<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Metana</id>
	<title>Metana - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Metana"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metana&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T17:29:57Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metana&amp;diff=17024&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metana&amp;diff=17024&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T03:59:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metana&amp;amp;diff=17024&amp;amp;oldid=16624&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metana&amp;diff=16624&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29132209; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metana&amp;diff=16624&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-27T03:25:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29132209; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Metana&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[hidrokarbon]] paling sederhana yang berbentuk [[gas]] dengan [[rumus kimia]] [[Karbon|C]][[Hidrogen|H]]&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;. Metana murni tidak berbau, tetapi jika digunakan untuk keperluan komersial, biasanya ditambahkan sedikit bau [[belerang]] untuk mendeteksi kebocoran yang mungkin terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai komponen utama [[gas alam]], metana adalah sumber [[bahan bakar]] utama. Pembakaran satu molekul metana dengan [[oksigen]] akan melepaskan satu molekul  ([[karbondioksida]]) dan dua molekul H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O ([[air]]):&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
: CH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; + 2O&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; + 2H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Metana di atmosfer|Metana]] adalah salah satu [[gas rumah kaca]]. Konsentrasi metana di atmosfer pada tahun 1998, dinyatakan dalam [[fraksi mol]], adalah 1.745 nmol/mol (bagian per miliar), naik dari 700 nmol/mol pada tahun 1750. Pada tahun 2008, kandungan gas metana di atmosfer sudah meningkat kembali menjadi 1.800 nmol/mol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Karakteristik kimia dan ikatan ==&lt;br /&gt;
Metana adalah molekul tetrahedral dengan empat ikatan C-H yang ekuivalen. Struktur elektroniknya dapat dijelaskan dengan 4 ikatan orbital molekul yang dihasilkan dari orbital valensi C dan H yang saling melengkapi. Energi orbital molekul yang kecil dihasilkan dari orbital 2s pada atom karbon yang saling berpasangan dengan orbital 1s dari 4 atom hidrogen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada [[suhu ruangan]] dan [[Temperatur dan tekanan standar|tekanan standar]], metana adalah gas yang tidak berwarna darn tidak berbau. Bau dari metana (yang sengaja dibuat demi alasan keamanan) dihasilkan dari penambahan odoran seperti metanathiol atau etanathiol. Metana mempunyai titik didih −161 °[[Celsius|C]] (−257.8 °[[Fahrenheit|F]]) pada tekanan 1 [[Atmosfer (satuan)|atmosfer]]. Sebagai gas, metana hanya mudah terbakar bila konsentrasinya mencapai 5-15% di udara. Metana yang berbentuk cair tidak akan terbakar kecuali diberi tekanan tinggi (4-5 atmosfer).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Reaksi kimia ==&lt;br /&gt;
Reaksi-reaksi utama pada metana adalah [[pembakaran]], [[pembentukan ulang bahan bakar|pembentukan ulang uap]] menjadi [[gas sintetis]], dan [[halogenasi]]. Secara umum, reaksi metana sulit dikontrol. Oksidasi sebagian menjadi [[metanol]], misalnya, merupakan reaksi yang agak sulit untuk dilakukan karena reaksi kimia yang terjadi tetap membentuk [[karbon dioksida]] dan [[air]] meskipun jumlah oksigen yang tersedia tidak mencukupi. [[Enzim]] [[metana mono oksigenase]] dapat digunakan untuk memproduksi metanol dari metana, tetapi karena jumlahnya yang terbatas maka tidak dapat digunakan dalam reaksi skala industri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Reaksi asam-basa ===&lt;br /&gt;
Seperti hidrokarbon lainnya, metana adalah asam yang sangat lemah. Nilai pKa-nya pada [[Dimetil sulfoksida|DMSO]] diperkirakan 56. Metana tidak dapat dideprotonasi dalam larutan, tetapi [[konjugat basa]]nya dengan [[metillitium]] sudah diketahui. Protonasi dari metana dapat dibuat dengan cara mereaksikannya dengan [[superasam]] sehingga menghasilkan CH&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;lt;sup&amp;gt;+&amp;lt;/sup&amp;gt;, terkadang disebut ion [[metanium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pembakaran ===&lt;br /&gt;
Pada reaksi [[pembakaran]] metana, ada beberapa tahap yang dilewati. Hasil awal yang didapat adalah [[formaldehida]] (HCHO atau ). Oksidasi formaldehid akan menghasilkan [[radikal (kimia)|radikal]] formil (HCO), yang nantinya akan menghasilkan [[karbon monoksida]] (CO):&lt;br /&gt;
:CH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; + O&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → CO + H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; + H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 akan teroksidasi menjadi  dan melepaskan [[panas]]. Reaksi ini berlangsung sangat cepat, biasanya bahkan kurang dari satu [[milisekon]].&lt;br /&gt;
:2 H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; + O&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → 2 H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya, CO akan ter[[oksidasi]] dan membentuk  sambil melepaskan panas. Reaksi ini berlangsung lebih lambat daripada tahapan yang lainnya, biasanya membutuhkan waktu beberapa milisekon.&lt;br /&gt;
:2 CO + O&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → 2 CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil reaksi akhir dari persamaan diatas adalah:&lt;br /&gt;
:CH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; + 2 O&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; + 2 H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O (&amp;#039;&amp;#039;ΔH&amp;#039;&amp;#039; = −891 [[kilo-|k]][[joule|J]]/[[Mol (satuan)|mol]] (dalam kondisi temperatur dan tekanan standar))&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Reaksi dengan halogen ===&lt;br /&gt;
Metana bereaksi dengan halogen maka reaksi kimianya adalah:&lt;br /&gt;
:CH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; + X&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; → CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;X + HX&lt;br /&gt;
di mana X adalah atom [[halogen]]: [[fluorin]] (F), [[klorin]] (Cl), [[bromin]] (Br), atau [[iodin]] (I). Mekanisme untuk proses ini dinamakan [[halogenasi radikal bebas]]. Reaksi dimulai dengan radikal Cl· menempel pada metana untuk menghasilkan CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;·, keduanya bergabung dan membentuk [[metil klorida]] (CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;Cl). Reaksi lainnya akan menghasilkan [[diklorometana]] (CH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Cl&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;), [[kloroform]] (CHCl&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;), dan [[karbon tetraklorida]] (CCl&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;). Energi yang diperlukan untuk reaksi ini dapat melalui radiasi ultraviolet atau pemanasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggunaan ==&lt;br /&gt;
Metana digunakan dalam proses industri kimia dan dapat diangkut sebagai cairan yang dibekukan (gas alam cair, atau [[LNG]]). Ketika dalam bentuk cairan yang dibekukan, metana akan lebih berat daripada udara karena gas metana yang didinginkan akan mempunyai massa jenis yang lebih besar, . Metana yang berada pada suhu ruangan biasa akan lebih ringan daripada udara. Gas alam, yang sebagian besar adalah metana, biasanya didistribusikan melalui [[transportasi jalur pipa|jalur pipa]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana (CH4) adalah komponen utama dari gas alam cair (LNG), sedangkan LNG adalah gas alam yang telah dicairkan. Metana merupakan senyawa dengan satu atom karbon dan empat atom hidrogen (CH4) dan komponen terbesar dari gas alam. LNG adalah gas alam yang didinginkan hingga -162&amp;amp;nbsp;°C (-260&amp;amp;nbsp;°F) untuk mengubahnya menjadi cairan, komponen utamanya adalah metana (CH4), yang mencakup sekitar 95% komposisinya. Juga mengandung etana, propana, dan zat lainnya, tidak berwarna dan tidak berbau dan volume gas alam dalam keadaan cair sekitar 600 kali lebih kecil daripada volumenya dalam keadaan gas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana murni adalah gas alam yang tidak berbau dan memiliki rumus kimia CH4. Metana merupakan komponen utama gas alam dan salah satu gas rumah kaca utama. Sifat metana murni Mudah terbakar, Berkontribusi pada efek pemanasan global, 20-30 kali lebih kuat sebagai gas rumah kaca daripada karbondioksida. Metana murni digunakan untuk memasak, pemanas ruangan, dan pembangkit listrik Digunakan dalam reaksi kimia untuk menghasilkan gas penting lainnya, seperti hidrogen, karbon monoksida, dan karbon hitam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana cair digunakan sebagai bahan bakar, bahan baku kimia, dan bahan bakar roket. Sebagai bahan bakar alternatif di sektor transportasi untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak. Sebagai bahan bakar roket, bila dikombinasikan dengan oksigen cair. Mesin-mesin yang menggunakan metana cair dan oksigen cair umumnya dikelompokkan bersama di bawah istilah methalox. Dalam proses industri bahan baku kimia dan dapat diangkut sebagai cairan yang dibekukan (gas alam cair, atau LNG), sebagai bahan baku dalam produksi senyawa kimia seperti amonia dan metanol&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses pembuatan Metana kemurnian tinggi dari LNG&lt;br /&gt;
* Menghilangkan kontaminan&lt;br /&gt;
* Menghilangkan air dan hidrokarbon berat (kondensat gas)&lt;br /&gt;
* Menghilangkan nitrogen dan helium&lt;br /&gt;
* Menghilangkan Merkuri&lt;br /&gt;
* Pencairan gas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Bahan bakar ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana adalah salah satu bahan bakar yang penting dalam [[pembangkitan listrik]], dengan cara membakarnya dalam [[turbin gas]] atau [[pemanas]] uap. Jika dibandingkan dengan [[bahan bakar fosil]] lainnya, pembakaran metana menghasilkan gas [[karbon dioksida]] yang lebih sedikit untuk setiap satuan panas yang dihasilkan. [[Panas pembakaran]] yang dihasilkan metana adalah 891 kJ/mol. Jumlah panas ini lebih sedikit dibandingkan dengan bahan bakar hidrokarbon lainnya, tetapi jika dilihat rasio antara panas yang dihasilkan dengan massa molekul metana (16 g/mol), maka metana akan menghasilkan panas per satuan massa (55,7 kJ/mol) yang lebih besar daripada hidrokarbon lainnya. Di banyak kota, metana dialirkan melalui pipa ke rumah-rumah dan digunakan untuk [[pemanas]] rumah dan kebutuhan memasak. Metana yang dialirkan di rumah ini biasanya dikenal dengan [[gas alam]]. Gas alam mempunyai kandungan energi 39 [[megajoule]] per meter kubik, atau 1.000 [[BTU]] per [[kaki kubik standar]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana dalam bentuk [[gas alam terkompresi]] digunakan sebagai [[bahan bakar kendaraan]] dan telah terbukti juga sebagai bahan bakar yang lebih ramah lingkungan daripada bahan bakar fosil lain macam bensin dan diesel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Propelan roket ===&lt;br /&gt;
Metana cair yang dimurnikan dan juga [[LNG]] digunakan sebagai bahan bakar [[propelan]] [[Kriogenik (bahan bakar)|kriogenik]] [[temperatur]] rendah [[roket]], bila dikombinasikan dengan [[oksigen cair]], seperti pada mesin [[TQ-12]], [[BE-4]], [[SpaceX Raptor|Raptor]], dan [[YF-215]]. Karena kesamaan antara metana dan LNG, mesin-mesin tersebut umumnya dikelompokkan bersama di bawah istilah [[methalox]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai bahan bakar roket cair, kombinasi metana/oksigen cair menawarkan keuntungan dibandingkan kombinasi [[minyak tanah]]/oksigen cair, atau [[kerolox]], dalam menghasilkan molekul-molekul gas buang kecil, mengurangi [[kokas]] atau pengendapan [[jelaga]] pada komponen-komponen mesin. Metana lebih mudah disimpan daripada [[hidrogen]] karena [[titik didih]] dan kepadatannya yang lebih tinggi, serta tidak adanya kerapuhan hidrogen. [[Berat molekul]] gas buang yang lebih rendah juga meningkatkan [[Fraksi mol|fraksi]] [[energi panas]] yang berupa [[energi kinetik]] yang tersedia untuk [[Propulsi wahana antariksa|propulsi]], sehingga meningkatkan [[impuls spesifik]] roket. Dibandingkan dengan hidrogen cair, energi spesifik metana lebih rendah tetapi kekurangan ini diimbangi oleh kepadatan dan kisaran suhu metana yang lebih besar, yang memungkinkan tangki yang lebih kecil dan lebih ringan untuk [[massa]] bahan bakar tertentu. Metana cair memiliki kisaran suhu (91–112 K) yang hampir sesuai dengan oksigen cair (54–90 K). Bahan bakar ini saat ini digunakan dalam kendaraan peluncur operasional seperti [[Zhuque-2]] dan [[Vulcan (roket)|Vulcan]] serta peluncur yang sedang dikembangkan seperti Starship, Neutron, dan [[Terran R]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Produksi ==&lt;br /&gt;
=== Proses biologi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di alam, metana diproduksi oleh alam dalam proses yang disebut [[metanogenesis]]. Proses yang memiliki beberapa tahap ini digunakan oleh beberapa mikroorganisme sebagai sumber energi. Reaksi bersihnya adalah:&lt;br /&gt;
:CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; + 8 H&amp;lt;sup&amp;gt;+&amp;lt;/sup&amp;gt; + 8 e&amp;lt;sup&amp;gt;-&amp;lt;/sup&amp;gt; → CH&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; + 2 H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&lt;br /&gt;
Tahapan akhir dari proses ini dikatalis oleh enzim [[metil-koenzim M reduktase]]. Metanogenesis merupakan salah satu bentuk [[respirasi anaerob]] yang digunakan oleh organisme yang menempati [[tempat pembuangan akhir]], hewan [[pemamah biak]], dan rayap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti apakah beberapa tanaman juga termasuk dalam emisi metana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Proses industri ===&lt;br /&gt;
Metana dapat diproduksi dengan [[hidrogenasi]] karbon dioksida dalam [[proses Sabatier]]. Metana juga merupakan hasil samping hidrogenasi karbon monoksida dalam [[proses Fischer-Tropsch]]. Teknologi ini dipakai dalam skala industri untuk memproduksi molekul yang rantainya lebih panjang dari metana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Produksi metana cair propulsi roket ===&lt;br /&gt;
Ilmu roket telah berkembang pesat selama bertahun-tahun, dengan berbagai propelan yang digunakan untuk mencapai bintang. Salah satu bahan bakar yang semakin populer adalah metana cair. Kekuatan pendorong di balik minat ini adalah sifat pembakarannya yang bersih, kemampuannya untuk diproduksi di luar dunia, dan kinerjanya yang tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
;Ekstraksi dan Pemurnian&lt;br /&gt;
Produksi metana cair dimulai dengan ekstraksi gas alam. Gas alam adalah campuran gas hidrokarbon yang sebagian besar terdiri dari metana, dan biasanya ditemukan di reservoir bawah tanah, sering kali berasosiasi dengan minyak bumi. Ekstraksi gas ini bergantung pada teknik pengeboran yang canggih, dan setelah gas alam diekstraksi, gas tersebut merupakan campuran dari beberapa gas dan kotoran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengisolasi metana, gas alam mentah menjalani serangkaian langkah pemrosesan dan pemurnian. Langkah-langkah ini menghilangkan gas hidrokarbon lainnya (seperti etana, propana, butana), serta gas inert, senyawa sulfur, dan uap air. Hasil akhirnya adalah metana yang hampir murni, yang kemudian siap untuk tahap berikutnya dalam proses tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
;Pencairan&lt;br /&gt;
Setelah gas metana yang dimurnikan siap, gas tersebut diubah menjadi bentuk cair melalui proses yang dikenal sebagai pencairan. Proses ini melibatkan pendinginan gas hingga suhu di bawah titik didihnya, -161&amp;amp;nbsp;°C atau -258&amp;amp;nbsp;°F pada tekanan atmosfer. Dalam keadaan dingin dan terkondensasi ini, metana jauh lebih padat, menempati sekitar 1/600 dari volume aslinya, yang membuatnya lebih mudah untuk disimpan dan diangkut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk digunakan dalam mesin roket, metana cair ini, yang sekarang dalam keadaan lebih padat dan lebih kaya energi, sangat cocok sebagai propelan. Namun, mungkin perlu pengolahan lebih lanjut untuk memastikan kemurnian dan kualitasnya sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
;Metana Cair dalam Roket&lt;br /&gt;
Perusahaan antariksa, seperti SpaceX, berinvestasi besar dalam propulsi berbasis metana. Mesin Raptor milik perusahaan tersebut, yang dirancang untuk wahana Starship mereka, menggunakan kombinasi metana cair dan oksigen cair sebagai bahan bakar. Kombinasi ini dikenal sebagai propelan methalox.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Minat terhadap metana cair tidak hanya terbatas pada sifat dan kinerja pembakarannya yang bersih. Potensi produksi metana dari karbon dioksida dan air ini, menggunakan proses yang disebut reaksi Sabatier, akan melibatkan pemisahan air menjadi hidrogen dan oksigen melalui elektrolisis, dan kemudian menggabungkan hidrogen yang dihasilkan dengan karbon dioksida untuk menghasilkan metana dan air. Energi yang dibutuhkan untuk proses ini berpotensi dipasok oleh tenaga nuklir atau panel surya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keberadaan ==&lt;br /&gt;
Metana ditemukan dan diisolasi oleh [[Alessandro Volta]] antara tahun 1776 dan 1778 ketika ia mempelajari gas rawa dari [[Danau Maggiore]]. Metana merupakan komponen utama pada gas alam, sekitar 87% dari volume. Saat ini, metana dihasilkan dari ekstraksi di [[ladang gas alam]]. Gas alam pada level dangkal (tekanan rendah) dibentuk oleh [[dekomposisi]] [[organisme anaerob|anaerob]] beberapa [[substansi organik]] dan membentuk metana dari dalam, jauh dari permukaan bumi. Secara umum, sedimen ini terkubur jauh di dalam dan karena mengalami suhu dan tekanan tinggi, maka terbentuk gas alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana biasanya diangkut melalui [[transportasi jalur pipa|jalur pipa]] dalam bentuk gas alam atau juga dengan [[pengangkut LNG]] bila dibawa dalam bentuk cair, hanya beberapa negara saja yang mengangkutnya memakai truk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sumber alternatif ===&lt;br /&gt;
Selain ladang gas, metode alternatif untuk mendapatkan metana adalah melalui [[biogas]] yang dihasilkan oleh [[fermentasi (biokimia)|fermentasi]] substansi organik, misalnya [[pupuk kandang]], limbah cair, tempat pembuangan sampah, pada kondisi anaerob (tanpa oksigen). Penanaman [[padi]] juga menghasilkan metana dalam jumlah besar selama pertumbuhannya. [[Metana klarat|Metana hidrat/klarat]] merupakan salah satu sumber masa depan metana yang potensial. Saat ini, hewan ternak adalah penyumbang 16% emisi metana dunia ke atmosfer. Beberapa penelitian telah menemukan beberapa cara untuk mengurangi metana yang dihasilkan oleh hewan [[pemamah biak]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah studi yang paling baru pada tahun 2009 menyebutkan bahwa 51% emisi gas rumah kaca global dihasilkan oleh siklus hidup dan rantai pengiriman produk ternak, termasuk semua daging, susu dan produk samping lainnya, dan proses pengangkutan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Di atmosfer Bumi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana terbentuk dekat permukaan bumi, terutama karena aktivitas mikroorganisme yang melakukan proses [[metanogenesis]]. Gas ini kemudian terbawa ke [[stratosfer]] oleh udara yang naik di iklim [[tropis]]. Konsentrasi metana di udara sebenarnya sudah dapat dikontrol secara alami-tetapi karena banyak aktivitas manusia yang menghasilkan metana maka sekarang membuat gas ini menjadi salah satu gas rumah kaca, penyebab [[pemanasan global]]. Secara alami, metana bereaksi dengan [[radikal hidroksil]]. Metana memiliki waktu &amp;quot;hidup&amp;quot; sekitar 10 tahun, baru setelah itu akan hilang dengan berubah menjadi karbon dioksida dan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana juga berpengaruh terhadap rusaknya [[lapisan ozon]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai tambahan, ada sejumlah besar metana dalam bentuk [[metana klarat]] di dasar laut dan [[kerak bumi]]. Sebagian besar metana ini dihasilkan oleh proses [[metanogenesis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2010, kandungan metana di Arktik diperkirakan 1850 nmol/mol, 2 kali lebih tinggi jika dibandingkan sampai 400.000 tahun sebelumnya. Pada sejarahnya, konsentrasi metana di atmosfer bumi berkisar antara 300 dan 400 nmol/mol selama periode glasial/[[zaman es]] dan 600-700 nmol/mol pada periode interglasial. Level konsentrasi metana ini bahkan bertambah jauh lebih besar daripada penambahan [[karbon dioksida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metana di atmosfer bumi merupakan salah satu [[gas rumah kaca]] yang utama, dengan potensi pemanasan global 25 kali lebih besar daripada CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; dalam periode 100 tahun,). Hal ini berarti, emisi metana lebih mempunyai efek 25 kali lipat daripada emisi karbon dioksida dengan jumlah yang sama dalam periode 100 tahun. Metana mempunyai efek yang besar dalam jangka waktu pendek (waktu &amp;quot;hidup&amp;quot; 8,4 tahun di atmosfer), sedangkan karbon dioksida mempunyai efek kecil dalam jangka waktu lama (lebih dari 100 tahun). Konsentrasi metana di atmosfer sudah meningkat 150% dari tahun 1750 dan menyumbang 20% efek radiasi yang dihasilkan gas rumah kaca secara global. Biasanya, metana yang dihasilkan dari tempat pembuangan akhir akan dibakar sehingga dihasilkan CO&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; daripada metana, karena gas ini lebih berbahaya untuk ozon. Belakangan ini, metana yang dihasilkan dari penambangan batu bara telah berhasil digunakan untuk membangkitkan listrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Di luar Bumi ===&lt;br /&gt;
Metana telah terdeteksi dan dipercaya eksis di beberapa lokasi di [[tata surya]]. Di kebanyakan tempat, dipercaya metana dibentuk oleh proses [[komponen abiotik|abiotik]], kecuali di [[Mars]] dan [[Titan (satelit)|Titan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Bulan]] – jejak terdeteksi dari permukaan&lt;br /&gt;
* [[Mars]] – atmosfer Mars mengandung 10 nmol/[[mol (satuan)|mol]] metana. Pada bulan Januari 2009, ilmuwan NASA mengumumkan bahwa mereka telah mengetahui kalau Mars beberapa kali melepaskan metana ke atmosfernya di beberapa lokasi, sehingga beberapa ilmuwan ini berspekulasi adanya aktivitas biologi di bawah permukaan Mars.&lt;br /&gt;
* [[Jupiter]] – atmosfernya mengandung 0.3% metana&lt;br /&gt;
* [[Saturnus]] – atmosfernya mengandung 0.4% metana&lt;br /&gt;
** [[Iapetus (satelit)|Iapetus]]&lt;br /&gt;
** [[Titan (satelit)|Titan]] — atmosfernya mengandung 1.6% metana dan ada ribuan danau metana yang telah ditemukan di permukaannya. Di bagian atas dari atmosfernya, metana diubah menjadi molekul lain yang lebih kompleks misalnya [[asetilena]], sebuah proses yang juga menghasilkan molekul [[hidrogen]]. Ada bukti bahwa asetilena dan hidrogen diproses ulang menjadi metana di permukaannya. Para ilmuwan memperkirakan adanya katalis eksotik, atau bentuk-bentuk kehidupan metanogenik yang belum dikenali.&lt;br /&gt;
** [[Enseladus]] – atmosfernya mengandung 1.7% metana&lt;br /&gt;
* [[Uranus]] – atmosfernya mengandung 2.3% metana&lt;br /&gt;
** [[Ariel (satelit)|Ariel]] – metana dipercaya sebagai salah satu konstituen dalam permukaan es pada Ariel.&lt;br /&gt;
** [[Miranda (satelit)|Miranda]]&lt;br /&gt;
** [[Oberon (satelit)|Oberon]] – sekitar 20% permukaan Oberon terdiri dari senyawa karbon-nitrogen yang mengandung metana&lt;br /&gt;
** [[Titania (satelit)|Titania]] – sekitar 20% permukaan Titania terdiri dari senyawa organik yang mengandung metana&lt;br /&gt;
** [[Umbriel (satelit)|Umbriel]] – metana merupakan salah satu konstituen es permukaan Umbriel&lt;br /&gt;
* [[Neptunus]] – atmosfernya mengandung 1.6% metana&lt;br /&gt;
** [[Triton (satelit)|Triton]] – Triton mempunyai atmosfer yang mengandung nitrogen dalam jumlah kecil dengan metana dekat permukaannya.&lt;br /&gt;
* [[Pluto]] – analisis [[spektroskopik]] dari permukaan Pluto mengindikasikan adanya sejumlah kecil metana&lt;br /&gt;
** [[Charon (satelit)|Charon]] – metana dipercaya ada di Charon, tetapi belum dapat dipastikan&lt;br /&gt;
* [[Eris (planet kerdil)|Eris]] – cahaya inframerah dari objek mengindikasikan adanya es metana&lt;br /&gt;
* [[Komet Halley]]&lt;br /&gt;
* [[Komet Hyakutake]] – observasi terestrial menemukan [[etana]] dan metana pada komet ini&lt;br /&gt;
* [[Planet ekstrasurya]] [[HD 189733b]] – Ini adalah pendeteksian pertama kalinya bahwa ditemukan senyawa organik pada planet di luar tata surya. Sumbernya masih belum diketahui, ditambah lagi dengan suhu planet yang panas (sekitar 700&amp;amp;nbsp;°C) maka biasanya akan membentuk [[karbon monoksida]].&lt;br /&gt;
* [[Awan antarbintang]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keamanan ==&lt;br /&gt;
Metana tidak beracun, tetapi sangat mudah terbakar dan dapat menimbulkan [[ledakan]] apabila bercampur dengan udara. Metana sangat reaktif pada [[oksidator]], [[halogen]], dan beberapa senyawa lain yang mengandung unsur halogen. Metana juga bersifat [[gas asfiksian]] dan dapat menggantikan [[oksigen]] dalam ruangan tertutup. [[Asfiksia]] dapat terjadi apabila konsentrasi oksigen di udara berkurang sampai di bawah 16% volume, karena kebanyakan orang hanya dapat mentoleransi pengurangan kadar oksigen sampai 16% tanpa merasa sakit. Gas metana dapat masuk ke dalam interior sebuah gedung yang dekat dengan [[tempat pembuangan akhir]] dan menyebabkan orang didalamnya terpapar metana. Beberapa gedung telah dilengkapi sistem keamanan dibawah &amp;#039;&amp;#039;basement&amp;#039;&amp;#039; mereka untuk secara aktif mengisap gas metana ini dan membuangnya keluar gedung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perbandingan propelan roket cair di permukaan laut dan dalam ruang hampa ==&lt;br /&gt;
Data dalam tabel di bawah ini berasal dari buku Huzel &amp;amp; Huang &amp;quot;Modern Engineering for Design of Liquid-Propellant Rocket Engines&amp;quot;, 1992, American Institute of Aeronautics and Astronautics, Washington, (ISBN 1-56347-013- 6); Berisi hasil yang diterbitkan oleh Rocketdyne berdasarkan perhitungan yang dilakukan dengan asumsi pembakaran adiabatik, ekspansi isentropik uniaxial dan penyesuaian berkelanjutan rasio campuran oksidan/bahan bakar sebagai fungsi ketinggian. Perhitungan ini dilakukan untuk tekanan ruang bakar sebesar 1.000 PSI, yaitu 1.000 &amp;quot;pon per inci persegi&amp;quot;, yang dalam satuan internasional (SI) setara dengan 6.894.757 Pa. Kecepatan ejeksi pada tekanan yang lebih rendah dapat diperkirakan dengan menerapkan koefisien dari grafik seberang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Besaran yang ditampilkan dalam tabel ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;ratio&amp;#039;&amp;#039;, [[rasio|perbandingan pencampuran]] (laju aliran massa oksidan terhadap laju aliran massa bahan bakar)&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;v &amp;lt;sub&amp;gt;e&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;, [[kecepatan|kecepatan ejeksi]] gas buang, dinyatakan dalam meter per detik&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;ρ&amp;#039;&amp;#039;, [[Massa jenis|kepadatan]] nyata propelan, dinyatakan dalam gram per sentimeter kubik&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;T &amp;lt;sub&amp;gt;C&amp;lt;/sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;, [[suhu]] keseimbangan di ruang bakar, dinyatakan dalam °C&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;C*&amp;#039;&amp;#039;, kecepatan karakteristik, dinyatakan dalam meter per detik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan tabel ini adalah untuk menjelaskan evolusi parameter antara lepas landas dan kedatangan di orbit: di sebelah kiri, nilai di permukaan laut; di sebelah kanan, sama dalam kehampaan. Ini adalah nilai nominal yang dihitung untuk sistem ideal, dibulatkan dalam satuan SI (komposisi dinyatakan dalam persentase massa):&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Kecelakaan tambang Zasyadko 2007]]&lt;br /&gt;
* [[Produksi metana aerob]]&lt;br /&gt;
* [[Pencernaan anaerob]]&lt;br /&gt;
* [[Respirasi anaerob]]&lt;br /&gt;
* [[Pelepasan metana Arktik]]&lt;br /&gt;
* [[Biogas]]&lt;br /&gt;
* [[Kepadatan energi]]&lt;br /&gt;
* [[Gas rumah kaca]]&lt;br /&gt;
* [[Halometana]], turunan halogenasi metana&lt;br /&gt;
* [[Metanation]]&lt;br /&gt;
* [[Metana klarat]], bentuk es yang mengandung metana&lt;br /&gt;
* [[Metanogen]], [[archaea]] yang memproduksi metana sebagai produk samping metabolisme&lt;br /&gt;
* [[Metanogenesis]], pembentukan metana oleh [[mikrob]]&lt;br /&gt;
* [[Metanotrof]], [[bakteri]] yang dapat tumbuh dan berkembang dengan menggunakan metana sebagai energi&lt;br /&gt;
* [[Gugus metil]], gugus fungsi yang mirip dengan metana&lt;br /&gt;
* [[Gas organik]]&lt;br /&gt;
* [[Thomas Gold]]&lt;br /&gt;
* [[Bahan bakar penerbangan]]&lt;br /&gt;
* [[Bahan bakar jet]]&lt;br /&gt;
* [[Minyak bumi]]&lt;br /&gt;
* [[Bahan bakar]]&lt;br /&gt;
* [[Pesawat udara]]&lt;br /&gt;
* [[Bensin]]&lt;br /&gt;
* [[Avgas]]&lt;br /&gt;
* [[JP-1]]&lt;br /&gt;
* [[JP-4]]&lt;br /&gt;
* [[JP-5]]&lt;br /&gt;
* [[JP-6]]&lt;br /&gt;
* [[JP-7]]&lt;br /&gt;
* [[JP-8]]&lt;br /&gt;
* [[JPTS]]&lt;br /&gt;
* [[Propelan roket]]&lt;br /&gt;
* [[Propelan roket cair]]&lt;br /&gt;
* [[Mesin roket]]&lt;br /&gt;
* [[Kriogenik (bahan bakar)]] penyimpanan pada temperatur yang sangat rendah berupa cair gas seperti hidrogen cair.&lt;br /&gt;
* [[Hipergolik (propelan)]] mudah menyala spontan ketika kontak kombinai komponen propelan eperti bahan bakar dan oksidator.&lt;br /&gt;
* [[Oksidator]]&lt;br /&gt;
* [[Oksigen cair]]&lt;br /&gt;
* [[Hidrogen cair]]&lt;br /&gt;
* [[Minyak tanah]]&lt;br /&gt;
* [[Monometilhidrazina]]&lt;br /&gt;
* [[Aerozine 50]]&lt;br /&gt;
* [[RP-1]] Rocket Propellant 1 atau Refined Petroleum 1&lt;br /&gt;
* [[Dinitrogen tetroksida]] N&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;&lt;br /&gt;
* [[Dimetilhidrazin tak simetris]] UDMH&lt;br /&gt;
* [[Peroksida uji tinggi]]&lt;br /&gt;
* [[Hidrazina]]&lt;br /&gt;
* [[Katalisis]]&lt;br /&gt;
* [[Monopropelan]]&lt;br /&gt;
* [[Bipropelan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Gavin Schmidt, [http://www.giss.nasa.gov/research/features/methane/ Methane: A Scientific Journey from Obscurity to Climate Super-Stardom] , [[Goddard Institute for Space Studies|NASA Goddard]], September 2004&lt;br /&gt;
* [http://www.gasresources.net Methane thermodynamics]&lt;br /&gt;
* [http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics0291.htm International Chemical Safety Card 0291]&lt;br /&gt;
* [http://marine.usgs.gov/fact-sheets/gas-hydrates/title.html Methane Hydrates]&lt;br /&gt;
* [http://ptcl.chem.ox.ac.uk/MSDS/ME/methane.html Safety data for methane]&lt;br /&gt;
* [http://www.gns.cri.nz/news/release/20071122methane.html Methane-eating bug holds promise for cutting greenhouse gas] . Media Release, GNS Science, New Zealand]&lt;br /&gt;
* [http://pire-ecci.ucsb.edu/summerschool/papers/Catalysis%20Today.pdf Catalytic conversion of methane to more useful chemicals and fuels]&lt;br /&gt;
* [http://www.tedauch.com/2009/06/01/viva-la-vache-sacree/ Methane as a Savior of the Dairy Industry]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Metana&amp;amp;oldid=29132209 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29132209 (2026-04-15T17:53:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>