<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Manajemen_data_penelitian</id>
	<title>Manajemen data penelitian - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Manajemen_data_penelitian"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Manajemen_data_penelitian&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:13:52Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Manajemen_data_penelitian&amp;diff=1924&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Manajemen_data_penelitian&amp;diff=1924&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T10:30:08Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;table style=&quot;background-color: #fff; color: #202122;&quot; data-mw-interface=&quot;&quot;&gt;
				&lt;col class=&quot;diff-marker&quot; /&gt;
				&lt;col class=&quot;diff-content&quot; /&gt;
				&lt;col class=&quot;diff-marker&quot; /&gt;
				&lt;col class=&quot;diff-content&quot; /&gt;
				&lt;tr class=&quot;diff-title&quot; lang=&quot;id&quot;&gt;
				&lt;td colspan=&quot;2&quot; style=&quot;background-color: #fff; color: #202122; text-align: center;&quot;&gt;← Revisi sebelumnya&lt;/td&gt;
				&lt;td colspan=&quot;2&quot; style=&quot;background-color: #fff; color: #202122; text-align: center;&quot;&gt;Revisi per 23 Agustus 2026 10.30&lt;/td&gt;
				&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot; id=&quot;mw-diff-left-l1&quot;&gt;Baris 1:&lt;/td&gt;
&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-lineno&quot;&gt;Baris 1:&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Manajemen data penelitian (&#039;&#039;research data management&#039;&#039;)&#039;&#039;&#039; atau yang sering disingkat RDM merupakan kegiatan mengelola dan memelihara [[data]] secara aktif selama proses penelitian berlangsung dan mengarsipkan data sesuai dengan kepentingan [[penelitian]]. Pengelolaan data ini bertujuan agar data yang dihasilkan dalam sebuah penelitian dapat lebih mudah ditemukan, diakses, dipahami, dan dimanfaatkan kembali secara luas di luar penelitinya sendiri. Manajemen data penelitian telah banyak diterapkan di organisasi dan lembaga penelitian, terutama di [[Eropa]], [[Amerika]], dan [[Australia]]. Dengan pengelolaan data riset yang terbuka akan memudahkan upaya berbagi data di kalangan peneliti. Praktik manajemen data penelitian juga merupakan bagian dari praktik baik [[sains terbuka]] (&#039;&#039;open science&#039;&#039;).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Manajemen data penelitian (&#039;&#039;research data management&#039;&#039;)&#039;&#039;&#039; atau yang sering disingkat RDM merupakan kegiatan mengelola dan memelihara [[data]] secara aktif selama proses penelitian berlangsung dan mengarsipkan data sesuai dengan kepentingan [[penelitian]].&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;[https://biblio.uottawa.ca/en/services/faculty/research-data-management/what-research-data-management What is research data management?]. &#039;&#039;Library&#039;&#039;.&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;/ins&gt;Pengelolaan data ini bertujuan agar data yang dihasilkan dalam sebuah penelitian dapat lebih mudah ditemukan, diakses, dipahami, dan dimanfaatkan kembali secara luas di luar penelitinya sendiri.&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;[https://www.worldcat.org/oclc/836873497 Managing research data]. Facet Publishing. 2012. ISBN 978-1-85604-891-0.&amp;lt;/ref&amp;gt; &lt;/ins&gt;Manajemen data penelitian telah banyak diterapkan di organisasi dan lembaga penelitian, terutama di [[Eropa]], [[Amerika]], dan [[Australia]]. Dengan pengelolaan data riset yang terbuka akan memudahkan upaya berbagi data di kalangan peneliti. Praktik manajemen data penelitian juga merupakan bagian dari praktik baik [[sains terbuka]] (&#039;&#039;open science&#039;&#039;).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sebelum ada sistem RDM, peneliti umumnya menyimpan data digital secara mandiri, misalnya di komputer, laptop, layanan penyimpanan awan, dan kandar kilas (&#039;&#039;flashdisk&#039;&#039;). Penyimpanan sendiri oleh peneliti rentan akan beberapa risiko, seperti data yang hilang, terhapus, rusak, termasuk kecurian perangkat. Sedangkan data fisik biasanya dikelola secara manual. Selain rawan rusak dan hilang, data yang tidak dikelola dengan sistem yang baik juga sulit untuk ditemukan dan digunakan kembali.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Sebelum ada sistem RDM, peneliti umumnya menyimpan data digital secara mandiri, misalnya di komputer, laptop, layanan penyimpanan awan, dan kandar kilas (&#039;&#039;flashdisk&#039;&#039;). Penyimpanan sendiri oleh peneliti rentan akan beberapa risiko, seperti data yang hilang, terhapus, rusak, termasuk kecurian perangkat. Sedangkan data fisik biasanya dikelola secara manual. Selain rawan rusak dan hilang, data yang tidak dikelola dengan sistem yang baik juga sulit untuk ditemukan dan digunakan kembali.&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;Andrew Cox. [https://books.google.com/books?id=mHZaDwAAQBAJ&amp;amp;newbks=0&amp;amp;printsec=frontcover&amp;amp;dq=exploring+research+data+management&amp;amp;hl=en Exploring Research Data Management]. Facet Publishing. 2018-05-11. ISBN 978-1-78330-280-2.&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Ada sejumlah faktor yang mendorong perkembangan RDM selama kurang lebih satu dekade terakhir, yaitu penelitian sains yang saat ini semakin bersifat data-intensif, kebijakan lembaga donor yang mensyaratkan RDM dalam proposal penelitian, kesadaran bersama mengenai pentingnya manajemen data di lembaga riset, serta dorongan sosial ekonomi untuk memudahkan akses lembaga pendidikan, publik, dan perdagangan terhadap hasil riset.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Ada sejumlah faktor yang mendorong perkembangan RDM selama kurang lebih satu dekade terakhir, yaitu penelitian sains yang saat ini semakin bersifat data-intensif, kebijakan lembaga donor yang mensyaratkan RDM dalam proposal penelitian, kesadaran bersama mengenai pentingnya manajemen data di lembaga riset, serta dorongan sosial ekonomi untuk memudahkan akses lembaga pendidikan, publik, dan perdagangan terhadap hasil riset.&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;Andrew M. Cox. [https://asistdl.onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/asi.23781 Developments in research data management in academic libraries: Towards an understanding of research data service maturity]. &#039;&#039;Journal of the Association for Information Science and Technology&#039;&#039;. 2017. Vol. 68 (9). hlm. 2182–2200. doi:10.1002/asi.23781.&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di lembaga penelitian, [[pustakawan]] dapat bekerja sebagai Pustakawan Data Penelitian. Pustakawan yang menempati posisi ini bertanggung jawab dalam melakukan manajemen data penelitian. Pengelolaan data penelitian dilakukan di sebuah [[repositori institusi]] dengan mengacu pada 4 aspek yang terdiri dari Findable (mudah ditemukan), Accessible (mudah diakses), Interoperability (interoperabilitas), dan Reusable (dapat digunakan kembali).&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Di lembaga penelitian, [[pustakawan]] dapat bekerja sebagai Pustakawan Data Penelitian. Pustakawan yang menempati posisi ini bertanggung jawab dalam melakukan manajemen data penelitian. Pengelolaan data penelitian dilakukan di sebuah [[repositori institusi]] dengan mengacu pada 4 aspek yang terdiri dari Findable (mudah ditemukan), Accessible (mudah diakses), Interoperability (interoperabilitas), dan Reusable (dapat digunakan kembali).&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;ref&amp;gt;Cahyo Trianggoro. [https://jurnal.unpad.ac.id/jkip/article/view/26733 Pengembangan repositori data pada lembaga riset dengan status Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi]. &#039;&#039;Jurnal Kajian Informasi &amp;amp; Perpustakaan&#039;&#039;. 2021-06-30. Vol. 9 (1). hlm. 1–18.&amp;lt;/ref&amp;gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;== Daftar referensi ==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;== Daftar referensi ==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;−&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #ffe49c; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;== Referensi ==&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-deleted&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;references /&amp;gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;== Sumber dan atribusi ==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;== Sumber dan atribusi ==&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Manajemen+data+penelitian&amp;amp;oldid=28608743 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28608743 (2025-11-23T01:59:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;background-color: #f8f9fa; color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #eaecf0; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Manajemen+data+penelitian&amp;amp;oldid=28608743 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28608743 (2025-11-23T01:59:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-deleted&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td colspan=&quot;2&quot; class=&quot;diff-side-deleted&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class=&quot;diff-marker&quot; data-marker=&quot;+&quot;&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;color: #202122; font-size: 88%; border-style: solid; border-width: 1px 1px 1px 4px; border-radius: 0.33em; border-color: #a3d3ff; vertical-align: top; white-space: pre-wrap;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;ins style=&quot;font-weight: bold; text-decoration: none;&quot;&gt;&amp;lt;!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --&amp;gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/table&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Manajemen_data_penelitian&amp;diff=1524&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28608743; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Manajemen_data_penelitian&amp;diff=1524&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T10:04:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28608743; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Manajemen data penelitian (&amp;#039;&amp;#039;research data management&amp;#039;&amp;#039;)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau yang sering disingkat RDM merupakan kegiatan mengelola dan memelihara [[data]] secara aktif selama proses penelitian berlangsung dan mengarsipkan data sesuai dengan kepentingan [[penelitian]]. Pengelolaan data ini bertujuan agar data yang dihasilkan dalam sebuah penelitian dapat lebih mudah ditemukan, diakses, dipahami, dan dimanfaatkan kembali secara luas di luar penelitinya sendiri. Manajemen data penelitian telah banyak diterapkan di organisasi dan lembaga penelitian, terutama di [[Eropa]], [[Amerika]], dan [[Australia]]. Dengan pengelolaan data riset yang terbuka akan memudahkan upaya berbagi data di kalangan peneliti. Praktik manajemen data penelitian juga merupakan bagian dari praktik baik [[sains terbuka]] (&amp;#039;&amp;#039;open science&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum ada sistem RDM, peneliti umumnya menyimpan data digital secara mandiri, misalnya di komputer, laptop, layanan penyimpanan awan, dan kandar kilas (&amp;#039;&amp;#039;flashdisk&amp;#039;&amp;#039;). Penyimpanan sendiri oleh peneliti rentan akan beberapa risiko, seperti data yang hilang, terhapus, rusak, termasuk kecurian perangkat. Sedangkan data fisik biasanya dikelola secara manual. Selain rawan rusak dan hilang, data yang tidak dikelola dengan sistem yang baik juga sulit untuk ditemukan dan digunakan kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sejumlah faktor yang mendorong perkembangan RDM selama kurang lebih satu dekade terakhir, yaitu penelitian sains yang saat ini semakin bersifat data-intensif, kebijakan lembaga donor yang mensyaratkan RDM dalam proposal penelitian, kesadaran bersama mengenai pentingnya manajemen data di lembaga riset, serta dorongan sosial ekonomi untuk memudahkan akses lembaga pendidikan, publik, dan perdagangan terhadap hasil riset.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lembaga penelitian, [[pustakawan]] dapat bekerja sebagai Pustakawan Data Penelitian. Pustakawan yang menempati posisi ini bertanggung jawab dalam melakukan manajemen data penelitian. Pengelolaan data penelitian dilakukan di sebuah [[repositori institusi]] dengan mengacu pada 4 aspek yang terdiri dari Findable (mudah ditemukan), Accessible (mudah diakses), Interoperability (interoperabilitas), dan Reusable (dapat digunakan kembali).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daftar referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Manajemen+data+penelitian&amp;amp;oldid=28608743 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28608743 (2025-11-23T01:59:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>