<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Klorokuin</id>
	<title>Klorokuin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Klorokuin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Klorokuin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T13:44:12Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Klorokuin&amp;diff=36656&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28033004; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Klorokuin&amp;diff=36656&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T22:32:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28033004; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Klorokuin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[obat]] yang digunakan untuk mencegah dan mengobati [[malaria]]. Klorokuin bersifat [[sisontosida]] darah dan [[gametosida]] &amp;#039;&amp;#039;[[P.vivax]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[P. malariae]].&amp;#039;&amp;#039; [[Obat]] ini biasanya diberikan pada penderita [[malaria]] di daerah [[Endemik (epidemiologi)|endemik]] atau area yang diketahui berisiko tinggi terjangkit [[malaria]]. Obat ini juga digunakan sebagai [[profilaksis]] (pencegahan) bagi orang yang akan berkunjung ke daerah [[endemik]] malaria seperti [[Papua]], [[Papua Barat]] dan beberapa wilayah [[Indonesia Timur]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek ==&lt;br /&gt;
Efek samping dari penggunaan klorokuin adalah [[mual]], [[muntah]], [https://hellosehat.com/hidup-sehat/kesehatan-mata/penyebab-diplopia/ diplopia] dan [[vertigo]], merusak lapisan saraf mata (retina) jika diminum lebih dari batasan dosis maksimalnya dalam sehari, kerontokan rambut sementara, perubahan warna rambut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pemakaian ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Dosis umum untuk orang dewasa pengidap &amp;#039;&amp;#039;[[malaria prophylaxis]],&amp;#039;&amp;#039; konsumsi 500&amp;amp;nbsp;mg klorokuin fosfat (300&amp;amp;nbsp;mg) diminum 1 kali/minggu pada hari yang sama setiap minggu.&lt;br /&gt;
* Dosis umum untuk orang dewasa pengidap &amp;#039;&amp;#039;malaria:,&amp;#039;&amp;#039; orang dewasa yang memiliki berat badan 60&amp;amp;nbsp;kg atau menggunakan obat ini dengan dosis awal, sebanyak 1 gram kloro kuinfosfat (600&amp;amp;nbsp;mg) 1 kali/minggu pada hari yang sama tiap minggunya. Dosis pemeliharaan: 500&amp;amp;nbsp;mg klorokuin fosfat (300&amp;amp;nbsp;mg) diminum setelah 6 – 8 jam, selanjutnya 500&amp;amp;nbsp;mg klorokuin fosfat (300&amp;amp;nbsp;mg) 1 kali/hari selama 2 hari berturut-turut. Total dosis: 2.5 g klorokuin fosfat (1.5 g) dalam 3 hari. Bila berat badan kurang dari 60&amp;amp;nbsp;kg)&lt;br /&gt;
* Dosis umum untuk orang dewasa pengidap &amp;#039;&amp;#039;amebiosis,&amp;#039;&amp;#039; sebanyak 1 gr klorokuin fosfat (600&amp;amp;nbsp;mg) 1 kali selama 2 hari dan 500&amp;amp;nbsp;mg klorokuin fosfat (300&amp;amp;nbsp;mg) 1 kali/hari selama 2- 3 minggu.&lt;br /&gt;
* Dosis umum untuk anak pengidap &amp;#039;&amp;#039;malaria prophylaxis,&amp;#039;&amp;#039; untuk bayi dan anak-anak menggunakan 8.3&amp;amp;nbsp;mg klorokuin fosfat (300&amp;amp;nbsp;mg) 1 kali/minggu pada hari yang sama setiap minggunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme Kerja ==&lt;br /&gt;
Klorokuin bekerja seperti halnya obat jenis [[kuinolin]] lainnya, yaitu menghambat aktivitas [[heme polimerase]], hingga menyebabkan akumulasi [[heme]] menjadi bebeas pada [[sel darah]]. Proses akumulasi tersebut menjadi [[racun]] bagi [[parasit]]. Dimana [[parasit]] atau [[plasmodium]] yang ada di dalam [[sel darah merah]] mengubah [[hemoglobin]] dan menciptakan [[asam amino]] esensial untuk kebutuhan pembentukan [[protein]] dan [[energi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama proses ini [[parasit]] memproduksi [[racun]] dan [[molekul]] [[heme]] yang dapat larut. Sebagai proses lanjutan, klorokuin mengikat [[heme]] dan membentuk FP-klorokuin. Senyawa ini sangat beracun bagi [[Sel (biologi)|sel]] dan mengganggu fungsi [[Membran sel|membran]] sehingga terjadi [[lisis]] dan kematian pada [[Sel (biologi)|sel]] [[parasit]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klorokuin&amp;amp;oldid=28033004 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28033004 (2025-10-16T20:09:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>