<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Koridor_satwa_liar</id>
	<title>Koridor satwa liar - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Koridor_satwa_liar"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Koridor_satwa_liar&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T08:01:14Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Koridor_satwa_liar&amp;diff=31536&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28774936; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Koridor_satwa_liar&amp;diff=31536&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:44:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28774936; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Lintasan satwa liar&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;koridor&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;satwa liar&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;koridor habitat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;koridor hijau (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[Bahasa Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;wildlife corridor&amp;#039;&amp;#039;) adalah wilayah [[habitat]] yang menghubungkan populasi [[satwa liar]] yang dipisahkan oleh aktivitas atau struktur [[manusia]] (seperti [[jalan]], [[pembangunan]], atau penebangan). Hal ini memungkinkan pertukaran [[individu]] antar [[populasi]], yang dapat membantu mencegah efek negatif [[perkawinan sekerabat]], yaitu mengurangi keragaman genetik melalui [[hanyutan genetik]] dalam populasi terisolasi. Lintasan satwa liar juga dapat membantu memfasilitasi pembentukan kembali [[populasi]] yang telah berkurang atau dihilangkan karena kejadian acak (seperti [[kebakaran]] atau [[penyakit]]). Hal ini berpotensi memoderasi beberapa efek terburuk dari fragmentasi [[habitat]],  di mana [[urbanisasi]] dapat memecah area [[habitat]], menyebabkan hewan kehilangan habitat aslinya dan kemampuan untuk berpindah antar wilayah untuk menggunakan semua sumber daya yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup. [[Fragmentasi habitat]] akibat pembangunan manusia merupakan ancaman yang terus meningkat terhadap keanekaragaman hayati dan lintasan satwa liar adalah mitigasi yang mungkin dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tujuan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan utama penerapan koridor satwa liar adalah untuk meningkatkan keanekaragaman hayati. Ketika wilayah daratan dipecah oleh campur tangan manusia, jumlah populasi menjadi tidak stabil dan banyak spesies hewan dan tumbuhan menjadi terancam punah. Dengan menghubungkan kembali fragmen tersebut, fluktuasi populasi dapat menurun drastis. Koridor dapat berkontribusi pada tiga faktor yang menstabilkan populasi antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Kolonisasi]]—hewan dapat berpindah dan menempati area baru ketika sumber makanan atau sumber daya alam lainnya kurang di habitat intinya.&lt;br /&gt;
* [[Migrasi]]—spesies yang berpindah secara musiman dapat melakukannya dengan lebih aman dan efektif bila tidak mengganggu hambatan pembangunan manusia.&lt;br /&gt;
* [[Perkawinan sekerabat]]—hewan dapat menemukan pasangan baru di daerah tetangga, meningkatkan keragaman genetik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rosenberg dkk. (1995)  adalah yang pertama kali merumuskan konsep koridor satwa liar. Pada masa awal penelitian tentang koridor, definisi &amp;quot;koridor biologis&amp;quot; sering kali samar dan tidak konsisten, mengakibatkan kebingungan mengenai bentuk dan fungsi yang tepat. Melalui upaya Rosenberg dkk, mereka mengembangkan sebuah model konseptual yang menyoroti peran koridor satwa liar sebagai jalur yang memfasilitasi pergerakan hewan, tanpa harus terpaku pada persyaratan [[vegetasi]] asli atau karakteristik habitat tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Bahan bacaan ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*Bennett, A.F. 1999. Linkages in the Landscape: The Role of Corridors and Connectivity in Wildlife Conservation. The World Conservation Union, Gland, Switzerland.&lt;br /&gt;
*De Chant, T. 2007. A Future of Conservation. Northfield Habitat Corridors Community Plan, Northfield, Minnesota.&lt;br /&gt;
*Department of Environment and Conservation (DEC). 2004. Wildlife Corridors. DEC, New South Wales.&lt;br /&gt;
*Dole, J.W., Ng, S.J., Sauvajot, R.M. 2004. Use of Highway Undercrossings by Wildlife in Southern California. Biology Conservation, 115 (3):499-507. &amp;amp;Foreman, Dave. Rewilding North America: a Vision for Conservation in the 21st Century. Washington: Island, 2004.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*M., S. 2002. Ecology: Insects, Pollen, Seeds, Travel Wildlife Corridors. Science News, 162 (10):269.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*Roach, J. 2006. First Evidence that Wildlife Corridors Boost Biodiversity, Study Says. National Geographic Society, Washington, D.C.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*[http://www.mma.es/portal/secciones/biodiversidad/desarrollo_rural_paisaje/fragmentacion_rural/pdf/2_Desfragmentacion_Belgica.pdf Defragmentasi di Belgia (Flanders) - Menghubungkan alam, menghubungkan orang. Diakses: 22 Januari 2009]&lt;br /&gt;
*[https://regeneration.org/nexus/wildlife-corridors Wildlife Corridors] Proyek Regenerasi&lt;br /&gt;
*[http://www.mma.es/portal/secciones/biodiversidad/desarrollo_rural_paisaje/fragmentacion_rural/pdf/1_Desfragmentacion_Holanda.pdf Jalur satwa liar - De-Fragmentasi di Belanda - Bagaimana mengevaluasi keefektifannya? Diakses: 22 Januari 2009]&lt;br /&gt;
*[http://corridordesign.org CorridorDesign.org - Alat GIS untuk merancang koridor satwa liar Diakses: 9 Maret 2010]&lt;br /&gt;
*[http://www.conservationcorridor.org/ ConservationCorridor.org - informasi, alat, dan tautan untuk menghubungkan ilmu koridor bentang alam dengan praktik konservasi. Diakses: 14 September 2012]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Koridor+satwa+liar&amp;amp;oldid=28774936 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28774936 (2026-01-03T14:43:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>