<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kepunahan_Holosen</id>
	<title>Kepunahan Holosen - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kepunahan_Holosen"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kepunahan_Holosen&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T01:51:19Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kepunahan_Holosen&amp;diff=31722&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29217182; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kepunahan_Holosen&amp;diff=31722&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T13:18:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29217182; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kepunahan Holosen&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (kadang-kadang disebut &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;kepunahan massal keenam&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;kepunahan antroposen&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah istilah yang dipakai untuk merujuk pada peristiwa [[kepunahan massal]] yang mulai terjadi pada masa [[Holosen]] (sejak tahun 10.000 SM hingga sekarang). Ada banyak spesies [[flora]] dan [[fauna]] yang punah, dan sebagian besar habitatnya berada di [[hutan hujan]]. 875 kepunahan telah tercatat oleh [[International Union for Conservation of Nature and Natural Resources]] dari tahun 1500 hingga 2009. Namun, sebagian besar kepunahan tidak tercatat sejarah. Menurut [[teori spesies-wilayah]], tingkat kepunahan saat ini kira-kira sebesar 140.000 spesies per tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam artian luas, istilah kepunahan Holosen juga meliputi punahnya [[megafauna]] yang dimulai sekitar 11.500 tahun yang lalu karena perubahan iklim pada akhir [[zaman es]]. [[Kepunahan]] tersebut juga dikaitkan oleh aktivitas manusia dan kadang-kadang disebut [[peristiwa kepunahan Kuartener]] atau kepunahan zaman es. Namun, kepunahan Holosen masih berlanjut hingga abad ke-21.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ilmuwan masih berdebat perihal definisi, parameter dan hipotesis yang menyangkut kepunahan massal ini. Tidak ada kesepakatan umum mengenai kepunahan Holosen ini, entah apakah itu merupakan peristiwa kepunahan yang berbeda atau merupakan bagian dari peristiwa kepunahan Kuartener atau hanya serangkaian kepunahan alami yang biasa terjadi karena seleksi alam. Bahkan beberapa di antara mereka hanya menyalahkan perubahan iklim sebagai dalang kepunahan. Namun, secara keseluruhan dapat kita tarik garis kesimpulan bahwa kepunahan Holosen ini diakibatkan oleh [[perubahan iklim]] dan aktivitas manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bukti Sejarah ==&lt;br /&gt;
Tetapi memang penelitian terkini menunjukkan bahwa tingkat kepunahan terus meningkat. Beberapa catatan sejarah yang bisa digunakan sebagai bukti kuat yang mendukung hipotesis jika manusia benar-benar bertanggung jawab sebagai pelaku utama antara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kepunahan Megafauna Australia ===&lt;br /&gt;
Kepunahan &amp;#039;&amp;#039;[[Diprotodon]]&amp;#039;&amp;#039; dan megafauna [[Australia]] lainnya seperti &amp;#039;&amp;#039;[[Singa Marsupial|Thylacoleo]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Protemnodon, Procoptodon&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Dromornis]]&amp;#039;&amp;#039; dan banyak lainnya, mereka lenyap tepat ketika manusia mulai bermigrasi ke benua tersebut sekitar 45.000 tahun silam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Keberadaan Fauna Laut ===&lt;br /&gt;
Tidak ada catatan sejarah maupun bukti arkeologis yang menunjukkan terjadinya kepunahan besar-besaran pada biota di lautan sekitar 45.000 tahun yang lalu. Jika benar kepunahan massal keenam ini terjadi karena perubahan iklim, maka seharusnya ekosistem laut adalah pihak yang paling terkena dampaknya. Pada masa itu, teknologi pelayaran dan bahari manusia belum terlalu maju untuk bisa mengeksploitasi lautan, ini menjadi penjelasan yang logis kenapa biota laut selamat dari kepunahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kepunahan Megafauna Selandia Baru ===&lt;br /&gt;
Megafauna di Selandia Baru adalah salah satu dari beberapa yang beruntung karena berhasil bertahan melalui zaman es dan perubahan iklim yang terjadi 45.000 tahun yang lalu, mereka adalah [[elang haast]] dan [[Moa|burung moa]]. Namun, tetap saja punah beberapa abad setelah kedatangan manusia ([[Suku Māori|bangsa Maori]]) sekitar 800 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kepunahan Mamut di Pulau Wrangel ===&lt;br /&gt;
Pulau Wrangel adalah pulau kecil di wilayah [[Kutub Utara|kutub utara]] dekat dengan [[Lingkar Arktik|lingkar arktik]], yang menjadi habitat populasi Mamut terakhir setelah punah dari daratan utama sekitar 10.000 tahun yang lalu. Berdasarkan penanggalan karbon dan catatan fosil yang ditemukan, mamut di Pulau Wrangel terakhir kali tercatat punah sekitar 4.000 tahun yang lalu saat pemukiman manusia ada di pulau tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kepunahan Megafauna Amerika ===&lt;br /&gt;
Manusia (&amp;#039;&amp;#039;[[Manusia|Homo sapiens]]&amp;#039;&amp;#039;) adalah spesies pertama dan satu-satunya dari genus &amp;#039;&amp;#039;[[Homo (genus)|Homo]]&amp;#039;&amp;#039; yang berhasil mencapai Benua Amerika, melalui jembatan darat [[Beringia]] (membuat Siberia terhubung dengan Alaska melalui jalur darat) yang terbentuk saat zaman es dan turunnya permukaan air laut sekitar 16.000 tahun yang lalu. Saat manusia menjamah benua baru, fauna-fauna besar terkenal seperti [[Mastodon]], [[Mamut kolumbia]], [[Glyptodon]], &amp;#039;&amp;#039;Megatherium&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Camelops&amp;#039;&amp;#039; (Unta Amerika) dan [[Smilodon]] semuanya lenyap tak bersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan kaki ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.vancouversun.com/technology/World+facing+extinction+crisis+scientists/3734827/story.html World facing &amp;#039;extinction crisis&amp;#039;]  by Margaret Munro, [[Postmedia News]] October 27, 2010&lt;br /&gt;
* [http://www.sciencemag.org/cgi/content/full/330/6003/493 Species Selection Maintains Self-Incompatibility] by Goldberg et al. [[Science (journal)|Science]] 22 October 2010: 493-49&lt;br /&gt;
* [http://www.csmonitor.com/World/Global-Issues/2010/1027/The-extinction-risk-for-birds-mammals-and-amphibians/Mammals The extinction risk for birds, mammals and amphibian] by Ariel Zirulnick in [[The Christian Science Monitor]]&lt;br /&gt;
* [http://www.sciencemag.org/cgi/content/summary/330/6003/437 2010 may be the worst year ever for coral death in the Caribbean] Science 22 October 2010:Vol. 330. no. 6003, p.&amp;amp;nbsp;437&lt;br /&gt;
* [http://news.sciencemag.org/sciencenow/2010/09/early-warning-for-endangered-spe.html Early Warning for Endangered Species?]  by Erik Stokstad on 8 September 2010&lt;br /&gt;
* [http://news.sciencemag.org/sciencenow/2010/05/climate-change-causing-lizards-t.html Climate Change Causing Lizards to &amp;#039;Wink Out of Existence&amp;#039;]  by Michael Price on 13 May 2010 [[Science (journal)]]&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kepunahan+Holosen&amp;amp;oldid=29217182 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29217182 (2026-05-12T01:04:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>