<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Labia_mayor</id>
	<title>Labia mayor - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Labia_mayor"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Labia_mayor&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:21:12Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Labia_mayor&amp;diff=36159&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29318663; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Labia_mayor&amp;diff=36159&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:22:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29318663; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Pada [[primata]], dan khususnya pada manusia, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;labia mayor&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (: &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;labium mayus&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;), juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;bibir luar&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;labia luar&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah dua lipatan [[kulit]] [[Daftar istilah anatomi|longitudinal]] yang menonjol yang memanjang ke bawah dan ke belakang dari [[mons pubis]] ke [[perineum]]. Bersama dengan [[labia minora]], keduanya membentuk [[labia]] dari [[vulva]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Labia mayor [[Homologi (biologi)|homolog]] dengan [[skrotum]] pada pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Etimologi==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Labia mayor&amp;#039;&amp;#039; adalah bentuk jamak dalam [[bahasa Latin|Latin]] untuk bibir besar (&amp;quot;mayor&amp;quot;). Istilah Latin &amp;#039;&amp;#039;labium/labia&amp;#039;&amp;#039; digunakan dalam anatomi untuk sejumlah struktur paralel yang biasanya berpasangan, tetapi dalam bahasa Inggris (serta bahasa Indonesia), istilah ini sebagian besar diterapkan pada dua pasang bagian [[vulva]]—labia mayor dan [[labia minora]]. Secara tradisional, untuk menghindari kebingungan dengan struktur tubuh lain yang menyerupai bibir, labia vulva diistilahkan oleh para ahli anatomi dalam bahasa Latin sebagai &amp;#039;&amp;#039;labia majora (&amp;#039;&amp;#039;atau &amp;#039;&amp;#039;minora) pudendi.&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Embriologi==&lt;br /&gt;
Secara embriologis, struktur ini berkembang dari [[lipatan labioskrotal]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah masa pubertas, labia mayor dapat berubah warna menjadi lebih gelap daripada kulit di sekitarnya dan ditumbuhi [[rambut kemaluan]] pada permukaan luarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Fungsi dan struktur==&lt;br /&gt;
Fungsi utama labia mayor adalah untuk menutupi dan melindungi bagian-bagian lain dari vulva. Labia mayor mencakup [[labia minora]], [[Labia#Struktur|sulkus interlabial]], [[tudung klitoris]], [[Klitoris#Glans|glans klitoris]], [[Klitoris#Frenulum|frenulum klitoris]], [[Garis Hart]], dan [[vestibulum vulva]], tempat bermuaranya lubang eksternal [[uretra]] dan [[vagina]]. Setiap labium mayus memiliki dua permukaan: permukaan luar, berpigmen dan ditutupi oleh [[rambut kemaluan]] yang kasar; serta permukaan dalam, yang halus dan dipenuhi folikel [[sebasea]] yang besar. Labia mayor dilapisi oleh [[Sel epitel skuamosa|epitel skuamosa]]. Di antara keduanya, terdapat sejumlah besar jaringan [[areolar]] dan [[Jaringan adiposa|lemak]], selain pembuluh darah, [[saraf]], dan [[kelenjar]]. Di bawah kulit labia mayor, terdapat jaringan yang disebut &amp;#039;&amp;#039;dartos muliebris&amp;#039;&amp;#039;, yang memberikan penampilan berkerut padanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Celah pudendal===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Labia mayor merupakan batas lateral dari &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;celah pudendal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Celah pudendal, yang juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;celah vulva&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;celah Venus&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;rima vulvae&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;rima pudendi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dalam bahasa Latin), adalah celah vertikal di antara labia mayor yang dimulai dari titik basal [[mons pubis]]. Setelah pubertas, tudung klitoris dan labia minora dapat menonjol ke dalam celah pudendal dengan derajat yang bervariasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Komisura===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Labia mayor lebih tebal di bagian depan, dan membentuk &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;komisura labial anterior&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; tempat keduanya bertemu di bawah [[mons pubis]]. Di bagian posterior, keduanya tidak benar-benar menyatu, melainkan tampak menghilang ke dalam integumen di sekitarnya, berakhir saling berdekatan dan hampir sejajar satu sama lain. Bersama dengan kulit penghubung di antara keduanya, bagian ini membentuk [[komisura]] lain, yaitu &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;komisura labial posterior&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, yang juga merupakan batas posterior vulva. Jarak antara komisura posterior dan [[Anus manusia|anus]], dengan panjang 2,5 hingga 3&amp;amp;nbsp;cm, merupakan [[perineum]]. Daerah anterior perineum dikenal sebagai [[segitiga urogenital]], yang memisahkannya dari daerah anal. Di antara labia mayor dan [[paha]] bagian dalam terdapat &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;lipatan labiokrural&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Di antara labia mayor dan labia minora terdapat sulkus interlabial. Labia mayor mengalami [[atrofi]] setelah [[menopause]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pada primata non-manusia==&lt;br /&gt;
Meskipun labia mayor terdapat pada semua primata betina, banyak di antaranya memilikinya hanya hingga dewasa atau menjadi tidak mencolok pada masa tersebut. Primata selain manusia yang selalu memiliki labia mayor yang tampak jelas adalah [[bonobo]], [[Strepsirrhini|strepsirini]], [[tarsius]], [[Cebidae|monyet cebid]], dan [[owa]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada betina [[mamalia]] non-primata, labia mayor tidak ada karena pembengkakan labioskrotal telah menghilang saat masih menjadi janin. Oleh karena itu, celah pudendal merujuk pada celah di antara [[labia vulva]] pada mamalia tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penggunaan dalam cangkok==&lt;br /&gt;
[[Bantalan lemak]] dari labia mayor dapat digunakan sebagai [[Cangkok (pembedahan)|cangkok]], sering kali disebut sebagai &amp;quot;cangkok bantalan lemak labial Martius&amp;quot;, dan dapat digunakan, misalnya, dalam [[uretrolisis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Lihat pula==&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;[[Femalia]]&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* [[Kebanggaan labia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=6190 Labia Majora Medical Definition] ()&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Labia+mayor&amp;amp;oldid=29318663 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29318663 (2026-06-06T06:26:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>