<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kristal</id>
	<title>Kristal - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kristal"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kristal&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T18:01:01Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kristal&amp;diff=17154&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kristal&amp;diff=17154&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T04:05:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kristal&amp;amp;diff=17154&amp;amp;oldid=16754&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kristal&amp;diff=16754&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28451681; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Kristal&amp;diff=16754&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T03:38:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28451681; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kristal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;hablur&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu [[padatan]] yaitu [[atom]], [[molekul]], atau [[ion]] yang penyusunnya terkemas secara teratur dan polanya berulang melebar secara tiga dimensi. Secara umum, zat [[cair]] membentuk kristal ketika mengalami proses pemadatan. Pada kondisi ideal, hasilnya bisa berupa kristal tunggal, yang semua [[atom|atom-atom]] dalam padatannya &amp;quot;terpasang&amp;quot; pada [[kisi kristal|kisi]] atau [[struktur kristal]] yang sama. Sementara, secara umum, kebanyakan kristal terbentuk secara simultan sehingga menghasilkan padatan polikristalin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur kristal ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Struktur kristal yang akan terbentuk dari suatu cairan tergantung pada struktur [[kimia]] cairan itu sendiri, kondisi ketika terjadi pemadatan, dan [[tekanan]] ambien. Proses terbentuknya struktur kristalin dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[kristalisasi|penghabluran]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski proses pendinginan sering menghasilkan bahan kristalin, dalam keadaan tertentu cairannya bisa membeku dalam bentuk non-kristalin. Dalam banyak kasus, ini terjadi karena pendinginan yang terlalu cepat sehingga atom-atomnya tidak dapat mencapai lokasi kisinya. Suatu bahan non-kristalin biasa disebut bahan [[amorf]] atau seperti [[gelas]]. Terkadang bahan seperti ini juga disebut sebagai padatan amorf, meskipun ada perbedaan jelas antara padatan dan gelas. Proses pembentukan gelas, tidak melepaskan kalor lebur jenis ([[Bahasa Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;latent heat of fusion&amp;#039;&amp;#039;). Karena alasan inilah, banyak ilmuwan yang menganggap bahan gelas sebagai cairan, bukan padatan. Topik ini kontroversial, silakan lihat [[gelas]] untuk pembahasan lebih lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Struktur kristal terjadi pada semua kelas material, dengan semua jenis [[ikatan kimia]]. Hampir semua [[logam|ikatan logam]] ada pada keadaan polikristalin; logam amorf atau kristal tunggal harus diproduksi secara sintetis, dengan kesulitan besar. Kristal [[ikatan ion]] dapat terbentuk saat pemadatan garam, baik dari lelehan cairan maupun kondensasi larutan. Kristal ikatan kovalen juga sangat umum. Contohnya adalah [[intan]], [[silika]], dan [[grafit]]. Material [[polimer]] umumnya akan membentuk bagian-bagian kristalin, tetapi panjang [[molekul|molekul-molekulnya]] biasanya mencegah penghabluran menyeluruh. [[Gaya Van der Waals]] lemah juga dapat berperan dalam struktur kristal. Jenis ikatan inilah yang menyatukan lapisan-lapisan berpola heksagonal pada [[grafit]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan material kristalin memiliki berbagai jenis [[cacat kristalografis]]. Jenis dan struktur dari kecacatan tersebut dapat berefek besar pada sifat-sifat materialnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun istilah &amp;quot;kristal&amp;quot; memiliki makna yang sudah ditentukan dalam [[ilmu material]] dan [[fisika padat]], dalam kehidupan sehari-hari, penyebutan &amp;quot;kristal&amp;quot; merujuk pada benda padat yang menunjukkan bentuk geometri tertentu, dan kerap kali sedap di mata. Berbagai bentuk kristal tersebut dapat ditemukan di alam. Bentuk-bentuk kristal tergantung pada jenis ikatan molekul antaratom (untuk menentukan strukturnya) dan keadaan terciptanya kristal tersebut. Bunga [[salju]], [[intan]], dan [[garam dapur]] adalah contoh-contoh kristal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa material kristalin mungkin menunjukkan sifat-sifat elektrik khas, seperti efek [[feroelektrik]] atau efek [[piezoelektrik]]. Kelakuan cahaya dalam kristal dijelaskan dalam [[optika|optika kristal]]. Dalam struktur [[dielektrik]] periodik, serangkaian sifat-sifat optis unik dapat ditemukan seperti yang dijelaskan dalam kristal [[fotonika|fotonik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sistem kristal ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kristal tunggal atau&amp;amp;nbsp;monokristalin, yaitu suatu padatan kristal yang mempunyai kisi kristal yang susunannya teratur secara sinambung dan kisi-kisi kristal yang membentuk bingkai tersebut tidak rusak atau tetap strukturnya. Menurut Milligan (1979),&amp;amp;nbsp;kristal tunggal&amp;amp;nbsp;adalah suatu padatan yang atom-atom dalam molekul-molekulnya diatur dalam keterulangan di mana sebagian padatan kristal tersusun dari jutaan kristal tunggal yang disebut&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;grain&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam proses pembentukan struktur kristal tersebut, dalam ilmu kristalografi dijelaskan dengan dua jalan yaitu hcp (&amp;#039;&amp;#039;hexagonal close-packed&amp;#039;&amp;#039;) di mana kristal terbentuk dengan urutan atom ABABAB dan seterusnya serta urutan pembentukan kristal lainnya adalah ccp (&amp;#039;&amp;#039;cubic close-packed&amp;#039;&amp;#039;) di mana urutan atom pembentuknya adalah ABCABC dan seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam identifikasi kristal tunggal tidak akan lepas dengan kisi Bravais karena dengan mengetahui [[sistem kristal]] atau kisi Bravais dapat&lt;br /&gt;
diidentifikasi jenis dari kristal tunggal tersebut. &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kisi Bravais&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sistem kristal atau bentuk dasar dari kisi kristal. Terdapat empat belas kisi Bravais dan untuk sistem kristalnya terdapat tujuh yang ditampilkan pada tabel di bawah. Keempatbelas kisi tersebut memiliki perbedaan dalam bentuk dan ukuran unit sel. Perbedaan tersebut dilambangkan dengan huruf&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;a, b, c&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;dan sudut di antara huruf tersebut dilambangkan dengan&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;α,&amp;amp;nbsp;β,&amp;amp;nbsp;γ,&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;di mana&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;α&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;adalah sudut di antara&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;dan&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;c,&amp;amp;nbsp;β&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;adalah sudut di antara&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;dan&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039;, dan&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;γ&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;adalah sudut di antara a dan b.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kristal dapat terbentuk dari proses [[pengendapan]]. Endapan adalah zat yang memisahkan diri sebagai suatu fase padat keluar dari larutan dan terbentuklah kristal. Ukuran kristal yang terbentuk selama pengendapan tergantung pada dua faktor penting, yaitu laju pembentukan inti dan laju pertumbuhan kristal. Laju pembentukan inti dapat dinyatakan dengan jumlah inti yang terbentuk dalam satuan waktu. Jika laju pembentukan inti tinggi, banyak sekali kristal yang akan terbentuk tetapi dengan ukuran yang kecil. Sedangkan jika laju pertumbuhan kristal tinggi, maka akan didapatkan kristal dengan ukuran yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggolongan ==&lt;br /&gt;
Suatu kristal dapat digolongkan berdasarkan susunan [[partikel]]nya dan dapat pula berdasarkan jenis partikel penyusunnya atau interaksi yang menggabungkan partikel tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kristal logam ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kristal dengan kisi yang terdiri atas atom [[logam]] yang terikat melalui [[ikatan logam]]. Atom logam merupakan atom yang memiliki [[energi ionisasi]] kecil sehingga [[elektron valensi]]nya mudah lepas dan menyebabkan atom membentuk [[kation]]. Bila dua atom logam saling mendekat, maka akan terjadi tumpah tindih antara orbital-orbitalnya sehingga membentuk suatu [[orbital molekul]]. Semakin banyak atom logam yang saling berinteraksi, maka akan semakin banyak terjadi tumpang tindih orbital sehingga membentuk suatu orbital molekul baru. Terjadinya tumpang tindih orbital yang berulang-ulang menyebabkan [[elektron|elektron-elektron]] pada kulit terluar setiap atom dipengaruhi oleh atom lain sehingga dapat bergerak bebas di dalam kisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu sifat kristal logam adalah dapat ditempa. Sifat ini diperoleh dari ikatan logam yang membentuknya. Dalam ikatan logam, terjadi interaksi antara atom/ion dengan elektron bebas di sekitarnya sehingga dapat membuat logam mempertahankan strukturnya bila diberikan suatu gaya yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kristal ionik ===&lt;br /&gt;
Kristal ionik terbentuk karena adanya gaya tarik antara [[ion]] bermuatan positif dan negatif. Umumnya, kristal ionik memiliki [[titik leleh]] tinggi dan [[konduktivitas listrik|hantaran listrik]] yang rendah. Contoh dari kristal ionik adalah [[natrium klorida|NaCl]]. Kristal ionik tidak memiliki arah khusus seperti kristal kovalen sehingga pada kristal NaCl misalnya, ion natrium akan berinteraksi dengan semua ion klorida dengan intensitas interaksi yang beragam dan [[ion klorida]] akan berinteraksi dengan seluruh ion natriumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kristal kovalen ===&lt;br /&gt;
Atom-atom penyusun kristal kovalen secara berulang terikat melalui suatu [[ikatan kovalen]] membentuk suatu kristal dengan struktur yang mirip dengan [[polimer]] atau molekul raksasa. Contoh kristal kovalen adalah [[intan]] dan [[silikon dioksida]] (SiO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;) atau [[kuarsa]]. Intan memiliki sifat kekerasan yang berasal dari terbentuknya ikatan kovalen [[orbital atom]] karbon hibrida sp3.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kristal molekuler ===&lt;br /&gt;
Pada umumnya, kristal terbentuk dari suatu jenis [[ikatan kimia]] antara atom atau ion. Namun, pada kasus kristal molekuler, kristal terbentuk tanpa bantuan ikatan, tetapi melalui [[interaksi kimia|interaksi lemah]] antara molekulnya. Salah satu contoh dari kristal molekuler adalah kristal [[iodin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kristalografi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;[[Kristalografi]]&amp;#039;&amp;#039; adalah studi ilmiah mengenai [[struktur kristal]] (dengan kata lain, susunan atom) dari kristal. Salah satu teknik kristalografi yang banyak digunakan adalah [[difraksi sinar-X]]. Sejumlah besar struktur kristal yang telah diketahui disimpan dalam [[basis data kristalografi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Galeri ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Struktur kristal]]&lt;br /&gt;
* [[Kristalografi sinar-X]]&lt;br /&gt;
* [[Kristal nano]]&lt;br /&gt;
* [[Zamrud]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
* [http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_dasar/padatan1/berbagai-kristal/ Berbagai kristal]&lt;br /&gt;
* [http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_dasar/padatan1/struktur-padatan-kristalin/ Struktur padatan kristalin]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kristal&amp;amp;oldid=28451681 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28451681 (2025-11-13T07:33:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>