<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Informasi</id>
	<title>Informasi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Informasi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Informasi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T14:51:56Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Informasi&amp;diff=323&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Informasi&amp;diff=323&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T03:05:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Informasi&amp;amp;diff=323&amp;amp;oldid=154&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Informasi&amp;diff=154&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29454575; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Informasi&amp;diff=154&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T02:22:25Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29454575; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Informasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sebuah [[Abstraksi|konsep abstrak]] yang merujuk pada sesuatu yang memiliki kekuatan [[Komunikasi|untuk memberi tahu]]. Pada tingkat yang paling mendasar, istilah ini berkaitan dengan [[Interpretasi (filsafat)|penafsiran]] (mungkin juga [[Interpretasi (logika)|secara formal]]) atas sesuatu yang dapat [[indra|diindra]] atau atas [[abstraksi]] dari hal-hal tersebut. Setiap proses alami yang tidak sepenuhnya [[acak]] serta setiap [[pola]] yang dapat diamati dalam suatu [[Media (komunikasi)|medium]] dapat dikatakan memuat sejumlah informasi. Jika [[sinyal digital]] dan berbagai bentuk [[data]] menyampaikan informasi melalui [[Tanda (semiotika)|tanda-tanda]] diskret, maka fenomena dan artefak lain seperti [[sinyal analog]], [[puisi]], [[gambar]], [[musik]] atau bunyi-bunyian lain, serta [[arus]] menyampaikan informasi dalam bentuk yang lebih kontinu. Informasi bukanlah [[pengetahuan]] itu sendiri, melainkan [[makna (filsafat)|makna]] yang dapat diperoleh dari suatu [[representasi (matematika)|representasi]] melalui proses penafsiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep &amp;#039;&amp;#039;informasi&amp;#039;&amp;#039; memiliki keterkaitan dengan berbagai gagasan lain, antara lain [[Kendala (teori informasi)|kendala]], [[komunikasi]], [[sistem kendali|pengendalian]], [[data]], [[bentuk]], [[pendidikan]], [[pengetahuan]], [[Makna (linguistik)|makna]], [[pemahaman]], [[rangsangan|rangsangan mental]], [[teori pola|pola]], [[persepsi]], [[Proposisi#Treatment in logic|proposisi]], [[representasi pengetahuan|representasi]], dan [[Entropi (teori informasi)|entropi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi sering kali diproses secara bertahap dan berulang: data yang tersedia pada satu tahap akan [[pemrosesan data|diproses]] menjadi informasi, yang kemudian ditafsirkan dan diproses kembali pada tahap berikutnya. Misalnya, dalam [[teks tertulis]], setiap [[simbol]] atau [[huruf (alfabet)|huruf]] menyampaikan informasi yang relevan dengan kata tempatnya berada; setiap kata menyampaikan informasi yang relevan dengan frasa yang dibentuknya; setiap frasa mengandung informasi yang relevan dengan kalimatnya, dan seterusnya, hingga pada tahap akhir informasi ditafsirkan dan menjadi pengetahuan dalam suatu [[domain pengetahuan|ranah tertentu]]. Dalam [[sinyal digital]], [[bit]] dapat ditafsirkan menjadi simbol, huruf, angka, atau struktur yang membawa informasi ke tingkat yang lebih tinggi. Ciri utama dari informasi adalah bahwa ia selalu tunduk pada proses penafsiran dan pemrosesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses memperoleh informasi dari suatu sinyal atau pesan dapat dipahami sebagai upaya untuk menyelesaikan [[ambiguitas]] atau [[ketidakpastian]] yang timbul selama proses penafsiran pola-pola dalam sinyal atau pesan tersebut. Informasi dapat disusun dalam bentuk [[data]]. Data yang berulang atau berlebihan dapat [[kompresi data|dikompresi]] hingga mencapai ukuran optimal, yakni batas teoretis dari kompresi tersebut. Informasi yang tersirat dalam sekumpulan data dapat diperoleh melalui analisis. Sebagai contoh, sebuah restoran mengumpulkan data dari setiap pesanan pelanggan. Data tersebut kemudian dapat dianalisis untuk menghasilkan pengetahuan yang berguna, misalnya untuk menentukan hidangan yang paling populer atau paling jarang dipesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi dapat ditransmisikan melalui waktu, lewat [[penyimpanan data]], dan melalui ruang, lewat [[komunikasi]] serta [[telekomunikasi]]. Informasi dapat diekspresikan baik sebagai isi dari sebuah [[pesan]] maupun melalui [[pengamatan]] langsung atau tidak langsung. Apa pun yang dapat [[persepsi|dipersepsi]] dapat dianggap sebagai pesan itu sendiri; dalam pengertian ini, segala informasi senantiasa disampaikan sebagai isi dari suatu pesan. Informasi dapat [[pengkodean|dikodekan]] dalam berbagai bentuk untuk [[Transmisi (telekomunikasi)|transmisi]] dan [[Interpretasi bahasa|penafsiran]]. Misalnya, informasi dapat dikodekan ke dalam [[urutan]] [[tanda (semiotika)|tanda-tanda]] atau dikirimkan melalui [[sinyal]]. Informasi juga dapat [[enkripsi|dienkripsi]] untuk disimpan atau dikomunikasikan dengan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketidakpastian suatu peristiwa diukur berdasarkan probabilitas kemungkinannya. Ketidakpastian berbanding lurus dengan logaritma negatif dari probabilitas kejadian tersebut. [[Teori informasi]] memanfaatkan prinsip ini untuk menyimpulkan bahwa peristiwa yang lebih tidak pasti memerlukan lebih banyak informasi guna mengurangi ketidakpastian itu. [[Bit]] merupakan [[satuan informasi]] yang umum digunakan, yakni satuan yang &amp;quot;mengurangi ketidakpastian sebesar separuh.&amp;quot; Satuan lain seperti [[Nat (satuan)|nat]] juga dapat digunakan. Sebagai contoh, informasi yang dikodekan dalam satu kali pelemparan koin &amp;quot;adil&amp;quot; adalah log&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;(2/1) = 1 bit, dan dalam dua kali pelemparan adalah log&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;(4/1) = 2 bit. Sebuah artikel &amp;#039;&amp;#039;[[Science (jurnal)|Science]]&amp;#039;&amp;#039; tahun 2011 memperkirakan bahwa 97% informasi yang tersimpan secara teknologi pada tahun 2007 sudah berbentuk [[bit]] digital, serta bahwa tahun 2002 menandai awal [[era digital]] dalam penyimpanan informasi (karena kapasitas penyimpanan digital untuk pertama kalinya melampaui analog).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Teori informasi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Teori informasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah kajian ilmiah mengenai [[kuantisasi (sains)|kuantisasi]], [[penyimpanan data komputer|penyimpanan]], dan [[telekomunikasi|komunikasi]] informasi. Bidang ini pertama kali diletakkan secara mendasar melalui karya [[Claude Shannon]] pada tahun 1940-an, dengan kontribusi awal dari [[Harry Nyquist]] dan [[Ralph Hartley]] pada dekade 1920-an. Teori ini berada pada perpotongan antara [[teori probabilitas]], [[statistika]], ilmu komputer, [[mekanika statistik]], [[rekayasa informasi]], dan [[teknik elektro]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukuran utama dalam teori informasi adalah [[entropi informasi|entropi]]. Entropi mengukur tingkat ketidakpastian yang terkait dengan nilai suatu [[variabel acak]] atau hasil dari suatu [[proses acak]]. Sebagai contoh, menentukan hasil dari [[lemparan koin]] yang adil (dengan dua kemungkinan yang sama besar) menghasilkan lebih sedikit informasi (entropi lebih rendah) dibandingkan dengan menentukan hasil dari [[dadu|lemparan dadu]] (dengan enam kemungkinan yang sama besar). Ukuran penting lainnya dalam teori informasi mencakup [[informasi mutual]], kapasitas kanal, [[eksponen kesalahan]], dan [[entropi relatif]]. Sub-bidang penting dalam teori ini antara lain [[pengkodean sumber]], [[teori kompleksitas algoritmik]], [[teori informasi algoritmik]], dan [[keamanan berbasis teori informasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penerapan utama teori informasi meliputi [[pengkodean sumber]] atau [[kompresi data]] (misalnya pada [[berkas ZIP]]), serta [[pengkodean kanal]] untuk [[pendeteksian dan koreksi kesalahan]] (seperti pada [[DSL]]). Dampaknya sangat penting bagi keberhasilan misi [[program Voyager|Voyager]] ke ruang angkasa jauh, penemuan [[cakram padat]], keberfungsian [[telepon seluler]], dan pengembangan [[Internet]]. Teori ini juga memiliki penerapan luas di bidang lain, termasuk [[inferensi statistik]], [[kriptografi]], [[neurobiologi]], [[persepsi]], [[linguistik]], [[evolusi]] dan fungsi dari kode molekuler ([[bioinformatika]]), [[fisika termal]], [[komputasi kuantum]], [[paradoks informasi lubang hitam|lubang hitam]], [[pencarian informasi]], [[pengumpulan intelijen]], [[deteksi plagiarisme]], [[pengenalan pola]], [[deteksi anomali]] bahkan dalam penciptaan karya seni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sebagai masukan sensorik ==&lt;br /&gt;
Sering kali, informasi dapat dipandang sebagai bentuk masukan bagi suatu [[organisme]] atau [[sistem]]. Masukan ini terbagi menjadi dua jenis. Sebagian masukan bersifat penting secara langsung bagi fungsi organisme (misalnya makanan) atau sistem ([[energi]]). Dalam bukunya &amp;#039;&amp;#039;Sensory Ecology&amp;#039;&amp;#039;, ahli biofisika [[David B. Dusenbery]] menyebut masukan jenis ini sebagai masukan kausal. Masukan lainnya (yakni informasi) penting bukan karena nilainya sendiri, melainkan karena berkaitan dengan masukan kausal dan dapat digunakan untuk [[prediksi|memperkirakan]] kemunculan masukan kausal pada waktu (atau tempat) yang berbeda. Beberapa jenis informasi penting karena asosiasinya dengan informasi lain, tetapi pada akhirnya harus selalu terkait dengan masukan kausal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam praktiknya, informasi biasanya dibawa oleh rangsangan lemah yang perlu dideteksi oleh sistem sensorik khusus dan diperkuat dengan masukan energi agar dapat berfungsi bagi organisme atau sistem tersebut. Misalnya, cahaya pada tumbuhan umumnya (meski tidak selalu) merupakan masukan kausal yang memengaruhi pertumbuhan ke arah sumber cahaya, sementara bagi hewan, cahaya berfungsi sebagai pembawa informasi. Cahaya berwarna yang dipantulkan dari bunga terlalu lemah untuk fotosintesis, tetapi sistem penglihatan lebah mampu mendeteksinya, dan sistem saraf lebah menggunakan informasi tersebut untuk menuntunnya ke bunga, tempat lebah biasanya memperoleh nektar atau serbuk sari, yakni masukan kausal yang memiliki fungsi nutrisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sebagai pengaruh yang menuntun pada transformasi ==&lt;br /&gt;
Informasi dapat dipahami sebagai setiap bentuk pola yang memengaruhi pembentukan atau transformasi pola lainnya. Dalam pengertian ini, keberadaan pikiran sadar tidaklah diperlukan untuk mengenali, apalagi menghargai, pola tersebut. Sebagai contoh, [[DNA]] memiliki urutan [[nukleotida]] yang merupakan pola yang mengatur pembentukan dan perkembangan [[organisme]] tanpa memerlukan kesadaran. Namun, ketika manusia secara sadar mendefinisikan pola semacam itu (misalnya nukleotida) proses tersebut secara alami melibatkan pemrosesan informasi secara sadar. Meski demikian, keberadaan [[organisme uniseluler]] dan [[organisme multiseluler]] dengan [[biokimia]] yang kompleks (yang memungkinkan terbentuknya [[enzim]] dan polinukleotida yang saling berinteraksi menjaga keteraturan biologis serta berperan dalam perkembangan organisme) telah mendahului munculnya kesadaran manusia dan budaya ilmiah selama jutaan tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Teori sistem]] kadang menggunakan istilah &amp;quot;informasi&amp;quot; dalam pengertian ini, dengan asumsi bahwa informasi tidak selalu melibatkan kesadaran, dan pola-pola yang beredar dalam sistem melalui [[umpan balik]] dapat dianggap sebagai informasi. Dengan kata lain, informasi dalam konteks ini merupakan sesuatu yang berpotensi dipersepsikan sebagai representasi, meski tidak diciptakan dengan tujuan demikian. Sebagai contoh, [[Gregory Bateson]] mendefinisikan &amp;quot;informasi&amp;quot; sebagai &amp;quot;perbedaan yang menimbulkan perbedaan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, bila pengaruh tersebut diartikan sebagai hasil persepsi dan penafsiran oleh pikiran sadar, maka [[konteks (linguistik)|konteks]] tertentu yang melekat pada penafsiran itu dapat mengubah informasi menjadi [[pengetahuan]]. Definisi yang kompleks atas &amp;quot;informasi&amp;quot; dan &amp;quot;pengetahuan&amp;quot; sering kali menyulitkan analisis semantik dan logisnya, tetapi kondisi &amp;quot;transformasi&amp;quot; tetap menjadi aspek penting dalam studi hubungan antara informasi dan pengetahuan, terutama dalam bidang [[manajemen pengetahuan]]. Dalam praktik ini, berbagai alat dan proses digunakan untuk membantu seorang [[pekerja pengetahuan]] dalam melakukan penelitian dan pengambilan keputusan, mencakup langkah-langkah seperti:&lt;br /&gt;
* Meninjau informasi untuk menurunkan nilai dan makna yang efektif&lt;br /&gt;
* Merujuk pada [[metadata]] bila tersedia&lt;br /&gt;
* Menetapkan [[Relevansi|konteks relevan]], sering kali di antara berbagai kemungkinan konteks&lt;br /&gt;
* Menurunkan pengetahuan baru dari informasi yang ada&lt;br /&gt;
* Mengambil keputusan atau membuat rekomendasi berdasarkan pengetahuan yang dihasilkan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Stewart (2001) berpendapat bahwa transformasi informasi menjadi pengetahuan adalah inti dari penciptaan nilai dan [[keunggulan kompetitif]] bagi organisasi modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kerangka biologis, Mizraji mendeskripsikan informasi sebagai entitas yang muncul dari interaksi antara pola dengan sistem reseptor (misalnya reseptor molekuler atau saraf yang berinteraksi dengan pola tertentu). Ia juga memperkenalkan gagasan tentang &amp;quot;katalis informasi&amp;quot;, yaitu struktur tempat informasi yang muncul mendorong transisi dari pengenalan pola menuju tindakan yang berorientasi pada tujuan, seperti transformasi substrat menjadi produk oleh enzim, atau resepsi auditori kata-kata yang diikuti oleh respons verbal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Kamus Istilah Informasi Denmark&amp;#039;&amp;#039; menyatakan bahwa informasi hanya menyediakan jawaban bagi pertanyaan yang diajukan. Apakah jawaban itu menghasilkan pengetahuan bergantung pada pihak yang menerima informasi. Maka, definisi umum dari konsep ini dapat dirumuskan sebagai: &amp;quot;Informasi = jawaban atas suatu pertanyaan tertentu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika [[Marshall McLuhan]] berbicara tentang [[media (komunikasi)|media]] dan dampaknya terhadap kebudayaan manusia, ia merujuk pada struktur [[artefak budaya]] yang membentuk perilaku serta cara berpikir kita. Dalam pengertian ini, [[feromon]] juga kerap disebut sebagai bentuk &amp;quot;informasi&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Ketepatan dan presisi]]&lt;br /&gt;
* [[Sistem adaptif kompleks]]&lt;br /&gt;
* [[Sistem kompleks]]&lt;br /&gt;
* [[Penyimpanan data]]&lt;br /&gt;
* [[Engram (neuropsikologi)|Engram]]&lt;br /&gt;
* [[Infrastruktur Informasi Bebas]]&lt;br /&gt;
* [[Kebebasan informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Informatika]]&lt;br /&gt;
* [[Teknologi informasi dan komunikasi]]&lt;br /&gt;
* [[Arsitektur informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Pialang informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Kontinuum informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Ekologi informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Rekayasa informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Geometri informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Ketimpangan informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Infrastruktur informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Manajemen informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Metabolisme informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Kelebihan informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Kualitas informasi]] (InfoQ)&lt;br /&gt;
* [[Ilmu informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Sensitivitas informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Teknologi informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Teori informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Perang informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Infosfer]]&lt;br /&gt;
* [[Biaya informasi leksikografis]]&lt;br /&gt;
* [[Ilmu perpustakaan]]&lt;br /&gt;
* [[Meme]]&lt;br /&gt;
* [[Filsafat informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Informasi kuantum]]&lt;br /&gt;
* [[Karakteristik pengoperasian penerima]]&lt;br /&gt;
* [[Satisficing]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Bacaan lanjutan==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* Machlup, F. and U. Mansfield, &amp;#039;&amp;#039;The Study of information : interdisciplinary messages&amp;#039;&amp;#039;. 1983, New York: Wiley. xxii, 743 p.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://plato.stanford.edu/entries/information-semantic/ Semantic Conceptions of Information] Review by [[Luciano Floridi]] for the [[Stanford Encyclopedia of Philosophy]]&lt;br /&gt;
* [http://pespmc1.vub.ac.be/ASC/NEGENTROPY.html Principia Cybernetica entry on negentropy]&lt;br /&gt;
* [http://www2.sims.berkeley.edu/research/projects/how-much-info-2003/index.htm How Much Information? 2003]  an attempt to estimate how much new information is created each year (study was produced by faculty and students at the [[UC Berkeley School of Information|School of Information Management and Systems]] at the [[University of California at Berkeley]])&lt;br /&gt;
*  [http://www.informationsordbogen.dk Informationsordbogen.dk] The Danish Dictionary of Information Terms / Informationsordbogen&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artikel ini diadaptasi dalam mode teks dari&lt;br /&gt;
[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Informasi&amp;amp;oldid=29454575 Wikipedia bahasa Indonesia],&lt;br /&gt;
revisi 29454575 (2026-07-13T21:50:17Z).&lt;br /&gt;
Gambar, media, infobox, templat navigasi, dan kategori sumber&lt;br /&gt;
tidak diimpor ke Wiki Unissula.&lt;br /&gt;
Atribusi dan lisensi mengikuti ketentuan Creative Commons&lt;br /&gt;
Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA) pada sumber Wikipedia.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>