<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Jejak_satwa</id>
	<title>Jejak satwa - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Jejak_satwa"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Jejak_satwa&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T19:02:29Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Jejak_satwa&amp;diff=30646&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24776881; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Jejak_satwa&amp;diff=30646&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T22:31:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24776881; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Jejak satwa&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah jejak yang ditinggalkan di [[tanah]], [[lumpur]], atau [[salju]], atau di permukaan tanah lainnya, oleh hewan yang berjalan melintasinya. Jejak satwa ini digunakan oleh [[pemburu]] dalam melacak hewan buruannya dan oleh pecinta alam ([[naturalis]]) untuk mengidentifikasi hewan yang hidup di area tertentu.  Jejak satwa umumnya ditinggalkan oleh telapak kaki hewan, yang biasanya memiliki pola khas sehingga dapat dikenali hewan yang menerbitkannya.  Akan tetapi jejak satwa dapat pula dihasilkan oleh bagian tubuh yang lain, misalnya ekor, yang bersentuhan dengan tanah secara berulang semasa berjalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buku pengenalan jejak biasanya digunakan untuk mengidentifikasi jejak hewan, yang bisa saja terlihat berbeda menurut berat hewannya dan jenis substrat tempat jejak tersebut dibuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jejak kaki ini dapat menjadi [[fosil]] setelah lewat jutaan tahun.  Oleh sebab itu kita dapat melihat jejak fosil [[dinosaurus]] pada beberapa jenis formasi batuan.  Fosil jenis ini disebut [[fosil jejak]] karena merupakan jejak hewan, bukan hewan itu sendiri, yang tertinggal dan memfosil.  Dalam [[paleontologi]], jejak-jejak ini acap kali terawetkan karena terisi oleh batuan pasir, yang dalam jangka jutaan tahun membentuk semacam cetakan alami dari jejak tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Galeri==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://www.naturetracking.com NatureTracking.com Animal Tracks Website]&lt;br /&gt;
* [http://www.bear-tracker.com Bear-Tracker Animal Tracks Website]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jejak+satwa&amp;amp;oldid=24776881 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24776881 (2023-11-14T08:11:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>