<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Logika_kabur</id>
	<title>Logika kabur - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Logika_kabur"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Logika_kabur&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T14:56:44Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Logika_kabur&amp;diff=1217&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Logika_kabur&amp;diff=1217&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T04:18:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Logika_kabur&amp;amp;diff=1217&amp;amp;oldid=818&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Logika_kabur&amp;diff=818&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28532854; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Logika_kabur&amp;diff=818&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T03:56:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28532854; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Logika kabur&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ()  merupakan cabang [[ilmu]] [[matematika]] yang mempunyai fungsi untuk memberikan pemodelan pemecahan [[masalah]] seperti yang dilakukan [[manusia]] dengan bantuan [[Komputer|teknologi komputer]]. &amp;#039;&amp;#039;Fuzzy&amp;#039;&amp;#039; sendiri memiliki arti &amp;#039;&amp;#039;samar&amp;#039;&amp;#039;. Oleh karena itu, maksud dari logika kabur sendiri berarti nilai yang bisa benar atau bisa memiliki salah secara bersamaan. Penggunaan logika kabur memungkinkan suatu rumusan masalah dapat dipecahkan secara mudah dengan [[Solusi Akhir|solusi]] yang akurat. Model matematika digunakan sebagai pendekatan untuk mengontrol [[sistem]]. Jadi, dapat disimpulkan bahwa logika kabur merupakan suatu cara untuk [[Hitung cepat|berhitung]] dengan menggunakan [[Variabel (matematika)|variabel]] [[Kata|kata-kata]], untuk mengganti berhitung dalam [[bilangan]]. Variabel kata yang dihasilkan oleh logika kabur memang tidak memiliki ketepatan pasti seperti [[Digit|angka]], oleh karena itu kepastiannya hampir seperti intuisi [[manusia]]. Contoh variabel kata yang muncul dari logika kabur seperti &amp;#039;&amp;#039;kira-kira&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;lebih kurang&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;merasakan&amp;#039;&amp;#039;, dan lain sebagainya. [[Antonim]] dari logika kabur yaitu [[Logika negasi|logika tegas]]. Konsep logika tegas hanya mengenal dua konsep, yaitu &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;Ya&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot; atau &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;Tidak&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot; atau apabila diasosiasikan dalam bilangan hanya mengenali 1 atau 0. Sedangkan logika kabur sifatnya samar, sehingga dapat diartikan bahwa logika kabur merupakan logika tak hingga yang memiliki banyak nilai kebenaran yang dinyatakan dalam [[bilangan riil]]. Alasan para [[peneliti]] menggunakan logika kabur dalam memecahkan rumusan masalah dikarenakan konsep matematika dapat digunakan dengan [[Kesederhanaan|sederhana]], sehingga mudah dimengerti dalam proses pengerjaan. Logika kabur juga bersifat fleksibel, yang memungkinkan pengerjaan dapat dikolaborasikan antara pemodelan dengan model [[komputer]] atau dengan cara konvensional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perkembangan ==&lt;br /&gt;
Logika kabur dikembangkan oleh peneliti dari [[Universitas California]], [[Lotfi A. Zadeh|Lotfi Asker Zadeh]], di tahun 1965. Teori yang dikembangkan oleh Zadeh mengenai logika kabur, merupakan suatu usaha untuk menggabungkan teori matematika dengan [[intuisi]] manusia. Mulanya logika kabur hanya bertujuan untuk memetakan logika matematika dalam [[bahasa]], tetapi gagasan itu meluas hingga mampu digunakan untuk berbagai bidang tidak hanya [[matematika]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Logika kabur merupakan pengembangan dari sistem [[Himpunan (matematika)|himpunan]] yang disebut [[himpunan kabur]] (&amp;#039;&amp;#039;fuzzy set&amp;#039;&amp;#039;). Teori ini dikembangkan di [[Amerika Serikat]], tetapi banyak diaplikasikan oleh para [[Ilmuwan|ilmuwan Jepang]]. Di tahun 1970 para peneliti Jepang mampu mengaplikasikan teori logika kabur ke dalam masalah teknik. Beberapa [[Teknologi|produk teknologi]] yang tercipta dari pengaplikasian teori logika kabur di antaranya, AC dan [[mesin cuci]]. Penggunaan mesin cuci dengan menggunakan teori logika kabur dapat memungkinkan untuk mengatur kecepatan perputaran mesin berdasarkan dengan jumlah [[pakaian]] yang akan dicuci dengan [[volume]] [[air]]. Penggunaan AC dengan menggunakan teori logika kabur mampu menghemat [[listrik]] dengan cara mengondisikan pendingin berdasarkan [[suhu]] dalam [[ruangan]]. Di tahun 1980, teori logika kabur mulai diimplementasikan dalam penggunaan dasar logika untuk [[Komputer|komputer modern]]. Kini teori logika kabur sudah digunakan oleh berbagai teknologi lintas bidang, seperti dalam pembuatan [[kecerdasan buatan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teori ini berkembang pesat di [[Jepang|Negara Jepang]]. Alasannya, karena budaya orang Barat, seperti Amerika Serikat memandang suatu rumusan masalah hanya bisa dijawab oleh “Ya” atau “Tidak” atau biasa disebut dengan logika biner [[Aristoteles]]. Sedangkan budaya orang Timur, termasuk di dalamnya [[masyarakat]] Jepang terbiasa dengan istilah &amp;#039;&amp;#039;dunia abu-abu&amp;#039;&amp;#039;, yang memiliki kemungkinan 0 dan 1 dalam memecahkan rumusan masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sistem inferensi logika kabur Mamdani ===&lt;br /&gt;
Logika kabur Mamdani pertama kali dikembangkan oleh [[Ebrahim Mamdani]] di tahun 1975. Logika kabur mamdani sering disebut metode &amp;#039;&amp;#039;max-min.&amp;#039;&amp;#039; Dalam pengaplikasian logika kabur jenis mamdani ini diperlukan empat tahapan. Tahap pertama, membentuk [[Himpunan (matematika)|himpunan]] samar, di mana variabel &amp;#039;&amp;#039;input&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;output&amp;#039;&amp;#039; dibagi menjadi satu atau lebih himpunan samar. Tahap kedua, menggunakan sistem implikasi dengan teknik &amp;#039;&amp;#039;min.&amp;#039;&amp;#039; Tahap ketiga mencari [[kesimpulan]]. Tahap keempat &amp;#039;&amp;#039;defuzzifikasi&amp;#039;&amp;#039; yaitu membandingkan hasil dari penarikan kesimpulan. Logika kabur Mamdani digunakan dalam [[penelitian]] mengenai sistem [[Kecerdasan buatan|kecerdasan]], seperti dalam penentuan sistem pakar dan [[sistem pendukung keputusan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Model logika kabur Takagi-Sugeno-Kang (TSK) ===&lt;br /&gt;
Logika kabur jenis TSK pertama kali diperkenalkan oleh Tomohiro Takagi dan Michio Sugeno pada tahun 1985, dan kemudian dikembangkan kembali oleh Michio Sugeno bersama Geun Taek Kang pada tahun 1988. Logika kabur Sugeno memiliki kemiripan dengan logika kabur Mamdani, yang membedakan yaitu &amp;#039;&amp;#039;output&amp;#039;&amp;#039; yang bukan merupakan himpunan samar, tetapi berbentuk [[Konstanta (matematika)|konstanta]] atau [[Persamaan linear|persamaan linier]]. Teknik logika kabur Sugeno dapat diimplementasikan dalam pembentukan himpunan kabur. Variabel yang sudah dimasukkan ke dalam sistem &amp;#039;&amp;#039;fuzzy&amp;#039;&amp;#039; dikirim ke sebuah himpunan samar agar bisa digunakan dalam perhitungan nilai dalam menentukan kebenaran dari [[premis]]. Kegiatan tersebut mampu menentukan [[Derajat (satuan sudut)|derajat]] yang memiliki arti nilai tersebut dapat dijadikan anggota dari setiap himpunan samar yang sesuai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Logika kabur Tsukamoto ===&lt;br /&gt;
Yahachiro Tsukamoto merumuskan sistem inferensi kabur menggunakan [[modus ponens]] umum berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Lotfi A. Zadeh pada tahun 2009. Logika kabur Tsukamoto adalah jenis logika kabur yang berfungsi untuk menarik [[kesimpulan]] dari seluruh implikasi dengan bentuk &amp;#039;&amp;#039;IF-THEN.&amp;#039;&amp;#039; Hasilnya harus dimaknai dengan himpunan samar dengan jenis keanggotaan yang tetap. Hasil interferensi harus tegas, yang didapatkan dengan menggunakan rata-rata terbobot. Metode logika kabur memiliki empat tahapan, pertama &amp;#039;&amp;#039;puzzifikasi&amp;#039;&amp;#039; merupakan proses input himpunan tegas, menjadi himpunan samar. Tahapan kedua yaitu membuat aturan pengaburan, dengan variabel kata &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;jika-maka&amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;. Tahapan ketiga yaitu analisis logika kabur. Tahapan keempat yaitu &amp;#039;&amp;#039;defuzzifikasi&amp;#039;&amp;#039; yaitu mengubah himpunan kabur menjadi hasil himpunan tegas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Logika kabur Tahani ===&lt;br /&gt;
Logika kabur Tahani adalah metode logika kabur dengan memanfaatkan basis [[data]] standar. Model ini dikembangkan oleh Valiollah Tahani pada tahun 1998 untuk digunakan pada sistem kontrol. Data tersebut disusun sesuai kategori berdasarkan &amp;#039;&amp;#039;[[User Datagram Protocol|user]].&amp;#039;&amp;#039; Hal ini mengakibatkan data standar yang sudah keluar, tampilannya akan sama seperti data yang telah disimpan. Metode ini dikembangkan oleh Valiollah Tahani. Gagasannya berupa pemahaman tingkat tinggi yang diperoleh dari pertanyaan kabur dari ruang lingkup data yang masih konvensional yang tidak samar. Tahap pemrosesan pertanyaan kabur dapat diperoleh dengan cara [[manipulasi]] [[bahasa]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Logika kabur Umano ===&lt;br /&gt;
Model ini dikembangkan oleh Motohide Umano yang mengkaji logika kabur pada basis data kabur. Logika kabur Umano merupakan pemrosesan data yang memiliki arti ganda ([[Ambiguitas|ambigu]]). Data ambigu tersebut dapat dimaknai dengan cara distribusi posibilitas. Kelebihan dari teknik logika kabur Umano yaitu mampu mengolah data yang bersifat ganda. Data-data yang ada dalam logika kabur jenis Umano terdiri data yang belum jelas keberadaannya dalam domain tertentu. Ada juga data yang sudah berada dalam domain tertentu, tapi belum diketahui nilainya secara jelas. Selain itu, ada data yang belum diketahui kebenarannya dikarenakan memiliki [[data]] ganda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tujuan ==&lt;br /&gt;
Logika kabur bertujuan sebagai langkah untuk melihat ruang &amp;#039;&amp;#039;input&amp;#039;&amp;#039; dalam pemrosesan hingga menjadi ruang &amp;#039;&amp;#039;output.&amp;#039;&amp;#039; Dasar dari penerapan logika kabur yaitu himpunan samar (himpunan &amp;#039;&amp;#039;fuzzy&amp;#039;&amp;#039;). Logika samar juga memiliki tujuan untuk memecahkan [[Masalah|rumusan masalah]] yang mengandung ketidakpastian. Penerapannya sangat luas, tidak hanya dalam bidang [[teknik]], tetapi bisa diaplikasikan dalam bidang [[psikologi]], [[Sosialisme|sosial]], dan bidang [[ekonom]]&amp;lt;nowiki/&amp;gt;i. Pengaplikasian logika kabur dipengaruhi oleh [[pengetahuan]] peneliti terhadap istilah-istilah yang ada di dalamnya. Pertama variabel &amp;#039;&amp;#039;fuzzy,&amp;#039;&amp;#039; adalah [[Simbol|lambang]] atau kata yang memiliki makna untuk menunjukkan sesuatu yang belum pasti ada dalam sistem samar. Kedua himpunan &amp;#039;&amp;#039;fuzzy,&amp;#039;&amp;#039; merupakan himpunan yang dibangun oleh derajat keanggotaan. Himpunan &amp;#039;&amp;#039;fuzzy&amp;#039;&amp;#039; berisi tentang [[Variabel (matematika)|variabel]] [[linguistik]] yang berisi kata-kata. Kata-kata tersebut sifatnya tidak pasti dan [[Ekspresi wajah|ekspresif]] yang berdasarkan bahasa alami. Meskipun begitu, kata-katanya dapat dimengerti, lebih luas, dan menggunakan bahasa sehari-hari. Ketiga yaitu semesta pembicaraan merupakan himpunan seluruh [[objek]] yang akan dianalisis dalam pembicaraan, atau total nilai yang diizinkan untuk dioperasikan dalam variabel samar. Keempat yaitu domain keseluruhan adalah bentuk nilai yang diizinkan untuk dioperasikan dari semesta pembicaraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerapan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pembuatan mesin cuci ===&lt;br /&gt;
Sistem logika kabur digunakan dalam menentukan jumlah putaran dalam mesin cuci sesuai dengan jumlah pakaian dan [[kotoran]] yang ada dalam [[pakaian]]. Mesin cuci adalah produk pertama yang mengolaborasikan sistem teknik dengan logika kabur. Jumlah putaran dalam mesin cuci dipengaruhi oleh jumlah pakaian, tingkat kotoran pakain, dan jenis kotoran. Derajat kotoran pakaian dapat diukur dengan menggunakan [[sensor]] untuk melihat kejernihan [[air]]. Apabila tingkat kejernihan air semakin kotor, maka pakaian tersebut semakin kotor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sistem transmisi otomatis ===&lt;br /&gt;
Salah satu contoh penerapan logika kabur ada pada [[Rem|rem otomatis]] yang terdapat dalam [[Mobil|mobil cerdas]]. Dalam pengaplikasiannya, rem otomatis ini memungkinkan untuk mengontrol mobil pada saat kondisi [[Kemacetan|macet]] di jalanan, hal ini dikarenakan tidak terdapat [[kopling]] pada mobil. Jepang sudah mengaplikasikanya dalam pembuatan rem otomatis untuk produk mobil cerdas [[Mazda]]. Logika kabur dapat digunakan untuk pembuatan teknologi rem otomatis, sehingga pada saat [[simulasi]] bisa melakukan [[pemrograman]] melalui sistem komputer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sistem kendali kereta bawah tanah ===&lt;br /&gt;
Di Jepang, [[kereta bawah tanah]] [[Sendai Airport Transit|Sendai]] sudah menggunakan logika kabur dalam mengontrol [[kecepatan]] kereta, hal ini memberikan efek nyaman bagi [[penumpang]] meskipun di dalam kereta dengan posisi berdiri. Selain itu, di beberapa perusahaan Jepang kereta cepat sudah berhasil menghemat daya sebesar 20% dengan menggunakan konsep logika kabur sebagai sistem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Bidang kedokteran ===&lt;br /&gt;
Logika kabur bisa digunakan untuk memberikan [[Diagnosis|diagnosa]] suatu [[penyakit]] dengan menggunakan sistem pakar &amp;#039;&amp;#039;Fuzzy Expert System&amp;#039;&amp;#039; atau disingkat FES. Sistem tersebut merupakan [[komputasi]] lunak yang dapat diaplikasikan menggunakan penalaran himpunan kabur. Teknik FES terbukti dapat berkontribusi untuk menyelesaikan masalah di bidang [[kedokteran]]. Varibel input sebagai data yaitu [[Simtom|gejala]] penyakit pasien, sedangkan yang menjadi variabel output merupakan [[persentase]] risiko penyakit yang akan di diagnosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Bidang informatika ===&lt;br /&gt;
Penerapan logika kabur bisa digunakan untuk mengambil keputusan, khususnya untuk membuat penjadwalan dan pengaturan sistem pengingat. Sistem pengambilan [[Keputusan kebijakan|keputusan]] dibuat karena ditemukan [[masalah]] di dalamnya. Sistem logika kabur memiliki tujuan untuk mencapai tujuan pemecahan masalah, dengan baik dan efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Logika+kabur&amp;amp;oldid=28532854 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28532854 (2025-11-18T10:19:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>