<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Lemak</id>
	<title>Lemak - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Lemak"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Lemak&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T14:04:04Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Lemak&amp;diff=19733&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29568166; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Lemak&amp;diff=19733&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T22:17:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29568166; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Lemak&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; () merujuk pada sekelompok besar [[molekul|molekul-molekul]] alam yang terdiri atas unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen meliputi [[asam lemak]], [[malam (zat)|malam]], [[lemak sterol|sterol]], [[vitamin|vitamin-vitamin]] yang larut di dalam lemak (contohnya A, D, E, dan K), [[monogliserida]], [[digliserida]], [[fosfolipid]], [[glikolipid]], [[terpenoid]] (termasuk di dalamnya [[getah]] dan [[steroid]]) dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Lemak&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; secara khusus menjadi sebutan bagi minyak hewani pada suhu ruang, lepas dari wujudnya yang padat maupun cair, yang terdapat pada jaringan tubuh yang disebut [[adiposa]]. Lemak merupakan suatu zat yang kaya akan energi, yang diperlukan tubuh sebagai sumber energ utama dalama proses metabolisme tubuh. Lemak dalam tubuh diperoleh dari dua sumber yaitu dari makanan dan hasil produksi organ hari, yang disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk sel-sel lemak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada jaringan adiposa, [[adiposit|sel lemak]] [[sekresi|mengeluarkan]] [[hormon]] [[leptin]] dan [[resistin]] yang berperan dalam [[sistem kekebalan]], hormon [[sitokina]] yang berperan dalam komunikasi antar sel. Hormon sitokina yang dihasilkan oleh jaringan adiposa secara khusus disebut hormon [[adipokina]], antara lain [[kemerin]], [[interleukin]]-6, &amp;#039;&amp;#039;plasminogen activator inhibitor-1&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;retinol binding protein 4&amp;#039;&amp;#039; (RBP4), &amp;#039;&amp;#039;tumor necrosis factor-alpha&amp;#039;&amp;#039; (TNFα), [[visfatin]], dan hormon metabolik seperti [[adiponektin]] dan [[hormon adipokinetik]] (Akh).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sifat dan Ciri ciri ==&lt;br /&gt;
Karena struktur molekulnya yang kaya akan rantai unsur karbon(-CH2-CH2-CH2-)maka lemak mempunyai sifat hydrophob. Ini menjadi alasan yang menjelaskan sulitnya lemak untuk larut di dalam air. Lemak dapat larut hanya di larutan yang non polar atau organik seperti: eter, Chloroform, atau benzol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi ==&lt;br /&gt;
Secara umum dapat dikatakan bahwa lemak memenuhi fungsi dasar bagi manusia, yaitu:&lt;br /&gt;
# Menjadi cadangan energi dalam bentuk [[sel lemak]]. 1 gram lemak menghasilkan 39.06 k[[joule]] atau 9,3 k[[cal]].&lt;br /&gt;
# Lemak mempunyai fungsi seluler dan komponen struktural pada [[membran sel]] yang berkaitan dengan [[karbohidrat]] dan [[protein]] demi menjalankan aliran [[air]], [[ion]] dan molekul lain, keluar dan masuk ke dalam [[sel (biologi)|sel]].&lt;br /&gt;
# Menopang fungsi [[senyawa organik]] sebagai penghantar sinyal, seperti pada prostaglandin dan [[steroid hormon]] dan kelenjar empedu.&lt;br /&gt;
# Menjadi suspensi bagi vitamin A, D, E dan K yang berguna untuk proses biologis&lt;br /&gt;
# Berfungsi sebagai penahan guncangan demi melindungi organ vital dan melindungi tubuh dari suhu luar yang kurang bersahabat.&lt;br /&gt;
# Sebagai Insulator panas di jaringan sub-kutan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lemak juga merupakan sarana sirkulasi energi di dalam tubuh dan komponen utama yang membentuk membran semua jenis sel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Membran ===&lt;br /&gt;
Sel [[Eukariota|eukariotik]] disekat-sekat menjadi [[organel]] ikatan-membran yang melaksanakan fungsi biologis yang berbeda-beda. [[Gliserofosfolipid]] adalah komponen struktural utama dari [[membran biologis]], misalnya [[membran plasma]] seluler dan membran organel intraselular; di dalam sel-sel hewani membran plasma secara fisik memisahkan komponen [[intraselular]] dari lingkungan [[ekstraselular]]. Gliserofosfolipid adalah molekul [[amfipatik]] (mengandung wilayah [[hidrofob]]ik dan [[hidrofil]]ik) yang mengandung inti gliserol yang terkait dengan dua &amp;quot;ekor&amp;quot; turunan asam lemak oleh ikatan-ikatan [[ester]] dan ke satu gugus &amp;quot;kepala&amp;quot; oleh suatu ikatan ester [[fosfat]]. Sementara gliserofosfolipid adalah komponen utama membran biologis, komponen lipid non-gliserida lainnya seperti [[sfingomielin]] dan [[sterol]] (terutama [[kolesterol]] di dalam membran sel hewani) juga ditemukan di dalam membran biologis. Di dalam tumbuhan dan alga, galaktosildiasilgliserol, dan sulfokinovosildiasilgliserol, yang kekurangan gugus fosfat, adalah komponen penting dari membran kloroplas dan organel yang berhubungan dan merupakan lipid yang paling melimpah di dalam jaringan fotosintesis, termasuk tumbuhan tinggi, alga, dan bakteri tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dwilapis telah ditemukan untuk memamerkan tingkat-tingkat tinggi dari [[pembiasan ganda|keterbiasan ganda]] yang dapat digunakan untuk memeriksa derajat keterurutan (atau kekacauan) di dalam dwilapis menggunakan teknik seperti [[interferometri polarisasi ganda]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Cadangan energi ===&lt;br /&gt;
Triasilgliserol, tersimpan di dalam jaringan adiposa, adalah bentuk utama dari cadangan energi di tubuh hewan. [[Adiposit]], atau sel lemak, dirancang untuk sintesis dan pemecahan sinambung dari triasilgliserol, dengan pemecahan terutama dikendalikan oleh aktivasi enzim yang peka-hormon, [[lipase]]. Oksidasi lengkap asam lemak memberikan materi yang tinggi kalori, kira-kira 9&amp;amp;nbsp;[[Kalori|kkal/g]], dibandingkan dengan 4&amp;amp;nbsp;kkal/g untuk pemecahan [[karbohidrat]] dan [[protein]]. Burung pehijrah yang harus terbang pada jarak jauh tanpa makan menggunakan cadangan energi triasilgliserol untuk membahanbakari perjalanan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pensinyalan ===&lt;br /&gt;
Di beberapa tahun terakhir, bukti telah mengemuka menunjukkan bahwa [[pensinyalan lipid]] adalah bagian penting dari [[pensinyalan sel]]. Pensinyalan lipid dapat muncul melalui aktivasi [[reseptor protein G berpasangan]] atau [[reseptor nuklir]], dan anggota-anggota beberapa kategori lipid yang berbeda telah dikenali sebagai molekul-molekul pensinyalan dan [[sistem kurir kedua]]. Semua ini meliputi [[sfingosina-1-fosfat]], sfingolipid yang diturunkan dari seramida yaitu molekul kurir potensial yang terlibat di dalam pengaturan pergerakan kalsium, pertumbuhan sel, dan apoptosis; [[diasilgliserol]] (DAG) dan [[fosfatidilinositol]] fosfat (PIPs), yang terlibat di dalam aktivasi [[protein kinase C]] yang dimediasi kalsium; [[prostaglandin]], yang merupakan satu jenis asam lemak yang diturunkan dari eikosanoid yang terlibat di dalam [[radang]] and [[kekebalan (medis)|kekebalan]]; [[hormon steroid]] seperti [[estrogen]], [[testosteron]], dan [[kortisol]], yang memodulasi fungsi reproduksi, metabolisme, dan [[tekanan darah]]; dan [[oksisterol]] seperti 25-hidroksi-kolesterol yakni [[agonis]] [[reseptor X hati]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Fungsi lainnya ===&lt;br /&gt;
Vitamin-vitamin yang &amp;quot;larut di dalam lemak&amp;quot; ([[retinol|A]], [[Vitamin D|D]], [[Vitamin E|E]], dan [[Vitamin K|K&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;]]) – yang merupakan lipid berbasis isoprena – gizi esensial yang tersimpan di dalam jaringan lemak dan hati, dengan rentang fungsi yang berbeda-beda. [[Karnitina|Asil-karnitina]] terlibat di dalam pengangkutan dan metabolisme asam lemak di dalam dan di luar [[mitokondria]], di mana mereka mengalami [[oksidasi beta]]. Poliprenol dan turunan terfosforilasi juga memainkan peran pengangkutan yang penting, di dalam kasus ini pengangkutan [[oligosakarida]] melalui membran. Fungsi gula fosfat poliprenol dan gula difosfat poliprenol di dalam reaksi glikosilasi ekstra-sitoplasmik, di dalam biosintesis polisakarida ekstraselular (misalnya, polimerisasi [[peptidoglikan]] di dalam bakteri), dan di dalam protein eukariotik N-[[glikosilasi]]. [[Kardiolipin]] adalah sub-kelas gliserofosfolipid yang mengandung empat rantai asil dan tiga gugus gliserol yang tersedia melimpah khususnya pada membran mitokondria bagian dalam. Mereka diyakini mengaktivasi enzim-enzim yang terlibat dengan [[fosforilasi oksidatif]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Metabolisme ==&lt;br /&gt;
Lemak yang menjadi makanan bagi manusia dan hewan lain adalah trigliserida, sterol, dan fosfolipid membran yang ada pada hewan dan tumbuhan. Proses metabolisme lipid menyintesis dan mengurangi cadangan lipid dan menghasilkan karakteristik lipid fungsional dan struktural pada jaringan individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Biosintesis ===&lt;br /&gt;
Karena irama laju asupan [[karbohidrat]] yang cukup tinggi bagi makhluk hidup dan puri mirip hanoman, maka asupan tersebut harus segera diolah oleh tubuh, menjadi energi maupun disimpan sebagai [[glikogen]]. Asupan yang baik terjadi pada saat energi yang terkandung dalam karbohidrat setara dengan energi yang diperlukan oleh tubuh, dan sangat sulit untuk menggapai keseimbangan ini. Ketika asupan karbohidrat menjadi berlebih, maka kelebihan itu akan diubah menjadi lemak. Metabolisme yang terjadi dimulai dari:&lt;br /&gt;
* Asupan karbohidrat, antara lain berupa [[sakarida]], [[fruktosa]], [[galaktosa]] pada [[saluran pencernaan]] diserap masuk ke dalam sirkulasi darah menjadi [[glukosa]]/gula darah. Konsentrasi [[glukosa]] pada [[plasma darah]] diatur oleh tiga [[hormon]], yaitu [[glukagon]], [[insulin]] dan [[adrenalin]].&lt;br /&gt;
* Insulin akan menaikkan laju sirkulasi glukosa ke seluruh jaringan tubuh. Pada [[jaringan adiposa]], [[adiposit]] akan mengubah glukosa menjadi [[glukosa 6-fosfat]] dan [[gliserol fosfat]], masing-masing dengan bantuan satu [[molekul]] ATP.&lt;br /&gt;
** Jaringan adiposit ini yang sering dikonsumsi kita sebagai lemak.&lt;br /&gt;
* Glukosa 6-fosfat kemudian dikonversi oleh [[hati]] dan jaringan [[otot]] menjadi [[glikogen]]. Proses ini dikenal sebagai [[glikogenesis]], dalam kewenangan [[insulin]].&lt;br /&gt;
** Pada saat rasio glukosa dalam plasma darah turun, hormon glukagon dan adrenalin akan [[sekresi|dikeluarkan]] untuk memulai proses [[glikogenolisis]] yang mengubah kembali glikogen menjadi glukosa.&lt;br /&gt;
* Ketika tubuh memerlukan energi, glukosa akan dikonversi melalui proses [[glikolisis]] untuk menjadi [[asam piruvat]] dan [[adenosin trifosfat]].&lt;br /&gt;
* Asam piruvat kemudian dikonversi menjadi [[asetil-KoA]], kemudian menjadi [[asam sitrat]] dan masuk ke dalam [[siklus asam sitrat]].&lt;br /&gt;
** Pada saat otot berkontraksi, asam piruvat tidak dikonversi menjadi asetil-KoA, melainkan menjadi [[asam laktat]]. Setelah otot beristirahat, proses [[glukoneogenesis]] akan berlangsung guna mengkonversi asam laktat kembali menjadi asam piruvat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu:&lt;br /&gt;
* lemak yang terkandung di dalam bahan makanan juga dicerna dengan [[asam empedu]] menjadi [[misel]].&lt;br /&gt;
* Misel akan diproses oleh [[enzim]] [[lipase]] yang disekresi [[pankreas]] menjadi [[asam lemak]], [[gliserol]], kemudian masuk melewati celah membran intestin.&lt;br /&gt;
* Setelah melewati dinding usus, asam lemak dan gliserol ditangkap oleh [[kilomikron]] dan disimpan di dalam [[vesikel]]. Pada vesikel ini terjadi reaksi [[esterifikasi]] dan konversi menjadi [[lipoprotein]]. Kelebihan lemak darah, akan disimpan di dalam [[jaringan adiposa]], sementara yang lain akan terkonversi menjadi [[trigliserida]], HDL dan LDL. Lemak darah adalah sebuah istilah ambiguitas yang merujuk pada trigliserida sebagai lemak hasil proses pencernaan, sama seperti penggunaan istilah gula darah walaupun:&lt;br /&gt;
** trigliserida terjadi karena proses ester di dalam vesikel kilomikron&lt;br /&gt;
** lemak yang dihasilkan oleh proses pencernaan adalah berbagai macam asam lemak dan gliserol.&lt;br /&gt;
* Ketika tubuh memerlukan energi, baik trigliserida, HDL dan LDL akan diurai dalam [[sitoplasma]] melalui proses [[dehidrogenasi]] kembali menjadi gliserol dan asam lemak. Reaksi yang terjadi mirip seperti reaksi [[redoks]] atau reaksi [[asam basa|Brønsted–Lowry]]; asam + basa --&amp;gt; garam + air; dan kebalikannya garam + air --&amp;gt; asam + basa&lt;br /&gt;
** Proses ini terjadi di dalam hati dan disebut [[lipolisis]]. Sejumlah [[hormon]] yang antagonis dengan insulin disekresi pada proses ini menuju ke dalam hati, antara lain:&lt;br /&gt;
*** [[Glukagon]], sekresi dari kelenjar [[pankreas]]&lt;br /&gt;
*** [[Kortikotropin|ACTH]], [[Somatotropin|GH]], sekresi dari kelenjar [[hipofisis]]&lt;br /&gt;
*** [[Adrenalin]], sekresi dari kelenjar [[adrenal]]&lt;br /&gt;
*** [[TH]], sekresi dari kelenjar [[tiroid]]&lt;br /&gt;
** Lemak di dalam darah yang berlebih akan disimpan di dalam jaringan adiposa.&lt;br /&gt;
* Lebih lanjut gliserol dikonversi menjadi [[dihidroksiaketon]], kemudian menjadi [[dihidroksiaketon fosfat]] dan masuk ke dalam proses [[glikolisis]].&lt;br /&gt;
* Sedangkan asam lemak akan dikonversi di dalam [[mitokondria]] dengan proses [[oksidasi]], dengan bantuan [[asetil-KoA]] menjadi [[adenosin trifosfat]], [[karbondioksida]] dan [[air]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejadian ini melibatkan sintesis asam lemak dari [[asetil-KoA]] dan esterifikasi asam lemak pada saat pembuatan triasilgliserol, suatu proses yang disebut [[lipogenesis]] atau [[sintesis asam lemak]]. Asam lemak dibuat oleh [[sintasa asam lemak]] yang mempolimerisasi dan kemudian mereduksi satuan-satuan asetil-KoA. Rantai asil pada asam lemak diperluas oleh suatu daur reaksi yang menambahkan gugus asetil, mereduksinya menjadi alkohol, [[reaksi dehidrasi|mendehidrasinya]] menjadi gugus [[alkena]] dan kemudian mereduksinya kembali menjadi gugus [[alkana]]. Enzim-enzim biosintesis asam lemak dibagi ke dalam dua gugus, di dalam hewan dan fungi, semua reaksi sintasa asam lemak ini ditangani oleh protein tunggal multifungsi, sedangkan di dalam tumbuhan, [[plastid]] dan bakteri memisahkan kinerja enzim tiap-tiap langkah di dalam lintasannya. Asam lemak dapat diubah menjadi triasilgliserol yang terbungkus di dalam [[lipoprotein]] dan disekresi dari hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sintesis [[asam lemak|asam lemak tak jenuh]] melibatkan reaksi [[desaturasa]], di mana ikatan ganda diintroduksi ke dalam rantai asil lemak. Misalnya, pada manusia, desaturasi [[asam stearat]] oleh [[stearoil-KoA desaturasa-1]] menghasilkan [[asam oleat]]. Asam lemak tak jenuh ganda-dua ([[asam linoleat]]) juga asam lemak tak jenuh ganda-tiga ([[asam linolenat]]) tidak dapat disintesis di dalam jaringan mamalia, dan oleh karena itu [[asam lemak esensial]] dan harus diperoleh dari makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sintesis triasilgliserol terjadi di dalam [[retikulum endoplasma]] oleh lintasan metabolisme di mana gugus asil di dalam asil lemak-KoA dipindahkan ke gugus hidroksil dari gliserol-3-fosfat dan diasilgliserol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Terpena]] dan [[terpenoid]], termasuk [[karotenoid]], dibuat oleh perakitan dan modifikasi satuan-satuan [[isoprena]] yang disumbangkan dari prekursor reaktif [[isopentenil pirofosfat]] dan [[dimetilalil pirofosfat]]. Prekursor ini dapat dibuat dengan cara yang berbeda-beda. Pada hewan dan [[archaea]], [[lintasan mevalonat]] menghasilkan senyawa ini dari asetil-KoA, sedangkan pada tumbuhan dan bakteri [[lintasan non-mevalonat]] menggunakan piruvat dan [[gliseraldehida 3-fosfat]] sebagai substratnya. Satu reaksi penting yang menggunakan donor isoprena aktif ini adalah [[biosintesis steroid]]. Di sini, satuan-satuan isoprena digabungkan untuk membuat [[skualena]] dan kemudian dilipat dan dibentuk menjadi sehimpunan cincin untuk membuat [[lanosterol]]. Lanosterol kemudian dapat diubah menjadi steroid, seperti [[kolesterol]] dan [[ergosterol]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Degradasi ===&lt;br /&gt;
[[Oksidasi beta]] adalah proses metabolisme di mana asam lemak dipecah di dalam [[mitokondria]] dan/atau di dalam [[peroksisoma]] untuk menghasilkan [[asetil-KoA]]. Sebagian besar, asam lemak dioksidasi oleh suatu mekanisme yang sama, tetapi tidak serupa dengan, kebalikan proses sintesis asam lemak. Yaitu, pecahan berkarbon dua dihilangkan berturut-turut dari ujung karboksil dari asam itu setelah langkah-langkah [[dehidrogenasi]], [[hidrasi]], dan [[redoks|oksidasi]] untuk membentuk [[asam keto|asam keto-beta]], yang dipecah dengan [[tiolisis]]. Asetil-KoA kemudian diubah menjadi [[Adenosina trifosfat]], CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;, dan H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O menggunakan [[daur asam sitrat]] dan [[rantai pengangkutan elektron]]. Energi yang diperoleh dari oksidasi sempurna asam lemak palmitat adalah 106 ATP. Asam lemak rantai-ganjil dan tak jenuh memerlukan langkah enzimatik tambahan untuk degradasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gizi dan kesehatan ==&lt;br /&gt;
Sebagian besar lipid yang ditemukan di dalam makanan adalah berbentuk triasilgliserol, kolesterol dan fosfolipid. Kadar rendah lemak makanan adalah penting untuk memfasilitasi penyerapan vitamin-vitamin yang larut di dalam lemak ([[Retinol|A]], [[vitamin D|D]], [[vitamin E|E]], dan [[vitamin K|K]]) dan [[karotenoid]]. Manusia dan mamalia lainnya memerlukan makanan untuk memenuhi kebutuhan asam lemak esensial tertentu, misalnya [[asam linoleat]] ([[asam lemak omega-6]]) dan [[asam alfa-linolenat]] (sejenis asam lemak omega-3) karena mereka tidak dapat disintesis dari prekursor sederhana di dalam makanan. Kedua-dua asam lemak ini memiliki 18 karbon per molekulnya, [[lemak majemuk tak jenuh]] berbeda di dalam jumlah dan kedudukan ikatan gandanya. Sebagian besar [[minyak nabati]] adalah kaya akan asam linoleat ([[safflower]], [[minyak bunga matahari|bunga matahari]], dan [[minyak jagung|jagung]]). Asam alfa-linolenat ditemukan di dalam daun hijau tumbuhan, dan di beberapa biji-bijian, kacang-kacangan, dan leguma (khususnya [[flax]], &amp;#039;&amp;#039;[[brassica napus]]&amp;#039;&amp;#039;, [[walnut]], dan [[kedelai]]). [[Minyak ikan]] kaya akan asam lemak omega-3 berantai panjang [[asam eikosapentaenoat]] dan [[asam dokosaheksaenoat]]. Banyak pengkajian telah menunjukkan manfaat kesehatan yang baik yang berhubungan dengan asupan asam lemak omega-3 pada perkembangan bayi, [[kanker]], penyakit kardiovaskular (gangguan jantung), dan berbagai penyakit kejiwaan, seperti depresi, kelainan hiperaktif/kurang memperhatikan, dan [[demensia]]. Sebaliknya, kini dinyatakan bahwa asupan [[lemak trans]], yaitu yang ada pada [[Hidrogenasi|minyak nabati yang dihidrogenasi sebagian]], adalah faktor risiko bagi [[penyakit jantung]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa pengkajian menunjukkan bahwa total asupan lemak yang dikonsumsi berhubungan dengan menaiknya risiko [[obesitas|kegemukan]] and diabetes. akan Tetapi, pengkajian lain yang cukup banyak, termasuk &amp;#039;&amp;#039;Women&amp;#039;s Health Initiative Dietary Modification Trial&amp;#039;&amp;#039; (Percobaan Modifikasi Makanan Inisiatif Kesehatan Perempuan), sebuah pengkajian selama delapan tahun terhadap 49.000 perempuan, &amp;#039;&amp;#039;Nurses&amp;#039; Health Study&amp;#039;&amp;#039; (Pengkajian Kesehatan Perawat dan &amp;#039;&amp;#039;Health Professionals Follow-up Study&amp;#039;&amp;#039; (Pengkajian Tindak-lanjut Profesional Kesehatan), mengungkapkan ketiadaan hubungan itu. Kedua-dua pengkajian ini tidak menunjukkan adanya hubungan antara dari persentase kalori dari lemak dan risiko kanker, penyakit jantung, atau kelebihan bobot badan. &amp;#039;&amp;#039;Nutrition Source&amp;#039;&amp;#039;, sebuah situs web yang dipelihara oleh Departemen Gizi di [[Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard]], mengikhtisarkan bukti-bukti terkini pada dampak lemak makanan: &amp;quot;Sebagian besar rincian penelitian yang dilakukan di Harvard ini menunjukkan bahwa jumlah keseluruhan lemak di dalam makanan tidak berhubungan dengan bobot badan atau penyakit tertentu.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Minyak]]&lt;br /&gt;
* [[Lemak susu]]&lt;br /&gt;
* [[Roti lemak]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lemak&amp;amp;oldid=29568166 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29568166 (2026-08-12T21:54:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>