<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hippotragus_equinus</id>
	<title>Hippotragus equinus - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hippotragus_equinus"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hippotragus_equinus&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T19:37:31Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hippotragus_equinus&amp;diff=33357&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29708051; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Hippotragus_equinus&amp;diff=33357&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-06T08:24:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29708051; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hippotragus equinus&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;  adalah [[antelop]] besar penghuni sabana yang dapat ditemukan di [[Afrika Barat|Afrika bagian Barat]], [[Afrika bagian selatan|Selatan]], dan beberapa di [[Afrika Bagian Tengah|Afrika Tengah]] dan [[Afrika Timur|Timur]]. Hewan ini dinamakan dauk karena memiliki warna bulu cokelat kemerahan (sedikit kemerahan, &amp;#039;&amp;#039;sandy-brown&amp;#039;&amp;#039;), perut palahala dauk berwarna lebih terang. Di area wajah serta [[moncong]] (sebagian besar) berwarna putih, tetapi di sekitar mata dan [[Pangkal hidung|pangkal moncong]] berwarna hitam (seperti topeng) yang pada palahala dauk betina warnanya sedikit lebih terang. Selain itu, palahala dauk mempunya sepasang [[tanduk]]  yang terbuat dari [[tulang]] yang dilapisi [[keratin]]. Baik jantan maupun betina, sama-sama memiliki tanduk walaupun tanduk itu lebih besar pada palahala jantan yang bisa tumbuh hingga 100&amp;amp;nbsp;cm (39 inci). Jantan dan betina memiliki surai pendek, tegak, seperti [[Mohawk (gaya rambut)|mohawk]] yang menjuntai di punggung dan mempunyai janggut yang sangat tipis dan lebat, ciri ini lebih menonjol pada jantan. Surai dan janggut ini berwarna lebih gelap pada bagian ujung. Surainya membentang di sepanjang punggung dan perut palahala dauk, lalu pada bagian ekornya berwarna gelap. Palahala dauk memiliki telinga panjang nan tegak seperti telinga [[keledai]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Palahala dauk merupakan salah satu antelop terbesar di dunia, setelah [[Taurotragus|eland]] (Taurotragus sp.) dan [[nilgai]] (Boselaphus tragocamelus). Panjang hewan ini berkisar 190–240&amp;amp;nbsp;cm (75-94 inci) dari kepala hingga ke pangkal ekor, dengan panjang ekor 37–48&amp;amp;nbsp;cm (15-19 inci). Berat palahala dauk jantan bisa mencapai 242–300&amp;amp;nbsp;kg (534-661&amp;amp;nbsp;lb) dan betina 223–280&amp;amp;nbsp;kg (492-617&amp;amp;nbsp;lb), dengan tinggi bahu sekitar 130–140&amp;amp;nbsp;cm (51-55 inci).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
*[[Palahala]]&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hippotragus+equinus&amp;amp;oldid=29708051 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29708051 (2026-09-05T04:48:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>