<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Metronidazol</id>
	<title>Metronidazol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Metronidazol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metronidazol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:11:31Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metronidazol&amp;diff=36016&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29570706; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Metronidazol&amp;diff=36016&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:53:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29570706; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Metronidazol&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, atau yang juga biasa dipasarkan dengan nama &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Flagyl&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Metrogel&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah obat [[antibiotik]] golongan [[nitroimidazol]] yang digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri di bagian [[vagina]], [[perut]], [[hati]], [[kulit]], [[sendi]], saluran pernapasan, dan lain-lain. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan berbagai bakteri dan parasit, dan biasa dikemas dalam bentuk tablet, kapsul, sirop, ovula, suppositoria, dan infus. Obat ini biasa digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit seperti [[penyakit radang pelvis]], [[endokarditis]], [[vaginosis bakterialis]], dan lain-lain, baik sendirian maupun bersama dengan obat lainnya. Selain itu, obat ini juga dapat menjadi pilihan untuk mengobati stadium pertama infeksi &amp;#039;&amp;#039;Clostridioides difficile&amp;#039;&amp;#039; ringan hingga sedang, jika [[vankomisin]] dan fidaxomisin tidak tersedia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metronidazol pertama kali digunakan di [[Prancis]] pada tahun 1960. Obat ini termasuk dalam [[daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]], menjadikan obat ini sebagai salah satu obat paling aman dan efektif untuk sistem kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggunaan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri dan protozoa atau parasit yang dapat menyebabkan masalah kesehatan pada manusia. Sehingga biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan infeksi bakteri atau parasit dan tidak dapat digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus seperti [[influenza]] atau [[cacar]]. Lebih spesifiknya, obat ini digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit seperti infeksi tulang dan sendi, [[endokarditis]], [[sepsis]], [[vaginosis bakterialis]], [[trichomonas vaginalis]], [[giardiasis]], dan infeksi-infeksi lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan metronidazol dapat berupa obat oral (tablet, kapsul, sirop), topikal (salep, krim), rektal (dimasukkan melalui vagina), dan infus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek samping ==&lt;br /&gt;
Efek samping dari penggunaan metronidazol yang cukup umum adalah mengalami sakit punggung, gangguan pengelihatan, [[depresi]], rasa pusing, mual, kejang, [[halusinasi]], dan masih banyak lagi. Sementara efek samping yang tidak terlalu umum dan hanya dialami beberapa penderita seperti terdapat darah di urin, kehilangan suara, ruam di kulit, iritasi di bagian vagina, dan lain-lain. Selain itu, terdapat juga efek samping yang masuk dalam kategori langka dan sangat jarang terjadi, tetapi pernah terjadi, seperti urin yang berwarna gelap, sembelit, gusi berdarah, nyeri dada, dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Metronidazol untuk ibu hamil ==&lt;br /&gt;
Di beberapa tempat, metronidazol digunakan untuk mencegah terjadinya kelahiran prematur untuk kasus yang berhubungan dengan vaginosis bakterialis. Tetapi, metronidazol terbukti tidak efektif dalam mencegah kelahiran prematur dan justru memperbesar kemungkinan terjadinya kelahiran prematur kepada penderita. Selain itu, studi pada binatang membuktikan bahwa pada trimester pertama, efek samping dari penggunaan obat ini dapat dirasakan oleh janin, sehingga obat hanya boleh digunakan jika manfaat yang didapat lebih besar daripada efek samping yang diterima. Untuk trimester kedua dan ketiga, tidak terlihat adanya efek samping pada janin, tetapi belum terdapat studi terkontrol pada wanita hamil. Ibu yang baru melahirkan dan menggunakan metronidazol juga dapat membuat [[ASI]] yang dihasilkannya menyerap obat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Metronidazol&amp;amp;oldid=29570706 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29570706 (2026-08-13T08:31:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>