<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Halobacterium_salinarum</id>
	<title>Halobacterium salinarum - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Halobacterium_salinarum"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Halobacterium_salinarum&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T19:30:15Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Halobacterium_salinarum&amp;diff=31588&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18720738; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Halobacterium_salinarum&amp;diff=31588&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:49:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18720738; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Halobacterium salinarum&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan [[arkaea]] ekstrem [[halofilik]], yang artinya dapat hidup pada kadar garam tinggi. Selain tahan terhadap kadar garam tinggi, mikrob ini juga tahan terhadap [[radiasi]] kadar tinggi, dan dapat tinggal dalam kristal garam selama ribuan dan jutaan tahun. Arkaea ini banyak ditemukan pada [[ikan]] asin, &amp;#039;&amp;#039;[[salt lake]]&amp;#039;&amp;#039;, dan kristal garam kuno. Mikrob ini akan berwarna merah atau pink pada medium agar-agar karena mengandung pigmen [[karotenoid]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Morfologi sel dan metabolisme ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;H. salinarum&amp;#039;&amp;#039; berbentuk batang, tergolong dalam bakteri [[Gram negatif]] karena tidak memiliki [[dinding sel]] [[peptidoglikan]]. Mikrob ini hanya memiliki membran sel yang dikelilingi oleh lapisan permukaan (&amp;#039;&amp;#039;[[S-layer]]&amp;#039;&amp;#039;). Lapisan permukaannya tersusun atas [[glikoprotein]] yang memiliki berat molekul tinggi sebanyak 40-50%, sisanya terdiri atas 15-20 protein kecil. Glikoprotein mikrob ini terdiri atas dua belas buah N-glikosilasi termasuk sub NH2-terminal, [[sakarida]] berulang yang bermuatan negatif. Monomer lapisan permukaannya terdiri atas [[N-asetilglukosamin]], [[asam galakturonat]], [[glukosa]], [[N-asetilgalaktosamin]], [[asam glukoronat]], dan [[asam iduronat]]. Bagian lipid yang [[polar]] mengandung [[2-O-sesterterpanil-3-O-fitanil-sn-gliserol]] (C25,C20).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertumbuhan &amp;#039;&amp;#039;H. salinarum&amp;#039;&amp;#039; dapat dihambat oleh [[antibiotik]] [[kloramfenikol]] dan [[eritromisin]] pada konsentrasi lebih dari 100μg/L, dan [[tetrasiklin]] pada konsentrasi lebih dari 8 μg/L, [[cerulenin]] dapat menghambat sintesis [[asam lemak]] dengan berikatan dengan kompleks [[enzim]] asam lemak [[sintetase]]. Asam lemak sangat penting bagi mikroorganisme ini yang dapat digunakan untuk [[asilasi]] protein [[membran]]. Mikroorganisme ini juga sensitif terhadap [[halokuinon]] yang dapat menghambat sintesis DNA, antitumor yang menyerang enzim [[topoisomerase]] II ([[adriamisin]], [[daunorubisin]], [[etopsida]]), yang menyerang [[aktomiosin]] ([[sitokalasin B dan D]]), dan yang menyerang [[tubulin]] ([[vinkristin]], [[podofilotoksin]], [[nokodazol]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;H. salinarum&amp;#039;&amp;#039; tidak dapat menggunakan gula untuk pertumbuhannya, sehingga pada [[respirasi aerobik]] tidak menggunakan jalur [[glikolisis]] melainkan langsung kepada [[siklus Krebs]] dan [[transpor rantai elektron]]. Sehingga harus menggunakan jalur [[glukoneogenis]] untuk dapat memuali respirasi aerobik. Jika mikrob ini berada dalam keadaan [[anerobik]], mikrob ini dapat menggunakan [[L-arginin]] yang dapat diubah menjadi [[sitrulin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Adaptasi pada keadaan ekstrem ==&lt;br /&gt;
Terdapat berbagai cara yang dilakukan oleh &amp;#039;&amp;#039;H. salinarum&amp;#039;&amp;#039; untuk melangsungkan hidupnya pada keadaan ekstrem&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kadar garam tinggi ===&lt;br /&gt;
Dalam lingkungan yang memiliki kadar garam yang tinggi, &amp;#039;&amp;#039;H. salinarum&amp;#039;&amp;#039; akan memompa [[ion natrium]] keluar sel dan memasukkan ion [[kalium]] dari lingkungan masuk ke dalam sel. Walaupun mikrob ini membutuhkan ion kalium bukan berarti keberadaa ion natrium dalam lingkungan dapat digantikan. Sehingga konsentrasi ion kalium dalam sel lebih tinggi dan ion natrium lebih tinggi dalam lingkungan, kondisi inilah yang menjaga kesetimbangan air tetap p[[ositif]]. Keadaan garam yang tinggi sangat menguntungkan organisme ini karena kompetisi yang jarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain menggunakan pompa ion, mikrob ini dapat mengeluarkan atau mengakumulasi [[zat terlarut kompatibel]] (&amp;#039;&amp;#039;compatible solute&amp;#039;&amp;#039;). Zat terlarut ini dinamakan kompatibel karena tidak mengganggu metabolisme mikrob tersebut. Zat terlarut yang digunakan oleh &amp;#039;&amp;#039;H. salinarum&amp;#039;&amp;#039; adalah [[kalium klorida]] (KCl).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Keadaan rendah oksigen dan sinar ultraviolet ===&lt;br /&gt;
Beberapa spesies [[haloarkaea]] dapat memperoleh energi dari cahaya matahari tanpa menggunakan [[klorofil]], melainkan [[pigmen]] warna lainnya seperti [[karotenoid]] yang disebut sebagai [[bakterioruberin]]. Pada kondisi oksigen yang rendah, &amp;#039;&amp;#039;H. salinarum&amp;#039;&amp;#039; akan memproduksi pigmen yang bernama [[bakteriorodopsin]] yang disisipkan pada membran [[sitoplasma]]. Pigmen ini [[homolog]] dengan rodopsin pada [[retina mata]]. Warna bakteriorodopsin adalah ungu kemerahan, hal ini berbeda dengan bakterioruberin yang berwarna pink merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bakteriorodopsin akan menyerap cahaya pada [[panjang gelombang]] 570&amp;amp;nbsp;nm, sehingga pigmen yang memiliki [[konformasi trans]] akan menjadi [[cis]]. Perubahan konformasi ini menyebabkan pompa proton yang akan membawa ion [[hidrogen]] dari dalam sel menuju keluar sel. Bila ion hidrogen yang berada di luar sel telah menumpuk, maka ion tersebut akan dibawa masuk kembali melalui enzim ATP [[sintetase]] dan menghasilkan energi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Resistensi sinar [[ultraviolet]] merupakan hal yang harus dimiliki oleh &amp;#039;&amp;#039;H. salinarum&amp;#039;&amp;#039; yang habitatnya dipermukaan samudra ataupun laut yang banyak terpapar sinar ultraviolet. Bakterioruberin juga dapat digunakan sebagai perlindungan terhadap sinar ultraviolet dan [[gamma]], pigmen ini akan menyerap sinar ini (bukan memblokir), juga berfungsi sebagai antioksidan. Selain memiliki pigmen, mikrob ini memiliki mekanisme perbaikan khusus yang sangat baik, sehingga perbaikkan dapat dilakukan dengan cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Halobacterium+salinarum&amp;amp;oldid=18720738 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 18720738 (2021-07-21T05:47:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>