<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hipoventilasi</id>
	<title>Hipoventilasi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hipoventilasi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hipoventilasi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T05:37:22Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hipoventilasi&amp;diff=36473&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28948990; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hipoventilasi&amp;diff=36473&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:54:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28948990; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hipoventilasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;depresi pernapasan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah gangguan [[pernapasan]] yang terjadi ketika pernapasan tidak memadai (hipo berarti &amp;quot;di bawah&amp;quot;) untuk melakukan [[pertukaran gas]] pernapasan yang dibutuhkan. Menurut definisinya, hal ini menyebabkan peningkatan konsentrasi [[karbon dioksida]] ([[hiperkapnia]]) dan [[asidosis respiratorik|asidosis pernapasan]]. Hipoventilasi tidak sama dengan henti napas, dimana pernapasan berhenti sepenuhnya dan kematian terjadi dalam hitungan menit karena hipoksia dan dengan cepat mengarah ke anoksia total, meskipun keduanya merupakan keadaan darurat medis. Hipoventilasi dapat dianggap sebagai pendahulu [[hipoksia]], dan tingkat kematiannya disebabkan oleh hipoksia dengan toksisitas karbon dioksida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penyebab==&lt;br /&gt;
Hipoventilasi dapat disebabkan oleh:&lt;br /&gt;
*Kondisi medis seperti [[strok]] yang memengaruhi [[batang otak]]&lt;br /&gt;
*Menahan napas secara sukarela atau kurang bernapas, misalnya pelatihan hipoventilasi atau [[metode Buteyko]].&lt;br /&gt;
*[[Medikasi]] atau [[obat]]-obatan, biasanya ketika dikonsumsi secara tidak sengaja atau sengaja dalam dosis berlebihan. [[Opioid]] adalah penyebab hipoventilasi akibat obat yang terkenal karena efek depresannya pada pusat pernapasan. Studi terbaru telah menyoroti pola depresi pernapasan pascabedah akibat opioid yang dapat membantu mengidentifikasi pasien berisiko.&lt;br /&gt;
*Hipokapnia, yang merangsang hipoventilasi&lt;br /&gt;
*[[Kegemukan|Obesitas]]: lihat [[Sindrom hipoventilasi kegemukan|sindrom hipoventilasi obesitas]]&lt;br /&gt;
*Penyakit ketinggian kronis, mekanisme untuk menghemat energi.&lt;br /&gt;
*[[Bisa]] yang [[kelumpuhan|melumpuhkan]], seperti bisa [[gurita cincin biru]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Obat-obatan===&lt;br /&gt;
Sebagai efek samping [[penggunaan obat psikoaktif untuk rekreasi|obat-obatan rekreasional]], hipoventilasi berpotensi mengancam jiwa. Banyak obat penekan [[sistem saraf pusat]] (SSP) yang berbeda seperti [[etanol]], [[benzodiazepin]], [[barbiturat]], [[asam hidroksibutirat gama|GHB]], [[sedatif]], dan [[opioid]] menghasilkan depresi pernapasan bila dikonsumsi dalam dosis besar atau berlebihan, atau dicampur dengan obat penekan lainnya. [[Opiat]] kuat ([[fentanil]], [[heroin]], dan [[morfin]]), [[barbiturat]], dan [[benzodiazepin]] tertentu (seperti [[alprazolam]]) dikenal dapat menekan pernapasan. Dalam kasus overdosis, seseorang dapat berhenti bernapas sepenuhnya (mengalami henti napas) yang dengan cepat berakibat fatal tanpa pengobatan. Dalam overdosis atau dikombinasikan dengan depresan lain, opioid terkenal karena menyebabkan kematian. Meskipun demikian, penggunaan opioid yang tepat dalam situasi yang benar, seperti yang terlihat pada pasien dengan kanker stadium lanjut atau nyeri kronis non-ganas yang parah, telah terbukti bermanfaat, bila digunakan di bawah perawatan dan bimbingan medis yang tepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pengobatan==&lt;br /&gt;
Stimulan pernapasan seperti [[niketamida]] secara tradisional digunakan untuk mengatasi depresi pernapasan akibat overdosis depresan SSP, tetapi menawarkan efektivitas yang terbatas. Obat stimulan pernapasan baru yang disebut BIMU8 sedang diteliti yang tampaknya jauh lebih efektif dan mungkin berguna untuk mengatasi depresi pernapasan yang dihasilkan oleh [[opiat]] dan obat serupa tanpa mengurangi efek terapeutiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika depresi pernapasan terjadi akibat [[overdosis opioid]], biasanya antagonis opioid (kemungkinan besar [[nalokson]]) akan diberikan. Obat ini akan dengan cepat membalikkan depresi pernapasan kecuali jika diperumit oleh depresan lain. Namun, antagonis opioid juga dapat memicu sindrom penarikan opioid pada pengguna kronis. [[Ventilasi mekanis]] mungkin masih diperlukan selama resusitasi awal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kondisi terkait==&lt;br /&gt;
Gangguan seperti sindrom hipoventilasi sentral kongenital (CCHS) dan ROHHAD (obesitas onset cepat, disfungsi hipotalamus, hipoventilasi, dengan disregulasi otonom) diakui sebagai kondisi yang terkait dengan hipoventilasi. CCHS dapat menjadi faktor signifikan dalam beberapa kasus [[sindrom kematian bayi mendadak]] (SIDS), yang sering disebut &amp;quot;kematian di tempat tidur bayi&amp;quot; atau &amp;quot;kematian di ranjang bayi&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kondisi sebaliknya adalah hiperventilasi (ventilasi berlebihan), yang mengakibatkan kadar karbon dioksida rendah (hipokapnia), bukan hiperkapnia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
* [[Bradipnea]]&lt;br /&gt;
* [[sesak napas|Dispnea]]&lt;br /&gt;
* [[Hiperventilasi]]&lt;br /&gt;
* [[Hipopnea]]&lt;br /&gt;
* [[Daftar istilah ukuran dan aktivitas paru-paru]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipoventilasi&amp;amp;oldid=28948990 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28948990 (2026-02-10T23:03:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>