<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Indeks_Persepsi_Korupsi</id>
	<title>Indeks Persepsi Korupsi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Indeks_Persepsi_Korupsi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Indeks_Persepsi_Korupsi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T12:58:02Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Indeks_Persepsi_Korupsi&amp;diff=13269&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Indeks_Persepsi_Korupsi&amp;diff=13269&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T04:09:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Indeks_Persepsi_Korupsi&amp;amp;diff=13269&amp;amp;oldid=12871&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Indeks_Persepsi_Korupsi&amp;diff=12871&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28448333; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Indeks_Persepsi_Korupsi&amp;diff=12871&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T03:50:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28448333; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Semenjak tahun 1995, [[Transparency International|Transparansi Internasional]] telah menerbitkan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Indeks Persepsi Korupsi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;IPK&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) setiap tahun yang mengurutkan negara-negara di dunia berdasarkan persepsi (anggapan) publik terhadap [[korupsi]] di jabatan publik dan politis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Survei tahun 2003 mencakup 133 negara. Hasilnya menunjukan tujuh dari setiap sepuluh negara (dan sembilan dari setiap sepuluh [[negara berkembang]]) memiliki indeks 5 poin dari 10. Pada 2006 survei mencakup 163 negara. [[Indonesia]] berada pada peringkat 130 dari 163 negara tersebut dengan nilai indeks 2,4. Pada 2007 survei mencakup 180 negara. Indonesia berada pada peringkat 145 dari 180 negara tersebut dengan nilai indeks 2,3. Pada tahun 2009 survei mencakup 178 negara. Indonesia berada pada peringkat 110 dengan nilai indeks 2,8, dan pada 2010 naik menjadi peringkat 100 dari 182 negara dengan nilai indeks 3,0.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nilai dari indeks ini sedang didebatkan, karena berdasarkan survei, hasilnya tidak bisa dihindarkan dari bersifat subjektif. Karena korupsi selalu bersifat tersembunyi, maka mustahil untuk mengukur secara langsung, sehingga digunakan berbagai parameter untuk mengukur tingkat korupsi. Contohnya adalah dengan mengambil sampel survei persepsi publik melalui berbagai pertanyaan, mulai dari &amp;quot;Apakah Anda percaya pada pemerintah?&amp;quot; atau &amp;quot;Apakah korupsi masalah besar di negara Anda?&amp;quot;. Selain itu, apa yang didefinisikan atau dianggap [[legal|sah]] sebagai korupsi berbeda-beda di berbagai wilayah hukum: sumbangan politis sah di satu wilayah hukum mungkin tidak sah di wilayah lain; sesuatu yang dianggap sebagai pemberian tip biasa di satu negara bisa dianggap sebagai [[penyogokan]] di negara lain. Dengan demikian, hasil survei harus dimengerti secara khusus sebagai pengukuran persepsi (anggapan) publik, bukannya satu ukuran yang objektif terhadap korupsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Negara-negara terbersih dan terkorup di dunia ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
IPK 2021, yang diterbitkan pada Januari 2022, saat ini memeringkat 180 negara &amp;quot;dalam skala dari 100 (sangat bersih) hingga 0 (sangat korup)&amp;quot; berdasarkan situasi antara Mei 2020 dan Mei 2021. [[Denmark]], [[Finlandia]], [[Selandia Baru]], [[Norwegia]], [[Singapura]], dan [[Swedia]] dianggap sebagai negara yang paling tidak korup di dunia, secara konsisten menempati peringkat tinggi di antara [[transparansi keuangan]] internasional, berturut-turut memiliki skor 88 dan 85 dari 100, sementara negara yang paling korup di dunia adalah [[Somalia]], [[Suriah]], and [[Sudan Selatan]], berturut-turut memiliki skor 13 dan 11 dari 100 pada tahun 2021.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peringkat ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Legenda ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== 2020-2025 ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tabel Indeks Persepsi Korupsi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kritik Terhadap Index ==&lt;br /&gt;
Statistik dari tahun yang berbeda belum tentu bisa dibandingkan. ICCR sendiri menjelaskan, &amp;quot;...perubahan dari tahun ke tahun di hasil dari satu negara ditimbulkan bukan hanya dari perubahan persepsi terhadap penampilan suatu negara, tetapi juga dari perubahan sampel dan metodologi. Setiap tahun, beberapa sumber tidak diperbaharui dan harus dihilangkan dari IPK, sementara sumber baru dan tepercaya ditambahkan. Dengan berbeda-bedanya peserta dan metodologi, perubahan skor suatu negara bisa juga berhubungan dengan kenyataan bahwa pandangan-pandangan berbeda telah dikumpulkan dan pertanyaan-pertanyaan berbeda telah diberikan...(walaupun telah ada) reformasi antikorupsi...(atau) penyibakan skandal korupsi terbaru...Adalah sulit untuk memperbaiki IPK skor dalam waktu singkat, seperti dalam dua tahun. IPK adalah berdasarkan dari data selama tiga tahun terakhir (lihat narasumber di bawah). Ini berarti bahwa perubahan dalam persepsi korupsi hanya akan muncul dalam indeks selama waktu yang lebih lama.&amp;quot; Mereka pun telah membicarakan bahwa dalam waktu yang lama mereka telah bergeser dari survei publik di suatu negara ke survei para ahli, dan mereka telah meningkatkan jumlah survei para ahli dari negara-negara berkembang tentang persepsi mereka tentang korupsi di negara-negara maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Indeks Demokrasi]]&lt;br /&gt;
* [[Indeks Kebebasan Pers]]&lt;br /&gt;
* [[Indeks Negara Gagal]]&lt;br /&gt;
* [[Indeks Pembangunan Manusia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*  [http://www.icgg.org/corruption..html Internet Center for Corruption Research]&lt;br /&gt;
*  [http://www.icgg.org/corruption.cpi_2004.html Transparency International 2004 Corruption Perceptions Index]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indeks+Persepsi+Korupsi&amp;amp;oldid=28448333 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28448333 (2025-11-13T06:21:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>