<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Georg_Eberhard_Rumpf</id>
	<title>Georg Eberhard Rumpf - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Georg_Eberhard_Rumpf"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Georg_Eberhard_Rumpf&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:10:46Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Georg_Eberhard_Rumpf&amp;diff=35278&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29122749; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Georg_Eberhard_Rumpf&amp;diff=35278&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T03:58:28Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29122749; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Georg Eberhard&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (juga disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Everhard&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;(&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;us&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;)) &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Rumpf&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (juga &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Rumphius&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;; [[Wölfersheim]], [[Grafschaft Solms]] (Lahir di [[Wetteraukreis]], [[Hessen]]) [[1627]] - [[Kota Ambon|Ambon]], [[15 Juni]] [[1702]]) adalah seorang [[ahli botani]] asal [[Jerman]] yang bekerja di [[Vereenigde Oostindische Compagnie]] di [[Hindia Belanda]] (sekarang [[Indonesia]]), dan terkenal akan karyanya &amp;#039;&amp;#039;Herbarium Amboinense&amp;#039;&amp;#039;. Julukan untuk ilmuwan ini adalah &amp;quot;ilmuwan buta dari Ambon&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kehidupan awal ==&lt;br /&gt;
Karena terpesona dengan cerita tentang [[Maluku]] sebagai penghasil [[rempah-rempah]], Rumpf mendaftarkan diri sebagai tentara [[VOC]] dan khayalannya tentang Maluku terwujud pada tahun [[1653]] saat armada VOC merapat di Ambon (armada ini juga yang berperang melawan [[Sultan Hasanuddin]] dari [[Kesultanan Gowa|Gowa]] akibat persaingan perdagangan rempah-rempah dari Maluku).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Karier ilmiah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rumpf tidak lama jadi tentara sebab panggilan jiwanya bukan sebagai militer. Ia meminta dipindahkan ke bagian sipil dan disetujui. Pada tahun [[1656]], Rumpf diangkat sebagai saudagar VOC di [[Larike, Leihitu Barat, Maluku Tengah|Larike]], sebuah dusun terpencil di [[Semenanjung Hitu]], pantai utara Ambon. Pada tahun [[1660]], ia menjadi saudagar di Hila. Daripada memperkaya diri dan memperkaya VOC, Rumpf mulai terbuka matanya kepada dunia alam Pulau Ambon. Ia menikahi gadis Ambon dan mulailah mempelajari semua tanaman yang ditemuinya. Rumpf mempunyai ambisi ingin membukukan semua [[flora]] yang ada di [[Pulau Ambon]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak saat itu Rumpf mempelajari, memaparkan, memberi nama dalam [[bahasa Ambon]], [[bahasa Melayu|Melayu]], dan [[bahasa Latin|Latin]] semua tumbuhan yang dipelajarinya. Ia menggambar dengan teliti rupa tanaman yang dipelajarinya, menceritakan faedah khususnya untuk menyembuhkan [[penyakit]] (untuk ini ia banyak mendengarkan cerita penduduk setempat). Anak-isterinya membantunya dengan setia. Rumpf melakukan beberapa eksperimen dengan tanaman untuk benar-benar mengetahui khasiatnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai tahun [[1670]], atau sekitar sepuluh tahun setelah Rumpf mempelajari tanaman-tanaman Ambon, ia mulai banyak mengadakan kontak dengan sejumlah [[sarjana]] dari [[Eropa]]. Sejak itu namanya lebih terkenal sebagai &amp;quot;Rumphius&amp;quot; sesuai selera ilmu pengetahuan pada zaman itu ([[Renaisans]]) yang sedang gandrung akan nama-nama Latin atau Yunani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kebutaan ==&lt;br /&gt;
Tetapi pada tahun itu juga, penglihatan Rumphius mulai kabur akibat [[glaukoma]] yang tak bisa disembuhkan. Akhirnya ia mengalami kebutaan total. Ia dan keluarganya pindah dari Hitu ke Ambon. Dan karier Rumphius tetap dapat dukungan penuh dari [[Batavia]], ia tetap digaji, bahkan diberi [[sekretaris]] dan [[juru gambar]]. Sementara itu, istri dan anaknya tetap membantu Rumphius sepenuh waktu untuk meneruskan karyanya yang telah berlangsung lebih dari sepuluh tahun itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah buta bahkan Rumphius menambah pengamatannya akan semua jenis kerang yang ada di perairan Ambon. Ia tetap mendengarkan cerita-cerita penduduk tentang kerang-kerang itu lalu mendiktekan kepada anaknya atau juru tulisnya untuk menuliskannya. Ia meraba, mencium, dan mendengar - itulah senjata-sejata untuk deskripsinya. Rumphius makin mencintai alam Ambon sungguhpun ia buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gempa Ambon 1674 ==&lt;br /&gt;
Gempa dahsyat melanda Ambon disusul tsunami dari Laut Banda pada tanggal [[17 Februari]] [[1674]]. Gempa dan tsunami tertua di Indonesia yang tercatat dengan detail. Gempa ini menewaskan orang-orang yang dicintainya: isterinya dan anaknya - dua orang yang setara dengan dia sendiri, penunjuk jalan yang setia akan keajaiban Ambon. Gempa ini juga menewaskan sebanyak 2.322 penduduk Ambon. Meskipun demikian, dalam tahun itu juga, Rumphius berhasil menerbitkan buku pertama tentang sejarah alam Ambon, berjudul &amp;#039;&amp;#039;Sejarah dan Geografi Pulau Ambon&amp;#039;&amp;#039;. Sayang, buku ini tetap terkunci rapat di kantor VOC di Ambon sebab VOC takut bila buku ini tersebar akan menguntungkan pesaing-pesaing VOC. Di kemudian hari, setelah Rumphius tiada, buku ini ditemukan seorang [[pendeta]] bernama [[François Valentijn]] dan menerbitkannya atas namanya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari itu, suasananya tengah meriah karena orang mengikuti perayaan Tahun Baru Tionghoa. Gempa mengakibatkan 75 bangunan milik orang Tionghoa, ambruk. Korban jiwa mencapai 79 orang, termasuk istri dan anak perempuan Rumphius, janda sekretaris Johannes Bastinck, serta empat orang Eropa. Sedangkan 35 orang luka serius di lengan, kaki, dan kepala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gempa kemudian disusul oleh tsunami dahsyat di Laut Banda. Ini adalah megatsunami yang sampai sekarang belum ada tandingannya di Indonesia karena tinggi gelombang mencapai 80 meter. “Tsunami ini menyapu hampir seluruh pulau dan menyebabkan lebih dari 2.000 orang meninggal,” kata Edward A. Bryant, peneliti dari Universitas Wollongong, Australia, dikutip Gatra, 5 Juli 2006.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kebakaran Kota Ambon 1687 ==&lt;br /&gt;
Pada tanggal [[11 Januari]] [[1687]], bencana ketiga menimpa Rumphius dan kota Ambon. Kota Ambon dilanda [[kebakaran]]. Api menghanguskan gambar-gambar untuk bukunya tentang tumbuhan, menghanguskan konsep naskah tentang kerang, dan juga menghanguskan koleksi tumbuhan dan kerang yang lebih dari 15 tahun dikumpulkan Rumphius. Untunglah naskah tentang tumbuhan Ambon bisa diselamatkan. Dan untunglah VOC tetap mendukung Rumphius dengan membantunya menugaskan juru tulis dan juru gambar untuk menulis dan menggambar ulang semua dokumen yang telah hangus terbakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerbitan karya ==&lt;br /&gt;
Pakar botani ini menulis &amp;#039;&amp;#039;Herbarium Amboinense&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;Kitab Jamu-jamuan Ambon&amp;#039;&amp;#039; (1741) dan &amp;#039;&amp;#039;D&amp;#039;Amboinsche Rariteitkamer&amp;#039;&amp;#039; alias &amp;#039;&amp;#039;Kotak Keajaiban Pulau Ambon&amp;#039;&amp;#039; (1705), masing-masing tentang spesies tumbuh-tumbuhan dan kerang-kerangan di kepulauan Maluku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun [[1690]], mahakarya Rumphius pun selesai sebanyak dua belas jilid. Karya besar yang disusun selama lebih dari 20 tahun. Rumphius mengirimkan karyanya kepada [[Daftar Penguasa Hindia Belanda|Gubernur Jenderal VOC]] di Batavia. Karyanya baru diteruskan ke [[Belanda]] pada tahun [[1697]] setelah selama 7 tahun disalin di Batavia oleh Gubernur Jenderal [[Johannes Camphuys]], pencinta alam Indonesia. Sayangnya, karya Rumphius ini tersimpan selama 44 tahun di arsip VOC di Belanda dengan alasan keamanan. Maka, tersusullah karya Rumphius ini oleh &amp;#039;&amp;#039;[[Systema Naturae]]&amp;#039;&amp;#039; karya [[Carolus Linnaeus]], [[biolog]] [[Swedia]], yang menerbitkan karyanya pada tahun [[1740]] dan memperkenalkan [[tatanama binomial]]. Padahal, Rumphius dari Ambon telah menemukan sistem penamaan itu 50 tahun lebih awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun [[1699]], Rumphius masih mengeluarkan sebuah buku berjudul &amp;#039;&amp;#039;Kotak Keajaiban Pulau Ambon&amp;#039;&amp;#039; yang membahas kerang-kerang di perairan Ambon. Bukunya ini bernasib lebih baik daripada buku-buku sebelumnya. Rumphius tak mengirimkan buku ini kepada pejabat-pejabat VOC, tetapi mengirimkannya langsung kepada seorang sahabatnya di Belanda dan menerbitkannya pada tahun [[1705]]. Namun, Rumphius tidak melihat satu bukunya pun terbit, sebab ia meninggal di Ambon pada tahun 1702.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lanjutan ==&lt;br /&gt;
* [[Rob Nieuwenhuys|Nieuwenhuys R]]. [[1972]]. &amp;#039;&amp;#039;Oost-Indische spiegel&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Georg+Eberhard+Rumpf&amp;amp;oldid=29122749 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29122749 (2026-04-12T06:49:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>