<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Imunosupresi</id>
	<title>Imunosupresi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Imunosupresi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Imunosupresi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T22:41:26Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Imunosupresi&amp;diff=32342&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22627128; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Imunosupresi&amp;diff=32342&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T17:45:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22627128; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Imunosupresif&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; berhubungan dengan penekanan kerja [[sistem imun]]. Obat dan terapi imunosupresif mampu menghambat proses pembentukan [[limfosit]] di dalam tubuh. Meskipun telah dimanfaatkan dalam pengobatan, obat dan terapi imunosupresif memiliki efek samping bagi kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Manfaat ==&lt;br /&gt;
Obat dan terapi imunosupresif banyak dimanfaatkan pada operasi [[transplantasi organ]]. Obat dan terapi imunosupresif akan mampu menekan kerja sistem imun sehingga penolakan tubuh terhadap organ yang baru akan dapat ditekan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Radang usus besar]] dapat diobati dengan menggunakan obat imunosupresif [[kortikosteroid]] dan [[sitotoksik]]. Kortikosteroid telah bertahun-tahun digunakan untuk mengontrol perkembangan penyakit tersebut, sedangkan sitotoksik juga dimanfaatkan pada pasien [[penyakit Crohn]] yang mengalami [[fistula]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dampak negatif ==&lt;br /&gt;
Obat imunosupresif dapat meningkatkan risiko [[infeksi]] oleh [[bakteri]], [[virus]], dan [[jamur]]. Kelas obat imunosupresif yang baru, [[siklosporin]], dapat memberikan efek samping berupa keracunan pada [[sel saraf]], keracunan pada [[ginjal]], keracunan pada [[hati]], dan [[hiperkalemia]]. Untuk mengamati dampak-dampak yang ditimbulkan agar dapat dievaluasi lebih lanjut, pemakaian obat dan terapi imunosupresif harus terus diawasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Imunosupresi&amp;amp;oldid=22627128 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22627128 (2023-01-12T07:24:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>