<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Lebrikizumab</id>
	<title>Lebrikizumab - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Lebrikizumab"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Lebrikizumab&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T13:44:29Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Lebrikizumab&amp;diff=35798&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29510781; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Lebrikizumab&amp;diff=35798&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:28:14Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29510781; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Lebrikizumab&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; yang dijual dengan nama merek Ebglyss, adalah [[antibodi monoklonal]] manusiawi yang digunakan untuk pengobatan [[dermatitis atopik]] (eksim atopik). Ini merupakan [[antagonis reseptor|antagonis]] [[interleukin 13]]. Obat ini diberikan melalui [[penyuntikan subkutan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum meliputi reaksi di tempat suntikan, [[sidrom mata kering|mata kering]], dan [[konjungtivitis]] termasuk konjungtivitis alergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebrikizumab disetujui untuk penggunaan medis di Uni Eropa pada November 2023, di Kanada pada Juni 2024, dan di AS pada September 2024.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
[[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) menyetujui lebrikizumab berdasarkan bukti dari tiga uji klinis (J2T-DM-KGAB, J2T-DM-KGAC, dan J2T-DM-KGAD) yang melibatkan 1.062 peserta berusia dua belas tahun ke atas dengan dermatitis atopik sedang hingga berat yang penyakitnya tidak terkontrol secara memadai dengan terapi resep topikal atau ketika terapi tersebut tidak dianjurkan. Ketiga uji klinis tersebut merupakan studi acak, buta ganda, terkontrol plasebo, dan kelompok paralel. Dua uji klinis dirancang untuk mengevaluasi kemanjuran dan keamanan lebrikizumab sebagai monoterapi dan satu uji klinis dirancang untuk mengevaluasi keamanan dan kemanjuran lebrikizumab bila digunakan dalam kombinasi dengan pengobatan kortikosteroid topikal. Uji klinis dilakukan di 223 lokasi di 16 negara termasuk Australia, Bulgaria, Kanada, Estonia, Prancis, Jerman, Latvia, Lithuania, Meksiko, Polandia, Singapura, Korea Selatan, Spanyol, Taiwan, Ukraina, dan Amerika Serikat. Uji klinis tersebut melibatkan 508 peserta di Amerika Serikat dan 554 peserta di luar Amerika Serikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penggunaan medis==&lt;br /&gt;
Lebrikizumab [[indikasi (kedokteran)|diindikasikan]] untuk pengobatan dermatitis atopik sedang hingga berat pada orang dewasa dan remaja berusia dua belas tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kilogram (88 lb) yang merupakan kandidat untuk terapi sistemik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Mekanisme kerja==&lt;br /&gt;
Lebrikizumab memblokir [[interleukin 13]] (IL-13), suatu [[sitokin]] (protein pensinyalan sel) yang diproduksi oleh sejenis [[sel darah putih]] yang disebut &amp;quot;[[sel T pembantu]]&amp;quot;. IL-13 diduga menginduksi ekspresi protein pensinyalan lain, yakni periostin, oleh sel [[jaringan epitel|epitel]] [[bronkus]]. Periostin pada gilirannya tampaknya berperan dalam sejumlah masalah terkait asma, seperti hiperresponsivitas bronkial, peradangan, dan aktivasi serta [[proliferasi sel|proliferasi]] [[fibroblas]] saluran napas, yang terlibat dalam pemodelan kembali saluran napas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teori ini didukung oleh fakta bahwa orang dengan kadar periostin tinggi menunjukkan respons yang jauh lebih baik terhadap lebrikizumab dalam studi fase II: volume ekspirasi paksa dalam 1 detik (FEV1) 8,2% lebih tinggi dibandingkan dengan plasebo pada kelompok ini (diukur dari &amp;#039;&amp;#039;baseline&amp;#039;&amp;#039; masing-masing), sedangkan peserta dengan kadar periostin rendah memiliki FEV1 1,6% lebih tinggi, dan nilai rata-rata untuk semua peserta adalah 5,5%. Peningkatan FEV1 pada peserta dengan kadar periostin rendah tidak signifikan secara statistika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Status hukum===&lt;br /&gt;
Pada bulan September 2023, Komite Produk Obat untuk Penggunaan Manusia dari [[Badan Pengawas Obat Eropa]] merekomendasikan otorisasi lebrikizumab untuk pengobatan dermatitis atopik. Lebrikizumab diotorisasi untuk penggunaan medis di Uni Eropa pada bulan November 2023.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada September 2023, FDA menolak untuk menyetujui lebrikizumab karena temuan tertentu selama inspeksi terhadap produsen kontrak, yang tidak terkait dengan data uji klinis, keamanan, atau label untuk lebrikizumab. Lebrikizumab disetujui oleh FDA pada September 2024.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Nama merek===&lt;br /&gt;
Lebrikizumab adalah [[nama Generik Internasional]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebrikizumab dijual dengan nama merek Ebglyss.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penelitian==&lt;br /&gt;
Lebrikizumab sedang dalam penelitian sebagai [[imunosupresan]] untuk pengobatan [[asma]] yang tidak dapat dikendalikan secara memadai dengan [[glukokortikoid]] hirup. Obat ini diciptakan oleh Tanox dengan nama kode TNX-650, dan [[uji klinis]] fase I untuk [[limfoma Hodgkin]] refrakter telah dilakukan ketika Genentech mengakuisisi Tanox pada tahun 2007. Obat ini telah berhasil menyelesaikan uji klinis fase II untuk pengobatan asma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lebrikizumab&amp;amp;oldid=29510781 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29510781 (2026-08-01T00:23:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>