<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Mepolizumab</id>
	<title>Mepolizumab - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Mepolizumab"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mepolizumab&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:47:43Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mepolizumab&amp;diff=35803&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28381000; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mepolizumab&amp;diff=35803&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:28:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28381000; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Mepolizumab&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[antibodi monoklonal]] humanisasi yang digunakan untuk pengobatan [[asma]] eosinofilik berat, [[granulomatosis]] eosinofilik dengan poliangiitis, dan [[Sindrom Hiper-Eosinofilik Idiopatik|sindrom hipereosinofilik]]. Efek samping yang paling umum termasuk [[sakit kepala]], reaksi di tempat suntikan, dan [[nyeri punggung]].&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
[[Uji klinis]] fase III pada asma eosinofilik berat telah selesai pada tahun 2014.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mepolizumab dievaluasi dalam uji coba acak, tersamar ganda, multisenter, dan terkontrol [[plasebo]] pada 108 partisipan dengan sindrom hipereosinofilik. Dalam penelitian ini, partisipan secara acak ditugaskan untuk menerima mepolizumab atau plasebo melalui suntikan setiap empat minggu. Uji coba ini membandingkan proporsi subjek yang mengalami &amp;#039;&amp;#039;flare&amp;#039;&amp;#039; sindrom hipereosinofilik selama periode pengobatan 32 minggu. Flare sindrom hipereosinofilik didefinisikan sebagai memburuknya tanda dan gejala klinis sindrom hipereosinofilik atau peningkatan eosinofil ([[sel darah putih]] yang melawan penyakit) setidaknya pada dua kesempatan. Uji coba ini membandingkan proporsi partisipan dengan setidaknya satu &amp;#039;&amp;#039;flare&amp;#039;&amp;#039; selama periode pengobatan 32 minggu, serta waktu hingga &amp;#039;&amp;#039;flare&amp;#039;&amp;#039; pertama. Jumlah peserta dalam kelompok pengobatan mepolizumab yang mengalami &amp;#039;&amp;#039;flare&amp;#039;&amp;#039; sindrom hipereosinofilik lebih sedikit (28%) dibandingkan dengan peserta dalam kelompok plasebo (56%), dengan penurunan relatif sebesar 50%. Selain itu, waktu hingga &amp;#039;&amp;#039;flare&amp;#039;&amp;#039; sindrom hipereosinofilik pertama terjadi rata-rata lebih lambat bagi peserta yang diobati dengan mepolizumab dibandingkan dengan plasebo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Mepolizumab disetujui oleh [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) untuk pengobatan pemeliharaan [[asma]] berat pada pasien berusia enam tahun atau lebih dan dengan fenotipe eosinofilik dalam kombinasi dengan obat lain yang digunakan untuk mengobati asma. Di Uni Eropa, obat ini disetujui sebagai pengobatan tambahan untuk asma eosinofilik refrakter berat pada orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam studi, mepolizumab mengurangi kebutuhan rawat inap akibat [[eksaserbasi]] asma hingga setengahnya dibandingkan dengan [[plasebo]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bulan Desember 2017, FDA memperluas indikasi mepolizumab untuk mengobati orang dewasa dengan granulomatosis eosinofilik dengan poliangiitis, yang merupakan [[penyakit autoimun]] langka yang dapat menyebabkan [[vaskulitis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bulan September 2020, FDA memperluas indikasi mepolizumab untuk mengobati orang dewasa dan anak-anak berusia dua belas tahun ke atas dengan sindrom hipereosinofilik selama enam bulan atau lebih tanpa penyebab penyakit lain yang dapat diidentifikasi dan tidak terkait dengan darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bulan Mei 2025, FDA menyetujui mepolizumab sebagai terapi tambahan bagi penderita [[penyakit paru obstruktif kronik]] yang menunjukkan fenotipe eosinofilik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum dalam [[uji klinis]] meliputi [[sakit kepala]] (19% pasien yang menjalani pengobatan mepolizumab dibandingkan dengan 18% pasien yang menjalani [[plasebo]]), reaksi di tempat suntikan (8% dibandingkan dengan 3%), [[infeksi saluran kemih]] (3% dibandingkan dengan 2%) dan saluran napas bawah, eksim, dan [[spasmofili]] otot (keduanya 3% dibandingkan dengan &amp;lt;1%).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum pada orang dengan sindrom hipereosinofilik meliputi [[infeksi saluran napas atas]] dan [[nyeri]] pada ekstremitas (seperti tangan, kaki, dan telapak kaki).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Overdosis==&lt;br /&gt;
Dosis tunggal sebesar 15 kali dosis terapi biasa telah ditoleransi dalam penelitian tanpa efek samping yang signifikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Interaksi==&lt;br /&gt;
Belum ada studi interaksi yang dilakukan. Potensi interaksi dianggap rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Mekanisme kerja===&lt;br /&gt;
Mepolizumab mengikat [[interleukin-5|IL-5]] dan mencegahnya berikatan dengan reseptornya, khususnya subunit alfa reseptor [[interleukin-5]], pada permukaan [[eosinofil]]. Meskipun eosinofil berperan dalam pe[[radang]]an yang berhubungan dengan asma, mekanisme pasti mepolizumab belum diketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
Setelah injeksi subkutan, mepolizumab diperkirakan memiliki [[bioavailabilitas]] 80% dan mencapai konsentrasi [[plasma darah]] tertinggi setelah empat hingga delapan hari. Seperti [[antibodi]] lainnya, mepolizumab didegradasi oleh [[protease|enzim proteolitik]]. [[Waktu paruh biologis]]nya rata-rata 20 hari, berkisar antara 16 hingga 22 hari pada berbagai individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
Zat ini adalah antibodi monoklonal [[antibodi G|IgG]]1 kappa, dua [[rantai berat]] masing-masing terdiri dari 449 [[asam amino]], dan dua [[rantai ringan]] masing-masing terdiri dari 220 asam amino. Bagian [[protein]] memiliki [[massa molar]] sekitar 146 [[dalton (satuan)|kDa]], dan bagian gula 3 kDa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Status hukum===&lt;br /&gt;
Pada November 2015, [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) menyetujui mepolizumab untuk asma berat, dan pada Desember 2015 mepolizumab mendapatkan izin edar untuk penggunaan medis di Uni Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada September 2020, mepolizumab disetujui di Amerika Serikat untuk mengobati orang dewasa dan anak-anak berusia dua belas tahun ke atas dengan sindrom hipereosinofilik selama enam bulan atau lebih tanpa penyebab penyakit lain yang tidak terkait dengan darah dan dapat diidentifikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Januari 2024, mepolizumab disetujui di Cina untuk digunakan pada asma berat dengan fenotipe eosinofilik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Mei 2025, FDA menyetujui mepolizumab sebagai terapi tambahan bagi penderita [[penyakit paru obstruktif kronik]] yang menunjukkan fenotipe eosinofilik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penelitian==&lt;br /&gt;
Mepolizumab telah diteliti atau sedang diteliti untuk pengobatan [[dermatitis atopik]], sindrom hipereosinofilik, dan esofagitis eosinofilik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mepolizumab&amp;amp;oldid=28381000 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28381000 (2025-11-08T04:25:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>