<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Gugus_alil</id>
	<title>Gugus alil - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Gugus_alil"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Gugus_alil&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:53:41Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Gugus_alil&amp;diff=29413&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29216331; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Gugus_alil&amp;diff=29413&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T08:39:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29216331; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[kimia organik]], &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;gugus alil&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[substituen]] dengan [[rumus struktur]] . Gugus ini terdiri dari jembatan metilena () yang terikat pada [[gugus vinil]] (). Namanya berasal dari nama ilmiah [[bawang putih]], yakni &amp;#039;&amp;#039;Allium sativum&amp;#039;&amp;#039;. Pada tahun 1844, Theodor Wertheim mengisolasi turunan alil dari [[minyak bawang putih]] dan menamakannya &amp;#039;&amp;#039;Schwefelallyl&amp;#039;&amp;#039;. Istilah alil berlaku untuk banyak senyawa yang terkait dengan , beberapa di antaranya penting secara praktis atau sehari-hari, misalnya [[alil klorida]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Alilasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[reaksi kimia]] apa pun yang menambahkan gugus alil ke [[substrat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Tata nama==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu posisi yang berdekatan dengan atom karbon tak jenuh disebut posisi alilik atau situs alilik. Gugus yang terikat pada situs ini terkadang digambarkan sebagai alilik. Jadi,  &amp;quot;memiliki gugus [[hidroksil]] alilik&amp;quot;. Ikatan C−H alilik sekitar 15% lebih lemah daripada [[ikatan karbon–hidrogen|ikatan C−H]] pada pusat karbon [[hibridisasi orbital|sp&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;]] biasa dan karenanya lebih reaktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gugus benzil|Benzilik]] dan alilik berhubungan dalam hal struktur, kekuatan ikatan, dan reaktivitas. Reaksi lain yang cenderung terjadi dengan senyawa alilik adalah oksidasi selenoksida, reaksi &amp;quot;ena&amp;quot;, dan reaksi Tsuji–Trost. Gugus benzilik berhubungan dengan gugus alil; keduanya menunjukkan reaktivitas yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Gugus Pentadienil===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gugus  yang terhubung ke dua gugus vinil disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;alilik ganda&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. [[Energi disosiasi ikatan]] C−H pada pusat alilik ganda sekitar 10% lebih rendah daripada energi disosiasi ikatan C−H yang merupakan alilik tunggal. Ikatan C−H yang melemah tercermin dalam [[redoks|oksidasi]] mudah senyawa yang mengandung ikatan 1,4-[[pentadiena]] (). Beberapa asam [[lemak tak jenuh ganda]] memiliki gugus pentadiena ini: [[asam linoleat]], asam α-linolenat, dan [[asam arakidonat]]. Mereka rentan terhadap berbagai reaksi dengan [[oksigen]] (O&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;), dimulai dengan peroksidasi [[lipid]]. Produk-produk tersebut meliputi hidroperoksida [[asam lemak]], asam lemak tak jenuh ganda epoksi-hidroksi, jasmonat, asam lemak divinileter, dan [[aldehida]] daun. Beberapa turunan ini merupakan molekul pemberi sinyal, beberapa digunakan dalam pertahanan tumbuhan (&amp;#039;&amp;#039;[[antipakan|antifeedant]]&amp;#039;&amp;#039;), beberapa merupakan prekursor [[metabolit]] lain yang digunakan oleh tumbuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu konsekuensi praktis dari reaktivitasnya yang tinggi adalah asam lemak tak jenuh ganda memiliki umur simpan yang buruk karena kecenderungannya terhadap autoksidasi, yang menyebabkan makanan menjadi [[ketengikan|tengik]]. Logam mempercepat degradasi. Lemak ini cenderung berpolimerisasi, membentuk semipadatan. Pola reaktivitas ini mendasar bagi perilaku pembentukan lapisan film dari &amp;quot;minyak pengering&amp;quot;, yang merupakan komponen [[cat minyak]] dan [[sampang (material)|pernis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Homoalilik====&lt;br /&gt;
Istilah &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;homoalilik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; mengacu pada posisi pada kerangka karbon di sebelah posisi alilik. Dalam but-3-enil klorida , klorida bersifat homoalilik karena terikat pada situs homoalilik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pengikatan==&lt;br /&gt;
Gugus alil banyak ditemukan dalam kimia organik. [[Radikal bebas]], anion, dan kation alil sering dibahas sebagai zat perantara dalam reaksi. Semuanya memiliki tiga pusat karbon hibridisasi sp² yang berdekatan dan semuanya memperoleh stabilitas dari resonansi. Setiap spesies dapat disajikan oleh dua struktur resonansi dengan muatan atau elektron tak berpasangan yang terdistribusi pada kedua posisi 1,3.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal [[teori orbital molekul|teori MO]], [[diagram orbital molekul|diagram MO]] memiliki tiga orbital molekuler: yang pertama adalah orbital ikatan, yang kedua adalah orbital non-ikatan, dan orbital energi yang lebih tinggi adalah orbital anti-ikatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Reaksi dan penggunaan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaktivitas gugus alilik yang tinggi ini memiliki banyak konsekuensi praktis. [[Vulkanisasi]] [[belerang]] pada berbagai jenis karet memanfaatkan konversi gugus  alilik menjadi ikatan silang . Demikian pula, minyak pengering seperti minyak biji rami membentuk ikatan silang melalui oksigenasi situs alilik (atau alilik ganda). Ikatan silang ini mendasari sifat-sifat cat dan kerusakan makanan akibat [[ketengikan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Produksi industri [[akrilonitril]] melalui amoksidasi [[propilena|propena]] memanfaatkan oksidasi mudah pusat C−H alilik:&lt;br /&gt;
:&amp;lt;chem&amp;gt;2CH3-CH=CH2 + 2 NH3 + 3 O2 -&amp;gt; 2CH2=CH-C#N + 6 H2O&amp;lt;/chem&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan 800.000 ton (1997) alil klorida diproduksi melalui [[halogenasi|klorinasi]] [[propilena]]:&lt;br /&gt;
:&amp;lt;chem&amp;gt;CH3CH=CH2 + Cl2  -&amp;gt; ClCH2CH=CH2 + HCl&amp;lt;/chem&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini merupakan prekursor untuk alkohol alil dan epiklorohidrin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Alilasi===&lt;br /&gt;
Alilasi adalah penambahan gugus alil ke substrat, biasanya senyawa organik lain. Secara klasik, alilasi melibatkan reaksi [[karbanion]] dengan alil klorida. Alternatifnya termasuk alilasi karbonil dengan reagen alilmetalik seperti aliltrimetilsilana, atau alilasi Krische yang dikatalisis iridium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alilasi juga dapat dilakukan dengan adisi konjugat: penambahan gugus alil ke posisi beta enona. Reaksi Hosomi-Sakurai adalah metode umum untuk alilasi konjugat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus lain, senyawa mengalami retro-alilasi, memutus ikatan karbon-karbon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Oksidasi===&lt;br /&gt;
Ikatan C-H alilik rentan terhadap oksidasi. Salah satu aplikasi komersial &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;oksidasi alilik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sintesis nootkatona, aroma jeruk [[limau gedang]]; dari &amp;#039;&amp;#039;valencene&amp;#039;&amp;#039;, seskuiterpenoid yang lebih melimpah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sintesis beberapa bahan kimia halus, [[selenium dioksida]] digunakan untuk mengubah [[alkena]] menjadi alkohol alilik:&lt;br /&gt;
:R&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;C=CR&amp;#039;-CHR&amp;quot;&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;  +  [O] →  R&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;C=CR&amp;#039;-C(OH)R&amp;quot;&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
di mana R, R&amp;#039;, R&amp;quot; dapat berupa substituen [[alkil]] atau [[aril]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari perspektif industri, oksidasi ikatan C-H benzilik dilakukan dalam skala yang sangat besar, misalnya produksi [[asam tereftalat]], [[asam benzoat]], dan kumena hidroperoksida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Senyawa alil==&lt;br /&gt;
Banyak substituen dapat diikatkan pada gugus alil untuk menghasilkan senyawa yang stabil. Senyawa alil yang penting secara komersial meliputi:&lt;br /&gt;
*Alkohol krotil (CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;CH=CH−CH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;OH)&lt;br /&gt;
*[[Dimetilalil pirofosfat]], yang berperan penting dalam biosintesis [[terpena]], prekursor dari banyak produk alami, termasuk [[karet alami]].&lt;br /&gt;
*Kompleks alil logam transisi, seperti dimer alilpaladium klorida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gugus+alil&amp;amp;oldid=29216331 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29216331 (2026-05-11T17:49:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>