<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hidronefrosis</id>
	<title>Hidronefrosis - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hidronefrosis"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hidronefrosis&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:43:39Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hidronefrosis&amp;diff=31488&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29404896; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hidronefrosis&amp;diff=31488&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:39:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29404896; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hidronefrosis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, secara harfiah berarti &amp;#039;&amp;#039;air di dalam ginjal&amp;#039;&amp;#039;, mengacu pada [[distensi abdomen|distensi]] dan pelebaran [[renal pelvis]] dan [[renal calyx]], biasanya disebabkan oleh adanya penyumbatan aliran [[Urine|urin]] di [[ginjal]]. Apabila tidak diobati, hidronefrosis dapat mengarah ke [[atrofi]] ginjal progresif. Dalam kasus hidroureteronephrosis, ada distensi dari kedua [[ureter]] dan [[renal pelvis]] dan kalises.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tanda dan gejala ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanda-tanda dan gejala hidronefrosis tergantung pada apakah penyumbatan tersebut terjadi secara [[akut]] atau [[kronis]], sebagian atau seluruhnya, unilateral atau bilateral. Hidronefrosis yang terjadi secara akut dengan onset mendadak (seperti yang disebabkan oleh [[batu ginjal]]) dapat menyebabkan rasa sakit di daerah panggul (antara [[Panggul|pinggul]] dan tulang rusuk).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaliknya, hidronefrosis yang berkembang secara bertahap pada umumnya akan menyebabkan sakit berkepanjangan. Mual dan muntah juga dapat terjadi. Penyumbatan yang terjadi pada [[uretra]] atau kandung kemih dapat menyebabkan rasa sakit dan tekanan yang dihasilkan dari distensi kandung kemih. Terhalangnya aliran urin sering mengakibatkan [[infeksi saluran kemih]] yang dapat mengarah pada pengembangan batu ginjal, demam, dan darah atau nanah dalam urin. Jika penyumbatan lengkap terjadi, hal tersebut dapat menyebapkan gagal ginjal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tes darah dapat menunjukkan gangguan fungsi ginjal (peningkatan [[urea|ureum]] atau [[kreatinin]]) atau ketidakseimbangan elektrolit seperti [[hiponatremia]] atau [[hiperkloremik asidosis|asidosis metabolik hiperkloremik]]. Urinalisis mungkin menunjukkan pH tinggi karena kerusakan sekunder [[nefron]] dalam ginjal yang sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penyebab ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidronefrosis bisa disebapkan dari beberapa kejadian patofisiologi yang abnormal. Kelainan struktural dari persimpangan antara ginjal, ureter, dan kandung kemih yang menyebabkan hidronefrosis dapat terjadi selama perkembangan janin. Beberapa dari cacat bawaan telah diidentifikasi sebagai kondisi turunan, tetapi hubungan genetik untuk diagnosis dini belum ditentukan. Kelainan struktural lainnya bisa disebabkan oleh cedera, operasi, atau terapi radiasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kompresi satu atau kedua ureter dapat juga disebabkan oleh perkembangan janin yang tidak sempurna. Kompresi bilateral dari ureter dapat terjadi selama kehamilan yang disebapkan oleh pembesaran rahim. Perubahan kadar hormon selama waktu ini juga dapat memengaruhi [[kontraksi otot]] kandung kemih, yang dapat memperparah kondisi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber penyumbatan dapat timbul dari berbagai penyebab lain termasuk [[batu ginjal]], [[Trombus|pembekuan darah]], atau [[retroperitoneal fibrosis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyumbatan tersebut dapat bersifat sebagian atau keseluruhan dan dapat terjadi di manapun dari [[urinary meatus]] sampai [[renal calyx]] [[renal pelvis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidronefrosis juga dapat terjadi akibat arus balik urin dari kandung kemih kembali ke ginjal. Arus balik ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor di atas tetapi dapat juga disebapkan oleh kompresi saluran keluar kandung kemih ke uretra akibat pembesaran prostat atau impaksi tinja di usus besar, serta kontraksi abnormal otot kandung kemih akibat disfungsi neurologis atau gangguan otot lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Patofisiologi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyumbatan yang terjadi di manapun di sepanjang saluran kemih atas akan menyebabkan peningkatan tekanan di dalam ginjal karena ginjal tidak mampu membuang urin ke kandung kemih. Penyebab yang paling umum penyumbatan tersebut adalah batu ginjal serta penyumbatan sambungan ureteropelvik yang disebabkan oleh penyempitan intrinsik dari ureter atau pembuluh di atasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyumbatan yang terjadi di saluran kemih bawah juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan akibat kembalinya urin ke ginjal. Penyebab umum termasuk disfungsi kandung kemih adalah [[neurogenic bladder]] dan penyumbatan uretra (seperti katup uretra posterior pada bayi laki-laki) atau kompresi (seperti dari hipertrofi prostat pada orang laki-laki dewasa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa pun penyebabnya, penyumbatan tersebut akan meningkatkan tekanan yang ditransmisikan ke jaringan halus yang membentuk sistem filtrasi di dalam ginjal, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan infeksi, pembentukan batu, atau kegagalan fungsi. Komplikasi tambahan yang timbul dari penyumbatan saluran kemih bawah termasuk stagnasi aliran urin yang juga dapat menyebabkan infeksi pada kandung kemih. Penyumbatan dapat juga diakibatkan adanya tumor di panggul yang menekan ureter atau uretra, seperti pada penderita [[kanker leher rahim]] stadium lanjut (stadium IIIA sampai IVB).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Diagnosis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidronefrosis dapat dideteksi dengan diagnosis prenatal, dan pada kenyataannya, banyak kasus pada pasien anak yang terdeteksi oleh pemeriksaan ultrasound rutin yang dilakukan selama kehamilan. Namun, sekitar setengah dari semua hidronefrosis yang diidentifikasi sebelum lahir bersifat sementara, dan hilang pada saat bayi dilahirkan, dan 15% lainnya, hidronefrosis terus berlanjut tetapi tidak sampai menyebapkan penyumbatan saluran kemih, dan pada usia sekitar 3 tahun hidronefrosis akan hilang secara spontan. Namun 35% dari kasus hidronefrosis prenatal, diketahui tidak hilang sampai dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemeriksaan yang dilakukan tergantung pada usia pasien, serta apakah hidronefrosis terdeteksi secara kebetulan atau terdeteksi sebelum bayi dilahirkan, atau terdeteksi karena berhubungan dengan gejala lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tes darah dapat dilakukan (biasanya dilakukan untuk mengukur kreatinin), meskipun hasil pengujian ini harus ditafsirkan dengan hati-hati. Bahkan dalam kasus hidronefrosis unilateral parah, fungsi ginjal secara keseluruhan dapat tetap bekerja secara normal karena kerja ginjal yang sehat tidak terpengaruh kerja ginjal yang tersumbat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tes urin biasanya dilakukan untuk menentukan adanya darah (yang sering terjadi dalam kasus batu ginjal) atau adanya tanda-tanda infeksi (seperti leukosit esterase positif atau nitrit).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemeriksaan [[radiologi]] seperti intravena urogram (IVU), [[USG]], [[CT scan]] atau [[MRI]] juga dapat dilakukan dalam menentukan keberadaan atau penyebab hidronefrosis. Pemeriksaan USG dilakukan untuk mengetahui kondisi ureter dan ginjal serta menentukan ada atau tidaknya hidronefrosis atau hidroureter. Pemeriksaan IVU berguna untuk menentukan lokasi penyumbatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilihan jenis radiologi yang dilakukan tergantung pada sejarah, gejala dan temuan saat pemeriksaan awal. Dalam kasus [[renal kolik]] (rasa nyeri di salah satu sisi pinggang serta biasanya disertai dengan jejak darah dalam urin) pemeriksaan awal biasanya menggunakan CT scan spiral atau heliks. Pemeriksaan ini dapat membantu menunjukkan apakah ada sumbatan aliran urin yang menyebabkan hidronefrosis serta menunjukkan fungsi ginjal lainnya. Pemeriksaan [[sinar-X]] atau IVU tidak dapat mengetahui keberadaan batu ginjal tapi 99% dari batu ginjal terlihat pada pemeriksaan [[CT scan]]. Hal ini yang mendasari pemeriksaan CT scan menjadi pilihan umum pemeriksaan awal. Namun CT scan biasanya tidak digunakan apabila pasien harus menghindari paparan radiasi, seperti pasien yang sedang hamil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kasus hidronefrosis yang terdeteksi sebelum kelahiran, pemeriksaan yang pertama kali dilakukan adalah USG ginjal setelah bayi dilahirkan, mengingat banyak kasus hidronefrosis prenatal sembuh dengan sendirinya. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan beberapa hari setelah bayi dilahirkan. Beberapa ahli merekomendasikan untuk dilakukan pemeriksaan ulang pada minggu ke 4 - 6 untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengobatan ==&lt;br /&gt;
Pengobatan hidronefrosis dilakukan untuk menghilangkan faktor yang menyumbat, serta mengeluarkan urin yang terkumpul di bagian yang tersumbat. Oleh karena itu, masing-masing kasus harus diperlakukan secara berbeda tergantung pada di mana sumbatan terjadi, dan apakah kasus ini merupakan kasus yang akut atau kronis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyumbatan akut saluran kemih bagian atas biasanya diobati dengan menyisipkan tabung nefrostomi. Penyumbatan kronis saluran kemih bagian atas biasanya diobati dengan diobati dengan menyisipkan [[stent ureter]] atau [[pyeloplasty]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyumbatan saluran kemih bawah (seperti yang disebabkan oleh penyumbatan kandung kemih sekunder terhadap hipertrofi prostat) biasanya diobati dengan memasukkan kateter kemih atau kateter suprapubik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk semua kasus hidronefrosis, tidak diperlukan adanya operasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hidronefrosis&amp;amp;oldid=29404896 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29404896 (2026-06-30T16:32:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>