<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Idoksuridin</id>
	<title>Idoksuridin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Idoksuridin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Idoksuridin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:26:20Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Idoksuridin&amp;diff=36461&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26920826; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Idoksuridin&amp;diff=36461&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:53:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26920826; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Idoksuridin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[obat antivirus]] [[virus herpes|herpes]]. Obat ini adalah [[analog nukleosida]], bentuk modifikasi dari deoksiuridin, yang cukup mirip untuk dimasukkan ke dalam [[replikasi DNA]] virus, tetapi atom [[iodin]] yang ditambahkan ke komponen [[urasil]] menghalangi [[pasangan basa]]. Obat ini hanya digunakan secara [[topikal]] karena bersifat kardiotoksik. Obat ini disintesis oleh William Prusoff pada akhir tahun 1950-an. Awalnya dikembangkan sebagai obat antikanker, kemudian menjadi obat antivirus pertama pada tahun 1962.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan klinis==&lt;br /&gt;
Idoksuridin terutama digunakan secara topikal untuk mengobati [[keratitis]] [[herpes simpleks]]. Lesi epitel, terutama serangan awal yang muncul dengan ulkus dendritik, paling responsif terhadap terapi, sedangkan infeksi dengan keterlibatan stroma kurang responsif. Idoksuridin tidak efektif terhadap virus herpes simpleks tipe 2 dan [[virus varicella-zoster]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping umumnya meliputi iritasi, penglihatan kabur, dan [[fotofobia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Formulasi dan dosis==&lt;br /&gt;
Idoksuridin tersedia dalam bentuk [[salep]] mata 0,5% atau [[larutan]] mata 0,1%. Dosis salep adalah setiap 4 jam pada siang hari dan sekali sebelum tidur. Dosis larutan adalah 1 tetes di kantung [[konjungtiva]] setiap jam pada siang hari dan setiap 2 jam pada malam hari sampai perbaikan definitif, kemudian 1 tetes setiap 2 jam pada siang hari dan setiap 4 jam pada malam hari. Terapi dilanjutkan selama 3-4 hari setelah penyembuhan selesai, seperti yang ditunjukkan oleh pewarnaan fluoresein.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sintesis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Idoksuridin&amp;amp;oldid=26920826 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26920826 (2025-02-13T20:55:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>