<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Mikrobioma</id>
	<title>Mikrobioma - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Mikrobioma"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mikrobioma&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T09:12:33Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mikrobioma&amp;diff=30151&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28045883; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mikrobioma&amp;diff=30151&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T17:21:57Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28045883; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Mikrobioma&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merujuk pada kumpulan [[mikroorganisme]] (seperti jamur, bakteri, dan virus) yang menetap di dalam tubuh manusia, hewan, tumbuhan, dan [[organisme]] lainnya. Istilah mikrobioma pertama kali diperkenalkan oleh [[Joshua Lederberg]] dalam konteks men[[deskripsi]]&amp;lt;nowiki/&amp;gt;kan [[kompleksitas]] [[Ekologisme|ekologis]] dari [[mikroorganisme]], yang bisa bersifat [[Komensalisme|komensal]], [[simbion]], atau [[patogen]], yang secara langsung menghuni suatu area di dalam tubuh. [[Terminologi]] mikrobioma telah meraih penggunaan yang lebih meluas, merujuk kepada kelompok [[mikroorganisme]] yang secara khusus terkait dengan tuan rumah (kelompok) tertentu atau diperoleh dari lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-jenis mikrobioma ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# mikrobioma Manusia : Pada manusia, istilah mikrobioma umumnya merujuk pada [[mikroorganisme]] yang menetap di atau pada bagian spesifik dari tubuh, seperti kulit atau saluran pencernaan. [[Komunitas]] [[mikroorganisme]] ini bersifat dinamis dan mengalami perubahan sebagai tanggapan terhadap berbagai faktor lingkungan, seperti aktivitas fisik, pola makan, penggunaan obat-obatan, dan paparan lainnya.&lt;br /&gt;
# mikrobioma Tanaman : Pada tanaman hidup dalam keterkaitan dengan sejumlah [[mikroorganisme]] beragam yang secara [[kolektif]] dikenal sebagai mikrobioma tanaman. [[Mikroba]] ini dapat ditemukan baik di dalam ([[Endosperma|endosfer]]) maupun di luar ([[episfer]]) jaringan tanaman. Peranan [[mikroba]] dalam [[ekologi]] dan [[fisiologi]] tanaman sangatlah penting. Terdapat perkembangan yang [[Signifiant dan signifie|signifikan]] dalam memahami [[struktur]] dan [[Dinamika kelompok|dinamika]] mikrobioma tanaman dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah faktor yang terkait dengan tuan rumah, [[mikroba]], dan lingkungan memengaruhi komposisi dan keragaman mikrobioma tanaman.&lt;br /&gt;
# mikrobioma Hewan : [[Komunitas]] [[Mikroorganisme|mikroba]] yang hidup di dalam dan pada tubuh hewan (yaitu mikrobiomanya) memainkan peran penting dalam kesejahteraan [[inang]]&amp;lt;nowiki/&amp;gt;nya. [[Mikroorganisme|Mikroba]] ini berkontribusi terhadap kemampuan adaptasi dan kebugaran hewan dengan mengatur proses-proses terkait [[pencernaan]], [[reproduksi]], [[Resistansi antibiotik|resistensi]] terhadap [[infeksi]], dan banyak aspek lainnya. Namun, mereka juga dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan hewan dengan menyebabkan infeksi dan penyakit. Penelitian yang semakin berkembang menunjukkan bahwa [[konsorsium]] [[Mikroorganisme|mikroba]] yang menghuni berbagai bagian tubuh hewan, mulai dari usus hingga kulit, dapat memberikan informasi berharga dan mendukung praktik [[Konservasi (biologi)|konservasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Mikrobioma Manusia ===&lt;br /&gt;
Pada manusia, terdapat sekitar 10-100 triliun [[mikroorganisme]] yang membentuk mikrobioma. Untuk setiap 10 miliar [[Sel (biologi)|sel]] tubuh manusia, terdapat 10 [[Sel (biologi)|sel]] [[mikroba]] yang hidup di dalamnya. Meskipun [[Sel (biologi)|sel]] manusia mengekspresikan lebih dari 20.000 [[gen]], total ekspresi [[gen]] dalam tubuh mencapai jutaan [[gen]], sebagian besar diantaranya disumbangkan oleh [[mikroba]]. Istilah mikrobioma merujuk pada [[komunitas]] [[mikroorganisme]] yang berinteraksi dengan manusia, meskipun istilah [[mikrobiota]] juga sering digunakan secara bergantian. mikrobioma manusia terbesar terdapat di dalam usus, dengan [[bakteri]] yang men[[dominasi]] peran dalam bidang kekebalan tubuh, [[nutrisi]], dan perkembangan manusia. mikrobioma juga berperan dalam mengatur berbagai proses [[Biologi|biologis]] dan [[Fisiologi|fisiologis]] tubuh. Ketidakseimbangan dalam sistem kekebalan tubuh dan [[regulasi]] [[inflamasi]] dapat menjadi penyebab penyakit dan kondisi non-penyakit menular. [[Mikroorganisme]] yang hidup di lingkungan bebas memiliki karakteristik yang [[Ekstremisme|ekstrem]] karena terpapar udara yang lembap, berbeda dengan [[mikrobiota]] yang hidup di [[mamalia]]. mikrobioma dalam tubuh manusia terdiri dari [[bakteri]], [[eukariota]], [[Arkea|archaea]], dan [[virus]]. Setiap [[individu]] memiliki variasi mikrobioma yang signifikan, yang berbeda dengan variasi [[genom]] manusia. mikrobioma memainkan peran penting dalam [[Kedokteran|ilmu kedokteran]], membantu dalam pengambilan keputusan terkait dengan penanganan masalah kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Manfaat mikrobioma bagi Manusia ====&lt;br /&gt;
mikrobioma merupakan faktor penting dalam proses perkembangan, [[sistem]] [[Sistem imun bawaan|kekebalan]], dan [[nutrisi]] manusia. Selain [[bakteri]] [[patogen]], [[bakteri]] yang ada dalam tubuh manusia umumnya tidak merugikan, bahkan koloni [[bakteri]] tersebut cenderung menguntungkan. Penyakit [[Autoimunitas|autoimun]] seperti [[Diabetes melitus|diabetes]], [[Rheumatoid Arthritis|rheumatoid arthritis]], [[distrofi otot]], [[Sklerosis multipel|multiple sclerosis]], dan [[Fibromyalgia|fibromialgia]] ternyata berkaitan dengan [[disfungsi]] mikrobioma. [[Mikroorganisme|Mikroba]] dengan berbagai ekspresi [[gen]]&amp;lt;nowiki/&amp;gt;nya dapat meningkatkan risiko penyakit. Hal ini disebabkan oleh perubahan aktivitas [[gen]] dan proses [[metabolisme]] yang memicu [[tanggapan]] [[Imunitas (medis)|imun]] [[Abnormalitas|abnormal]] terhadap [[zat]] dan [[jaringan]] yang sebelumnya normal dalam tubuh. Penyakit [[Autoimunitas|autoimun]] diduga ditularkan dalam keluarga tidak hanya melalui [[DNA]] orang tua, tetapi juga melalui pewarisan mikrobioma keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mikrobioma&amp;amp;oldid=28045883 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28045883 (2025-10-17T02:48:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>