi radiosesium dari [[Lawrence E. Glendenin]] dan C. M. Nelson. Ia juga akan berkopresipitasi dengan banyak garam sesium lainnya, termasuk [[iodat]], [[pikrat]], [[tartrat]] (juga [[rubidium]] tartrat), [[kloroplatinat]], dan [[Asam silikowolframat|silikowolframat]]. Ia juga berkopresipitasi dengan [[asam silikowolframat]], serta dengan [[asam perklorat]], tanpa logam alkali lain sebagai [[Kopresipitasi|pembawa]], yang mengarah pada metode pemisahan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fransium perklorat===&lt;br /&gt;
Fransium perklorat dihasilkan oleh reaksi antara [[fransium klorida]] dan [[natrium perklorat]]. Fransium perklorat [[Kopresipitasi|berkopresipitasi]] dengan [[sesium perklorat]]. Kopresipitasi ini dapat digunakan untuk mengisolasi fransium, dengan mengadaptasi metode kopresipitasi radiosesium dari Lawrence E. Glendenin dan C. M. Nelson. Namun, metode ini tidak dapat diandalkan dalam memisahkan [[talium]], yang juga berkopresipitasi dengan sesium. [[Entropi]] fransium perklorat diperkirakan sebesar 42,7&amp;amp;nbsp;[[Satuan entropi|e.u]] (178,7 J mol&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt; K&amp;lt;sup&amp;gt;−1&amp;lt;/sup&amp;gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Fransium halida===&lt;br /&gt;
Semua fransium halida dapat larut dalam air dan diperkirakan menjadi padatan berwarna putih. Mereka diperkirakan akan terproduksi oleh reaksi [[halogen]] yang sesuai. Misalnya, fransium klorida akan dihasilkan dari reaksi antara fransium dan [[klorin]]. Fransium klorida telah dipelajari sebagai jalur untuk memisahkan fransium dari unsur lain, dengan menggunakan [[tekanan uap]] yang tinggi dari senyawa tersebut, meskipun fransium fluorida akan memiliki tekanan uap yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Senyawa lainnya===&lt;br /&gt;
Fransium nitrat, sulfat, hidroksida, karbonat, asetat, dan oksalat, semuanya larut dalam air, sedangkan [[iodat]], [[pikrat]], [[tartrat]], [[Asam kloroplatinat|kloroplatinat]], dan [[Asam silikowolframat|silikowolframat]] tidak larut. Ketidaklarutan senyawa ini digunakan untuk mengekstraksi fransium dari produk radioaktif lainnya, seperti [[zirkonium]], [[niobium]], [[molibdenum]], [[timah]], dan [[antimon]], dengan metode yang disebutkan pada bagian di atas. Molekul CsFr diperkirakan memiliki fransium di ujung negatif dipol, tidak seperti semua molekul logam alkali heterodiatomik yang diketahui. Fransium [[superoksida]] (FrO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;) diperkirakan memiliki karakter yang lebih [[Ikatan kovalen|kovalen]] daripada [[Kongener (kimia)|kongener]]nya yang lebih ringan; ini dikaitkan dengan elektron 6p dalam fransium yang lebih terlibat dalam ikatan fransium–oksigen. Destabilisasi relativistik spinor 6p&amp;lt;sub&amp;gt;3/2&amp;lt;/sub&amp;gt; dapat membuat senyawa fransium dalam keadaan oksidasi lebih tinggi dari +1, seperti [Fr&amp;lt;sup&amp;gt;V&amp;lt;/sup&amp;gt;F&amp;lt;sub&amp;gt;6&amp;lt;/sub&amp;gt;]&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt;; tetapi ini belum dikonfirmasi secara eksperimental.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu-satunya garam rangkap fransium yang diketahui memiliki rumus Fr&amp;lt;sub&amp;gt;9&amp;lt;/sub&amp;gt;Bi&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;I&amp;lt;sub&amp;gt;9&amp;lt;/sub&amp;gt;.&lt;br /&gt;
==Isotop==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada 34 isotop fransium yang diketahui dengan rentang [[massa atom]] mulai dari 199 hingga 232. Fransium memiliki tujuh [[isomer nuklir]] [[metastabilitas|metastabil]]. Fransium-223 dan fransium-221 adalah dua isotop fransium yang terdapat di alam, dengan yang pertama memiliki kelimpahan yang lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fransium-223 adalah isotop yang paling stabil, dengan waktu paruh 21,8&amp;amp;nbsp;menit, dan sangat tidak mungkin bahwa isotop fransium dengan waktu paruh lebih lama akan ditemukan atau disintesis. Fransium-223 adalah produk kelima dari deret peluruhan [[uranium-235]] sebagai produk isotop [[Isotop aktinium|aktinium-227]]; [[Isotop torium|torium-227]] adalah produk yang lebih umum. Fransium-223 kemudian meluruh menjadi radium-223 melalui [[peluruhan beta]] ([[energi peluruhan]] 1,149&amp;amp;nbsp;MeV), dengan jalur [[peluruhan alfa]] minor (0,006%) menjadi astatin-219 (energi peluruhan 5,4&amp;amp;nbsp;MeV).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fransium-221 memiliki waktu paruh 4,8&amp;amp;nbsp;menit. Ia merupakan produk kesembilan dari deret peluruhan [[neptunium]] sebagai isotop turunan dari [[aktinium-225]]. Fransium-221 kemudian meluruh menjadi astatin-217 melalui peluruhan alfa (energi peluruhan 6,457&amp;amp;nbsp;MeV). Meskipun semua &amp;lt;sup&amp;gt;237&amp;lt;/sup&amp;gt;Np primordial telah [[radionuklida punah|punah]], deret peluruhan neptunium terus ada secara alami dalam jejak-jejak kecil karena reaksi &amp;#039;&amp;#039;knockout&amp;#039;&amp;#039; (n,2n) dalam &amp;lt;sup&amp;gt;238&amp;lt;/sup&amp;gt;U alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Isotop [[keadaan dasar]] yang paling tak stabil adalah fransium-215, dengan waktu paruh 0,12&amp;amp;nbsp;[[Mikro-|μdtk]]: ia mengalami peluruhan alfa 9,54&amp;amp;nbsp;MeV menjadi astatin-211. [[Isomer nuklir|Isomer metastabil]]nya, fransium-215m, masih kurang stabil, dengan waktu paruh hanya 3,5&amp;amp;nbsp;[[Nano-|ndtk]].&lt;br /&gt;
==Aplikasi==&lt;br /&gt;
Karena ketidakstabilan dan kelangkaannya, tak ada aplikasi komersial untuk fransium. Ia telah digunakan untuk tujuan penelitian di bidang [[kimia]]&lt;br /&gt;
dan [[atom|struktur atom]]. Penggunaannya sebagai bantuan diagnostik potensial untuk berbagai jenis kanker juga telah dieksplorasi, tetapi aplikasi ini dianggap tidak praktis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemampuan fransium untuk disintesis, dijebak, dan didinginkan, bersama dengan [[atom|struktur atom]]nya yang relatif sederhana, menjadikannya sebagai subjek eksperimen [[spektroskopi]] khusus. Eksperimen ini telah menghasilkan informasi yang lebih spesifik mengenai [[tingkat energi]] dan [[konstanta kopling]] antara [[partikel subatom]]ik. Studi tentang cahaya yang dipancarkan oleh ion fransium-210 yang terperangkap laser telah memberikan data akurat tentang transisi antara tingkat energi atom yang cukup mirip dengan yang diprediksi oleh [[Mekanika kuantum|teori kuantum]].&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Pada awal tahun 1870, para kimiawan berpikir bahwa seharusnya ada logam alkali setelah sesium, dengan nomor atom 87. Ia kemudian disebut dengan nama sementara &amp;#039;&amp;#039;[[Unsur-unsur prediksi Mendeleev|eka-sesium]]&amp;#039;&amp;#039;. Tim peneliti berusaha untuk menemukan dan mengisolasi unsur yang hilang ini, dan setidaknya empat klaim palsu dibuat bahwa unsur tersebut telah ditemukan sebelum penemuan otentik dibuat.&lt;br /&gt;
===Penemuan yang salah dan tak lengkap===&lt;br /&gt;
Pada tahun 1914, [[Stefan Meyer (fisikawan)|Stefan Meyer]], Viktor F. Hess, dan [[Friedrich Paneth]] (bekerja di Wina) melakukan pengukuran radiasi alfa dari berbagai zat, termasuk &amp;lt;sup&amp;gt;227&amp;lt;/sup&amp;gt;Ac. Mereka mengamati kemungkinan cabang alfa kecil dari nuklida ini, meskipun pekerjaan lanjutan tidak dapat dilakukan karena pecahnya [[Perang Dunia I]]. Pengamatan mereka tidaklah tepat dan masih belum cukup pasti bagi mereka untuk mengumumkan penemuan unsur 87, meskipun kemungkinan besar mereka benar-benar mengamati peluruhan &amp;lt;sup&amp;gt;227&amp;lt;/sup&amp;gt;Ac menjadi &amp;lt;sup&amp;gt;223&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kimiawan Soviet [[Dmitry Dobroserdov]] adalah ilmuwan pertama yang mengklaim telah menemukan eka-sesium, atau fransium. Pada tahun 1925, ia mengamati radioaktivitas lemah dalam sampel [[kalium]], logam alkali lain, dan secara keliru menyimpulkan bahwa eka-sesium telah mengontaminasi sampelnya (radioaktivitas dari sampel berasal dari radioisotop kalium alami, [[kalium-40]]). Dia kemudian menerbitkan sebuah tesis tentang ramalannya mengenai sifat-sifat eka-sesium, di mana dia menamai unsur ini &amp;#039;&amp;#039;russium,&amp;#039;&amp;#039; dari nama negara asalnya. Tak lama kemudian, Dobroserdov mulai fokus pada karier mengajarnya di Institut Politeknik [[Odesa|Odessa]], dan dia tidak mendalami unsur ini lebih jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun berikutnya, kimiawan Inggris [[Gerald J. F. Druce]] dan [[Frederick H. Loring]] menganalisis foto [[sinar-X]] dari [[mangan(II) sulfat]]. Mereka mengamati garis spektrum yang mereka duga berasal dari eka-sesium. Mereka mengumumkan penemuan unsur 87 dan mengusulkan nama &amp;#039;&amp;#039;alkalinium&amp;#039;&amp;#039;, karena ia merupakan logam alkali terberat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1930, [[Fred Allison]] dari [[Universitas Auburn|Institut Politeknik Alabama]] mengklaim telah menemukan unsur 87 (dan juga 85) ketika menganalisis [[polusit]] dan [[lepidolit]] menggunakan mesin [[Efek giromagnetik|magneto-optis]] miliknya. Allison meminta agar unsur ini dinamai &amp;#039;&amp;#039;virginium&amp;#039;&amp;#039; dari negara bagian asalnya [[Virginia]], bersama dengan simbol Vi dan Vm. Pada tahun 1934, H.G. MacPherson dari [[Universitas California, Berkeley|UC Berkeley]] membantah keefektifan perangkat Allison dan validitas penemuannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1936, fisikawan Romania [[Horia Hulubei]] dan koleganya dari Prancis [[Yvette Cauchois]] juga menganalisis polusit, kali ini menggunakan peralatan sinar-X beresolusi tinggi. Mereka mengamati beberapa garis emisi lemah, yang mereka duga berasal dari unsur 87. Hulubei dan Cauchois melaporkan penemuan mereka dan mengusulkan nama &amp;#039;&amp;#039;moldavium&amp;#039;&amp;#039;, bersama dengan lambang Ml, dari [[Moldavia]], provinsi Rumania tempat lahirnya Hulubei. Pada tahun 1937, karya Hulubei dikritik oleh fisikawan Amerika [[F. H. Hirsh Jr.]], yang menolak metode penelitian Hulubei. Hirsh yakin bahwa eka-sesium tak akan ditemukan di alam, dan bahwa Hulubei malah mengamati garis sinar-X [[raksa]] atau [[bismut]]. Hulubei bersikeras bahwa alat dan metode sinar-X miliknya terlalu akurat untuk membuat kesalahan seperti itu. Karena itu, [[Jean Baptiste Perrin]], pemenang [[Penghargaan Nobel]] dan mentor Hulubei, mendukung moldavium sebagai eka-sesium yang sebenarnya daripada fransium yang baru ditemukan oleh [[Marguerite Perey]]. Perey bersusah payah untuk menjadi akurat dan terperinci dalam kritiknya terhadap karya Hulubei, dan akhirnya dia dianggap sebagai satu-satunya penemu unsur 87. Semua penemuan unsur 87 yang diakui sebelumnya dikesampingkan karena waktu paruh fransium yang sangat terbatas.&lt;br /&gt;
===Analisis Perey===&lt;br /&gt;
Eka-sesium ditemukan pada 7 Januari 1939, oleh [[Marguerite Perey]] dari [[Institut Curie (Paris)|Institut Curie]] di Paris, ketika dia memurnikan sampel [[aktinium]]-227 yang dilaporkan memiliki energi peluruhan 220&amp;amp;nbsp;keV. Perey memperhatikan partikel peluruhan dengan tingkat energi di bawah 80&amp;amp;nbsp;keV. Perey mengira aktivitas peluruhan ini mungkin disebabkan oleh produk peluruhan yang sebelumnya tak dikenal, yang dipisahkan selama pemurnian, tetapi muncul kembali dari aktinium-227 murni. Berbagai tes menghilangkan kemungkinan unsur yang tak diketahui itu adalah [[torium]], radium, [[timbal]], bismut, atau [[talium]]. Produk baru ini menunjukkan sifat kimia dari logam alkali (seperti berkopresipitasi dengan garam sesium), yang membuat Perey percaya bahwa itu adalah unsur 87, yang dihasilkan oleh [[peluruhan alfa]] aktinium-227. Perey kemudian berusaha menentukan proporsi [[peluruhan beta]] terhadap peluruhan alfa pada aktinium-227. Tes pertamanya menempatkan percabangan alfa pada 0,6%, angka yang kemudian ia revisi menjadi 1%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perey menamai isotop baru tersebut sebagai &amp;#039;&amp;#039;actinium-K&amp;#039;&amp;#039; (sekarang disebut sebagai fransium-223) dan pada tahun 1946, dia mengusulkan nama &amp;#039;&amp;#039;catium&amp;#039;&amp;#039; (Cm) untuk unsur yang baru ditemukannya, karena dia yakin itu adalah [[Ion#Anion dan kation|kation]] yang paling [[Elektronegativitas|elektropositif]] dari unsur tersebut. [[Irène Joliot-Curie]], salah satu pengawas Perey, menentang nama tersebut karena konotasinya &amp;#039;&amp;#039;cat&amp;#039;&amp;#039; dan bukan &amp;#039;&amp;#039;cation&amp;#039;&amp;#039;; nantinya, lambang tersebut digunakan untuk unsur [[kurium]]. Perey kemudian menyarankan nama &amp;#039;&amp;#039;francium&amp;#039;&amp;#039;, dari Prancis. Nama ini secara resmi diadopsi oleh [[Persatuan Kimia Murni dan Terapan Internasional]] (IUPAC) pada tahun 1949, menjadi unsur kedua setelah [[galium]] yang dinamai dari Prancis. Ia diberi lambang Fa, tetapi lambang tersebut direvisi menjadi Fr tak lama kemudian. Fransium adalah unsur terakhir yang ditemukan di alam, bukan melalui penyintesisan, setelah [[hafnium]] dan [[renium]]. Penelitian lebih lanjut mengenai struktur fransium dilakukan, di antaranya, oleh [[Sylvain Lieberman]] dan timnya di [[CERN]] pada tahun 1970-an dan 1980-an.&lt;br /&gt;
==Keterjadian==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;sup&amp;gt;223&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr adalah hasil peluruhan alfa dari [[Isotop aktinium|&amp;lt;sup&amp;gt;227&amp;lt;/sup&amp;gt;Ac]] dan dapat ditemukan dalam jumlah kecil dalam [[mineral]] [[uranium]]. Dalam sampel uranium tertentu, diperkirakan hanya ada satu atom fransium untuk setiap 1 × 10&amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt; atom uranium. Dari sini juga diperhitungkan bahwa ada massa total paling banyak 30&amp;amp;nbsp;g atau, seperti yang diperkirakan sumber lain, 340 hingga 550&amp;amp;nbsp;g dalam [[Kerak (geologi)|kerak Bumi]] pada setiap waktu.&lt;br /&gt;
==Produksi==&lt;br /&gt;
Fransium dapat disintesis melalui reaksi [[fusi nuklir|fusi]] ketika target emas-197 dibombardir dengan seberkas atom oksigen-18 dari [[Akselerator partikel linear|akselerator linear]] dalam proses yang awalnya dikembangkan di departemen fisika [[Universitas Stony Brook|Universitas Negeri New York di Stony Brook]] pada tahun 1995. Bergantung pada energi sinar oksigen, reaksi tersebut dapat menghasilkan isotop fransium dengan massa 209, 210, dan 211.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&amp;lt;sup&amp;gt;197&amp;lt;/sup&amp;gt;Au + &amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;O → &amp;lt;sup&amp;gt;209&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr + 6 n&lt;br /&gt;
:&amp;lt;sup&amp;gt;197&amp;lt;/sup&amp;gt;Au + &amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;O → &amp;lt;sup&amp;gt;210&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr + 5 n&lt;br /&gt;
:&amp;lt;sup&amp;gt;197&amp;lt;/sup&amp;gt;Au + &amp;lt;sup&amp;gt;18&amp;lt;/sup&amp;gt;O → &amp;lt;sup&amp;gt;211&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr + 4 n&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atom fransium meninggalkan target emas sebagai ion, yang dinetralkan melalui tumbukan dengan [[itrium]] dan kemudian diisolasi dalam [[Efek giromagnetik|perangkap giromagnetik]] (&amp;#039;&amp;#039;magneto-optical trap,&amp;#039;&amp;#039; MOT) dalam keadaan gas yang tak terkonsolidasi. Meskipun atom itu hanya berada dalam perangkap selama sekitar 30 detik sebelum keluar atau mengalami peluruhan nuklir, proses ini memasok aliran atom baru yang terus-menerus. Hasilnya adalah [[keadaan tunak]] yang mengandung jumlah atom yang cukup konstan untuk waktu yang lebih lama. Peralatan asli dapat menjebak hingga beberapa ribu atom, sementara desain yang lebih baik dapat menjebak lebih dari 300.000 sekaligus. Pengukuran sensitif dari cahaya yang dipancarkan dan diserap oleh atom yang terperangkap memberikan hasil percobaan pertama pada berbagai transisi antara tingkat energi atom pada fransium. Pengukuran awal menunjukkan kesesuaian yang sangat baik antara nilai eksperimen dan perhitungan berdasarkan teori kuantum. Proyek penelitian yang menggunakan metode produksi ini dipindahkan ke [[TRIUMF]] pada tahun 2012, di mana lebih dari 10&amp;lt;sup&amp;gt;6&amp;lt;/sup&amp;gt; atom fransium telah ditahan sekaligus, termasuk sejumlah besar &amp;lt;sup&amp;gt;209&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr selain &amp;lt;sup&amp;gt;207&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr dan &amp;lt;sup&amp;gt;221&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metode sintesis lainnya ialah membombardir radium dengan neutron, dan membombardir torium dengan proton, [[deuterium|deuteron]], atau [[ion]] [[helium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;sup&amp;gt;223&amp;lt;/sup&amp;gt;Fr juga dapat diisolasi dari sampel induknya &amp;lt;sup&amp;gt;227&amp;lt;/sup&amp;gt;Ac, fransium diperah melalui elusi dengan NH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;Cl–CrO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; dari penukar kation yang mengandung aktinium dan dimurnikan dengan melewatkan larutan melalui senyawa [[silikon dioksida]] yang diisi dengan [[barium sulfat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1996, kelompok Stony Brook menjebak 3000 atom dalam MOT mereka, yang cukup bagi kamera video untuk menangkap cahaya yang dipancarkan oleh atom saat berpendar. Fransium belum disintesis dalam jumlah yang cukup besar untuk ditimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Catatan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
*  [http://www.periodicvideos.com/videos/087.htm Francium]  di &amp;#039;&amp;#039;[[The Periodic Table of Videos]]&amp;#039;&amp;#039; (Universitas Nottingham)&lt;br /&gt;
*  [http://www.webelements.com/webelements/elements/text/Fr/index.html WebElements.com – Fransium]&lt;br /&gt;
*  [https://web.archive.org/web/19981203125538/http://fr.physics.sunysb.edu/francium_news/frconten.htm Stony Brook University Physics Dept.]&lt;br /&gt;
*  [[Eric Scerri|Scerri, Eric]] (2013). &amp;#039;&amp;#039;A Tale of Seven Elements&amp;#039;&amp;#039;, Oxford University Press, Oxford,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fransium&amp;amp;oldid=29456528 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29456528 (2026-07-14T06:54:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>