<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kolom_Winogradsky</id>
	<title>Kolom Winogradsky - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kolom_Winogradsky"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kolom_Winogradsky&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T13:19:06Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kolom_Winogradsky&amp;diff=31550&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28531364; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kolom_Winogradsky&amp;diff=31550&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:45:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28531364; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kolom Winogradsky&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu miniatur [[ekosistem]] buatan untuk membiakkan [[mikrob]] yang menyerupai kondisi [[ekologi]]s sebenarnya dengan menyediakan sumber [[bakteri]] jangka panjang untuk pengkayaan [[kultur]]. Kolom Winogradsky adalah salah satu cara sederhana untuk mempelajari hubungan silang antara dua komponen suatu lingkungan alami di [[laboratorium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penemuan ==&lt;br /&gt;
Kolom Winogradsky merupakan ide seorang ilmuwan [[Rusia]] bernama [[Sergei Winogradsky]] (1856-1953) dibantu oleh [[Martinus Beijerinck]]. Keduanya adalah ilmuwan yang pertama kali mempelajari [[mikrobiologi lingkungan]], di mana saat itu penelitian mengenai [[mikrobiologi]] hanya berkisar pada [[bakteri patogen]], dan penelitiannya memberi banyak kontribusi pada pemahaman mikrobiologi lingkungan dan [[siklus nutrisi]], seperti [[sulfur]] dan [[nitrogen]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kolom ini pertama kali digunakan pada tahun [[1880]] untuk mengamati mikroorganisme yang hidup di [[tanah]]. dengan cara mengamati siklus [[sulfur]], [[nitrogen]], [[fosfor]], ataupun [[nutrien]] lain yang umumnya terjadi di antara segmen permukaan yang sifatnya membutuhkan [[oksigen]] ([[aerob]]) dan di segmen bawah yang bersifat tidak membutuhkan [[oksigen]] ([[anaerob]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kolom ini juga digunakan sebagai model untuk mempelajari interaksi populasi bakteri pada berbagai komunitas perairan dan [[sedimen perairan]]. Kolom Winogradsky menggambarkan bagaimana mikroorganisme yang berbeda membentuk hubungan interdependen, di mana aktivitas suatu [[organisme]] mampu memengaruhi organisme lain untuk tumbuh atau sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan lain pembuatan kolom Winogradski adalah mengamati perbedaan [[metabolisme]] tiap organisme, seperti organisme yang membutuhkan cahaya ([[fototrof]]), kimia ([[kemotrof]]), dan membuat makanannya sendiri ([[autotrof]]), atau mengambil makanan dari organisme lain ([[heterotrof]]). Selain itu juga mengamati bagaimana [[mikroorganisme]] menggunakan kebutuhan [[karbon]] dan [[mineral]] berdasarkan toleransi lingkungan, dan perannya dalam [[siklus materi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kolom Winogradsky juga dapat diamati [[mekanisme sintropi]], [[siklus energi]] dan materi pada suatu ekosistem, yang sifatnya seimbang. Pada mekanisme sintropi, hasil metabolisme mikroorganisme A akan dipakai oleh mikroorganisme B, hasil metabolisme mikroorganisme B akan dipakai oleh mikroorganisme C, dan hasil metabolisme mikroorganisme C akan dipakai oleh mikroorganisme A sehingga tercipta kondisi yang seimbang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pembuatan ==&lt;br /&gt;
Secara umum, pembuatan kolom Winogradsky dilakukan dengan memadatkan [[lumpur]] yang diperoleh dari [[lingkungan]] dan kemudian ditambahkan air yang diambil dari lingkungan yang sama. Pengkayaan (&amp;#039;&amp;#039;enrichment&amp;#039;&amp;#039;) dilakukan dengan penambahan:&lt;br /&gt;
* sumber [[mineral]] yaitu [[kalsium karbonat]] (CaCO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;), [[kalsium sulfat]] (CaSO&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;), dan [[kalium monofosfat]] (KH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;PO&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;),&lt;br /&gt;
* sumber [[asam amino]] yaitu [[kuning telur]] yang sudah direbus, dan&lt;br /&gt;
* sumber [[karbon]] yaitu kertas koran yang dipotong-potong kecil (sumber [[selulosa]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyusunan dalam bentuk [[kolom]] memungkinkan terbentuknya kondisi kaya [[oksigen]] (&amp;#039;&amp;#039;aerob&amp;#039;&amp;#039;) di permukaan kolom dan kondisi miskin oksigen ([[mikroaerofil]]) atau tanpa oksigen ([[anoksik]]) di bagian bawah. Bagian permukaan kolom terekspos dengan oksigen, dan semakin ke bagian bawah kolom semakin kekurangan oksigen sampai ke bagian dasar merupakan zona [[anaerob]]. Bagian permukaan dan tepi kolom terekspos dengan [[cahaya]] sehingga dapat menggambarkan [[spektrum]] pertumbuhan organisme dari yang memutuhkan oksigen dan cahaya sampai organisme yang membutuhkan cahaya tetapi tidak membutuhkan oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lumpur dan sedimen yang digunakan mengandung [[substrat]] [[senyawa]] [[Senyawa organik|organik]] [[karbon]], [[sulfida]], dan [[sulfat]]. Hal ini yang mengakibatkan perkembangan sejumlah bakteri [[heterotrof]] dan [[fotoautotrof]], termasuk bakteri sulfur fotosintetik [[anaerob]]. Kolom ini dapat diisi dengan [[tanah]], [[lumpur]], dan [[air]] dari berbagai macam [[lingkungan]] dan dapat dimodifikasi dengan kultur pengkayaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aktivitas ==&lt;br /&gt;
Dalam beberapa minggu akan terdapat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat hidup secara anaerob di dalam tanah, seperti [[metanogen]] yang menghasilkan gas [[metana]] (CH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;) dan [[Mikroorganisme reduktor sulfat|bakteri pereduksi sulfat]] yang menghasilkan gas [[hidrogen sulfida]] (H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;S). Beberapa bakteri metanogen yang ada antara lain &amp;#039;&amp;#039;Methanobacterium&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;Methanocaldococcus&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Methanosarcina]]&amp;#039;&amp;#039; sedangkan bakteri pereduksi sulfat yang ada antara lain: &amp;#039;&amp;#039;[[Desulfovibrio]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;[[Desulfobacter]]&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Desulfuromonas]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Mikroorganisme]] berkembang biak dan membentuk zona-zona berbeda. Mikroorganisme aerobik akan berkumpul di permukaan, biasanya [[alga]], [[cyanobacteria]], dan bakteri pengoksidasi sulfur karena adanya oksigen, sedangkan organisme yang butuh kadar oksigen rendah atau tidak butuh sama sekali akan menempati lapisan bawahnya, seperti contohnya [[bakteri sulfur ungu]] dan bakteri non-sulfur ungu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Air yang ada pada bagian kolom yang terkena cahaya [[matahari]] terlihat lebih keruh karena adanya pertumbuhan bakteri [[fotoautotrof]] yang tumbuh secara aerob seperti &amp;#039;&amp;#039;[[Cyanobacter]] sp.&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[Chlorobium]]&amp;#039;&amp;#039; dan bakteri pengoksidasi sulfat seperti &amp;#039;&amp;#039;[[Thiobacillus]] sp.&amp;#039;&amp;#039; Warna hitam di permukaan tanah dapat terjadi karena hidrogen sulfida (H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;S) yang bereaksi dengan zat [[besi]] (Fe) membentuk endapan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adanya pertumbuhan bakteri secara aerob dan anaerob dapat terjadi di dalam kolom Winogradsky karena adanya mekanisme sintropi. Dalam hal ini, hasil metabolisme dari bakteri pereduksi sulfat yang menghasilkan gas H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;S, digunakan oleh bakteri pengoksidasi sulfat untuk mengoksidasi sulfat. Selain itu, bakteri metanogen yang menghasilkan gas CH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; dapat digunakan untuk pertumbuhan bakteri [[metanotrof]] yang menggunakan CH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; sebagai sumber karbon untuk menghasilkan gas CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;. Secara tidak langsung dapat diketahui bahwa telah terjadi [[aliran energi]] dan [[siklus materi]] yang seimbang pada kolom Winogradsky sehingga dapat terjadi pertumbuhan yang baik pada bakteri kondisi aerob dan anaerob.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gas-gas yang terbentuk akan membuat terbentuknya [[rongga udara]] pada kolom yang semakin lama akan semakin membesar dan akan mengangkat tanah diatasnya semakin tinggi. Kebalikan dengan oksigen yang semakin ke bawah semakin berkurang, [[hidrogen sulfida]] makin bertambah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat kolom tersebut dibuka, akan tercium bau [[belerang]] yang disebabkan oleh gas H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;S dari bakteri-bakteri pereduksi sulfat, contohnya &amp;#039;&amp;#039;Desulfovibrio sp.&amp;#039;&amp;#039; Selain itu juga terbentuk warna kehitam-hitaman di lumpur bagian atas yang disebabkan oleh kegiatan bakteri-bakteri aerob yang menghasilkan ion sulfat (S0&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;lt;sup&amp;gt;2-&amp;lt;/sup&amp;gt;) seperti contohnya &amp;#039;&amp;#039;Thiobacillus sp.&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;Beggiatoa sp.&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolom+Winogradsky&amp;amp;oldid=28531364 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28531364 (2025-11-18T09:29:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>