<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Interferon</id>
	<title>Interferon - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Interferon"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Interferon&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T14:54:09Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Interferon&amp;diff=29870&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28748425; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Interferon&amp;diff=29870&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T13:36:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28748425; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Interferon&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[hormon]] berbentuk [[sitokin]] berupa [[protein]] berjenis [[glikoprotein]] yang di[[sekresi]] oleh [[sel]] [[vertebrata]] karena akibat rangsangan biologis, seperti [[virus]], [[bakteri]], [[protozoa]], [[mycoplasma]], [[mitogen]], dan senyawa lainnya. Sejarah penemuan interferon dimulai pada tahun 1954 ketika Nagano dan Kojima menemukannya pada virus di [[kelinci]]. Tiga tahun kemudian Isaacs dan Lindenmann berhasil mengisolasi molekul yang serupa dari sel ayam dan molekul tersebut disebut interferon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis ==&lt;br /&gt;
Terdapat tiga kelas interferon yaitu, alfa, beta, dan gamma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[interferon alfa|Interferon-α]] dihasilkan oleh [[leukosit]] dan berperan sebagai molekul [[anti-viral]]. Penggunaan interferon-α untuk perawatan penderita [[hepatitis B]] dan [[hepatitis C]] dapat menginduksi [[hipotiroidisme]] atau [[hipertiroidisme]], [[tiroiditis]] maupun disfungsi [[kelenjar tiroid]]. IFN-α memiliki efek anti-proliferatif dan anti-[[fibrosis]] pada [[sel mesenkimal]].&lt;br /&gt;
* Interferon-β dihasilkan oleh [[fibroblas]] dan dapat bekerja pada hampir semua sel di dalam tubuh manusia.&lt;br /&gt;
* Interferon-γ dihasilkan oleh [[limfosit]] [[sel T pembantu]] dan hanya bekerja pada sel-sel tertentu, seperti [[makrofaga]], sel [[endotelial]], [[fibroblas]], [[sel T CD8|sel T sitotoksik]], dan [[sel B|limfosit B]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi ==&lt;br /&gt;
Interferon, terutama alfa dan beta memiliki peranan penting dalam pertahanan terhadap infeksi virus. Senyawa interferon adalah bagian dari sistem imun non-spesifik dan senyawa tersebut akan terinduksi pada tahap awal infeksi virus, sebelum sistem imun spesifik merespon infeksi tersebut. Pada saat rangsangan atau stimulus biologis terjadi, sel yang memproduksi interferon akan mengeluarkannya ke lingkungan sehingga interferon dapat berikatan dengan [[reseptor (biokimia)|reseptor]] sel target dan menginduksi transkripsi dari 20-30 gen pada sel target. Hal ini menghasilkan keadaaan [[anti-virus]] pada sel target. Aktivasi protein interferon terkadang dapat menimbulkan kematian sel yang dapat mencegah infeksi lebih lanjut pada sel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Terapi Interferon ==&lt;br /&gt;
Interferon-α dan -β telah digunakan untuk penyembuhan berbagai infeksi virus, salah satunya adalah beberapa [[hepatitis C]] dan [[hepatitis B|B]] tertentu yang bersifat kronis serta akut dapat menggunakan interferon-α. Sementara itu, interferon-γ yang berperan dalam aktivasi [[makrofag]], digunakan dalam penyembuhan kusta lepromatosa, [[toksoplasmosis]], dan leisymaniasis. Efek anti-proliferasi yang dimiliki interferon juga menyebabkan senyawa ini dapat digunakan untuk mengatasi [[tumor]] seperti melanoma dan [[Sarkoma Kaposi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan interferon pengobatan memang dibatasi karena adanya efek samping berupa [[demam]], malaise, kelelahan, dan nyeri otot. Selain itu, interferon juga bersifat toksik atau beracun terhadap [[hati]], [[ginjal]], [[sumsum tulang]], dan [[jantung]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Interferon&amp;amp;oldid=28748425 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28748425 (2025-12-28T00:29:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>