<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hematometra</id>
	<title>Hematometra - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hematometra"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hematometra&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T01:43:57Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hematometra&amp;diff=30574&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29462559; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hematometra&amp;diff=30574&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T22:24:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29462559; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hematometra&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah kondisi medis yang melibatkan pengumpulan atau retensi darah dalam [[uterus]]. Hematometra paling sering disebabkan oleh [[selaput imperforata]] atau [[septum vagina|septum vagina melintang]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tanda dan gejala ==&lt;br /&gt;
Hematometra biasanya ditandai dengan rasa nyeri siklik dan [[kram]] di sekitar garis tengah panggul atau perut bagian bawah. Beberapa pasien juga dapat mengalami [[frekuensi urine]] dan [[retensi urine]]. Wanita pramenopause yang menderita hematometra sering mengalami pendarahan vagina yang abnormal, termasuk [[dismenore]] (nyeri selama [[menstruasi]]) atau [[amenore]] (kurang menstruasi), sedangkan wanita postmenopause lebih cenderung tanpa gejala. Karena akumulasi darah dalam rahim, pasien dapat mengalami [[hipotensi|tekanan darah rendah]] atau [[Sinkop refleks|respons vasovagal]]. Saat [[palpasi|dipalpasi]], rahim biasanya akan terasa kencang dan membesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Patofisiologi ==&lt;br /&gt;
Hematometra berkembang ketika rahim menggelembung berisi darah sekunder karena adanya obstruksi (penyumbatan) atau [[atresia]] (keadaan tidak adanya atau tertutupnya lubang karena pembawaan sejak lahir) pada saluran reproduksi bagian bawah yaitu [[uterus]], [[serviks]], atau [[vagina]], yang sebaliknya akan menjadi jalur keluar darah menstruasi. Hal ini paling sering disebabkan oleh [[kelainan bawaan]], termasuk [[selaput imperforata]], [[septum vagina|septum vagina melintang]] atau [[hipoplasia vagina]]. Penyebab lainnya dikarenakan oleh [[Stenosis serviks uterus|stenosis serviks]], [[sindrom Asherman|perlekatan intrauterin]], [[kanker endometrium]], dan [[kanker serviks]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, hematometra dapat berkembang sebagai akibat dari komplikasi operasi rahim atau serviks seperti [[ablasi endometrium]], ketika jaringan parut di [[endometrium]] &amp;quot;menutup dinding&amp;quot; bagian kelenjar endometrium dan [[stroma (jaringan)|stroma]] sehingga menyebabkan darah menumpuk di rongga rahim. Hematometra juga dapat berkembang setelah melakukan [[aborsi]], demikian juga setelah [[persalinan|melahirkan]], dan akibat praktik [[pemotongan kelamin perempuan|mutilasi genital wanita]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Diagnosis ==&lt;br /&gt;
Meskipun hematometra acapkali dapat didiagnosis murni hanya berdasarkan pada riwayat amenore dan gejala nyeri perut siklik yang dialami oleh pasien saja, dan massa [[pelvis]] dapat diraba atau dirasakan pada saat pemeriksaan, diagnosis dapat juga dapat dikonfirmasi dengan menggunakan [[ultrasound]], yang akan menunjukkan darah yang terkumpul di dalam rahim dan pembesaran rongga rahim. [[Pielogram]] atau [[laparoskopi]] dapat membantu mendiagnosis [[kelainan bawaan]] apa pun yang diduga menjadi penyebab hematometra.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Manajemen perawatan ==&lt;br /&gt;
Hematometra biasanya dirawat dengan cara pembedahan [[pelebaran serviks]] untuk mengalirkan darah dari rahim. Perawatan lainnya adalah untuk mencari penyebab hematometra, misalnya tindakan [[histeroskopi]] mungkin diperlukan untuk mereseksi (pemotongan) [[adhesi (medis)|adhesi]] (pita berserat yang terbentuk antara jaringan dan organ) yang telah berkembang setelah menjalani operasi sebelumnya. Jika penyebab hematometra tidak jelas, maka [[biopsi]] jaringan [[endometrium]] dapat diambil untuk menguji keberadaan [[neoplasma]] (kanker). [[Antibiotik]] dapat diberikan sebagai langkah [[profilaksis]] terhadap kemungkinan terjadinya infeksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hematometra&amp;amp;oldid=29462559 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29462559 (2026-07-15T16:49:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>