<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Laju_endap_darah</id>
	<title>Laju endap darah - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Laju_endap_darah"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Laju_endap_darah&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:31:12Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Laju_endap_darah&amp;diff=30147&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27815318; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Laju_endap_darah&amp;diff=30147&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:21:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27815318; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Laju endap darah (LED)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[bahasa Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;erythrocyte sedimentation rate (ESR)&amp;#039;&amp;#039;) adalah kecepatan [[eritrosit|sel - sel darah merah]] mengendap di dalam tabung uji dengan satuan mm/jam. Uji LED umumnya dilakukan menggunakan [[metode Westergren]] dan bertujuan untuk memantau keberadaan [[radang]] atau infeksi di dalam tubuh. Dalam metode tersebut, sampel darah yang telah diberi [[antikoagulan]] diletakkan di dalam tabung vertikal 200&amp;amp;nbsp;mm dan kemudian didiamkan selama 1 jam untuk diamati seberapa jauh sel darah merah jatuh menuju dasar tabung tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor - faktor yang memengaruhi hasil uji LED adalah kadar [[fibrinogen]], rasio sel darah merah dibandingkan dengan [[plasma darah]], keadaan sel darah merah yang abnormal, dan beberapa faktor teknis. Kadar fibrinogen dalam darah akan meningkat saat terjadi radang atau infeksi dan menyebabkan sel - sel darah merah lebih mudah membentuk &amp;#039;&amp;#039;[[rouleaux]]&amp;#039;&amp;#039; atau menggumpal sehingga sel darah merah lebih cepat mengendap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laju endap darah cenderung dikaitkan dengan keberadaan radang atau infeksi, namun dapat juga membantu pemantauan kelainan kekebalan tubuh, [[diabetes]], [[tuberkulosis]], [[anemia]], bahkan [[kanker]]. Laju endap darah juga mengalami peningkatan saat masa kehamilan atau seiring dengan bertambahnya usia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Uji LED pertama kali ditemukan pada tahun [[1897]] oleh seorang dokter asal [[Polandia]], [[Edmund Faustyn Biernacki]]. Pada tahun [[1918]], [[Robert Sanno Fahraeus]], seorang [[patologis]] dan [[hematologis]] asal [[Swedia]], mengembangkan penemuan Biernacki dan menggunakan uji LED untuk uji kehamilan. Selanjutnya pada tahun 1921, [[Westergren Alf Vilhelm]] memperkenalkan [[metode Westergren]] untuk mengukur kecepatan pengendapan sel darah merah dalam sebuah artikel mengenai darah dalam tuberkulosis pada [[paru - paru]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Interval nilai ==&lt;br /&gt;
Interval nilai normal hasil uji LED adalah&lt;br /&gt;
:Pria dewasa: 0 - 15mm/jam&lt;br /&gt;
:Wanita dewasa: 0 - 20mm/jam&lt;br /&gt;
:Anak - anak: 0 - 10mm/jam&lt;br /&gt;
Jika nilai LED &amp;gt; 50mm/jam, maka dibutuhkan pemeriksaan lanjutan mengenai kadar [[protein]] dalam [[serum]], [[immunoglobulin]], &amp;#039;&amp;#039;[[Anti Nuclear Antibody]]&amp;#039;&amp;#039;, dan faktor [[reumatoid]] karena dapat mengarah kepada tuberkulosis, penyakit [[tiroid]], &amp;#039;&amp;#039;[[Systemic Lupus Erythematosus]]&amp;#039;&amp;#039;, atau [[arthritis reumatoid]]. Jika nilai LED &amp;gt; 100mm/jam, maka memiliki indikasi infeksi serius, [[malignansi]], [[paraproteinemia]], atau [[hiperfibrinogenemia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Faktor - faktor yang memengaruhi nilai LED ==&lt;br /&gt;
=== Kadar fibrinogen ===&lt;br /&gt;
Fibrinogen merupakan protein yang diproduksi oleh [[hati]] dan berfungsi untuk membantu proses [[pembekuan darah]]. Sehubungan dengan perannya dalam proses pembekuan darah, jumlah fibrinogen akan meningkat saat terjadi luka atau infeksi di dalam tubuh  Jumlah fibrinogen yang meningkat dapat menyebabkan sel - sel darah merah saling mengikat satu sama lain dan membentuk gumpalan yang disebut &amp;#039;&amp;#039;rouleaux&amp;#039;&amp;#039; sehingga sel - sel darah merah cenderung menjadi lebih berat.&lt;br /&gt;
=== Rasio sel darah merah terhadap plasma darah ===&lt;br /&gt;
Saat rasio sel darah merah terhadap plasma darah cukup tinggi, maka dapat dikatakan bahwa jumlah komponen sel lebih banyak dibandingkan dengan komponen cair atau plasma sehingga komponen sel lebih berat dan lebih cepat mengendap.&lt;br /&gt;
=== Keadaan sel darah merah yang abnormal ===&lt;br /&gt;
Keadaan sel darah merah yang tidak normal seperti pada penderita [[anemia sel sabit]] dapat menurunkan nilai LED secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh bentuk sel darah merah yang lebih kecil dan kurang beraturan sehingga sel darah merah menjadi lebih lambat saat mengendap.&lt;br /&gt;
=== Faktor teknis ===&lt;br /&gt;
Faktor teknis yang dapat memengaruhi hasil uji LED mencakup posisi dan tinggi tabung pengujian, proses pencampuran sampel darah dengan antikoagulan, serta pengaruh lingkungan terhadap tabung pengujian dalam proses pengamatan. Perhatian yang kurang terhdap hal - hal teknis tersebut dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhdap hasil uji LED.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hubungan dengan Protein C-Reaktif ==&lt;br /&gt;
[[Protein C-reaktif]] adalah protein yang diproduksi oleh [[hati]] dan jumlahnya akan meningkat saat terjadi peradangan atau infeksi di dalam tubuh. Karena memiliki reaksi yang hampir sama dengan LED, pengukuran kandungan [[protein]] C-Reaktif terkadang menjadi alternatif pengganti uji LED. Dalam praktiknya, [[protein]] C-Reaktif cenderung diamati untuk mendeteksi [[darah tinggi]] dan penyakit yang berhubungan dengan [[pembuluh darah]], seperti [[aterosklerosis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laju+endap+darah&amp;amp;oldid=27815318 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27815318 (2025-09-12T15:16:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>