<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Konfigurasi_elektron</id>
	<title>Konfigurasi elektron - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Konfigurasi_elektron"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Konfigurasi_elektron&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:50:22Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Konfigurasi_elektron&amp;diff=13068&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Konfigurasi_elektron&amp;diff=13068&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T04:01:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Konfigurasi_elektron&amp;amp;diff=13068&amp;amp;oldid=12669&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Konfigurasi_elektron&amp;diff=12669&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29360239; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Konfigurasi_elektron&amp;diff=12669&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T03:30:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29360239; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[fisika atom]] dan [[kimia kuantum]], &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;konfigurasi elektron&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah susunan [[elektron|elektron-elektron]] pada sebuah [[atom]], [[molekul]], atau struktur fisik lainnya. Sama seperti [[partikel elementer]] lainnya, elektron patuh pada hukum [[mekanika kuantum]] dan menampilkan sifat-sifat bak-partikel maupun bak-gelombang. Secara formal, [[keadaan kuantum]] elektron tertentu ditentukan oleh [[fungsi gelombang]]nya, yaitu sebuah fungsi ruang dan waktu yang [[bilangan kompleks|bernilai kompleks]]. Menurut [[interpretasi Kopenhagen|interpretasi mekanika kuantum Copenhagen]], posisi sebuah elektron tidak bisa ditentukan kecuali setelah adanya aksi pengukuran yang menyebabkannya untuk bisa dideteksi. Probabilitas aksi pengukuran akan mendeteksi sebuah elektron pada titik tertentu pada ruang adalah proporsional terhadap kuadrat [[nilai absolut]] fungsi gelombang pada titik tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Elektron-elektron dapat berpindah dari satu [[aras energi]] ke aras energi yang lainnya dengan emisi atau absorpsi [[kuantum]] [[energi dalam]] bentuk [[foton]]. Oleh karena [[asas larangan Pauli]], tidak boleh ada lebih dari dua elektron yang dapat menempati sebuah [[orbital atom]], sehingga elektron hanya akan meloncat dari satu orbital ke orbital yang lainnya hanya jika terdapat kekosongan di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengetahuan atas konfigurasi elektron atom-atom sangat berguna dalam membantu pemahaman struktur [[tabel periodik]] unsur-unsur. Konsep ini juga berguna dalam menjelaskan [[ikatan kimia]] yang menjaga atom-atom tetap bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelopak dan subkelopak ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konfigurasi elektron yang pertama kali dipikirkan adalah berdasarkan pada model atom [[model Bohr]]. Adalah umum membicarakan kelopak maupun subkelopak walaupun sudah terdapat kemajuan dalam pemahaman sifat-sifat [[mekanika kuantum]] elektron. Berdasarkan [[asas larangan Pauli]], sebuah orbital hanya dapat menampung maksimal dua elektron. Namun pada kasus-kasus tertentu, terdapat beberapa orbital yang memiliki aras energi yang sama (dikatakan ber[[degenerasi]]), dan orbital-orbital ini dihitung bersama dalam konfigurasi elektron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Kelopak elektron]] merupakan sekumpulan orbital-orbital atom yang memiliki [[bilangan kuantum utama]] &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; yang sama, sehingga orbital 3s, orbital-orbital 3p, dan orbital-orbital 3d semuanya merupakan bagian dari kelopak ketiga. Sebuah kelopak elektron dapat menampung 2&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; elektron; kelopak pertama dapat menampung 2 elektron, kelopak kedua 8 elektron, dan kelopak ketiga 18 elektron, demikian seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Subkelopak elektron merupakan sekelompok orbital-orbital yang mempunyai label orbital yang sama, yakni yang memiliki nilai &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039; yang sama. Sehingga tiga orbital 2p membentuk satu subkelopak, yang dapat menampung enam elektron. Jumlah elektron yang dapat ditampung pada sebuah subkelopak berjumlah 2(2&amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039;+1); sehingga subkelopak &amp;quot;s&amp;quot; dapat menampung 2 elektron, subkelopak &amp;quot;p&amp;quot; 6 elektron, subkelopak &amp;quot;d&amp;quot; 10 elektron, dan subkelopak &amp;quot;f&amp;quot; 14 elektron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah elektron yang dapat menduduki setiap kelopak dan subkelopak berasal dari persamaan mekanika kuantum, terutama asas larangan Pauli yang menyatakan bahwa tidak ada dua elektron dalam satu atom yang bisa mempunyai nilai yang sama pada keempat [[bilangan kuantum]]nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Notasi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para fisikawan dan [[kimiawan]] menggunakan notasi standar untuk mendeskripsikan konfigurasi-konfigurasi elektron atom dan molekul. Untuk atom, notasinya terdiri dari untaian label orbital atom (misalnya 1s, 3d, 4f) dengan jumlah elektron dituliskan pada setiap orbital (atau sekelompok orbital yang mempunyai label yang sama). Sebagai contoh, [[hidrogen]] mempunyai satu elektron pada orbital s kelopak pertama, sehingga konfigurasinya ditulis sebagai 1s&amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;. [[Litium]] mempunyai dua elektron pada subkelopak 1s dan satu elektron pada subkelopak 2s, sehingga konfigurasi elektronnya ditulis sebagai 1s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;2s&amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;. [[Fosforus]] ([[nomor atom]] 15) mempunyai konfigurasi elektron: 1s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;2s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;2p&amp;lt;sup&amp;gt;6&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;3s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;3p&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk atom dengan banyak elektron, notasi ini akan menjadi sangat panjang, sehingga notasi yang disingkat sering digunakan. Konfigurasi elektron fosforus, misalnya, berbeda dari [[neon]] (1s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;2s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;2p&amp;lt;sup&amp;gt;6&amp;lt;/sup&amp;gt;) hanya pada keberadaan kelopak ketiga. Sehingga konfigurasi elektron neon dapat digunakan untuk menyingkat konfigurasi elektron fosforus. Konfigurasi elektron fosforus kemudian dapat ditulis: [Ne]&amp;amp;nbsp;3s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;3p&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;. Konvensi ini sangat berguna karena elektron-elektron pada kelopak terluar sajalah yang paling menentukan sifat-sifat kimiawi sebuah unsur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Urutan penulisan orbital tidaklah tetap, beberapa sumber mengelompokkan semua orbital dengan nilai &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; yang sama bersama, sedangkan sumber lainnya mengikuti urutan berdasarkan asas Aufbau. Sehingga konfigurasi Besi dapat ditulis sebagai [Ar]&amp;amp;nbsp;3d&amp;lt;sup&amp;gt;6&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;4s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt; ataupun [Ar]&amp;amp;nbsp;4s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;3d&amp;lt;sup&amp;gt;6&amp;lt;/sup&amp;gt; (mengikuti asas Aufbau).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah umum untuk menemukan label-label orbital &amp;quot;s&amp;quot;, &amp;quot;p&amp;quot;, &amp;quot;d&amp;quot;, &amp;quot;f&amp;quot; ditulis miring, walaupaun IUPAC merekomendasikan penulisan normal. Pemilihan huruf &amp;quot;s&amp;quot;, &amp;quot;p&amp;quot;, &amp;quot;d&amp;quot;, &amp;quot;f&amp;quot; berasal dari sistem lama dalam mengkategorikan [[garis spektra]], yakni &amp;quot;sharp&amp;quot;, &amp;quot;principal&amp;quot;, &amp;quot;diffuse&amp;quot;, dan &amp;quot;fundamental&amp;quot;. Setelah &amp;quot;f&amp;quot;, label selanjutnya diikuti secara alfabetis, yakni &amp;quot;g&amp;quot;, &amp;quot;h&amp;quot;, &amp;quot;i&amp;quot;, ...dst, walaupun orbital-orbital ini belum ditemukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konfigurasi elektron molekul ditulis dengan cara yang sama, kecuali bahwa label [[orbital molekul]]lah yang digunakan, dan bukannya label orbital atom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
[[Niels Bohr]] adalah orang yang pertama kali (1923) mengajukan bahwa [[periodisitas]] pada sifat-sifat [[unsur kimia]] dapat dijelaskan oleh struktur elektronik atom tersebut. Pengajuannya didasarkan pada [[model atom Bohr]], yang mana kelopak-kelopak elektronnya merupakan orbit dengan jarak yang tetap dari inti atom. Konfigurasi awal Bohr berbeda dengan konfigurasi yang sekarang digunakan: [[sulfur]] berkonfigurasi 2.4.4.6 daripada 1s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;2s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;2p&amp;lt;sup&amp;gt;6&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;3s&amp;lt;sup&amp;gt;2&amp;lt;/sup&amp;gt;&amp;amp;nbsp;3p&amp;lt;sup&amp;gt;4&amp;lt;/sup&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu tahun kemudian, [[Edmund Clifton Stoner|E.&amp;amp;nbsp;C.&amp;amp;nbsp;Stoner]] memasukkan bilangan kuantum ketiga [[Arnold Sommerfeld|Sommerfeld]] ke dalam deskripsi kelopak elektron, dan dengan benar memprediksi struktur kelopak sulfur sebagai 2.8.6. Walaupun demikian, baik sistem Bohr maupun sistem Stoner tidak dapat menjelaskan dengan baik perubahan [[spektroskopi|spektra atom]] dalam [[medan magnet]] ([[efek Zeeman]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bohr sadar akan kekurangan ini (dan yang lainnya), dan menulis surat kepada temannya [[Wolfgang Pauli]] untuk meminta bantuannya menyelamatkan teori kuantum (sistem yang sekarang dikenal sebagai &amp;quot;[[teori kuantum lama]]&amp;quot;). Pauli menyadari bahwa efek Zeeman haruslah hanya diakibatkan oleh elektron-elektron terluar atom. Ia juga dapat menghasilkan kembali struktur kelopak Stoner, tetapi dengan struktur subkelopak yang benar dengan pemasukan sebuah bilangan kuantum keempat dan [[asas larangan Pauli|asas larangannya]] (1925):&lt;br /&gt;
&amp;lt;blockquote&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;It should be forbidden for more than one electron with the same value of the main quantum number &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; to have the same value for the other three quantum numbers &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039; [&amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039;], &amp;#039;&amp;#039;j&amp;#039;&amp;#039; [&amp;#039;&amp;#039;m&amp;lt;sub&amp;gt;l&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;] and &amp;#039;&amp;#039;m&amp;#039;&amp;#039; [&amp;#039;&amp;#039;m&amp;lt;sub&amp;gt;s&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;].&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&amp;lt;/blockquote&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;blockquote&amp;gt;&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Adalah tidak diperbolehkan untuk lebih dari satu elektron dengan nilai bilangan kuantum utama &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; yang sama memiliki nilai tiga bilangan kuantum &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039; [&amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039;], &amp;#039;&amp;#039;j&amp;#039;&amp;#039; [&amp;#039;&amp;#039;m&amp;lt;sub&amp;gt;l&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;] dan &amp;#039;&amp;#039;m&amp;#039;&amp;#039; [&amp;#039;&amp;#039;m&amp;lt;sub&amp;gt;s&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;] yang sama.&lt;br /&gt;
&amp;lt;/blockquote&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Persamaan Schrödinger]] yang dipublikasikan tahun 1926 menghasilkan tiga dari empat bilangan kuantum sebagai konsekuensi penyelesainnya untuk atom hidrogen: penyelesaian ini menghasilkan orbital-orbital atom yang dapat kita temukan dalam buku-buku teks kimia. Kajian spektra atom mengizinkan konfigurasi elektron atom untuk dapat ditentukan secara eksperimen, yang pada akhirnya menghasilkan kaidah empiris (dikenal sebagai kaidah Madelung (1936)) untuk urutan orbital atom mana yang terlebih dahulu diisi elektron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Asas Aufbau==&lt;br /&gt;
[[Asas Aufbau]] (berasal dari [[Bahasa Jerman]] &amp;#039;&amp;#039;Aufbau&amp;#039;&amp;#039; yang berarti &amp;quot;membangun, konstruksi&amp;quot;) adalah bagian penting dalam konsep konfigurasi elektron awal Bohr. Ia dapat dinyatakan sebagai:&lt;br /&gt;
:&amp;#039;&amp;#039;Terdapat maksimal dua elektron yang dapat diisi ke dalam orbital dengan urutan peningkatan energi orbital: orbital berenergi terendah diisi terlebih dahulu sebelum elektron diletakkan ke orbital berenergi lebih tinggi.&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
 Asas ini bekerja dengan baik (untuk keadaan dasar atom-atom) untuk 18 unsur pertama; ia akan menjadi semakin kurang tepat untuk 100 unsur sisanya. Bentuk modern asas Aufbau menjelaskan urutan energi orbital berdasarkan kaidah Madelung, pertama kali dinyatakan oleh [[Erwin Madelung]] pada tahun 1936.&lt;br /&gt;
:# &amp;#039;&amp;#039;Orbital diisi dengan urutan peningkatan &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;+&amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039;;&lt;br /&gt;
:# &amp;#039;&amp;#039;Apabila terdapat dua orbital dengan nilai &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;+&amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039; yang sama, maka orbital yang pertama diisi adalah orbital dengan nilai &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; yang paling rendah.&lt;br /&gt;
Sehingga, menurut kaidah ini, urutan pengisian orbital adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
:1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f 6d 7p&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asas Aufbau dapat diterapkan, dalam bentuk yang dimodifikasi, ke [[proton]] dan [[neutron]] dalam [[inti atom]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Tabel periodik ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bentuk [[tabel periodik]] berhubungan dekat dengan konfigurasi elektron atom unsur-unsur. Sebagai contoh, semua unsur [[Golongan 2 tabel periodik|golongan 2]] memiliki konfigurasi elektron [E]&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;s (dengan [E] adalah konfigurasi gas inert), dan memiliki kemiripan dalam sifat-sifat kimia. Kelopak elektron terluar atom sering dirujuk sebagai &amp;quot;kelopak valensi&amp;quot; dan menentukan sifat-sifat kimia suatu unsur. Perlu diingat bahwa kemiripan dalam sifat-sifat kimia telah diketahui satu abad sebelumnya, sebelum pemikiran konfigurasi elektron ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kelemahan asas Aufbau ===&lt;br /&gt;
Asas Aufbau begantung pada postulat dasar bahwa urutan energi orbital adalah tetap, baik untuk suatu unsur atau di antara unsur-unsur yang berbeda. Ia menganggap orbital-orbital atom sebagai &amp;quot;kotak-kotak&amp;quot; energi tetap yang mana dapat diletakkan dua elektron. Namun, energi elektron dalam orbital atom bergantung pada energi keseluruhan elektron dalam atom (atau ion, molekul, dsb). Tidak ada &amp;quot;penyelesaian satu elektron&amp;quot; untuk sebuah sistem dengan elektron lebih dari satu, sebaliknya yang ada hanya sekelompok penyelesaian banyak elektron, yang tidak dapat dihitung secara eksak (walaupun terdapat pendekatan matematika yang dapat dilakukan, seperti [[Hartree-Fock|metode Hartree-Fock]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Ionisasi logam transisi ===&lt;br /&gt;
Aplikasi asas Aufbau yang terlalu dipaksakan kemudan menghasilkan [[paradoks]] dalam kimia [[logam transisi]]. [[Kalium]] dan [[kalsium]] muncul dalam tabel periodik sebelum logam transisi, dan memiliki konfigurasi elektron [Ar]&amp;amp;nbsp;4s dan [Ar]&amp;amp;nbsp;4s (orbital 4s diisi terlebih dahulu sebelum orbital 3d). Hal ini sesuai dengan kaidah Madelung, karena orbital 4s memiliki nilai &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;+&amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp; = 4 (&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;= 4, &amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;= 0), sedangkan orbital 3d &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;+&amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp; = 5 (&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;= 3, &amp;#039;&amp;#039;l&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;= 2). Namun [[kromium]] dan [[tembaga]] memiliki konfigurasi elektron [Ar]&amp;amp;nbsp;3d&amp;amp;nbsp;4s dan [Ar]&amp;amp;nbsp;3d&amp;amp;nbsp;4s (satu elektron melewati pengisian orbital 4s ke orbital 3d untuk menghasilkan subkelopak yang terisi setengah). Dalam kasus ini, penjelasan yang diberikan adalah &amp;quot;subkelopak yang terisi setengah ataupun terisi penuh adalah susunan elektron yang stabil&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paradoks akan muncul ketika elektron &amp;#039;&amp;#039;dilepaskan&amp;#039;&amp;#039; dari atom logam transisi, membentuk ion. Elektron yang pertama kali diionisasikan bukan berasal dari orbital 3d, melainkan dari 4s. Hal yang sama juga terjadi ketika [[senyawa kimia]] terbentuk. [[Kromium heksakarbonil]] dapat dijelaskan sebagai atom kromium (bukan ion karena [[keadaan oksidasi]]nya 0) yang dikelilingi enam ligan [[karbon monoksida]]; ia bersifat [[diamagnetik]] dan konfigurasi atom pusat kromium adalah 3d, yang berarti bahwa orbital 4s pada atom bebas telah bepindah ke orbital 3d ketika bersenyawa. Pergantian elektron antara 4s dan 3d ini dapat ditemukan secara universal pada deret pertama logam-logam transisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fenomena ini akan menjadi paradoks hanya ketika diasumsikan bahwa energi orbital atom adalah tetap dan tidak dipengaruhi oleh keberadaan elektron pada orbital-orbital lainnya. Jika begitu, maka orbital 3d akan memiliki energi yang sama dengan orbital 3p, seperti pada hidrogen. Namun hal ini jelas-jelas tidak demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pengecualian kaidah Madelung lainnya ===&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa pengecualian kaidah Madelung lainnya untuk unsur-unsur yang lebih berat, dan akan semakin sulit untuk menggunakan penjelasan yang sederhana mengenai pengecualian ini. Adalah mungkin untuk memprediksikan kebanyakan pengecualian ini menggunakan perhitungan Hartree-Fock, yang merupakan metode pendekatan dengan melibatkan efek elektron lainnya pada energi orbital. Untuk unsur-unsur yang lebih berat, diperlukan juga keterlibatan [[Kimia kuantum relativistik|efek relativitas khusus]] terhadap energi orbital atom, karena elektron-elektron pada kelopak dalam bergerak dengan kecepatan mendekati [[kecepatan cahaya]]. Secara umun, efek-efek relativistik ini cenderung menurunkan energi orbital s terhadap orbital atom lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Tabel konfigurasi elektron]]&lt;br /&gt;
* [[Orbital atom]]&lt;br /&gt;
* [[Aras energi]]&lt;br /&gt;
* [[HOMO/LUMO]]&lt;br /&gt;
* [[Pwpaw]] perangkat lunak untuk menghitung konfigurasi elektron&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan kaki ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.perfectperiodictable.com/userguide Simplified procedure for deriving electron configurations]&lt;br /&gt;
* [http://www.hydrogenlab.de/elektronium/HTML/einleitung_hauptseite_uk.html What does an atom look like? Configuration in 3D]&lt;br /&gt;
* [http://www.webelements.com/periodicity/electronic_configuration/ Electronic configuration: periodicity] from WebElements.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konfigurasi+elektron&amp;amp;oldid=29360239 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29360239 (2026-06-18T07:15:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>