<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hibrida_%28biologi%29</id>
	<title>Hibrida (biologi) - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hibrida_%28biologi%29"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hibrida_(biologi)&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T05:43:59Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hibrida_(biologi)&amp;diff=30120&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29445614; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hibrida_(biologi)&amp;diff=30120&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:18:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29445614; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam ilmu [[biologi]], khusunya [[genetika]], &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;persilangan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;hibridisasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ( atau &amp;#039;&amp;#039;hybridization&amp;#039;&amp;#039;) adalah [[perkawinan]] antar[[individu]] ataupun [[populasi]] yang berbeda secara [[genetik]] untuk menghasilkan gabungan sifat atau [[rekombinasi]] [[gen]] dari kedua individu pada keturunan-keturunannya. Persilangan dapat terjadi di antara individu yang berbeda [[spesies]] (&amp;#039;&amp;#039;persilangan interspesifik&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;persilangan bastar&amp;#039;&amp;#039;) maupun antarindividu dalam satu spesies (&amp;#039;&amp;#039;persilangan intraspesifik&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;persilangan antar[[galur]]&amp;#039;&amp;#039;). Dalam [[ilmu]] [[peternakan]], istilah persilangan juga sering disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;perkawinan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Individu keturunan hasil proses persilangan dapat bersifat subur, mandul, maupun mandul sebagian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua individu dalam yang akan disilangkan disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;tetua&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan disimbolkan dengan huruf &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;P&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, sedangkan generasi keturunan hasil suatu persilangan disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[filial]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[hibrida]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan disimbolkan dengan huruf &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;F&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (dan angka yang menandakan urutan generasi, misalnya &amp;#039;&amp;#039;F1&amp;#039;&amp;#039; untuk generasi pertama hasil persilangan dan &amp;#039;&amp;#039;F2&amp;#039;&amp;#039; untuk generasi kedua hasil persilangan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya tujuan utama dari persilangan ialah menggabungkan dua sifat baik atau unggul dari dua tetua dalam satu individu atau populasi. Lebih lanjut dalam kegiatan [[pemuliaan tanaman|pemuliaan]], persilangan digunakan untuk membuat keragaman genetik pada suatu populasi misalnya [[jagung]] dengan harapan akan muncul [[fenotipe|fenotipe-fenotipe]] baru yang sifatnya berbeda dari kedua [[tetua]]nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Latar belakang ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persilangan terjadi secara [[alami]] pada tumbuhan menyerbuk terbuka dan untuk sebagian kecil tumbuhan menyerbuk sendiri. Pada tumbuhan menyerbuk sendiri, persilangan buatan telah dipraktikkan sejak lama sebelum dilakukan percobaan oleh [[Gregor Johann Mendel]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gregor Johann Mendel]] dikenal sebagai bapak genetika karena berhasil menemukan pola pewarisan sifat yang menjadi dasar ilmu [[genetika]] pada kacang [[kapri]]. Dalam percobaannya Mendel melakukan persilangan di antara kacang kapri yang telah diketahui perbedaan untuk masing-masing sifat yang diamati. Tanaman yang Mendel tanam merupakan [[galur murni]] yang apabila ditanam akan menghasilkan tumbuhan yang sama dengan induknya (&amp;#039;&amp;#039;true-breeding&amp;#039;&amp;#039;). Dari percobaan tersebut ia menyimpulkan bahwa sifat suatu tumbuhan dikendalikan oleh [[gen]] dalam bentuk pasangan [[alel]] yang berasal dari [[sel kelamin]] (gamet) masing-masing tetuanya pada proses perkawinan. Alel-alel pada suatu sifat atau karakter tumbuhan ada yang bersifat dominan dan resesif. Kenampakan [[fenotipe]] pada keturunan-keturunan hasil persilangan menunjukkan adanya pola-pola pewarisan khusus yang dikenal sebagai [[Hukum Pewarisan Mendel]] dan akhirnya menjadi dasar untuk memahami pewarisan suatu sifat dan kemungkinan modifikasinya dalam pembentukan suatu [[kultivar]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-jenis persilangan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Persilangan monohibrida ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persilangan monohibrida adalah persilangan yang dilakukan antara dua individu atau tumbuhan yang mempunyai perbedaan pada satu sifat. Dalam percobaannya Mendel melakukan persilangan di antara kacang kapri yang berbiji halus dengan kacang kapri yang bijinya berkerut. Persilangan tersebut melibatkan kacang kapri dengan satu sifat beda yaitu [[tekstur]] biji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Persilangan dihibrida ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Persilangan dihibrida]] adalah persilangan di antara dua individu dengan melibatkan dua sifat atau karakter yang diminati perbedaannya. Persilangan antara kacang kapri berbiji halus dan berwarna [[hijau]] dengan kacang kapri tekstur bijinya berkerut dan berwarna [[kuning]] adalah contoh persilangan dengan dua sifat beda. Sifat pertama adalah tekstur biji dan sifat kedua adalah warna biji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Persilangan uji ====&lt;br /&gt;
Persilangan uji () adalah persilangan antara F1 dengan tetua [[homozigot]] [[resesif]]. Dalam [[genetika]], persilangan uji berfungsi untuk mengetahui genotipe suatu tumbuhan apakah [[homozigot]] atau [[heterozigot]] dengan keadaan [[fenotipe]] yang menampakkan sifat [[dominan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Persilangan balik ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persilangan balik () adalah persilangan antara suatu keturunan hasil persilangan dengan salah satu tetuanya. Berbeda dengan persilangan uji, pada persilangan balik tetua untuk pasangan persilangan tidak harus homozigot resesif. Tujuan dari persilangan balik adalah memulihkan penampilan dari individu hasil persilangan yang kurang baik dan mengakumulasi [[gen|gen-gen]] yang menjadi target dari persilangan agar stabil pada individu keturunan. Dalam suatu program pemuliaan, persilangan balik biasanya dilakukan berulang-ulang untuk memindahkan gen atau sifat ketahanan yang kebanyakan bersifat resesif dari tetua [[donor]] agar stabil dan terakumulasi dengan cukup. Individu donor adalah individu atau kultivar yang digunakan sebagai sumber gen atau sifat yang akan dipindahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Persilangan timbal balik ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persilangan timbal balik () adalah perbandingan antara persilangan satu individu sebagai [[jantan]] dan satu sebagai [[betina]] dan juga persilangan kebalikannya, disebut juga dengan persilangan tukar [[kelamin]]. Persilangan timbal balik digunakan untuk mengetahui gen yang mengendalikan suatu sifat berada di [[sitoplasma]] dan pengaruh induk betina atau tidak. Gen yang berada di sitoplasma akan berbeda pewarisannya pada keturunan yang dihasilkan pada masing-masing silang kebalikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Persilangan pada hewan ==&lt;br /&gt;
Hewan umumnya melakukan persilangan dengan berkembangbiak secara [[seksual]]. Persilangan ditandai dengan proses bertemunya sel kelamin jantan ([[sperma]]) dengan sel kelamin betina ([[sel telur]]) dan dikenal sebagai [[pembuahan]]. Induk betina akan mengandung anak atau telur sebagai akibat terjadinya proses pembuahan. Beberapa contoh hewan hasil persilangan interspesifik ialah [[liger]], [[bagal]], dan [[zebroid]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Persilangan pada tumbuhan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persilangan pada tumbuhan dapat diartikan sebagai proses [[penyerbukan]] yang terjadi antara tumbuhan atau populasi yang berbeda secara genetik. Pengetahuan tentang sistem [[reproduksi]] dan alat kelamin pada tumbuhan membuat persilangan menjadi suatu metode yang efektif untuk memperbaiki penampilan tumbuhan. Berdasarkan kejadiannya, persilangan pada tumbuhan dapat terjadi dengan dua cara yaitu persialangan alami dan persilangan buatan. Pada tumbuhan [[penyerbukan terbuka|menyerbuk terbuka]], persilangan tumbuhan terjadi secara alami baik dengan bantuan angin maupun serangga, dan bantuan manusia untuk tujuan tertentu. Pada tumbuhan [[penyerbukan sendiri|menyerbuk sendiri]] persilangan tumbuhan umumnya dilakukan oleh manusia (persilangan buatan) untuk menggabungkan sifat atau karakter yang berbeda dari dua atau [[Kultivar|kultivar tumbuhan]]. Persilangan buatan pada tumbuhan dilakukan dengan mengumpulkan serbuk sari dengan cara memotong benang sari beserta kepala sari ([[kastrasi]]) dari tetua jantan dan menyerbukkannya ke putik bunga yang belum diserbukki yang digunakan sebagai tetua betina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Persilangan dalam pemuliaan tanaman ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persilangan tumbuhan umum digunakan dalam pembentukan kultivar-kultivar baru baik [[hibrida]], [[penyerbukan terbuka|bersari bebas]] maupun [[Penyerbukan sendiri|menyerbuk sendiri]] sebagai bagian dalam program [[pemuliaan tanaman]]. Pada tiap program pemuliaan, macam persilangan yang digunakan berbeda-beda tergantung tujuan dan metode yang digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Persilangan dalam pembentukan kultivar hibrida ===&lt;br /&gt;
==== Persilangan puncak ====&lt;br /&gt;
Persilangan puncak () dalam program pembuatan kultivar hibrida adalah persilangan antara [[galur inbrida]] dengan kultivar bersari bebas. Persilangan puncak umumnya dilakukan pada saat [[pengujian keturunan]] dalam melakukan [[seleksi]] untuk memilih galur-galur inbrida calon tetua hibrida. Pada beberapa rujukan istilah persilangan puncak disamakan dengan persilangan tiga jalur dalam pembuatan hibrida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Persilangan tunggal ====&lt;br /&gt;
Persilangan tunggal () adalah persilangan antara dua [[galur inbrida]] yang digunakan untuk membuat kultivar hibrida. Hibrida hasil persilangan ini disebut hibrida hasil persilangan tunggal serta bersifat [[homogen]] dan heterozigot. Hibrida persilangan tunggal merupakan metode pertama perakitan kultivar hibrida yang ditemukan oleh [[George Harrison Shull]] pada tahun [[1908]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Persilangan ganda ====&lt;br /&gt;
Persilangan ganda () adalah persilangan antara dua hibrida F1 hasil persilangan tunggal yang berbeda. Keturunan hasil dari persilangan ini disebut hibrida persilangan hasil ganda dan bersifat homogen heterozigot. Awalnya hibrida hasil persilangan ganda digunakan untuk mengganti hibrida hasil persilangan tunggal pada jagung yang pada masa itu produksi dan penampilan tumbuhannya kurang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Persilangan tiga jalur ====&lt;br /&gt;
Persilangan tiga jalur () adalah persilangan antara hibrida F1 hasil persilangan tunggal dengan satu galur inbrida. Keragaman genetik hibrida hasil persilangan tiga jalur lebih besar daripada hibrida hasil persilangan tunggal karena menggunakan tiga macam galur inbrida yang berbeda.&amp;lt; Saat ini dalam praktik pembuatan kultivar hibrida jagung, persilangan tiga jalur mulai ditinggalkan dan digantikan oleh hibrida hasil persilangan tunggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Rancangan persilangan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rancangan persilangan dalam pemuliaan tanaman adalah suatu skema persilangan di antara kelompok atau galur tumbuhan yang dibuat dalam suatu program pemuliaan tanaman untuk mendapatkan informasi dan memahami pengendalian genetik pada suatu sifat dan menduga parameter-parameter genetiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Pemuliaan tanaman]]&lt;br /&gt;
* [[Rancangan persilangan]]&lt;br /&gt;
* [[Penyerbukan]]&lt;br /&gt;
* [[Penyerbukan sendiri]]&lt;br /&gt;
* [[Penyerbukan terbuka]]&lt;br /&gt;
* [[Pemuliaan hewan]]&lt;br /&gt;
* [[Genetika]]&lt;br /&gt;
* [[Biologi]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Rujukan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.britannica.com/EBchecked/topic/463294/plant-breeding/67744/Hybridization.htm hybridization]&lt;br /&gt;
* [http://embryo.asu.edu/pages/experiments-plant-hybridization-1866-johann-gregor-mendel.htm Experiments in Plant Hybridization]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hibrida+%28biologi%29&amp;amp;oldid=29445614 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29445614 (2026-07-11T23:34:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>