<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Mulut_manusia</id>
	<title>Mulut manusia - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Mulut_manusia"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mulut_manusia&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T23:35:34Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mulut_manusia&amp;diff=35965&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29325311; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Mulut_manusia&amp;diff=35965&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:47:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29325311; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[anatomi manusia]], &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;mulut&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah bagian pertama dari [[saluran pencernaan]] yang menerima [[Makanan manusia|makanan]] dan menghasilkan [[air liur]]. [[Mukosa mulut]] adalah [[epitel]]ium membran mukosa yang melapisi bagian dalam mulut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain peran utamanya sebagai awal dari [[sistem pencernaan]], mulut juga memainkan peran penting dalam [[komunikasi]]. Meskipun aspek utama dari [[Suara manusia|suara]] diproduksi di [[Tenggorokan|kerongkongan]], [[lidah]], [[bibir]], dan [[Mandibula|rahang]] juga diperlukan untuk menghasilkan rentang bunyi yang terdapat dalam [[Bicara|ucapan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulut terdiri dari dua wilayah, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;vestibulum&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;rongga mulut sejati&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;oral cavity proper&amp;#039;&amp;#039;). Mulut, yang biasanya lembap, dilapisi dengan [[membran mukosa]], dan berisi [[Gigi manusia|gigi]]. Bibir menandai transisi dari membran mukosa ke [[Kulit manusia|kulit]], yang menutupi sebagian besar [[Tubuh manusia|tubuh]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur ==&lt;br /&gt;
=== Rongga mulut ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulut terdiri dari dua wilayah: vestibulum dan rongga mulut sejati. Vestibulum adalah area di antara gigi, bibir, dan pipi. Rongga mulut dibatasi di sisi samping dan depan oleh [[Prosesus alveolaris|prosesus alveolar]] (yang berisi [[Gigi manusia|gigi]]) dan di bagian belakang oleh [[Isthmus faucium]]. Atapnya dibentuk oleh [[Palatum durum|langit-langit keras]] (palatum durum). Dasarnya dibentuk oleh [[Otot milohioit]] dan utamanya ditempati oleh dua pertiga anterior [[lidah]]. Sebuah [[membran mukosa]] – [[Mukosa mulut]], melapisi bagian samping dan permukaan bawah lidah hingga ke [[Gusi|gingiva]], serta melapisi aspek internal rahang ([[mandibula]]). Rongga ini menerima sekresi dari [[Kelenjar submandibular]] dan [[Kelenjar sublingual|sublingual]]. Batas posterior rongga mulut (yaitu pertemuan antara rongga mulut dan [[orofaring]]) mencakup persambungan palatum durum dan [[Palatum mole|langit-langit lunak]] di bagian superior, [[Papila sirkumvalata]] lidah di bagian inferior, dan [[Trigonum retromolar]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Bibir ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Bibir]] menyatu untuk menutup bukaan mulut, membentuk garis antara bibir atas dan bawah. Dalam [[Ekspresi wajah]], &amp;quot;garis mulut&amp;quot; ini secara ikonik berbentuk seperti [[Parabola (matematika)|parabola]] yang terbuka ke atas saat [[Senyum|tersenyum]], dan seperti parabola yang terbuka ke bawah saat merengut. &amp;quot;Mulut yang mengarah ke bawah&amp;quot; berarti garis mulut yang membentuk parabola terbalik, dan jika bersifat permanen hal ini bisa jadi normal. Selain itu, mulut yang mengarah ke bawah dapat menjadi bagian dari presentasi [[Sindrom Prader-Willi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Persarafan ===&lt;br /&gt;
Gigi dan [[Periodonsium]] (jaringan yang menyangga gigi) dipersarafi oleh [[Saraf maksilaris]] dan [[Saraf mandibularis]] – yang merupakan cabang dari [[Saraf trigeminal]]. Gigi maksila (atas) dan [[Ligamen periodontal]] terkait dipersarafi oleh saraf alveolar superior, cabang dari divisi maksilaris, yang disebut [[Saraf alveolar superior posterior]], [[Saraf alveolar superior anterior]], dan [[Saraf alveolar superior media]] yang keberadaannya bervariasi. Saraf-saraf ini membentuk [[Pleksus dentalis superior]] di atas gigi maksila. Gigi mandibula (bawah) dan ligamen periodontal terkait dipersarafi oleh [[Saraf alveolar inferior]], cabang dari divisi mandibularis. Saraf ini berjalan di dalam mandibula, di dalam [[Kanalis mandibularis]] di bawah gigi mandibula, memberikan cabang ke semua gigi bawah ([[Pleksus dentalis inferior]]). [[Mukosa mulut]] pada gusi (gingiva) di aspek fasial (labial) [[Gigi seri|insisivus]], [[Gigi taring|kaninus]], dan [[Gigi geraham kecil|premolar]] maksila dipersarafi oleh cabang labial superior dari [[Saraf infraorbital]]. Saraf alveolar superior posterior menyuplai gusi pada aspek fasial gigi [[Gigi geraham|molar]] maksila. Gusi pada aspek [[Palatum|palatal]] gigi maksila dipersarafi oleh [[Saraf palatinus majus]] kecuali di wilayah insisivus, yang dipersarafi oleh [[Saraf nasopalatinus]]. Gusi pada aspek [[Lidah|lingual]] gigi mandibula dipersarafi oleh saraf sublingual, cabang dari [[Saraf lingual]]. Gusi pada aspek fasial insisivus dan kaninus mandibula dipersarafi oleh [[Saraf mentalis]], kelanjutan dari saraf alveolar inferior yang keluar dari [[Foramen mentale]]. Gusi pada aspek bukal (pipi) gigi molar mandibula dipersarafi oleh [[Saraf bukal]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Perkembangan ===&lt;br /&gt;
[[Filtrum]] adalah depresi vertikal yang terbentuk di antara &amp;#039;&amp;#039;philtral ridges&amp;#039;&amp;#039; antara bibir atas dan septum hidung, terbentuk di mana prosesus nasomedial dan maksilaris bertemu selama [[Embriogenesis manusia|perkembangan embrio]]. Ketika prosesus ini gagal menyatu sepenuhnya, [[Bibir sumbing]], [[Celah palatum]], atau keduanya dapat terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Lipatan nasolabial]] adalah kerutan dalam pada jaringan yang membentang dari hidung ke sisi mulut. Salah satu tanda awal penuaan pada wajah manusia adalah meningkatnya kejelasan dari lipatan nasolabial ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi ==&lt;br /&gt;
Mulut memainkan peran penting dalam [[makan]], [[minum]], dan berbicara. [[Bernapas lewat mulut]] mengacu pada tindakan bernapas melalui mulut (sebagai sistem cadangan sementara) jika terdapat halangan untuk [[Pernapasan hidung obligat|bernapas melalui hidung]], yang merupakan organ pernapasan utama bagi tubuh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Bayi]] lahir dengan [[Refleks primitif#Refleks menghisap|refleks menghisap]], di mana mereka secara [[insting]]tif mengetahui cara mengisap untuk mendapatkan nutrisi menggunakan bibir dan [[rahang]] mereka.&lt;br /&gt;
Mulut juga membantu dalam [[mengunyah]] dan menggigit makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi beberapa orang penyandang disabilitas, terutama seniman disabilitas yang karena penyakit, kecelakaan, atau disabilitas bawaan telah kehilangan ketangkasan tangan, mulut mereka menggantikan peran tangan saat mengetik, mengirim pesan teks, menulis, membuat [[gambar]], [[lukisan]], dan karya seni lainnya dengan menggerakkan kuas dan alat lainnya, di samping fungsi oral dasar. [[Pelukis mulut dan kaki|Pelukis mulut]] memegang kuas di mulut atau di antara gigi mereka dan menggerakkannya dengan otot lidah dan pipi, tetapi melukis dengan mulut dapat melelahkan bagi otot leher dan rahang karena kepala harus melakukan gerakan maju-mundur yang sama seperti yang dilakukan tangan saat melukis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulut [[laki-laki]] rata-rata dapat menampung 71,2 ml, sedangkan mulut [[perempuan]] menampung 55,4 ml.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Anatomi kepala dan leher]]&lt;br /&gt;
* [[Indeks artikel kesehatan mulut dan gigi]]&lt;br /&gt;
* [[Daftar topik kedokteran gigi dasar]]&lt;br /&gt;
* [[Bernapas lewat mulut]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mulut+manusia&amp;amp;oldid=29325311 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29325311 (2026-06-07T16:48:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>