<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hari_Keanekaragaman_Hayati_Internasional</id>
	<title>Hari Keanekaragaman Hayati Internasional - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hari_Keanekaragaman_Hayati_Internasional"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hari_Keanekaragaman_Hayati_Internasional&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:39:22Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hari_Keanekaragaman_Hayati_Internasional&amp;diff=30533&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24018642; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hari_Keanekaragaman_Hayati_Internasional&amp;diff=30533&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T22:19:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24018642; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hari Keanekaragaman Hayati Internasional&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah [[Daftar perayaan kecil sekuler#Mei|hari internasional]] yang dirayakan oleh [[Perserikatan Bangsa-Bangsa|PBB]] untuk menggalakkan isu-isu [[keanekaragaman hayati]]. Hari tersebut diadakan pada [[22 Mei]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari Keanekaragaman Hayati Internasional termasuk dalam ruang lingkup [[Tujuan Pembangunan Berkelanjutan]] Agenda Pembangunan Pasca 2015 PBB. Dalam prakarsa kerja sama antarbangsa yang lebih besar ini, topik keanekaragaman hayati menjadi perhatian bagi para [[pemangku kepentingan]] dalam [[pertanian berkelanjutan]], [[penggurunan]], [[degradasi lahan]], dan [[kekeringan]], [[Hak asasi manusia atas air dan sanitasi|air]] dan [[sanitasi]], kesehatan dan [[pembangunan berkelanjutan]], energi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan [[reka baru]], [[berbagi pengetahuan]], dan pengembangan kapasitas, [[ketahanan perkotaan]] dan adaptasi, [[Transportasi berkelanjutan|angkutan berkelanjutan]], [[perubahan iklim]] dan [[pengurangan risiko bencana]]; samudra dan laut, hutan, [[kerentanan sosial|kelompok rentan]] termasuk [[pribumi]], dan [[ketahanan pangan]]. Peran penting keanekaragaman hayati dalam pembangunan berkelanjutan diakui dalam dokumen hasil Rio+20, &amp;quot;Dunia yang Kita Inginkan: Masa Depan untuk Semua&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak dibentuk oleh Komite Kedua [[Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa|Sidang Umum PBB]] pada 1993 sampai 2000, ini diadakan pada 29 Desember untuk menyambut hari berlakunya [[Konvensi Keanekaragaman Hayati]]. Pada 20 Desember 2000, tanggalnya diubah untuk memperingati diadopsinya Konvensi pada 22 Mei 1992 di [[Konferensi Tingkat Tinggi Bumi]] Rio, dan sebagian untuk menghindari hari libur lainnya yang terjadi pada akhir Desember.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kegiatan ==&lt;br /&gt;
Bertepatan dengan peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, pada Mei 2011 Menteri Kehutanan [[Indonesia]] meresmikan Jembatan Kanopi Ciwalen dengan panjang  dan lebar  pada ketinggian  di atas permukaan tanah di [[Taman Nasional Gunung Gede Pangrango]], [[Jawa Barat]], untuk menampung lima hingga sepuluh orang dalam satu perjalanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tema Keanekaragaman Hayati Pulau 2014 dipilih karena pulau menyediakan sumber keanekaragaman hayati yang kaya untuk tumbuhan, binatang, ikan, dan hasil hutan. Banyak buah asli dan [[Sayur daun|sayur berdaun hijau]] kaya akan [[zat gizi mikro]]. Menurut [[Sekretariat Komunitas Pasifik]], dua dari setiap tiga kematian dapat dikaitkan dengan [[penyakit tidak menular]] (NCDs). Hal ini dapat terjadi akibat perubahan pola makan yang terkait dengan konsumsi produk [[impor]] yang tinggi yang diproses secara tinggi, sementara spesies tanaman tempatan ditinggalkan atau dikurangkan dalam  makanan daerah. Akibatnya, pertemuan perwakilan pulau di Addis Ababa, Etiopia pada Mei 2014 menekankan bahwa pertimbangan serius seharusnya diberikan untuk lebih banyak penelitian dan tindakan kebijakan dengan tujuan meningkatkan keanekaragaman makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tema ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
* [[Dekade Keanekaragaman Hayati Perserikatan Bangsa-Bangsa]] (2011–2020)&lt;br /&gt;
* [[Tahun Internasional Keanekaragaman Hayati]] (2010)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Rujukan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [https://web.archive.org/web/20150528182146/http://www.unece.org/fr/sustainable-development/post-2015-development-agenda.html Post-2015 Development Agenda]&lt;br /&gt;
* [https://www.smdp.com/considering-mans-place-in-the-world/134683 Considering Man&amp;#039;s Place in the World,&amp;quot; May 22, 2014]&lt;br /&gt;
* [https://sustainabledevelopment.un.org/index.php?menu=1300 Sustainable Development Goals]&lt;br /&gt;
* [https://sustainabledevelopment.un.org/index.php?page=view&amp;amp;type=400&amp;amp;nr=1616&amp;amp;menu=35 &amp;quot;The World We Want: A Future for All&amp;quot;]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hari+Keanekaragaman+Hayati+Internasional&amp;amp;oldid=24018642 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24018642 (2023-08-15T07:11:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>