<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Korundum</id>
	<title>Korundum - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Korundum"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Korundum&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:10:57Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Korundum&amp;diff=20175&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Korundum&amp;diff=20175&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T22:59:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Korundum&amp;amp;diff=20175&amp;amp;oldid=19777&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Korundum&amp;diff=19777&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29601437; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Korundum&amp;diff=19777&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T22:21:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29601437; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Korundum&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[mineral]] [[oksida]] [[aluminium]] dengan [[rumus kimia]] Al₂O₃ yang mengkristal dalam [[sistem kristal trigonal|sistem trigonal]]. Mineral ini terkenal sebagai mineral terkeras kedua setelah [[intan]] dengan nilai kekerasan 9 pada [[skala Mohs]], menjadikannya material abrasif yang sangat baik dan batu permata yang tahan lama. Nama &amp;quot;korundum&amp;quot; berasal dari kata [[Sanskerta]] kuruvinda atau [[Tamil]] kurundam, yang merujuk pada batu permata ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korundum murni tidak berwarna (leukosafir), tetapi kehadiran unsur [[unsur transisi|pengotor]] (trace elements) menghasilkan berbagai variasi warna yang indah. Kehadiran [[kromium]] (Cr) menghasilkan warna merah yang dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[Ruby]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, sementara kombinasi [[besi]] (Fe) dan [[titanium]] (Ti) menghasilkan warna biru yang dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[Safir]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Varietas safir juga dapat ditemukan dalam warna kuning, hijau, ungu, merah muda, dan jingga-merah muda yang langka (padparadscha). Beberapa korundum memperlihatkan fenomena [[asterisme]] (bintang) ketika dipotong cabochon, disebabkan oleh inklusi jarum [[rutil]] yang tersusun teratur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara fisik, korundum memiliki [[berat jenis]] antara 3.98 hingga 4.10, dengan [[kilap (mineralogi)|kilau]] intan hingga kaca. Mineral ini tidak memiliki [[belahan (mineral)|belahan]] yang sempurna, tetapi menunjukkan belahan separasi pada bidang {0001} dan {1011} akibat [[kembaran (mineral)|kembaran]] polisintetik. [[Fraktur (mineral)|Fraktur]]-nya konkoidal hingga tidak rata, dan [[gores (mineral)|gores]]-nya berwarna putih. Secara optik, korundum bersifat uniaksial negatif dengan [[indeks bias]] nω = 1.768–1.772 dan nε = 1.760–1.764.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Korundum terbentuk dalam berbagai lingkungan [[geologi]], terutama pada [[batuan beku]] miskin silika seperti [[sienit]] dan [[pegmatit]], serta pada [[batuan metamorf]] seperti [[marmer]] kristalin, [[gnais]], dan [[mika sekis]]. Deposit korundum berkualitas permata ditemukan di berbagai belahan dunia, dengan sumber terkenal termasuk [[Myanmar]] (ruby Mogok), [[Sri Lanka]] (safir), [[Kashmir]] (safir biru), [[Thailand]], [[Kamboja]], [[Madagaskar]], dan [[Australia]]. Korundum sintetis diproduksi secara luas melalui metode [[Verneuil process|proses Verneuil]] untuk penggunaan industri (sebagai abrasif) dan permata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kristalografi ==&lt;br /&gt;
Korundum mengkristal dalam [[sistem kristal trigonal]] dengan kelas kristal &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hexagonal Scalenohedral (3m)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan grup ruang &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;R3c&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Parameter sel unitnya adalah a = 4.75 Å dan c = 12.982 Å, dengan rasio a : c = 1 : 2.733, volume sel unit 253.54 Å³, dan jumlah unit formula per sel unit (Z) = 6.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara morfologi, korundum menunjukkan kebiasaan kristal yang sangat bervariasi. Kristal sering berbentuk piramida curam dengan bentuk-bentuk yang ditandai pada bidang w, z, E, atau ω. Kristal berbentuk tong (barrel-shaped) sering ditemukan dengan permukaan yang kasar dan membulat, dan kadang-kadang dapat mencapai ukuran yang cukup besar. Variasi bentuknya berkisar dari prismatik pendek sejajar sumbu [0001] dengan bidang dasar yang lebar, hingga piramida yang curam. Lebih jarang, kristal dapat berbentuk tabular datar pada bidang {0001} atau berbentuk rombohedral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permukaan kristal korundum sering menunjukkan goresan (striae) pada bidang {0001} yang sejajar dengan arah [0110]. Garis-garis dalam arah [1120] kadang-kadang membagi bidang dasar menjadi enam sektor. Bentuk-bentuk kristal yang umum ditemukan meliputi: {0001}, {1000}, {1120}, {7180}, {1015}, {1013}, {1012}, {1011}, {7072}, {7071}, {0111}, {0221}, {0772}, {2245}, {2243}, {7·7·14·9}, {1121}, {7·7·14·6}, {4488}, {11·11·22·6}, {2241}, {7·7·14·3}, {8·8·16·3}, {4481}, {14·14·28·3}, {4265}, dan {3254}, serta {2·8·10·9}.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kembaran (twinning)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; pada korundum umumnya terjadi pada bidang {1011}, biasanya membentuk kembaran lamellar yang menghasilkan struktur berlapis dan goresan pada bidang c dan r. Lebih jarang, ditemukan kembaran penetrasi atau kembaran kepala panah (arrowhead twins) pada kristal yang berbentuk tabular sejajar bidang {1120}. Kembaran pada bidang {0001} juga ditemukan tetapi lebih jarang terjadi. Korundum juga dapat mengalami tekanan kembaran yang dihasilkan pada bidang {1011} dan {0001}.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mineral sejenis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Ruby]]&lt;br /&gt;
* [[Safir]]&lt;br /&gt;
* [[Daftar mineral]]&lt;br /&gt;
* [[Batu permata]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Korundum&amp;amp;oldid=29601437 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29601437 (2026-08-19T19:27:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>