<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kontrasepsi_hormonal</id>
	<title>Kontrasepsi hormonal - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kontrasepsi_hormonal"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kontrasepsi_hormonal&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T09:23:32Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kontrasepsi_hormonal&amp;diff=35762&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29457956; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kontrasepsi_hormonal&amp;diff=35762&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:23:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29457956; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kontrasepsi hormonal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merujuk pada metode [[kontrol kelahiran]] yang bekerja pada [[sistem endokrin]]. Hampir semua metode terdiri dari [[hormon steroid]], meskipun di [[India]] salah satu [[modulator reseptor estrogen selektif]] dipasarkan sebagai alat kontrasepsi. Metode hormonal asli-gabungan kontrasepsi pil oral-pertama kali dipasarkan sebagai kontrasepsi pada tahun 1960. Dalam dekade berikutnya banyak metode pengiriman lainnya telah dikembangkan, meskipun metode oral dan suntik sejauh ini merupakan yang paling populer. Secara keseluruhan, 18% dari pengguna kontrasepsi di dunia bergantung pada metode hormonal. Kontrasepsi hormonal sangat efektif: ketika dilakukan pada jadwal yang ditentukan, pengguna metode hormon steroid mengalami tingkat kehamilan kurang dari 1% per tahun. Tingkat kehamilan untuk kontrasepsi yang paling hormonal yang sempurna digunakan biasanya sekitar 0.3% atau kurang. Saat ini metode yang tersedia hanya dapat digunakan oleh perempuan; pengembangan [[kontrasepsi hormonal pria]] merupakan wilayah penelitian aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat dua jenis utama dari formulasi kontrasepsi hormonal: &amp;#039;&amp;#039;metode gabungan&amp;#039;&amp;#039; yang mengandung baik sebuah [[estrogen]] dan [[progestin]], dan &amp;#039;&amp;#039;metode progestogen&amp;#039;&amp;#039; yang hanya berisi [[progesteron]] atau salah satu dari analog sintetis (progestin). Metode gabungan bekerja dengan menekan [[ovulasi]] dan penebalan [[mukosa]] [[serviks]]; sedangkan metode progestogen mengurangi frekuensi ovulasi, kebanyakan dari mereka lebih mengandalkan perubahan lendir serviks. Kejadian efek samping tertentu berbeda untuk formulasi yang berbeda: misalnya, [[pendarahan]] hebat jauh lebih umum dengan metode progestogen. komplikasi serius tertentu yang kadang disebabkan oleh kontrasepsi yang mengandung estrogen tidak diyakini disebabkan oleh formulasi progestogen: [[trombosis vena dalam]] adalah salah satu contoh dari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1921, [[Ludwig Haberlandt]] menunjukkan kontrasepsi hormonal sementara pada seekor kelinci betina dengan transplantasi ovarium dari hewan hamil kedua. Sejak tahun 1930-an, para ilmuwan telah mengisolasi dan menentukan struktur [[hormon steroid]] dan menemukan bahwa dosis tinggi [[androgen]], [[estrogen]] atau [[progesteron]] menghambat [[ovulasi]]. Sejumlah kendala ekonomi, teknologi, dan sosial harus diatasi sebelum pengembangan kontrasepsi hormonal pertama, gabungan kontrasepsi pil oral (&amp;#039;&amp;#039;Combined Oral Contraceptive Pill&amp;#039;&amp;#039;, COCP). Pada tahun 1957, &amp;#039;&amp;#039;Enovi&amp;#039;&amp;#039;, COCP pertama, telah disetujui di [[Amerika Serikat]] untuk pengobatan gangguan menstruasi. Pada tahun 1960, [[Food and Drug Administration]] menyetujui sebuah aplikasi yang memungkinkan Enovid dipasarkan sebagai alat kontrasepsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kontrasepsi hanya-progestogen pertama diperkenalkan pada tahun 1969: &amp;#039;&amp;#039;Depo-Provera&amp;#039;&amp;#039;, suntikan progestin dosis tinggi. Selama dekade setengah berikutnya, jenis kontrasepsi hanya-progestogen dikembangkan: pil hanya-progestogen dosis rendah (1973); &amp;#039;&amp;#039;Progestasert&amp;#039;&amp;#039;, alat kontrasepsi hormonal pertama (1976); dan &amp;#039;&amp;#039;Norplant&amp;#039;&amp;#039;, implan kontraseptif pertama (1983).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kontrasepsi gabungan juga telah dibuat tersedia dalam berbagai bentuk. Pada tahun 1960 beberapa gabungan kontrasepsi suntik diperkenalkan, terutama &amp;#039;&amp;#039;Injectable Number 1&amp;#039;&amp;#039; di [[Republik Rakyat Tiongkok|Tiongkok]] dan &amp;#039;&amp;#039;Deladroxate&amp;#039;&amp;#039; di [[Amerika Latin]]. Gabungan kontrasepsi suntik ketiga, &amp;#039;&amp;#039;Cyclo-Provera&amp;#039;&amp;#039;, direformulasi pada tahun 1980 dengan menurunkan dosis dan berganti nama &amp;#039;&amp;#039;Cyclofem&amp;#039;&amp;#039; (juga disebut Lunelle). &amp;#039;&amp;#039;Cyclofem&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;Mesigyna&amp;#039;&amp;#039;, formulasi lain yang dikembangkan pada 1980-an, telah disetujui oleh [[Organisasi Kesehatan Dunia]] pada tahun 1993. &amp;#039;&amp;#039;NuvaRing&amp;#039;&amp;#039;, kontrasepsi cincin [[vagina]], pertama kali dipasarkan pada tahun 2002. Tahun 2002 juga menjadi tahun peluncuran Ortho Evra, &amp;#039;&amp;#039;patch&amp;#039;&amp;#039; kontrasepsi pertama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1991, [[ormeloksifen]] diperkenalkan sebagai alat kontrasepsi di [[India]]. Sementara ia bekerja pada sistem hormonal, modulator reseptor estrogen selektif ini bukanlah suatu hormon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggunaan medis ==&lt;br /&gt;
Kontrasepsi hormonal terutama digunakan untuk pencegahan [[kehamilan]], tetapi juga diresepkan untuk pengobatan [[sindrom ovarium polikistik]], gangguan menstruasi seperti [[dismenorea]] dan [[menoragia]], dan [[hirsutisme]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Wanita Yang Tidak Boleh Menggunakan KB Hormonal ===&lt;br /&gt;
Bagi sebagian orang, alat kontrasepsi hormonal seperti kontrasepsi suntik, kontrasepsi pil, dan kontrasepsi susuk atau implan, tidak boleh digunakan. Sebab, alat kontrasepsi hormonal dapat mengganggu keseimbangan [[Sistem endokrin|sistem hormon]] dalam tubuh pemakainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Risikonya bermacam-macam. Ada yang mengalami [[insomnia]]. Ada yang penyakit [[asma]] yang dideritanya kambuh setiap hari, bahkan yang paling mengerikan adalah bisa memicu [[kanker]]. Kasus yang terakhir biasanya terjadi pada seseorang yang sudah memiliki [[tumor]]. Begitu keseimbangan [[sistem hormon]] terganggu karena masuknya hormon dari luar yang berasal dari kontrasepsi hormonal, sel tumor yang jinak berubah menjadi sel kanker yang ganas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Frekuensi penggunaan ==&lt;br /&gt;
Kombinasi-pil dan hanya-progestogen—merupakan bentuk paling umum dari kontrasepsi hormonal. Di seluruh dunia, mereka bertanggung jawab terhadap 12% dari penggunaan kontrasepsi. Sebanyak 21% dari pengguna kontrasepsi reversibel memilih COCP atau POP. Pil sangat populer di negara-negara maju, di mana mereka bertanggung jawab terhadap 25% dari penggunaan kontrasepsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Risiko ==&lt;br /&gt;
Pertumbuhan jaringan payudara dipengaruhi oleh beberapa [[hormon]], yaitu hormon [[prolaktin]], hormon [[pertumbuhan]], hormon [[progesteron]], serta hormon [[estrogen]]. Paparan hormon dari kontrasepsi hormonal secara berlebihan dapat memicu pertumbuhan dan pembelahan sel secara tidak normal pada bagian tertentu. Oleh karena itu wanita yang menggunakan kontrasepsi hormon suntik, pil atau implan selama satu tahun memiliki tingkat risiko terkena [[kanker payudara]] dua kali lipat daripada wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi hormon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Risiko ini tidak dipengaruhi oleh faktor genetik, [[obesitas]], umur, dan riwayat persalinan. Namun risiko kanker payudara akan menurun jika wanita berhenti menggunakan KB hormoal seperti pil, suntik dan implan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Hormon pada kontrasepsi hormonal memicu kanker payudara ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Penyebab pertama, pemicu kanker payudara dari kontrasepsi hormonal tersebut adalah hormon [[estrogen]] dan [[progesteron]]. Penyebab pertama berasal dari risiko [[mutasi sel]] saat pembelahan meningkat. [[Profilerasi|Profilerasi sel]] oleh dua hormon tersebut juga meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Penyebab kedua, hormon estrogen dan progesteron merangsang peningkatan sel-sel kanker. Dalam kanker, sel-sel tersebut tumbuh dan berkembang liar tanpa mendapatkan instruksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Tidak Boleh Digunakan Lebih Dari 3 Tahun ===&lt;br /&gt;
Semakin lama menggunakan kontrasepsi hormonal, maka akan semakin besar risiko yang dirasakan. Pada usia 20 hingga 30 tahun, wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal tampaknya bukan masalah. Namun setelah penggunaan 3 tahun pertimbangkan untuk beralih pada kontrasepsi non hormonal seperti [[IUD]], [[kondom]], [[diafragma]], [[spermisida]] dan lain-lain. Jika KB hormon digunakan lebih dari 3 tahun risiko terjadinya [[kanker payudara]] akan semakin meningkat hingga 25%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Tidak Dianjurkan Bagi Wanita Lebih Dari 35 Tahun ===&lt;br /&gt;
Bagi wanita yang berusia lebih dari 35 tahun dan ingin berhenti memiliki anak maka disarankan untuk menggunakan [[IUD]] atau dilakukan [[sterilisasi]]. Jika di usia lebih dari 35 tahun masih menggunakan kontrasepsi hormonal, selain risiko [[kanker payudara]], maka Anda juga akan mengalami menopause dini serta risiko [[kanker serviks]] pun meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tindakan penanganan ==&lt;br /&gt;
Selain mendapat pantauan ketat dari Dokter kandungan, lakukan pula [[pemeriksaan payudara sendiri]] (SADARI) secara rutin, dan kontrol ke Dokter setiap tahun. Selain itu, lakukan [[skrining]] setiap dua tahun sekali, lakukan [[pap smear]] atau [[USG]] setiap satu tahun sekali untuk mengetahui kondisi kesehatan [[kandungan]] atau [[serviks]], untuk mengetahui penyakit-penyakit kandungan yang tidak bergejala sehingga bisa terdeteksi lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*https://www.curhatbidan.com/kontrasepsi/kb-hormon-dapat-memicu-kanker-payudara/ Diakses tanggal 05-03-2023.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kontrasepsi+hormonal&amp;amp;oldid=29457956 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29457956 (2026-07-14T13:19:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>