<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Iproniazid</id>
	<title>Iproniazid - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Iproniazid"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Iproniazid&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:31:27Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Iproniazid&amp;diff=29311&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28744179; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Iproniazid&amp;diff=29311&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T08:25:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28744179; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Iproniazid&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[penghambat oksidase monoamina]] (MAOI) non-selektif dan ireversibel dari kelas [[antidepresan hidrazina|hidrazina]]. Obat ini adalah xenobiotika yang awalnya dirancang untuk mengobati [[tuberkulosis]], tetapi kemudian paling banyak digunakan sebagai obat [[antidepresan]]. Namun, obat ini ditarik dari pasaran karena efek [[hepatotoksisitas]]nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Iproniazid awalnya dikembangkan untuk pengobatan tuberkulosis, tetapi pada tahun 1952, sifat antidepresan senyawa ini ditemukan ketika para peneliti memperhatikan bahwa pasien menjadi sangat bahagia ketika diberi [[isoniazid]], antibiotik terkait. Selanjutnya, penambahan rantai isopropil pada isoniazid menyebabkan pengembangannya sebagai antidepresan dan disetujui untuk digunakan pada tahun 1958. Obat ini ditarik di sebagian besar dunia beberapa tahun kemudian pada tahun 1961 karena insiden [[hepatitis]] yang tinggi, dan digantikan oleh obat-obatan yang kurang hepatotoksik seperti [[fenelzin]] dan [[isokarboksazid]]. Kanada secara mengejutkan menarik iproniazid pada Juli 1964 karena interaksi dengan produk makanan yang mengandung [[tiramin]]. Meskipun demikian, iproniazid memiliki nilai historis karena membantu menetapkan hubungan antara [[gangguan jiwa|gangguan kejiwaan]] dan [[metabolisme]] [[neurotransmiter]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun iproniazid adalah salah satu antidepresan pertama yang pernah dipasarkan, [[dekstroamfetamin]] mendahuluinya; dan herbal seperti &amp;#039;&amp;#039;[[Cannabis]]&amp;#039;&amp;#039; dan [[kemenyan arab]] telah digunakan secara tradisional selama ribuan tahun untuk, antara lain mengubah suasana hati, meskipun baru pada tahun 2012 salah satu komponen asap kemenyan arab ditemukan memiliki efek antidepresan pada tikus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Struktur dan reaktivitas==&lt;br /&gt;
Struktur iproniazid secara kimiawi, baik dalam struktur maupun reaktivitas, mirip dengan isoniazid. Iproniazid adalah hidrazina tersubstitusi yang bagian isopropil hidrazinanya penting untuk penghambatan aktivitas oksidase monoamina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sintesis==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa rute untuk mensintesis iproniazid. Prekursor yang paling umum adalah metil isonikotinat yang membentuk isonikotinohidrazida ketika bereaksi dengan [[hidrazina]]. Isonikotinohidrazida dapat diubah menjadi iproniazid melalui berbagai jalur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu jalur sintesis melibatkan AcMe yang menghasilkan pembentukan N&amp;#039;-(propan-2-ilidena)isonikotinohidrazida. Selanjutnya, ikatan C=N di[[hidrogenasi]] secara selektif dengan adanya katalis [[platina]] dan dengan air, alkohol, atau [[asam asetat]] sebagai pelarut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada jalur lain, isonikotinohidrazida bereaksi dengan 2-bromopropana atau 2-kloropropana dalam reaksi adisi N-isopropil ke gugus hidrazina. Hal ini secara langsung menyebabkan terbentuknya iproniazid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Reaksi dan mekanisme kerja==&lt;br /&gt;
Iproniazid menghambat aktivitas oksidase monoamina (MAO) baik secara langsung maupun melalui pembentukan [[metabolit aktif]]nya, yakni isopropilhidrazina. Pembentukan isopropilhidrazina dari iproniazid telah diamati tanpa adanya MAO. Baik iproniazid maupun isopropilhidrazina bereaksi di dekat situs aktif MAO. Reaksi ini merupakan reaksi orde pertama progresif dengan [[energi aktivasi]] yang tinggi. Dengan adanya oksigen, reaksi ini bersifat ireversibel, karena terjadi dehidrogenasi iproniazid di situs aktif enzim. [[Dehidrogenasi]] ini menyerupai langkah pertama oksidasi [[amina]]. Setelah dehidrogenasi, iproniazid selanjutnya bereaksi dengan enzim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghambatan MAO oleh iproniazid bersifat kompetitif dan sensitif terhadap perubahan pH dan suhu, mirip dengan oksidasi substrat monoamina. Penghambatan tidak dapat dibalikkan dengan penambahan [[substrat]]. Iproniazid mampu menggantikan penghambat non-hidrazina, tetapi tidak terhadap penghambat hidrazina lainnya dari situs aktif [[enzim]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk meningkatkan penghambatan oksidase monoamina, [[sianida]] dapat digunakan. Namun, reaksi tetap bergantung pada oksigen. Penghambatan MAO dapat dikurangi dengan penambahan [[glutation]], yang menunjukkan konjugasi non-enzimatik iproniazid atau isopropilhidrazina dengan glutation.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Metabolisme dan toksisitas==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iproniazid dimetabolisme dalam tubuh. Iproniazid diubah menjadi isopropil hidrazina dan asam isonikotinat dalam reaksi [[hidrolisis]] awal. Isopropil hidrazina dapat dilepaskan ke dalam darah atau dapat diaktifkan secara metabolik oleh enzim [[sitokrom P450|CYP450]] mikrosomal. Oksidasi isopropil hidrazin ini merupakan reaksi toksifikasi yang pada akhirnya dapat menyebabkan pembentukan agen peng[[alkilasi]]: radikal isopropil. Nekrosis hati ditemukan pada tikus dengan dosis serendah 10 mg/kg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Radikal Isopropil===&lt;br /&gt;
Kehadiran radikal isopropil ditunjukkan oleh produk metabolisme iproniazid lainnya yang diamati: gas propana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agen pengalkilasi memiliki kemampuan untuk mengikat gugus kimia seperti gugus amino, [[fosfat]], hidroksil, [[imidazol]], dan [[tiol|sulfhidril]]. Radikal isopropil yang terbentuk mampu membentuk konjugat S-isopropil secara &amp;#039;&amp;#039;[[in vitro]]&amp;#039;&amp;#039;. Hal ini mengurangi [[ikatan kovalen]] dengan [[protein]] lain, namun hanya diamati secara &amp;#039;&amp;#039;in vitro&amp;#039;&amp;#039;. Secara &amp;#039;&amp;#039;[[in vivo]]&amp;#039;&amp;#039;, dosis hepatotoksik isopropil hidrazin selaku prekursor radikal isopropil, tidak mengurangi senyawa yang mengandung gugus sulfhidril.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Nekrosis Hati===&lt;br /&gt;
Radikal isopropil yang terbentuk sebagai akibat metabolisme iproniazid, mampu mengikat secara kovalen protein dan [[makromolekul]] lain di hati. Interaksi ini adalah penyebab hepatotoksisitas iproniazid. Ikatan kovalen mengakibatkan nekrosis hati dengan kemungkinan mengubah fungsi protein yang menyebabkan stres [[organel]] dan toksisitas akut. Namun, mekanisme pasti bagaimana ikatan turunan iproniazid dengan protein hati dapat menyebabkan nekrosis hati masih belum jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enzim sitokrom P450 hadir dalam konsentrasi tertinggi di hati, menyebabkan sebagian besar agen pengalkilasi diproduksi di hati. Ini menjelaskan mengapa hati sebagian besar rusak oleh ikatan kovalen agen pengalkilasi seperti radikal isopropil. Model tikus dan model hewan lainnya telah menunjukkan bahwa enzim sitokrom P450 mengubah isopropil hidrazina menjadi senyawa pengalkilasi yang menyebabkan nekrosis hati. Induser kelas enzim sitokrom P450 mikrosomal hati yakni [[fenobarbital]], sangat meningkatkan kemungkinan nekrosis. Sebaliknya, senyawa [[kobalt(II) klorida]], [[piperonil butoksida]], dan [[alfa-naftilisotiosianat]] menghambat enzim mikrosomal yang mengakibatkan penurunan kemungkinan nekrosis akibat isopropil hidrazina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Metabolisme ke bentuk lain===&lt;br /&gt;
Iproniazid juga dapat dimetabolisme melalui O-dealkilasi dari iproniazid menjadi [[aseton]] dan isoniazid. Isoniazid dapat mengalami metabolisme lebih lanjut melalui berbagai jalur metabolisme, yang salah satunya akhirnya menghasilkan agen pengalkilasi juga. Jalur metabolisme yang meracuni ini termasuk N-[[asetilasi]]. Reaksi yang melibatkan asetilasi dipengaruhi oleh variasi genetik, yakni fenotipe asetilator. Respons toksikologi terhadap isoniazid (dan dengan demikian iproniazid) oleh karena itu dapat dipengaruhi oleh perbedaan antar individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aseton juga dapat diproduksi melalui jalur alternatif sebagai metabolit isopropil hidrazina. Pada akhirnya diubah menjadi CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; dan dihembuskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Asam isonikotinat===&lt;br /&gt;
Asam isonikotinat, yang terbentuk selama hidrolisis iproniazid, digambarkan sebagai senyawa yang cukup toksik dan [[alergen]] dengan efek kumulatif. Asam isonikotinat selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi [[glisina]] atau konjugasi [[asam glukuronat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Efek toksik lainnya===&lt;br /&gt;
Iproniazid juga dapat berinteraksi dengan produk makanan yang mengandung [[tirosin]] yang dapat menimbulkan efek toksik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Ekskresi==&lt;br /&gt;
[[Ekskresi]] dapat terjadi melalui berbagai jalur: melalui paru-paru, urine, empedu, dan terkadang melalui kulit atau ASI. Iproniazid memiliki berat molekul 179,219 g/mol; yang jauh di bawah 500 g/mol; dan bersifat [[hidrofilik]] (misalnya karena gugus N-H dalam molekul). Kedua sifat ini bersama-sama menunjukkan bahwa iproniazid kemungkinan akan diekskresikan dalam urin melalui ginjal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iproniazid juga dapat dimetabolisme dan diekskresikan setelahnya dalam bentuk salah satu metabolitnya yang dapat ditemukan pada gambar di atas. Isoniazid bersifat hidrofilik dan memiliki berat molekul 137,139 g/mol. Oleh karena itu, isoniazid diperkirakan akan diekskresikan melalui urine, jika tidak dimetabolisme lebih lanjut dalam tubuh. Hal yang sama berlaku untuk asam isonikotinat dan isonikotinoil glisina. [[Karbon dioksida]] dan [[propana]] adalah gas yang diduga dikeluarkan dari tubuh melalui pernapasan via paru-paru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Indikasi==&lt;br /&gt;
Iproniazid awalnya diproduksi sebagai obat anti-tuberkulosis, tetapi ternyata lebih efektif sebagai antidepresan. Ketika ditemukan bahwa iproniazid bersifat hepatotoksik, maka digantikan oleh xenobiotika medis yang kurang berbahaya bagi hati. Contoh obat antidepresan yang saat ini digunakan sebagai pengganti iproniazid adalah isokarboksazid, fenelzin, dan [[tranilsipromin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan obat yang lebih efektif untuk pengobatan tuberkulosis adalah isoniazid, [[pirazinamida]], [[etambutol]], dan [[rifampisin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efikasi dan efek samping==&lt;br /&gt;
===Efektivitas===&lt;br /&gt;
Iproniazid dirancang untuk mengobati tuberkulosis, tetapi efek positifnya yang paling signifikan adalah sifatnya yang dapat meningkatkan suasana hati. Oleh karena itu, obat ini digunakan sebagai obat antidepresan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Efek Samping===&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling signifikan dari penggunaan iproniazid adalah hepatotoksisitas yang disebabkan oleh [[metabolit]]nya. Selain itu, penggunaan iproniazid mengakibatkan beberapa efek samping seperti [[pusing]] saat berbaring, mengantuk, [[sakit kepala]], [[ataksia]], mati rasa pada kaki dan tangan, dan [[fasikulasi|kedutan otot]]. Namun, efek samping ini menghilang setelah sekitar 10 minggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek pada manusia dan hewan==&lt;br /&gt;
Model hewan tikus telah digunakan untuk menyelidiki mekanisme biokimia hepatotoksik iproniazid. Metabolit iproniazid (isopropil hidrazina) ditemukan sebagai hepatotoksin poten pada tikus. [[Nekrosis]] hati ditemukan pada tikus dengan dosis serendah 10 mg/kg. Diprediksi dengan admetSAR bahwa iproniazid memiliki LD50 sebesar 2,6600 mol/kg pada tikus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Letalitas===&lt;br /&gt;
Lihat tabel untuk nilai LD50, TDLo, dan LDLo yang ditentukan secara eksperimental dari berbagai organisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iproniazid&amp;amp;oldid=28744179 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28744179 (2025-12-26T23:01:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>