<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kawasan_Sunda</id>
	<title>Kawasan Sunda - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kawasan_Sunda"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kawasan_Sunda&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T18:51:50Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kawasan_Sunda&amp;diff=31511&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28901828; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kawasan_Sunda&amp;diff=31511&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:41:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28901828; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kawasan Sunda&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu wilayah [[biogeografi]]s di [[Asia Tenggara]] yang juga mengacu kepada sebuah daratan yang lebih luas yang pernah ada selama [[Pleistosen|2,6 juta tahun]] ketika permukaan air laut lebih rendah. Wilayahnya mencakup Asia Tenggara di daratan seperti [[Semenanjung Malaka]], [[Sumatra]], [[Jawa]], [[Kalimantan]] dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etimologi ==&lt;br /&gt;
Nama Kawasan Sunda (dalam [[bahasa Belanda]]: &amp;#039;&amp;#039;Soendaland&amp;#039;&amp;#039;) merupakan istilah yang diciptakan pada tahun [[1919]] oleh [[w:en:Gustaaf Adolf Frederik Molengraaff|Gustaaf Adolf Frederik Molengraaff]], seorang ahli [[geologi]] dari [[Hindia Belanda]]. Pada tahun [[1921]] Gustaaf Molengraaff, dalam penelitiannya mengemukakan bahwa kedalaman laut yang hampir seragam dari paparan ini menunjukkan terdapat peneplain atau dataran yang dibentuk oleh [[erosi]] berkepanjangan yang merupakan hasil dari peristiwa banjir besar saat lapisan es mencair, dengan setiap peristiwa banjir yang berturut-turut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama &amp;#039;&amp;#039;Soendaland&amp;#039;&amp;#039; muncul kembali dalam [[historiografi]] biogeografis yang merujuk ke daratan Asia Tenggara dengan istilah yang sama dan digunakan kembali oleh [[Reinout Willem van Bemmelen]] pada tahun [[1949]] dalam bukunya yang berjudul &amp;#039;&amp;#039;Geography of Indonesia&amp;#039;&amp;#039;. Peta Kawasan Sunda yang dijelaskan oleh Molengraaff juga dipetakan kembali oleh Tjia pada tahun [[1980]] dan dijelaskan secara lengkap oleh Emmel dan Curray pada tahun [[1982]] dengan lebih terperinci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Demografi ==&lt;br /&gt;
Sejarah mengenai Kawasan Sunda hingga sekarang masih belum sepenuhnya bisa dijelaskan. Penelitian awal menunjukkan bahwa penduduk kawasan Sunda secara genetis memiliki kesamaan dengan penduduk asli [[Asia Tenggara]], terutama yang tinggal di wilayah kepulauan. Secara bahasa mereka juga sebagai bagian dari [[rumpun bahasa Austronesia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat kajian linguistik yang menunjukkan suatu arus migrasi dengan istilah teori &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;Out of Sundaland&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;. Teori ini diusulkan oleh Stephen Oppenheimer, ahli genetika lulusan [[Balliol College, Oxford]]. Ia tergolong sebagai tokoh kontroversial dalam studi sejarah manusia. Ia berpendapat bahwa Kawasan Sunda (&amp;#039;&amp;#039;Sundaland&amp;#039;&amp;#039;) sebagai benua cikal bakal migrasi manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oppenheimer beranggapan bahwa orang-orang [[Asia Tenggara]] adalah leluhur bagi orang [[Asia]]. Pada [[1999]], ia menerbitkan buku yang berjudul &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;Eden in the East: The Drowned Continent of Southeast Asia&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;. Ia melakukan pendekatan multidisiplin dalam mengembangkan teorinya. Salah satunya ia menggunakan pendekatan mitologi, cerita banjir besar yang melegenda kemudian tersaji dalam cerita legenda dan [[mitos]] di tengah masyarakat secara beragam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun kesimpulan Oppenheimer masih sebatas teori yang tidak terbukti dan mendapat tentangan dari teori &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;Out of Taiwan&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;. Lembaga biologi molekuler Eijkman Institute yang melakukan penelitian tentang mtDNA dan kromosom Y dengan teori &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;Out of Taiwan&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;. Hasilnya, leluhur orang Asia Tenggara berasal dari Asia Timur. Semakin ke wilayah timur, jejak mtDNA Taiwan semakin menipis karena percampuran dengan orang [[Melanesia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eijkman mengungkapkan bahwa usulan teori &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;Out of Sundaland&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039; secara arkeologis tidak terbukti. Teori tersebut tidak dapat menjelaskan bagaimana cara dan sebab manusia bermigrasi. Sedangkan data mtDNA, studi linguistik dan beberapa bukti arkeologi menjadi dasar teori &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;Out of Taiwan&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;. Mereka meneliti data genom dari 31 populasi yang tinggal di [[Indonesia]] dan 25 populasi di berbagai negara [[Asia]]. Studi ini lebih komprehensif yang mempertimbangkan data arkeologi dan menggunakan pendataan statistik perkawinan campur yang terjadi di Asia dan relasi lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ukuran ==&lt;br /&gt;
Wilayah Kawasan Sunda meliputi [[Paparan Sunda]], sebuah perpanjangan landas kontinen Asia Tenggara yang stabil secara tektonik dan pernah ada selama [[periode glasial]] 2 juta tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukuran Paparan Sunda diperkirakan sama dengan 120&amp;amp;nbsp;meter [[Batimetri|isobath]]. Selain [[Semenanjung Malaka]] dan pulau-pulau di [[Sumatra]], [[Jawa]], dan [[Kalimantan]], termasuk [[Laut Jawa]], [[Teluk Thailand]], dan bagian-bagian [[Laut Tiongkok Selatan]]. Secara total, luas wilayah Kawasan Sunda sekitar 1.800.000 &amp;amp;nbsp;km&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;, Luas dari Kawasan Sunda hampir sama dengan luas negara [[Indonesia]]. Luas daratan terbuka di Kawasan Sunda telah berfluktuasi selama 2 juta tahun terakhir; luas daratan modern sekitar setengah dari luas maksimumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Batas barat dan selatan Kawasan Sunda ditandai dengan jelas oleh perairan yang lebih dalam dari [[Samudra Hindia]]. Batas timur Kawasan Sunda adalah [[Garis Wallace]], yang diidentifikasi oleh [[Alfred Russel Wallace]] sebagai batas timur jangkauan fauna [[mamalia]] daratan Asia, yang juga menjadi batas zona ekologi [[Indomalaya]] dan [[Australasia]]. Pulau-pulau di sebelah timur garis Wallace dikenal sebagai [[Wallacea]], wilayah biogeografis terpisah yang dianggap bagian dari Australasia. Garis Wallace sesuai dengan kanal air dalam yang belum pernah dilalui oleh jembatan darat manapun. Batas utara Kawasan Sunda lebih sulit ditentukan dalam istilah [[batimetri]]s; suatu peralihan [[fitogeografi]]s pada sekitar 9ºLU dianggap sebagai batas utaranya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar Kawasan Sunda baru-baru saja terbentuk selama [[periode glasial terakhir]] dari sekitar 110.000 sampai 12.000 tahun yang lalu. Saat permukaan laut menurun 30-40 meter atau lebih, jembatan darat menghubungkan pulau-pulau Kalimantan, Jawa, dan Sumatra ke Semenanjung Malaya dan daratan [[Asia]]. Karena permukaan laut baru lebih rendah 30 meter (atau lebih) sepanjang 800.000 tahun terakhir, keadaan Kalimantan, Jawa, dan Sumatra sebagai sebuah pulau merupakan keadaan yang relatif jarang pada masa [[Pleistosen]]. Sebaliknya, permukaan laut lebih tinggi pada [[Pliosen]] akhir, dan wilayah Kawasan Sunda lebih kecil daripada yang diamati saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Kepulauan Sunda]]&lt;br /&gt;
** [[Kepulauan Sunda Besar]]&lt;br /&gt;
** [[Kepulauan Sunda Kecil]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://koenraadelst.bharatvani.org/reviews/atlantis.html Review of Oppenheimer&amp;#039;s Eden in the East, about Sundaland]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kawasan+Sunda&amp;amp;oldid=28901828 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28901828 (2026-01-28T09:29:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>