<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Glibenklamid</id>
	<title>Glibenklamid - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Glibenklamid"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Glibenklamid&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T19:00:33Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Glibenklamid&amp;diff=35988&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29700102; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Glibenklamid&amp;diff=35988&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:50:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29700102; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Glibenklamid&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;gliburid&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[obat]] yang digunakan untuk pengendalian kadar gula darah yang tinggi pada pasien diabetes tipe 2. Obat glibenklamid ini perlu digabung dengan olahraga rutin, dan pola makanan sehat demi mengontrol kadar gula darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Obat ini dikembangkan pada tahun 1966 dalam sebuah studi kerjasama antara Boehringer Mannheim (sekarang bagian dari [[Roche]]) dan [[Hoechst]] (sekarang bagian dari [[Sanofi]]-Aventis).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Glibenklamid digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien [[diabetes melitus tipe 2]], yang tidak dapat dikontrol hanya dengan diet dan olahraga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Glibenklamid tidak sebaik [[metformin]] atau [[insulin]] pada pasien [[diabetes gestasional]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping yang sering dilaporkan meliputi mual, [[nyeri ulu hati]], penambahan berat badan, dan [[perut kembung]]. Obat ini juga merupakan penyebab utama [[hipoglikemia]] akibat obat, yang risikonya lebih besar dibandingkan dengan [[sulfonilurea]] lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
Glibenklamid mungkin tidak direkomendasikan bagi mereka yang mengalami defisiensi G6PD, karena dapat menyebabkan [[hemolisis]] akut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pada kehamilan dan menyusui==&lt;br /&gt;
Obatvini umumnya tidak direkomendasikan selama [[kehamilan]], tetapi dapat digunakan selama menyusui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Mekanisme kerja==&lt;br /&gt;
Obat ini bekerja dengan mengikat dan menghambat subunit regulator penghambat reseptor sulfonilurea 1 (SUR1) saluran kalium sensitif [[adenosina trifosfat|ATP]] (K&amp;lt;sub&amp;gt;ATP&amp;lt;/sub&amp;gt;) pada sel beta pankreas. Penghambatan ini menyebabkan depolarisasi membran sel, yang membuka [[saluran kalsium]] yang bergantung pada tegangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini mengakibatkan peningkatan [[kalsium]] intraseluler pada [[sel beta]] [[pankreas]] dan selanjutnya merangsang pelepasan insulin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah [[strok]], [[sawar darah otak]] rusak dan glibenklamid dapat mencapai [[sistem saraf pusat]]. Glibenklamid telah terbukti mengikat lebih efisien ke hemisfer iskemik. Selain itu, dalam kondisi iskemik, SUR1, subunit regulator saluran K&amp;lt;sub&amp;gt;ATP-&amp;lt;/sub&amp;gt; dan NC&amp;lt;sub&amp;gt;Ca-ATP&amp;lt;/sub&amp;gt;-, diekspresikan dalam [[sel saraf|neuron]], [[astrosit]], [[oligodendrosit]], sel [[endotelium]], dan oleh [[mikroglia]] reaktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut penelitian, obat sulfonilurea ini dan obat lainnya juga memiliki efek ekstrahepatik. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim karnitil asil transferase I (CAT-I) secara tidak langsung, yang terdapat di dalam [[mitokondria]]. Hal ini mencegah pengangkutan [[asam lemak]] rantai panjang ke dalam mitokondria untuk oksidasi beta. Hal ini mencegah [[hiperglikemia]] yang menjadi penyebab pemberiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Glibenklamid&amp;amp;oldid=29700102 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29700102 (2026-09-04T03:08:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>