<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Gen</id>
	<title>Gen - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Gen"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Gen&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T00:02:42Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Gen&amp;diff=36144&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28543919; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Gen&amp;diff=36144&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:20:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28543919; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam biologi, kata &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;gen&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[kata serapan dalam bahasa Indonesia|serapan]] dari ) memiliki dua pengertian. Dalam pengertian Mendel, gen adalah unit dasar pewarisan sifat. Sementara itu, dalam pengertian molekuler, gen adalah urutan nukleotida dalam DNA yang ditranskripsi untuk menghasilkan RNA fungsional. Ada dua jenis gen molekuler: gen pengkode protein dan gen non-pengkode.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada proses ekspresi gen—yakni sintesis RNA atau protein dari gen—DNA terlebih dahulu disalin menjadi RNA. RNA ini bisa langsung berfungsi (seperti pada tRNA atau rRNA) atau berperan sebagai cetakan perantara dalam pembentukan protein.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pewarisan gen dari induk ke keturunan menjadi dasar transmisi sifat fenotipe dari satu generasi ke generasi berikutnya. Gen-gen tersebut membentuk urutan DNA yang beragam, disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;genotipe&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, yang bersifat khas pada setiap individu dalam suatu populasi spesies. Genotipe, bersama dengan faktor lingkungan dan proses perkembangan, pada akhirnya menentukan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;fenotipe&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; suatu individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar sifat biologis muncul akibat pengaruh gabungan dari banyak gen (poligen) serta interaksi antara gen dan lingkungan. Beberapa sifat genetik dapat terlihat langsung, seperti warna mata atau jumlah anggota tubuh. Sifat lainnya tidak tampak secara kasatmata, misalnya golongan darah, kerentanan terhadap penyakit tertentu, atau ribuan proses biokimia dasar yang menopang kehidupan. Gen juga dapat mengalami mutasi pada urutan nukleotidanya, sehingga menghasilkan variasi yang disebut [[alel]]. Alel ini membawa versi gen yang sedikit berbeda dan dapat menyebabkan perbedaan sifat fenotipe. Gen berevolusi melalui mekanisme seleksi alam maupun &amp;#039;&amp;#039;drift genetik&amp;#039;&amp;#039; yang memengaruhi frekuensi alel dalam populasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
[[Gregor Mendel]] telah berspekulasi tentang adanya suatu bahan yang terkait dengan suatu sifat atau karakter di dalam tubuh suatu individu yang dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ia menyebutnya &amp;#039;faktor&amp;#039;. Oleh [[Hugo de Vries]], konsep yang serupa ia namakan &amp;#039;&amp;#039;pangen&amp;#039;&amp;#039; (baca: &amp;quot;pan-gen&amp;quot;) pada buku karangannya &amp;#039;&amp;#039;Intracellular Pangenesis&amp;#039;&amp;#039; (terbit 1889). Belum membaca tulisan Mendel, de Vries mendefinisikan &amp;#039;&amp;#039;pangen&amp;#039;&amp;#039; sebagai &amp;quot;partikel terkecil yang mewakili satu penciri terwariskan&amp;quot;. [[Wilhelm Johannsen]] lalu menyingkatnya sebagai &amp;#039;&amp;#039;gen&amp;#039;&amp;#039; dua puluh tahun kemudian. Pada 1910, [[Thomas Hunt Morgan]] menunjukkan bahwa gen terletak di [[kromosom]]. Selanjutnya, terjadi &amp;#039;perlombaan&amp;#039; seru untuk menemukan substansi yang merupakan gen. Banyak penghargaan Nobel yang kemudian jatuh pada peneliti yang terlibat dalam subjek ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu [[DNA]] sudah ditemukan dan diketahui hanya berada pada [[kromosom]] (1869), tetapi orang belum menyadari bahwa DNA terkait dengan gen. Melalui penelitian [[Oswald Avery]] terhadap bakteri &amp;#039;&amp;#039;Pneumococcus&amp;#039;&amp;#039; (1943), serta [[Alfred Hershey]] dan [[Martha Chase]] (publikasi 1953) dengan virus [[bakteriofag]] T2, barulah orang mengetahui bahwa [[DNA]] adalah [[bahan genetik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 1940an, [[George Beadle]] dan [[Edward Tatum]] mengadakan percobaan dengan &amp;#039;&amp;#039;[[Neurospora crassa]]&amp;#039;&amp;#039;. Dari percobaan tersebut, Beadle dan Tatum dapat menarik [[hipotesis]] bahwa gen mengkode [[enzim]], dan mereka menyimpulkan bahwa satu gen menyintesis satu enzim (&amp;#039;&amp;#039;one gene-one enzyme theory&amp;#039;&amp;#039;). Beberapa puluh tahun kemudian, ditemukan bahwa gen mengkode [[protein]] yang tidak hanya berfungsi sebagai enzim saja, dan beberapa protein tersusun dari dua atau lebih [[polipeptida]]. Dengan adanya penemuan-penemuan tersebut, pendapat Beadle dan Tatum, &amp;#039;&amp;#039;one gene-one enzyme theory&amp;#039;&amp;#039;, telah dimodifikasi menjadi teori satu gen-satu polipeptida (&amp;#039;&amp;#039;one gene-one polypetide theory&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur gen ==&lt;br /&gt;
Pada sel eukariot, gen terdiri dari:&lt;br /&gt;
* Domain regulasi inisiasi transkripsi, yang terdiri antara lain dari: deret GCCACACCC, ATGCAAAT, [[kotak GC]], [[kotak CCAAT]] dan [[kotak TATA]].&lt;br /&gt;
* [[Intron]],  merupakan wilayah dalam gen namun tidak berada dalam molekul mRNA akhir setelah terjadinya transkripsi gen dan tidak mengkode asam amino yang membentuk protein yang dikode gen tersebut.&lt;br /&gt;
* [[Ekson]], merupakan area kodikasi protein yang dapat ditranskripsi secara &amp;#039;&amp;#039;overlapping&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;nonoverlapping&amp;#039;&amp;#039;. Sebagai contoh, pada kode dengan tiga deret [[nukleotida]] (kodon triplet) AUU GCU CAG, dapat secara dibaca &amp;#039;&amp;#039;nonoverlapping&amp;#039;&amp;#039; sebagai AUU GCU CAG atau dibaca secara &amp;#039;&amp;#039;overlapping&amp;#039;&amp;#039; sebagai AUU UUG UGC GCU CUC CAG. Walaupun pada sekitar tahun 1961, telah diketahui bahwa [[asam amino]] dikodikasi oleh kodon secara &amp;#039;&amp;#039;nonoverlapping&amp;#039;&amp;#039;, telah ditemukan protein berbeda hasil transkripsi dengan pergeseran &amp;#039;&amp;#039;overlapping&amp;#039;&amp;#039; kodon. Ekson merupakan bagian genom yang mengkode molekul mRNA, suatu ekson mengkoding dan membuat informasi untuk meregulasi pembentukan protein.&lt;br /&gt;
* domain regulasi akhir transkripsi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ekspresi gen ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Ekspresi gen]] adalah proses di mana kode-kode informasi yang ada pada gen diubah menjadi protein-protein yang beroperasi di dalam [[sel]]. Ekspresi gen merupakan proses yang mengkode informasi gen sesuai fungsinya.&lt;br /&gt;
Ekspresi gen terdiri dari dua tahap:&lt;br /&gt;
# [[Transkripsi]], proses pembuatan salinan [[RNA]].&lt;br /&gt;
# [[Translasi]], proses sintesis polipeptida yang spesifik di dalam [[ribosom]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses transkripsi [[DNA]] menjadi [[mRNA]] dan translasi mRNA menjadi sebuah polipeptida disebut [[dogma sentral]] (&amp;#039;&amp;#039;central dogma&amp;#039;&amp;#039;). Dogma sentral berlaku pada [[prokariot]] dan [[eukariot]]. Namun, pada eukariot ada tahap tambahan yang terjadi di antara transkripsi dan translasi yang disebut tahap pre-mRNA. Tahap pre-mRNA adalah untuk menyeleksi mRNA yang akan dikirim keluar [[nukleus]] untuk ditranslasikan di ribosom. [[Ekson]] merupakan mRNA yang akan dikirim keluar nukleus untuk ditranslasikan, sedangkan [[intron]] merupakan [[mRNA]] yang akan tetap berada di dalam nukleus karena kemungkinan mRNA tersebut akan membentuk protein yang tidak fungsional (tidak berguna) jika ditranslasikan. Intron kemudian akan terurai kembali untuk membentuk rantai mRNA baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa kesalahan yang disebut [[mutasi]] dapat terjadi pada proses ekspresi gen ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[DNA]]&lt;br /&gt;
* [[Genetika]]&lt;br /&gt;
* [[Genotipe]]&lt;br /&gt;
* [[Mutasi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gen&amp;amp;oldid=28543919 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28543919 (2025-11-19T01:09:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>