<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Klorpromazin</id>
	<title>Klorpromazin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Klorpromazin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Klorpromazin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T23:54:14Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Klorpromazin&amp;diff=35805&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28033007; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Klorpromazin&amp;diff=35805&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:28:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28033007; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Klorpromazin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;2-Kloro-10-(3-(dimetilamino)propil)fenotiazin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat yang termasuk [[antipsikotik]] dan [[Antimuntah|antiemetik]]. Klorpromazin adalah senyawa [[fenotiazin]], yang mempunyai rumus [[molekul]] C22-H26-N2-O4-S dan [[Massa molekul relatif|berat molekul]] 414.5234.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klorpromazin dikembangkan pada tahun 1950 dan merupakan obat golongan antipsikotik pertama. Obat ini ada dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]], obat teraman dan paling efektif yang diperlukan dalam sistem kesehatan. Penemuannya telah dilabeli sebagai salah satu terobosan besar dalam sejarah [[psikiatri]]. Obat ini bisa digunakan secara oral (diminum), secara [[Penyuntikan intraotot|intramuscular]] atau [[Infus|intravena]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme Aksi ==&lt;br /&gt;
Klorpromazin adalah neuroleptik yang bekerja dengan cara memblokir reseptor [[dopamin]] post-sinaptik dalam sistem dopaminergik mesolimbik dan menghambat pelepasan hormon [[hipotalamus]] dan [[hipofisis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Indikasi ==&lt;br /&gt;
Kegunaan klorpromazin adalah untuk mengobati gangguan psikotik seperti [[skizofrenia]] atau manik-depresi pada orang dewasa; Juga digunakan pada orang dewasa untuk mengobati [[mual]] dan [[muntah]], kecemasan sebelum operasi, cegukan kronis, porfiria intermiten akut, dan gejala tetanus; Pada anak-anak usia 1 hingga 12 tahun, klorpromazin digunakan untuk mengobati masalah perilaku yang parah (seperti perilaku agresif atau eksplosif) atau [[Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas|hiperaktif]] dengan aktivitas motorik yang berlebihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontraindikasi ==&lt;br /&gt;
Hipersensitif terhadap klorpromazin ; Depresi [[Sistem saraf pusat|SSP]] yang sudah ada sebelumnya, koma, supresi sumsum tulang; feokromositoma; ibu menyusui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek Samping ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Tardive dyskinesia&amp;#039;&amp;#039; (terapi jangka panjang). Gerakan ekstremitas yang tidak disengaja juga dapat terjadi. Mulut kering, [[sembelit]], [[retensi urin]], [[midriasis]], agitasi, [[insomnia]], depresi dan kejang; hipotensi postural, perubahan EKG. Reaksi alergi kulit, [[amenorea]], [[ginekomastia]], pertambahan berat badan. [[Hiperglikemia]] dan meningkatkan [[kolesterol]] serum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang berpotensi fatal : [[Agranulositosis]]. Kematian seketika terkait dengan takiaritmia ventrikel. Peningkatan suhu tubuh yang ditandai dengan stroke panas. Sindrom ganas neuroleptik, disfungsi ekstrapiramidal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan klorpromazin mempunyai risiko terjadinya kejang. Efek samping seperti &amp;#039;&amp;#039;Tardive dyskinesia&amp;#039;&amp;#039; (gerakan-gerakan tubuh yang tidak disengaja, berulang-ulang) dan akatisia (perasaan gelisah dan ketidakmampuan untuk tetap diam) dari klorpromazin lebih jarang bila dibandingkan dengan obat antipsikotik lain seperti [[haloperidol]]. atau [[trifluoperazin]], dan beberapa bukti menunjukkan bahwa, dengan dosis konservatif, potensi kejadian efek samping klorpromazin yang seperti itu mungkin sebanding dengan agen yang lebih baru seperti [[risperidon]] atau [[olanzapin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Interaksi ==&lt;br /&gt;
Mengkonsumsi makanan sebelum menggunakan obat klorpromazin secara oral mengurangi penyerapannya, demikian juga penggunaan bersamaan dengan [[benztropin]] juga dapat mengurangi penyerapan klorpromazin. Alkohol juga dapat mengurangi penyerapan klorpromazin. [[Antasida]] memperlambat penyerapan klorpromazin. [[Litium]] dan perawatan kronis dengan [[barbiturat]] dapat meningkatkan [[laju ekskresi renal]] klorpromazin secara signifikan. Antidepresan trisiklik (TCA) dapat menurunkan klirens klorpromazin dan karenanya meningkatkan pajanan klorpromazin. Penggunaan bersamaan dengan penghambat CYP1A2 seperti [[siprofloksasin]], [[fluvoksamin]] atau [[vemurafenib]] dapat mengurangi pembersihan klorpromazin dan karenanya meningkatkan pajanan dan berpotensi juga meningkatkan risiko efek samping. Klorpromazin juga dapat mempotensiasi efek depresan [[Sistem saraf pusat|SSP]] dari obat-obatan seperti barbiturat, [[benzodiazepin]], [[opioid]], Litium dan [[anestesi]] dan karenanya meningkatkan potensi efek samping seperti depresi pernapasan dan sedasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini juga merupakan penghambat moderat CYP2D6 dan juga substrat untuk CYP2D6 dan karenanya dapat menghambat metabolismenya sendiri. Obat ini juga dapat menghambat pembersihan substrat CYP2D6 seperti [[dekstrometorfan]] dan karenanya juga mempotensiasi efeknya. Obat-obat seperti [[kodein]] dan [[tamoksifen]] yang memerlukan aktivasi yang dimediasi CYP2D6 ke masing-masing metabolit aktifnya mungkin efek terapeutiknya berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian juga penghambat CYP2D6 seperti [[paroksetin]] atau [[fluoksetin]] dapat mengurangi pembersihan klorpromazin dan karenanya meningkatkan kadar klorpromazin dalam serum dan pada akhirnya berpotensi meningkatkan efek sampingnya. Klorpromazin juga mengurangi kadar [[fenitoin]] dan meningkatkan kadar [[asam valproat]]. Obat ini juga mengurangi pembersihan [[propranolol]] dan bertindak sebagai antagonis pada efek terapi agen antidiabetik. Hal ini kemungkinan disebabkan karena fakta bahwa klorpromazin bersifat antagonis reseptor D2 yang merupakan salah satu reseptor [[dopamin]], [[Amfetamin]], dan [[antikoagulan]]. Obat ini juga dapat berinteraksi dengan obat [[antikolinergik]] seperti [[orfenadrin]] yang menghasilkan [[hipoglikemia]] (gula darah rendah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klorpromazin&amp;amp;oldid=28033007 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28033007 (2025-10-16T20:09:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>