<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Karbimazol</id>
	<title>Karbimazol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Karbimazol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Karbimazol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T20:34:04Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Karbimazol&amp;diff=36345&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26774660; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Karbimazol&amp;diff=36345&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:41:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26774660; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Karbimazol&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adala obat yang digunakan untuk mengobati [[hipertiroidisme]]. Karbimazol merupakan [[bakal obat]] karena setelah diserap obat ini diubah menjadi bentuk aktifnya, yakni metimazol. Metimazol mencegah enzim [[tiroid peroksidase]] dari iodinasi dan penggabungan residu [[tirosina]] pada [[tiroglobulin]], sehingga mengurangi produksi hormon tiroid [[Triiodotironina|T&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;]] dan T&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; (tiroksin). Obat ini tercantum dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan dalam medis==&lt;br /&gt;
Terapi medis untuk hipertiroidisme biasanya melibatkan titrasi dosis karbimazol hingga pasien menjadi eutiroid atau mempertahankan dosis karbimazol yang tinggi untuk menekan produksi tiroid endogen, dan kemudian mengganti hormon tiroid dengan [[levotiroksin]] (&amp;quot;blokir dan ganti&amp;quot;). Pengobatan biasanya diberikan selama 18–24 bulan diikuti dengan penghentian percobaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Timbulnya efek antitiroid cepat, tetapi timbulnya efek klinis pada kadar hormon tiroid dalam darah jauh lebih lambat. Hal ini karena simpanan besar T&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; dan T&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; yang telah terbentuk sebelumnya di kelenjar tiroid dan terikat pada globulin pengikat tiroid (terikat 99%) harus habis sebelum efek klinis yang bermanfaat terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Meskipun [[ruam]] dan [[gatal|pruritus]] umum terjadi, kondisi ini sering kali dapat diobati dengan [[antihistamin]] tanpa menghentikan karbimazol. Bagi pasien yang reaksi sensitivitasnya tidak dapat dikontrol, [[propiltiourasil]] dapat digunakan sebagai alternatif; sensitivitas silang antara obat-obatan ini jarang terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling serius dan jarang terjadi adalah supresi sumsum tulang yang menyebabkan [[neutropenia]] dan [[agranulositosis]]. Kondisi ini dapat terjadi pada tahap mana pun selama perawatan dan tanpa peringatan; pemantauan jumlah sel darah putih tidak berguna. Pasien disarankan untuk segera melaporkan gejala infeksi seperti [[faringitis|sakit tenggorokan]] atau [[demam]], sehingga tes [[hitung darah lengkap]] dapat dilakukan. Jika hal ini mengonfirmasi jumlah neutrofil yang rendah, penghentian obat akan menyebabkan pemulihan. Namun, kegagalan melaporkan gejala yang menunjukkan atau keterlambatan dalam mempertimbangkan kemungkinan imunosupresi dan pengujiannya, dapat menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Tindakan pencegahan===&lt;br /&gt;
Beberapa orang alergi terhadap [[azola]]. Beberapa obat azola memiliki efek samping yang merugikan. Beberapa obat golongan azola dapat mengganggu produksi [[estrogen]] selama [[kehamilan]], yang memengaruhi hasil kehamilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karbimazol harus digunakan dengan hati-hati selama kehamilan karena obat ini melewati [[plasenta]]. Obat ini jarang dikaitkan dengan cacat bawaan, termasuk aplasia kutis pada neonatus, tetapi tidak dikontraindikasikan. Namun, obat ini dapat menyebabkan [[hipotiroidisme]] janin sehingga dalam dosis minimal dapat digunakan untuk mengendalikan [[hipertiroidisme]] ibu. Ada beberapa kasus gondok dan atresia koana yang dilaporkan pada janin. Selain itu menyusui dimungkinkan, tetapi hanya jika dosis efektif terendah digunakan dan perkembangan neonatus dipantau secara ketat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena alasan di atas, lebih baik menggunakan PTU selama kehamilan, terutama pada trimester pertama, dengan kemungkinan beralih ke karbimazol untuk trimester kedua dan ketiga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Merek==&lt;br /&gt;
*Neo-mercazole&lt;br /&gt;
*Vidalta&lt;br /&gt;
*Thyrocab&lt;br /&gt;
*Neomerdin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karbimazol&amp;amp;oldid=26774660 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26774660 (2025-01-10T03:51:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>