<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Histologi</id>
	<title>Histologi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Histologi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Histologi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T16:03:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Histologi&amp;diff=31801&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26525441; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Histologi&amp;diff=31801&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:26:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26525441; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Histologi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;anatomi mikroskopis&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah cabang ilmu [[biologi]] yang mempelajari tentang struktur [[Sel (biologi)|sel]] dan [[jaringan]] secara detail menggunakan [[mikroskop]]. Kegiatan histologi dilakukan pada sediaan jaringan yang dipotong tipis&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Histologi amat berguna dalam mempelajari fungsi [[fisiologi]] [[sel (biologi)|sel-sel]] dalam tubuh, baik [[manusia]], [[hewan]], serta [[tumbuhan]], dan dalam bentuk [[histopatologi]] ia berguna dalam penegakan diagnosis penyakit yang melibatkan perubahan fungsi fisiologi dan deformasi organ. Sebagai contoh, di bidang [[kedokteran]], kehadiran [[tumor]] memerlukan hasil pemeriksaan contoh (sampel) jaringan. Di bidang [[pertanian]], pemeriksaan kondisi [[jaringan pengangkut]] dapat mendukung diagnosis serangan [[hawar daun tembakau]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pembuatan sediaan (preparat) ==&lt;br /&gt;
Histologi sangat membutuhkan penggunaan [[mikroskop]] dan juga teknik penyediaan contoh jaringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara pembuatan sediaan histologis disebut &amp;#039;&amp;#039;mikroteknik&amp;#039;&amp;#039;. Pembuatan sediaan dari suatu jaringan dimulai dengan [[operasi]], [[biopsi]], atau [[autopsi]]. Jaringan yang diambil kemudian diproses dengan [[fiksatif]] yang akan menjaga agar sediaan tidak akan rusak (bergeser posisinya, membusuk, atau rusak). Fiksatif yang paling umum digunakan untuk jaringan hewan (termasuk manusia) adalah [[formalin]] (10% [[formaldehida]] yang dilarutkan dalam air). [[Larutan Bouin]] juga dapat digunakan sebagai fiksatif alternatif meskipun hasilnya tidak akan sebaik formalin karena akan meninggalkan bekas warna kuning dan artefak. Artefak adalah benda yang tidak terdapat pada jaringan asli, tetapi tampak pada hasil akhir sediaan. Artefak ini terbentuk karena kurang sempurnanya pembuatan sediaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampel jaringan yang telah terfiksasi direndam dalam cairan [[etanol]] (alkohol) bertingkat untuk proses menghilangkan air dalam jaringan (dehidrasi). Selanjutnya sampel dipindahkan ke dalam [[toluena]] untuk menghilangkan alkohol (dealkoholisasi). Langkah terakhir yang dilakukan adalah memasukkan sampel jaringan ke dalam [[parafin]] panas yang menginfiltrasi jaringan. Selama proses yang berlangsung selama 12-16 jam ini, jaringan yang awalnya lembek akan menjadi keras sehingga lebih mudah dipotong menggunakan [[mikrotom]]. Pemotongan dengan mikrotom ini akan menghasilkan lapisan dengan ketebalan 5 mikrometer. Lapisan ini kemudian diletakkan di atas kaca objek untuk diwarnai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pewarnaan perlu dilakukan karena objek dengan ketebalan 5 mikrometer akan terlihat transparan meskipun di bawah mikroskop. Pewarna yang biasa digunakan adalah [[hematoxylin]] dan [[eosin]]. Hematoxylin akan memberi warna biru pada [[nukleus]], sementara eosin memberi warna merah muda pada [[sitoplasma]]. Masih terdapat berbagai zat warna lain yang biasa digunakan dalam mikroteknik, tergantung pada jaringan yang ingin diamati. Ilmu yang mempelajari pewarnaan jaringan disebut [[histokimia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Klasifikasi histologis jaringan hewan ==&lt;br /&gt;
* [[epitelium]]: melapisi [[kelenjar]], [[saluran pencernaan]], [[kulit]], dan beberapa [[organ]] seperti [[hati]], [[paru-paru]], [[ginjal]]&lt;br /&gt;
* [[endotelium]]: melapisi pembuluh [[darah]] dan pembuluh [[limfa]]&lt;br /&gt;
* [[mesotelium]]: melapisi rongga pleural, peritoneal, dan perikardial&lt;br /&gt;
* [[mesenkima]]: sel yang mengisi ruangan antarorgan, misal sel lemak, otot, dan tendon sel [[darah]]: terdiri dari sel darah merah dan darah putih, baik di limfa maupun [[limpa]]&lt;br /&gt;
* [[neuron]]: sel-sel yang membentuk [[otak]], [[saraf]], dan sebagian kelenjar seperti [[pituitari]] dan [[adrenal]]&lt;br /&gt;
* [[plasenta]]: organ terspesialisasi yang berperan dalam pertumbuhan [[fetus]] dalam [[rahim]] sang ibu&lt;br /&gt;
* [[sel induk]]: sel-sel yang dapat berkembang menjadi satu atau beberapa jenis sel di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Klasifikasi histologis jaringan tumbuhan ==&lt;br /&gt;
Jaringan dari tumbuhan, jamur, dan mikroorganisme juga dapat dipelajari secara histologis, tetapi strukturnya berbeda dari klasifikasi di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Histologi&amp;amp;oldid=26525441 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26525441 (2024-11-14T17:48:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>