<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kesenjangan_digital</id>
	<title>Kesenjangan digital - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kesenjangan_digital"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kesenjangan_digital&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T18:06:49Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kesenjangan_digital&amp;diff=8113&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kesenjangan_digital&amp;diff=8113&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-24T22:56:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kesenjangan_digital&amp;amp;diff=8113&amp;amp;oldid=7713&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kesenjangan_digital&amp;diff=7713&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28590242; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kesenjangan_digital&amp;diff=7713&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-24T22:16:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28590242; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kesenjangan digital&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (bahasa [[Bahasa Inggris|Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;digital divide&amp;#039;&amp;#039;) adalah kesenjangan antara yang kaya teknologi dengan yang miskin teknologi. Kesenjangan antara antarnegara (seperti [[kesenjangan digital di Amerika Serikat]]) dapat mengacu kepada kesenjangan antar individu, rumah tangga, bisnis, atau wilayah geografis, biasanya dengan tingkat sosial-ekonomi yang berbeda atau kategori demografi lain. Kesenjangan antarnegara atau kawasan dunia disebut [[#kesenjangan digital global|kesenjangan digital global]], yaitu kesenjangan teknologi antara [[negara berkembang]] dan [[negara maju]] di tingkat internasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Definisi ==&lt;br /&gt;
Kesenjangan digital merupakan sebuah permasalahan yang muncul di dalam masyarakat karena adanya perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) yang kurang merata. Permasalahan ini kerap dialami oleh masyarakat rural (masyarakat perdesaan) karena masyarakat urban (masyarakat perkotaan) lebih dahulu mendapatkan kesempatan untuk merasakan dampak pembangunan infrastruktur TIK jika dibandingan dengan masyarakat rural.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesenjangan digital dibagi menjadi dua bentuk, yaitu kesenjangan digital tradisional dan kesenjangan terkait &amp;#039;&amp;#039;outcome.&amp;#039;&amp;#039; Kesenjangan digital tradisional terdiri atas kesenjangan akses terhadap internet dan teknologi digital serta kesenjangan kemampuan menggunakan teknologi digital secara optimal. Adapun kesenjangan terkait &amp;#039;&amp;#039;outcome&amp;#039;&amp;#039; merupakan hasil dari kemampuan tersebut ketika dikonversikan ke dalam berbagai jenis kapital lainnya (misalnya kapital ekonomi seperti pendapatan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesenjangan digital juga kesenjangan kemampuan digital antara orang-orang yang telah mempunyai akses teknologi yang pada akhirnya berdampak pada ketidaksetaraan hasil. Kesenjangan digital mengacu kepada kesenjangan antara mereka dalam mengakses internet. Bagi yang tidak mendapakan akses internet yang baik, maka tidak mendapakan hasil yang baik. Kesenjangan digital juga dapat diartikan sebagai [[kesenjangan ekonomi]] dan [[kesenjangan sosial|sosial]] terkait akses, penggunaan, atau dampak [[teknologi informasi dan komunikasi]] (TIK). Kesenjangan digital juga mengacu kepada mereka yang mendapat mamfaat digital dengan yang tidak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Van Dijk, Kesenjangan digital adalah kesenjangan antara seseorang yang memiliki akses terhadap komputer dan internet, artinya sebuah disparitas atau perbedaan antara kelompok tertentu dengan kelompok lainnya dalam menggunakan, mengakses, dan memanfaatkan teknologi digital dan internet. Van Dijk memberikan penjelasan bahwa kesenjangan digital dapat dikaji berdasarkan aspek &amp;#039;&amp;#039;material acces, skill access, motivational,&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;usage.&amp;#039;&amp;#039; Menurut Organization for Economic Co-Operation and Development (OECD), kesenjangan digital terjadi antara tingkat individu, rumah tangga, dan area geografis yang memiliki perbedaan tingkat sosial ekonomi berdasarkan kesempatan untuk mengakses teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Latar belakang ==&lt;br /&gt;
Istilah kesenjangan digital pertama kali diperkenalkan oleh The National Telecommunication and Information Administration (NTIA), sebuah badan pemerintah federal Amerika Serikat yang mengurusi bidang telekomunikasi dan informasi dalam laporannya. Oleh pemerintah Amerika Serikat pada tahun 1990-an pada masa pemerintahan Clinton, istilah kesenjangan yang mereka sebut dengan istilah &amp;#039;&amp;#039;digital divide&amp;#039;&amp;#039; diperkenalkan. Kemudian dengan cepat diserap oleh negara lain dan memberikan penyebutan berdasarkan bahasa masing-masing. Pada 1996, kesenjangan digital pun menjadi isu dunia. Kondisi ini tidak hanya dialami negara berkembang tapi juga negara maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Upaya pencegahan ==&lt;br /&gt;
Bank Dunia menyebut jika kesenjangan digital akan akses internet di Indonesia masih begitu lebar. Hal ini terbukti dari sebanyak 49% [[penduduk dewasa]] di Indonesia masih belum memiliki akses internet. Menteri Komunikasi dan Informatika, [[Johnny G. Plate]], di lain pihak menyatakan bahwa upaya untuk mengatasi permasalahan ini di Indonesia adalah menerapkan strategi melalui penguatan [[infrastruktur digital]], pengembangan talenta digital, dan pembentukan hukum yang tepat untuk melengkapi regulasi primer. Perluasan akses internet harus berjalan beriringan dengan pengembangan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemerintah juga berupaya membekali masyarakat Indonesia dengan literasi digital. Namun, pemerintah yang menggunakan teknologi digital untuk [[program kesejahteraan sosial]] juga harus memastikan adanya penyertaan dalam sistem dan lembaga ketika program ini melekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Riwayat ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Indonesia ===&lt;br /&gt;
Berikut adalah daftar riwayat menurut tahun terkait minimnya literasi digital yang menyebabkan kesenjangan digital di Indonesia dan berpuncak pada [[maladministrasi]]:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Sebelum 2020: Infrastruktur digital belum merata, terutama di daerah pedesaan dan wilayah timur Indonesia seperti Papua, NTT, dan Sulawesi Tengah. Hal ini menyebabkan akses internet yang terbatas dan pemahaman teknologi yang rendah, memperbesar kesenjangan digital antarwilayah (2021 data).&lt;br /&gt;
* Tahun 2021: Indeks literasi digital Indonesia masih dalam kategori sedang dengan skor 3,49 dari skala 1-5. Kesenjangan masyarakat berdasarkan akses dan kemampuan digital masih nyata, terutama antara wilayah perkotaan dan pedesaan.&lt;br /&gt;
* Masa pandemi Covid-19 (2020-2022): Pembelajaran jarak jauh memperburuk kesenjangan digital. Siswa di daerah tanpa akses internet memutus akses pendidikan, memperbesar ketimpangan (termasuk akses dan keterampilan digital).&lt;br /&gt;
* Tahun 2022: Skor literasi digital naik sedikit menjadi 3,54 tetapi masih terkategori sedang. Pilar keamanan digital menjadi yang terendah, menunjukkan kerentanan masyarakat terhadap informasi [[hoaks]] dan penyalahgunaan digital.&lt;br /&gt;
* Tahun 2023-2025: Masih ditemukan kasus maladministrasi karena rendahnya literasi digital, seperti minimnya pemahaman aplikasi digital pada penyedia layanan (contoh driver ojek online menjadi korban salah paham) dan rentannya masyarakat terhadap pinjaman online ilegal akibat kurang edukasi digital.&lt;br /&gt;
* Tahun 2025: Ancaman kesenjangan digital diperkirakan menimpa hingga 6 juta warga pada 2030, dengan dampak pada layanan publik digital yang menimbulkan maladministrasi di daerah-daerah yang tertinggal akses dan pengetahuan digital.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara garis besar, minimnya literasi digital sejak awal dekade 2020-an hingga kini memperparah kesenjangan digital antar daerah dan [[kelompok masyarakat]], yang kemudian berkontribusi pada berbagai kasus maladministrasi, antara lain dalam [[layanan perizinan]] dan [[layanan publik digital]], disebabkan oleh [[keterbatasan akses]], ketidaksiapan infrastruktur, serta rendahnya [[kemampuan kritis]] dalam menggunakan teknologi digital.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlunya literasi digital diperkenalkan sejak dini, didukung peningkatan akses infrastruktur secara merata, serta penguatan [[edukasi]] agar masyarakat mampu menggunakan teknologi dengan benar dan produktif, sehingga mengurangi kesenjangan dan menghindari maladministrasi akibat [[digital gap]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Kesenjangan prestasi]]&lt;br /&gt;
* [[Partisipasi (pembuatan keputusan)#Kesenjangan kesempatan sipil|Civic Opportunity Gap]]&lt;br /&gt;
* [[Teknologi komputer untuk wilayah berkembang]]&lt;br /&gt;
* [[Kesenjangan digital di Cina]]&lt;br /&gt;
* [[Kesenjangan digital di Afrika Selatan]]&lt;br /&gt;
* [[Kesenjangan digital di Amerika Serikat]]&lt;br /&gt;
* [[Hak digital]]&lt;br /&gt;
* [[Hari Masyarakat Digital]]&lt;br /&gt;
* [[Penggunaan Internet global]]&lt;br /&gt;
* [[Masyarakat informasi]]&lt;br /&gt;
* [[Komunikasi internasional]]&lt;br /&gt;
* [[Geografi Internet]]&lt;br /&gt;
* [[Kesenjangan pengetahuan]]&lt;br /&gt;
* [[Daftar negara menurut kecepatan koneksi Internet]]&lt;br /&gt;
* [[Rencana pita lebar nasional di seluruh dunia]]&lt;br /&gt;
* [[One Laptop per Child]]&lt;br /&gt;
* [[Rural Internet]]&lt;br /&gt;
* [[World Summit on the Information Society]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
;Wadah pemikir bidang kesenjangan digital&lt;br /&gt;
* [[Center for Digital Inclusion]]&lt;br /&gt;
* [[Close the Gap International VZW]]&lt;br /&gt;
* [[Digital Textbook]]&lt;br /&gt;
* [[Inveneo]]&lt;br /&gt;
* [[TechChange]]&lt;br /&gt;
* [[United Nations Information and Communication Technologies Task Force]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daftar pustaka ==&lt;br /&gt;
* Azam, M. (2007). &amp;quot;Working together toward the inclusive digital world&amp;quot;. Digital Opportunity Forum. Unpublished manuscript. Retrieved July 17, 2009, from http://www.dof.or.kr/pdf/Bangladesh%5BPPT%5D.pdf&lt;br /&gt;
* Borland, J. (1998, April 13). &amp;quot;Move Over Megamalls, Cyberspace Is the Great Retailing 	Equalizer&amp;quot;. &amp;#039;&amp;#039;Knight Ridder/Tribune Business News&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
* Brynjolfsson, Erik and Michael D. Smith (2000). [http://dspace.mit.edu/bitstream/handle/1721.1/48027/greatequalizerco00bryn.pdf &amp;quot;The great equalizer? Consumer choice behavior at Internet shopbots&amp;quot;]. Sloan Working Paper 4208-01. eBusiness@MIT Working Paper 137. July 2000. Sloan School of Management, Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA.&lt;br /&gt;
* James, J. (2004). &amp;#039;&amp;#039;Information Technology and Development: A new paradigm for delivering the Internet to rural areas in developing countries&amp;#039;&amp;#039;. New York, NY: Routledge. ISBN 0-415-32632-X (print). ISBN 0-203-32550-8 (e-book).&lt;br /&gt;
* World Summit on the Information Society (WSIS), 2005. [http://www.itu.int/wsis/tunis/newsroom/stats/index.html &amp;quot;What&amp;#039;s the state of ICT access around the world?&amp;quot;] Retrieved July 17, 2009.&lt;br /&gt;
* World Summit on the Information Society (WSIS), 2008. [http://www.itu.int/newsroom/features/ict_africa.html &amp;quot;ICTs in Africa: Digital Divide to Digital Opportunity&amp;quot;]. Retrieved July 17, 2009.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lanjutan ==&lt;br /&gt;
* [http://www.ntia.doc.gov/Ntiahome/Fttn99/ &amp;quot;Falling Through the Net: Defining the Digital Divide&amp;quot;]  ([http://www.ntia.doc.gov/ntiahome/fttn99/fttn.pdf PDF]), [[National Telecommunications and Information Administration|NTIS, U.S. Department of Commerce]], July 1999.&lt;br /&gt;
* DiMaggio, P. &amp;amp; Hargittai, E. (2001). [http://www.princeton.edu/~artspol/workpap/WP15%20-%20DiMaggio%2BHargittai.pdf &amp;quot;From the &amp;#039;Digital Divide&amp;#039; to &amp;#039;Digital Inequality&amp;#039;: Studying Internet Use as Penetration Increases&amp;quot;], Working Paper No. 15, Center for Arts and Cultural Policy Studies, Woodrow Wilson School, Princeton University. Retrieved May 31, 2009.&lt;br /&gt;
* Foulger, D. (2001). [http://evolutionarymedia.com/papers/digitalDivide.htm &amp;quot;Seven bridges over the global digital divide&amp;quot;] . IAMCR &amp;amp; ICA Symposium on Digital Divide, November 2001. Retrieved July 17, 2009.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [http://www.ntia.doc.gov/Ntiahome/Fttn99/ &amp;quot;A Nation Online: Entering the Broadband Age&amp;quot;] , [[National Telecommunications and Information Administration|NTIS, U.S. Department of Commerce]], September 2004.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* Rumiany, D. (2007). [http://www.globalenvision.org/library/7/1406 &amp;quot;Reducing the Global Digital Divide in Sub-Saharan Africa&amp;quot;] . Posted on Global Envision with permission from Development Gateway, January 8, 2007. Retrieved July 17, 2009.&lt;br /&gt;
* Madon, S., Reinhard, N., Roode, D., &amp;amp; Walsham, G. (2007). [http://portal.unesco.org/ci/en/files/25684/11973000111e-gov.pdf/e-gov.pdf &amp;quot;Digital inclusion projects in developing countries: Processes of institutionalization&amp;quot;]. &amp;#039;&amp;#039;Proceedings of the 9th International Conference on Social Implications of Computers in Developing Countries, São Paulo, Brazil, May 2007&amp;#039;&amp;#039;. Retrieved July 13, 2009.&lt;br /&gt;
* [http://lirneasia.net/projects/2006-07/bop-teleuse &amp;quot;Telecom use at the Bottom of the Pyramid 2 (use of telecom services and ICTs in emerging Asia)&amp;quot;] , LIRNEasia, 2007.&lt;br /&gt;
* [http://lirneasia.net/projects/2008-2010/bop-teleuse-3 &amp;quot;Telecom use at the Bottom of the Pyramid 3 (Mobile2.0 applications, migrant workers in emerging Asia)&amp;quot;] , LIRNEasia, 2008-09.&lt;br /&gt;
* [http://news.bbc.co.uk/2/hi/technology/7647114.stm &amp;quot;São Paulo Special: Bridging Brazil&amp;#039;s digital divide&amp;quot;], Digital Planet, &amp;#039;&amp;#039;BBC World Service&amp;#039;&amp;#039;, 2 October 2008.&lt;br /&gt;
* Graham, M. (2009). [http://www.floatingsheep.org/2009/06/global-placemark-intensity.html &amp;quot;Global Placemark Intensity: The Digital Divide Within Web 2.0 Data&amp;quot;], Floatingsheep Blog.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://ec.europa.eu/information_society/activities/einclusion/index_en.htm E-inclusion], an initiative of the European Commission to ensure that &amp;quot;no one is left behind&amp;quot; in enjoying the benefits of Information and Communication Technologies (ICT).&lt;br /&gt;
* [http://europa.eu/legislation_summaries/information_society/strategies/l24221_en.htm eEurope - An information society for all], a political initiative of the European Union.&lt;br /&gt;
* [http://forums.e-democracy.org/groups/inclusion Digital Inclusion Network], an online exchange on topics related to the digital divide and digital inclusion, E-Democracy.org.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* &amp;quot;[http://www.kon.org/urc/v11/todd.html The Digital Divide Within Education Caused by the Internet]&amp;quot;, Benjamin Todd, Acadia University, Nova Scotia, Canada, &amp;#039;&amp;#039;Undergraduate Research Journal for the Human Sciences&amp;#039;&amp;#039;, Volume 11 (2012).&lt;br /&gt;
* [http://www.itu.int/ITU-D/ict/statistics/index.html Statistics] from the [[International Telecommunication Union]] (ITU)&lt;br /&gt;
* [http://techchange.org/work/usaid-mobile-solutions/ Mobile Phones and Access]  is an animated video produced by [[TechChange]] and [[USAID]] which explores issues of access related to global mobile phone usage.&lt;br /&gt;
* [https://dspace.lib.uom.gr/handle/2159/14899/6/%20 § Digital Divide Measure]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kesenjangan+digital&amp;amp;oldid=28590242 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28590242 (2025-11-21T15:46:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>