<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kecambah</id>
	<title>Kecambah - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kecambah"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kecambah&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T18:32:19Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kecambah&amp;diff=31482&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28479181; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kecambah&amp;diff=31482&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:38:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28479181; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kecambah&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;tauge&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah tumbuhan ([[sporofit]]) muda yang baru saja [[perkembangan (biologi)|berkembang]] dari tahap [[embrio]]nik di dalam [[biji]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahap perkembangannya disebut [[perkecambahan]] dan merupakan satu tahap kritis dalam kehidupan tumbuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecambah biasanya dibagi menjadi tiga bagian utama: [[radikula]] (akar embrio), [[hipokotil]], dan [[kotiledon]] (daun lembaga). Dua [[kelas]] dari [[tumbuhan berbunga]] dibedakan dari cacah daun lembaganya: [[monokotil]] dan [[dikotil]]. Tumbuhan berbiji terbuka lebih bervariasi dalam cacah lembaganya. Kecambah [[pinus]] misalnya dapat memiliki hingga delapan daun lembaga. Beberapa [[jenis]] tumbuhan berbunga tidak memiliki kotiledon, dan disebut [[akotiledon]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kecambah sebagai sumber pangan ==&lt;br /&gt;
Kecambah sering digunakan sebagai bahan [[pangan]] dan digolongkan sebagai [[sayur-sayuran]]. Khazanah boga [[Asia]] mengenal [[taoge]] sebagai bagian dari menu yang cukup umum. Kecambah dikatakan makanan sehat karena kaya akan [[vitamin E]] tetapi dikritik pula karena beberapa kecambah membentuk [[zat antigizi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecambah [[jelai]] yang dikenal sebagai [[malt]] digunakan sebagai salah satu bahan baku [[bir]]. Malt juga digunakan sebagai bagian dari minuman sehat karena mengandung [[maltosa]] yang lebih rendah [[kalori]] daripada [[sukrosa]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah beberapa tumbuhan yang kecambahnya biasa dikonsumsi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Produksi kecambah untuk bahan pangan ===&lt;br /&gt;
Dalam pembuatan kecambah dibutuhkan biji-bijian atau kacang-kacangan yang sehat, tidak busuk, dan bersih dari [[pestisida]] serta lingkungan yang optimal berupa ruang gelap, lembap, dan [[kadar air]] yang cukup untuk perkecambahan biji-bijian tersebut. Pertama-tama disiapkan wadah berlubang dengan dasar yang datar. Kemudian di bagian dasarnya dilapisi dengan kapas atau kain basah, kemudian dilketakkan alas berupa kain yang merupakan tempat menyebar benih atau biji. Pada tahap awal produksi, dilakukan pencucian dan perendaman benih selama 6-8 jam dengan air kemudian benih yang telah disiapkan akan disebar di alas kain yang telah disiapkan sebelumnya. Setiap 2-3 kali dalam sehari dilakukan penyiraman dengan air bersih. Setelah 3-5 hari, kecambah sudah dapat dipanen. Proses pembuatan kecambah ini dapat dilakukan sepanjang tahun, tidak memerlukan sinar matahari, dan dapat dilakukan pada musim apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Khasiat kecambah sebagai bahan pangan ===&lt;br /&gt;
Kecambah merupakan pangan yang rendah kadar lemak, kaya [[vitamin C]], serta memiliki [[folat]] dan protein yang dapat memperkecil risiko timbulnya penyakit [[kardiovaskular]] dan merendahkkan [[Lipoprotein densitas rendah|LDL]] dalam [[darah]]. Dalam kecambah, terkandung fitoestrogen yang dapat berfungsi seperti estrogen bagi wanita. [[Estrogen]] tersebut dapat meningkatkan kepadatan dan susunan tulang, serta mencegah kerapuhan tulang ([[osteoporosis]]) khususnya bagi wanita yang berada pada masa menopause. Konsumsi kecambah juga dapat membantu wanita terhindar dari kanker payudara, gangguan menjelang menstruasi, keluhan semburat panas pada pra-menopause, dan gangguan akibat [[menopause]]. Tidak hanya itu, kecambah juga memiliki kemampuan mengurangi risiko terkena [[artritis]], memperlancar pencernaan, [[reproduksi]], dan saluran kelenjar (glandular). Pada beberapa jenis kecambah, terkandung [[senyawa fitokimia]] dalam jumlah besar dan salah satunya adalah kanavanin. Senyawa ini banyak ditemukan pada kecambah alfalfa dan bermanfaat untuk mencegah kanker darah, kanker usus besar, dan kanker pankreas. Selain kanavanin, senyawa anti-kanker lain yang terkandung di dalam kecambah adalah &amp;#039;&amp;#039;daidzein&amp;#039;&amp;#039; dan [[&amp;#039;&amp;#039;genistein&amp;#039;&amp;#039;]]. Senyawa genistein secara efektif menghambat pasokan gizi (makanan)untuk sel-sel kanker sehingga membunuh sel kanker dalam tubuh. Selain itu, di dalam kecambah juga terkandung [[saponin]] yang dapat meningkatkan [[imunitas]] tubuh dengan menstimulasi [[interferon]] dan sel [[limfosit]] T.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kecambah sebagai makanan sapihan ===&lt;br /&gt;
Makanan sapihan adalah makanan yang secara khusus diformulasikan untuk bayi berusia 3-9 bulan yang mengalami masa peralihan dari mengonsumsi susu menjadi mengonsumsi makanan padat. Pada masyarakat tradisional Indonesia, makanan sapihan yang diberikan berupa campuran [[nasi]] dan berbagai sayuran seperti [[bayam]] dan [[wortel]] ataupun ada pula yang hanya menggunakan [[pisang]]. Kelemahan dari makanan sapihan tradisional ini adalah kandungan [[pati]] yang banyak terdapat di dalamnya menyebabkan pangan tersebut menjadi &amp;#039;&amp;#039;bulky&amp;#039;&amp;#039; atau limbak karena sifat pati yang mudah menyerap air dan mengental saat dipanaskan sehingga menyebabkan bayi yang mengonsumsinya sudah merasa kenyang sebelum [[lambung]]nya terisi cukup makanan. Selain itu, pati yang merupakan makromolekul tidak dapat dipecah secara sempurna oleh enzim pencernaan bayi yang masih sangat terbatas. Salah satu cara untuk menghasilkan makanan sapihan yang mudah, sehat, dan relatif murah adalah menggunakan tepung kecambah ([[taoge]]). Di dalam kecambah, terdapat kandungan enzim amilase yang tinggi. Dengan melakukan pengeringan selama 7-8 jam, enzim [[amilase]] pada kecambah akan memecah pati yang dikandungnya menjadi molekul sederhana sehingga tepung kecambah yang dihasilkan tidak mengental bila dipanaskan dan tidak &amp;#039;&amp;#039;bulky&amp;#039;&amp;#039;. Tepung kecambah didapatkan dari kecambah kering yang dikuliti, disangrai, digiling, dan disaring. Makanan sapihan untuk bayi sebaiknya dibuat dari campuran tepung kecambah dari dua jenis bahan, seperti [[taoge]] [[kacang hijau]] dan [[sorgum]] sehingga diperoleh campuran dengan kadar protein 10-15% dan energi yang terkandung di dalamnya 370 kkal/100 gram dengan nilai PER (protein efficiency ratio) sekitar 2,35. Umumnya bayi memerlukan 16-18 gram protein per hari dan itu bisa didapatkan dengan konsumsi makanan sapihan sebanyak 80-100 gram per hari. Bila dibandingkan dengan makanan sapihan tradisional, hanya diperlukan 1/3 volume makanan sapihan dari tepung kecambah untuk memenuhi kebutuhan bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Beberapa jenis kecambah bahan pangan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Kecambah kacang hijau (Taoge) ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Taoge&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sayuran yang merupakan [[tumbuhan]] muda yang baru saja [[perkecambahan|berkecambah]] dan dilindungi dari [[cahaya]]. Kata taoge sendiri adalah serapan dari dialek [[Hokkian]], istilah [[Bahasa Mandarin|Mandarin-nya]] adalah &amp;#039;&amp;#039;douya&amp;#039;&amp;#039; (豆芽) yang secara harfiah berarti kecambah kacang-kacangan, umumnya berasal dari [[kacang hijau]] dan sering disajikan dalam menu makanan dari [[Asia Timur]]. Taoge segar sangat kaya akan [[vitamin E]], dan merupakan menu yang banyak dianjurkan untuk dikonsumsi. Taoge membantu memenuhi kebutuhan vitamin E tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Kecambah kacang kedelai (&amp;#039;&amp;#039;Soybean sprout&amp;#039;&amp;#039;) ====&lt;br /&gt;
Kecambah kacang kedelai memiliki karakteristik berupa ukuran yang lebih besar dari kecambah kacang hijau, memiliki akar yang lebih panjang dan bentuk lebih ramping, serta berwarna kehijau-hijauan. Rasa dari kecambah jenis ini adalah renyah dan terasa agak pahit apabila disantap mentah-mentah. Kecambah dari kedelai memiliki kandungan aroma langu (&amp;#039;&amp;#039;beany flavor&amp;#039;&amp;#039;) yang relatif lebih tinggi dibandingkan kecambah kacang hijau, tetapi memiliki kalori dan protein yang lebih tinggi dibandingkan kecambah lainnya. Bagi seorang vegetarian, kecambah kedelai merupakan salah satu alternatif makanan karena memiliki energi sebesar 86 kkal per cangkir yang dikonsumsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Kecambah alfalfa ====&lt;br /&gt;
Kecambah ini memiliki bentuk yang menyerupai tunas halus berdaun hijau dengan rasa yang renyah dan segar. Keunggulan dari kecambah [[alfalfa]] adalah kandungan saponin yang terdapat di dalamnya sangat tinggi. Saponin tersebut merupakan suatu senyawa yang dapat menurunkan kadar [[kolesterol]] jahat (LDL) tanpa mengganggu kolesterol baik (HDL) sehingga mencegah terjadinya &amp;#039;&amp;#039;[[stroke]]&amp;#039;&amp;#039; dan serangan jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.isga-sprouts.org/history.htm Good Sprout News]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecambah&amp;amp;oldid=28479181 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28479181 (2025-11-14T06:30:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>