<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Glikopironium_bromida</id>
	<title>Glikopironium bromida - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Glikopironium_bromida"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Glikopironium_bromida&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:43:19Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Glikopironium_bromida&amp;diff=35693&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28968764; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Glikopironium_bromida&amp;diff=35693&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T09:04:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28968764; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Glikopironium bromida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat golongan [[antikolinergik]] muskarinik. Obat ini tidak melewati [[sawar darah otak]] dan akibatnya hanya memiliki sedikit atau tidak ada efek sentral. Obat ini diberikan [[Oral (rute pemberian obat)|melalui mulut]], suntikan [[infus|intravena]], [[topikal|pada kulit]], dan melalui inhalasi. Obat ini adalah [[kation amonium kuarterner|senyawa amonium kuarterner]] sintetis. Kationnya, yang merupakan [[moitas (kimia)|moitas]], disebut glikopirronium ([[Nama Generik Internasional|INN]]) atau glikopirolat (USAN).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum termasuk [[iritabilitas]], muka memerah, hidung tersumbat, berkurangnya sekresi di saluran napas, [[xerostomia|mulut kering]], [[sembelit]], diare, mual dan muntah, dan [[retensi urin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bulan September 2012, glikopironium disetujui untuk penggunaan medis di [[Uni Eropa]]. Pada bulan Juni 2018, glikopironium disetujui oleh [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) untuk mengobati keringat berlebih pada ketiak, sehingga menjadikannya obat pertama yang dikembangkan secara khusus untuk mengurangi keringat berlebih. Obat ini masuk dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan dalam medis==&lt;br /&gt;
Glikopironium pertama kali digunakan pada tahun 1961 untuk mengobati [[tukak lambung]]. Sejak tahun 1975, glikopironium intravena telah digunakan sebelum pembedahan untuk mengurangi sekresi [[air liur]], trakeobronkial, dan [[faring]]. Obat ini juga digunakan bersama dengan [[neostigmin]], suatu agen pembalik blok neuromuskular, untuk mencegah efek muskarinik neostigmin seperti [[bradikardia]]. Obat ini dapat diberikan untuk meningkatkan [[detak jantung]] pada bradikardia refleks sebagai akibat dari reaksi vasovagal, yang sering kali juga akan meningkatkan tekanan darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini juga digunakan untuk mengurangi saliva berlebihan (sialorea), dan untuk mengobati [[penyakit Ménière]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini telah digunakan secara topikal dan oral untuk mengobati [[hiperhidrosis]], khususnya hiperhidrosis gustatori.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila dihirup, obat ini digunakan untuk mengobati [[penyakit paru obstruktif kronik]] (PPOK). Dosis untuk inhalasi jauh lebih rendah daripada dosis oral, sehingga menelan dosis tidak akan memberikan efek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Mulut kering, retensi urin, [[sakit kepala]], muntah, diare, sembelit, dan penglihatan buram adalah kemungkinan efek samping dari obat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Mekanisme kerja===&lt;br /&gt;
Glikopironium secara kompetitif memblokir reseptor muskarinik, sehingga menghambat transmisi [[kolinergik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
Glikopironium bromida memengaruhi saluran pencernaan, hati, dan ginjal, tetapi memiliki efek yang sangat terbatas pada otak dan [[sistem saraf pusat]]. Dalam penelitian kuda, setelah satu kali infus intravena, kecenderungan glikopirronium yang diamati mengikuti persamaan tri-eksponensial, dengan menghilangnya secara cepat dari darah diikuti oleh fase terminal yang berkepanjangan. Ekskresi terutama terjadi dalam urin dan dalam bentuk obat yang tidak berubah. Glikopironium memiliki laju difusi yang relatif lambat, dan dalam perbandingan standar dengan [[atropin]], lebih tahan terhadap penetrasi melalui sawar darah otak dan [[plasenta]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penelitian==&lt;br /&gt;
Obat ini telah dipelajari penggunaannya pada [[asma]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Glikopironium+bromida&amp;amp;oldid=28968764 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28968764 (2026-02-16T15:35:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>