<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hipnodontik</id>
	<title>Hipnodontik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hipnodontik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hipnodontik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T14:02:43Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hipnodontik&amp;diff=31433&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29278062; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hipnodontik&amp;diff=31433&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:33:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29278062; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hipnodontik&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau yang secara populer di masyarakat Indonesia dikenal dengan istilah &amp;#039;&amp;#039;hipnodontia&amp;#039;&amp;#039; (inggris: &amp;#039;&amp;#039;hypnodontics&amp;#039;&amp;#039;), adalah suatu praktik di dalam kedokteran gigi yang memanfaatkan prosedur dan teknik komunikasi hipnosis untuk mendukung dan memudahkan praktik perawatan gigi pada pasien. Untuk menguasai bidang ini, para [[kedokteran gigi|dokter gigi]] tidak hanya dituntut untuk mahir dalam melakukan tindakan medis terkait tetapi juga perlu mahir dalam melakukan komunikasi [[Intrapersonal|interpersonal]] yang bersifat [[persuasi]]f dan [[sugesti]]f.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etimologi dan Definisi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata &amp;quot;hipnodontik&amp;quot; dari bahasa Inggris &amp;#039;&amp;#039;hypnodontics&amp;#039;&amp;#039; merupakan gabungan dari dua kata: &amp;#039;&amp;#039;[[:en:hypnosis|hypnosis]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;odontic&amp;#039;&amp;#039;. &amp;#039;&amp;#039;Hypnosis&amp;#039;&amp;#039; dari kata Yunani &amp;#039;&amp;#039;hypnos&amp;#039;&amp;#039; “tidur” + &amp;#039;&amp;#039;osis&amp;#039;&amp;#039; “kondisi”. Sedangkan &amp;#039;&amp;#039;odontic&amp;#039;&amp;#039; dari [[kata dasar]] Yunani &amp;#039;&amp;#039;odon&amp;#039;&amp;#039; (genitive &amp;#039;&amp;#039;odontos&amp;#039;&amp;#039;) “gigi”. Hipnodontik menjadi nama untuk ilmu dan praktik [[komunikasi]] yang bersifat [[sugesti]]f dan/atau [[hipnosis]] di dalam praktik kedokteran gigi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam konteks kedokteran, hipnosis sendiri dipahami sebagai sebuah keadaan di mana kesadaran pasien terhadap dunia sekitarnya, termasuk sensasi-sensasi somatik, berubah menjadi lebih nyaman di dalam pikirannya dan berefek pada sensasi di tubuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah Hipnosis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hipnosis diklaim sudah ada sejak manusia hidup di dunia. Penggunaan hipnosis atau yang dulu secara umum dikenal dengan nama terapi &amp;#039;&amp;#039;trance&amp;#039;&amp;#039; dapat ditemukan di hampir setiap kebudayaan di berbagai suku di seluruh dunia. Para Imam Yunani dan Mesir menggunakan hypnosis sejak ribuan tahun yang lalu untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Banyak kisah ajaib dalam berbagai kitab suci juga disinyalir sesungguhnya bentuk dari aktivitas hipnosis, di mana seseorang yang sugestif dan penuh kepercayaan mengalami kesembuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemahaman mengenai hipnosis dalam konteks ilmiah modern baru muncul di akhir tahun 1700-an, ketika seorang dokter Skotlandia bernama [[:en:James Braid (surgeon)|James Braid]] (1795-1860) memunculkan istilah &amp;#039;&amp;#039;hipnotisme&amp;#039;&amp;#039;. Melalui bukunya &amp;#039;&amp;#039;Neurypnology&amp;#039;&amp;#039; (1843) ia juga menjauhkan hipnotisme dan kondisi &amp;#039;&amp;#039;trance&amp;#039;&amp;#039; dari segala hal yang berhubungan dengan hal [[:en:supernatural|supernatural]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi yang lebih mendetail tentang sejarah hipnosis dapat dibaca pada ulasan khusus mengenai [[hipnosis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hipnosis dan kedokteran ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak tercatat dalam sejarah peradaban manusia, hipnosis erat hubungannya dengan aktivitas pengobatan, seperti orang-orang Mesir dan [[India]] sudah mempraktikkan &amp;#039;&amp;#039;hypno-anesthesia&amp;#039;&amp;#039; sejak 5000 tahun yang silam. Para meneliti dan pengembang hipnosis awal di Eropa maupun Amerika umumnya berprofesi sebagai dokter, termasuk [[:en:James Braid (surgeon)|James Braid]]. Efek dari ulasan Braid mengenai &amp;#039;&amp;#039;hypnotism&amp;#039;&amp;#039; begitu meluas sampai-sampai pada tahun 1893 lembaga &amp;#039;&amp;#039;[[:en:British Medical Association|British Medical Association]]&amp;#039;&amp;#039; (BMA) di Inggris membentuk badan khusus yang bertugas mempelajari fenomena parapsikologi dan hipnotisme. Nama lembaga yang mereka dirikan tersebut &amp;#039;&amp;#039;The Society for Physical Research&amp;#039;&amp;#039; (SPR). Dari hasil kerja badan SPR ini BMA lalu mengakui bahwa hipnosis dapat dijelaskan secara ilmiah dan dapat digunakan untuk membantu praktik kedokteran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru pada tahun 1955 BMA secara resmi menyetujui penggunaan prosedur hipnosis untuk membantu praktik kedokteran. Mulai periode ini hipnosis perlahan diakui di berbagai belahan dunia dan semakin banyak dimanfaatkan di dalam praktik kedokteran, kemudian pada 1958 [[:en:American Medical Association|American Medical Association]]&amp;#039;&amp;#039; (AMA) &amp;#039;&amp;#039;mengikuti langkah BMA tersebut.&amp;#039;&amp;#039; &amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Miskonsepsi kontraproduktif tentang hipnosis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun hipnosis telah diakui oleh BMA &amp;amp; AMA sejak lebih dari 50 tahun yang lalu, tetapi dalam perkembangannya masih banyak terjadi miskonsepsi di kalangan praktisi kedokteran mengenai hipnosis ini. [[:en:Milton H. Erickson|Milton H. Erickson]] yang dikenal sebagai Bapak Hipnosis Modern dalam buku &amp;#039;&amp;#039;The Practical Application of Medical and Dental Hypnosis&amp;#039;&amp;#039; menyebutkan beberapa contoh miskonsepsi tersebut:&lt;br /&gt;
* Hipnosis medis ataupun dental dapat dipelajari dari teknik hipnosis panggung. Faktanya kedua jenis praktik hipnosis ini cukup berbeda prosedurnya.&lt;br /&gt;
* Dokter yang ingin menggunakan hipnosis harus memiliki kekuatan yang sangat khusus, pengetahuan khusus dan kemampuan khusus. Faktanya, hipnosis adalah fenomena yang banyak terjadi dalam semua kehidupan manusia. Setiap orang dapat mempelajari hipnosis.&lt;br /&gt;
* Hipnosis membuat mujizat atau keajaiban. Padahal hipnosis adalah sebuah ilmu memengaruhi pikiran seseorang yang berefek pada tubuhnya.&lt;br /&gt;
* Hipnosis adalah aktivitas melepaskan kehendak dan membiarkan diri dikendalikan oleh orang lain. Faktanya, hipnosis adalah sebuah kerjasama antara hipnosis dengan klien atau pasiennya.&lt;br /&gt;
* Hipnosis dapat melemahkan pikiran dan sel-sel otak. Padahal kenyataannya hipnosis hanya menstimulasi proses kerja pikiran untuk memengaruhi tubuh.&lt;br /&gt;
* Hipnosis bekerja dengan cara membohongi atau membodohi orang. Faktanya hipnosis membantu klien atau pasien untuk mampu mengalahkan kebodohan tak beralasan seperti [[fobia]] dan kecemasan yang tidak rasional.&lt;br /&gt;
* Hipnosis dapat membuat rahasia pribadi terbongkar. Padahal faktanya hipnosis tidak dapat memaksa seseorang untuk mengatakan rahasia dirinya jika tidak ada kerelaan.&lt;br /&gt;
* Kuatir tidak dapat keluar dari kondisi &amp;#039;&amp;#039;trance&amp;#039;&amp;#039;. Faktanya untuk masuk dan keluar dari kondisi &amp;#039;&amp;#039;trance&amp;#039;&amp;#039; adalah hal yang mudah. Klien dapat setiap saat keluar dari kondisi tersebut dengan kehendak bebasnya sendiri.&lt;br /&gt;
* Kuatir jika saat klien atau pasien sedang dalam kondisi &amp;#039;&amp;#039;deep trance&amp;#039;&amp;#039; lalu sang hipnoterapis mengalami kematian mendadak -misalnya karena [[serangan jantung]]- lalu pasien tidak dapat bangun lagi. Padahal ketika seseorang masuk ke dalam kondisi &amp;#039;&amp;#039;deep trance&amp;#039;&amp;#039; dan tidak mendapat instruksi selanjutnya, akan mudah terbangun dengan sendirinya seperti ketika terbangun dari tidur di pagi hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hipnodontik ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut [[:en:William S. Kroger|William S. Kroger]], seorang dokter Amerika yang menjadi pelopor penggunaan hipnosis dan dunia medis, kata &amp;#039;&amp;#039;hypnodontics&amp;#039;&amp;#039; sebagai istilah untuk aktivitas hipnosis di dalam praktik kedokteran gigi mulai dipakai dalam konteks ilmiah pada sekitar tahun 1948. Namun sejarah mencatat bahwa penggunaan teknik hipnosis dalam dunia kedokteran gigi sesungguhnya sudah berlangsung jauh lebih lama. Dokumentasi pertama mengenai aktivitas ini diketahui berasal dari tahun 1763.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Manfaat Hipnodontik ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1992, seorang psikolog, Berggren Ulf, membuat riset mengenai rasa takut masyarakat Amerika terhadap perawatan gigi di dental klinik. Besaran prosentase yang mengejutkan ditemukan karena ternyata 93% masyarakat memiliki setidaknya satu ketakutan yang kuat. Kemudian 50% masyarakat memiliki sejumlah kecemasan tambahan lainnya sehingga menghalangi mereka untuk datang ke dokter gigi. Ditemukan juga bahwa ketakutan terkait dengan aktivitas perawatan gigi sesungguhnya cenderung ilusif dan belum tentu benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara dewasa ini, menurut Sheela Raja, PhD, direktur ilmu perilaku klinis di Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi dan Kedokteran di [[Universitas Illinois|university of Illinois]] di Chicago, sekitar 50% orang Amerika takut jika harus melakukan rawat gigi. Dan sekitar 10% bahkan benar-benar takut dan mereka menghindari pemeriksaan gigi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengatasi masalah kecemasan yang parah pada pasien, para dokter gigi umumnya harus memberikan pasien obat [[antidepresan]] ataupun &amp;#039;&amp;#039;nitrous oxide&amp;#039;&amp;#039; dan [[oksigen]] agar mereka kooperatif dalam menjalani proses pengobatan atau rawat gigi. Namun penggunaan bahan kimia tersebut tidak diperlukan ketika dokter memiliki kemampuan [[komunikasi]] yang baik khususnya menguasai prosedur dan teknik [[hipnosis]]. Hipnodontik membuat dokter lebih mampu menghindari atau menjauhkan bantuan obat-obatan untuk menenangkan pasien mereka. Dengan [[hipnosis]] pasien dapat dibimbing untuk mengalami dan merasakan ketenangan, kenyamanan bahkan kegembiraan di tengah dan setelah proses perawatan gigi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Penggunaan Hipnodontik ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan hipnosis dalam praktik perawatan gigi menurut dokter Albrecht Schmierer dari University of Stuttgart dan menurut Mike A. Gow, president British Society of Medical and Dental Hypnosis antara lain untuk tujuan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Komunikasi sugestif&lt;br /&gt;
* Mengatasi alergi&lt;br /&gt;
* Mengontrol pendarahan&lt;br /&gt;
* Mengatasi Bruxism (menggesek-gesek gigi)&lt;br /&gt;
* Mengubah kebiasaan (misalnya malas menyikat gigi)&lt;br /&gt;
* Mengarahkan anak-anak&lt;br /&gt;
* Menghilangkan rasa sakit kronis&lt;br /&gt;
* Pengendalian abreaction (luapan emosi akibat pengalaman masa lalu)&lt;br /&gt;
* Pengendalian sirkulasi darah&lt;br /&gt;
* [[Tekanan darah]] dan pendarahan&lt;br /&gt;
* Pengendalian refleks tersedak&lt;br /&gt;
* Mengatasi gangguan cranio-mandibular (CMD)&lt;br /&gt;
* Anestesi tanpa obat&lt;br /&gt;
* Bimbingan Diet&lt;br /&gt;
* Ketidakmampuan menggunakan prostesis dan peralatan prostodontik&lt;br /&gt;
* Memelihara ketekunan mengikuti perawatan jangka panjang&lt;br /&gt;
* Memotivasi agar mau memakai peralatan prostodontik, splints, kebersihan mulut&lt;br /&gt;
* Saran hipnosis setelah pengobatan&lt;br /&gt;
* Mengatasi gangguan Psychosomatic tentang kedokteran gigi&lt;br /&gt;
* Mengurangi penggunaan obat&lt;br /&gt;
* Membangun relaksasi&lt;br /&gt;
* Mengontrol Saliva (air liur)&lt;br /&gt;
* Mengatasi nyeri wajah kronis maupun psikosomatis&lt;br /&gt;
* Mengatasi kebiasaan anak menggigit kuku dan mengisap jari&lt;br /&gt;
* Mengurangi gejala sindrom mulut terbakar&lt;br /&gt;
* Mengatasi berbagai fobia di seputar perawatan gigi (misalnya takut jarum, darah, bor, dll)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Hipnodontik untuk Anak-anak ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Merawat ataupun mengobati gigi atau mulut anak-anak tidaklah mudah bagi kebanyakan dokter gigi. Ketimbang harus menggunakan farmakologi atau anestesi lebih baik menggunakan hipnosis. Dalam riset yang dibuat oleh Al-Harasi S dan timnya dari The Cochrane Collaboration pada tahun 2010, ditemukan data bahwa pasien rawat gigi anak-anak yang mengikuti proses hipnosis menunjukkan perilaku yang tidak diinginkan lebih sedikit (seperti menangis, gerakan tangan, perlawanan fisik dan gerakan kaki) dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menjalani hipnosis. Secara khusus penurunan menangis dengan hipnosis adalah satu-satunya perilaku ditemukan secara statistik signifikan (P = 0,02): yang dihipnosis hanya 17% yang menangis, sementara yang tidak dihipnosis 41% menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Prosedur Hipnodontik ===&lt;br /&gt;
Prosedur umum proses hipnodontik menurut Milton H. Erickson terangkai sebagai berikut:&lt;br /&gt;
* Persiapan&lt;br /&gt;
* Induksi &amp;#039;&amp;#039;trance&amp;#039;&amp;#039; cahaya&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Trance deepening&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Hand levitation&amp;#039;&amp;#039; untuk semakin memperdalam &amp;#039;&amp;#039;trance&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Trance utilization&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Stimulating recall&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Testing of the cure&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Reinduction cues&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;transference of rapport&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;Posthypnotic testing of results&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontra-indikasi Hipnodontik ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hipnodontik tidak dapat digunakan ketika:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Pasien memiliki penyakit mental yang berat&lt;br /&gt;
* Terdapat diagnosis medis tak tersembuhkan&lt;br /&gt;
* Tidak cukup waktu untuk melakukan komunikasi interpersonal&lt;br /&gt;
* Tidak ada keakraban antara dokter dengan pasien&lt;br /&gt;
* Dokter merasakan atau bersikap negatif kepada pasien&lt;br /&gt;
Selain itu, menurut Erickson konsepsi pasien dan keluarganya tentang hipnosis serta kesediaan pasien untuk dihipnosis juga turut memengaruhi efektivitas penggunaan hipnodontik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hipnodontik di Era Teknologi Komunikasi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama beberapa abad terakhir, tradisi komunikasi lisan yang pernah berjaya di era masyarakat &amp;#039;&amp;#039;preagricultural&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;agricultural&amp;#039;&amp;#039; perlahan-lahan terpinggirkan karena kemajuan pesat teknologi komunikasi. Penemuan alat cetak oleh [[:en:Johannes Gutenberg|Johannes Gutenberg]] pada abad ke-15 menjadi awal tradisi tulisan/cetak dan penutup kejayaan era tradisi lisan. Kemudian ketika era Gutenberg berakhir pada abad ke-20 dan masyarakat memasuki era digital, kemampuan komunikasi lisan masyarakat ternyata semakin tereduksi. Belinha S. De Abreu, Ph.D., seorang media literacy educator dan penulis buku &amp;#039;&amp;#039;Media Literacy, Social Networking, and the Web 2.0 Environment for the K-12 Educator&amp;#039;&amp;#039; menyatakan bahwa kemampuan berkomunikasi lisan semakin teramputasi karena dianggap kalah penting dibandingkan dengan kemahiran berkomunikasi melalui perangkat digital seperti chatting, emailing, twitting, dsb. Thomas Pettit, Professor of English dari University of Southern Denmark, sampai menyatakan bahwa &amp;#039;&amp;#039;mailing&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;twitting&amp;#039;&amp;#039; bagaikan telah menarik kembali peradaban masyarakat saat ini ke zaman [[:en:Gutenberg Parenthesis|Gutenberg Parenthesis]], yaitu era ketika alat cetak mulai ditemukan dan berkembang. Di era ini tradisi lisan seperti pertunjukan drama klasik semacam Shakespeare mulai ditinggalkan masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun dengan perkembangan hipnosis yang teraplikasi secara efektif di berbagai bidang profesi dewasa ini, masyarakat modern mulai disadarkan kembali pentingnya kemampuan berkomunikasi lisan. Misalnya praktik hipnosis dalam dunia kedokteran gigi, walaupun penanganan medisnya menggunakan teknologi tinggi, tetapi penggunaan hipnosisnya harus disampaikan secara lisan dan langsung. Nyaris mustahil jika disampaikan melalui teknologi komunikasi digital seperti telepon, CD, voice mail, dsb. Hal ini terjadi karena untuk dapat menghipnosis seseorang perlu dipertimbangkan berbagai kondisi spontan yang bersifat personal dan temporer. Untuk itulah dibutuhkan perjumpaan dan komunikasi lisan yang personal. Dibandingkan dengan komunikasi tulisan baik yang analog dan digital, komunikasi lisan memiliki fleksibilitas dan adaptabilitasnya yang tinggi. Inilah kunci sukses sebuah komunikasi hipnosis seperti hipnodontik. (fb)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipnodontik&amp;amp;oldid=29278062 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29278062 (2026-05-27T07:32:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>