<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Natamisin</id>
	<title>Natamisin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Natamisin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natamisin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T00:17:39Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natamisin&amp;diff=35709&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571793; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natamisin&amp;diff=35709&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:17:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571793; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Natamisin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;pimarisin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah obat [[antijamur]] yang digunakan untuk mengobati [[mikosis|infeksi jamur]] di sekitar mata termasuk infeksi pada [[blefaritis|kelopak mata]], [[konjungtivitis|konjungtiva]], dan [[keratitis|kornea]]. Obat ini digunakan sebagai obat [[tetes mata]]. Natamisin juga digunakan dalam industri makanan sebagai [[bahan pengawet]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Reaksi [[alergi]] dapat terjadi jika menggunakan obat ini. Tidak jelas apakah penggunaan medis selama [[kehamilan]] atau [[menyusui]] aman. Obat ini termasuk dalam keluarga obat [[makrolida]] dan [[poliena]]. Obat ini menyebabkan kematian jamur dengan mengubah [[membran sel]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natamisin ditemukan pada tahun 1955 dan disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1978. Obat ini tercantum dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]]. Obat ini diproduksi dengan [[fermentasi]] beberapa jenis bakteri &amp;#039;&amp;#039;[[Streptomyces]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Natamisin pertama kali diisolasi pada tahun 1955 dari kaldu fermentasi kultur sel &amp;#039;&amp;#039;[[Streptomyces natalensis]]&amp;#039;&amp;#039;. Awalnya diberi nama pimarisin untuk menghormati [[Pietermaritzburg]], tempat &amp;#039;&amp;#039;Streptomyces natalensis&amp;#039;&amp;#039; diperoleh. Pimarisin kemudian berganti nama setelah [[Organisasi Kesehatan Dunia]] (WHO) mengamanatkan bahwa [[antibiotik]] yang diproduksi oleh &amp;#039;&amp;#039;[[Streptomyces]]&amp;#039;&amp;#039; diakhiri dengan &amp;quot;–misin&amp;quot;. Nama natamisin dipilih mengacu pada nama spesies &amp;#039;&amp;#039;natalensis&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan==&lt;br /&gt;
===Medis===&lt;br /&gt;
Natamisin digunakan untuk mengobati infeksi jamur termasuk &amp;#039;&amp;#039;[[Candida]], [[Aspergillus]], [[Cephalosporium]], [[Fusarium]]&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Penicillium]]&amp;#039;&amp;#039;. Natamisin dioleskan sebagai krim, tetes mata, atau (untuk infeksi mulut) dalam bentuk permen [[pelega tenggorokan]]. Natamisin menunjukkan absorpsi yang sangat kecil ke dalam tubuh ketika diberikan dengan cara-cara ini. Ketika dikonsumsi secara oral, sedikit atau tidak ada yang diserap dari saluran pencernaan, sehingga tidak cocok untuk [[infeksi]] sistemik. Permen pelega tenggorokan natamisin digunakan oleh [[dokter hewan]] untuk [[kandidiasis oral]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Makanan===&lt;br /&gt;
Natamisin disetujui untuk berbagai aplikasi produk susu di Amerika Serikat. Lebih spesifik lagi, natamisin umumnya digunakan dalam produk-produk seperti krim keju, keju &amp;#039;&amp;#039;cottage&amp;#039;&amp;#039;, krim asam, [[yoghurt]], keju parut, keju iris, dan campuran salad kemasan. Salah satu alasan produsen makanan menggunakan natamisin adalah untuk menggantikan pengawet buatan [[asam sorbat]]. Natamisin juga diketahui berdifusi lebih lambat dan lebih sedikit ke dalam keju dibandingkan dengan sorbat, yang dapat menyebabkan perubahan rasa yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai [[bahan tambahan pangan]], ia memiliki [[nomor E]] E235. Di seluruh Uni Eropa, natamisin hanya disetujui sebagai pengawet permukaan untuk keju dan produk sosis kering tertentu. Zat ini tidak boleh terdeteksi 5 mm di bawah kulit. Meskipun natamisin disetujui dalam berbagai aplikasi pada tingkat yang berbeda di dunia, natamisin disetujui di lebih dari 150 negara di seluruh dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun saat ini tidak disetujui untuk digunakan pada daging di Amerika Serikat, beberapa negara mengizinkan natamisin untuk diaplikasikan pada permukaan sosis kering dan fermentasi untuk mencegah pertumbuhan jamur pada selongsong. Sosis yang mengandung keju, bahkan di negara-negara yang tidak mengizinkan penggunaannya pada daging, dapat mengandung dan mencantumkan natamisin sebagai salah satu bahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panel Otoritas Keamanan Makanan Eropa (EFSA) mengambil alih tanggung jawab untuk memberikan nasihat keamanan pangan ilmiah kepada UE dari Komite Ilmiah Pangan pada tahun 2002. Pada tahun 2009, EFSA menganggap tingkat penggunaan natamisin yang diusulkan aman jika digunakan untuk perawatan permukaan pada jenis keju dan sosis ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Keamanan==&lt;br /&gt;
Natamisin tidak memiliki [[toksisitas akut]]. Dalam studi hewan,  terendah yang ditemukan adalah 2,5–4,5 g/kg. Pada tikus,  adalah ≥2300 mg/kg, dan dosis 500 mg/kg/hari selama dua tahun tidak menyebabkan perbedaan yang terdeteksi dalam tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan, atau insidensi [[neoplasma|tumor]]. [[Metabolit]] natamisin juga tidak memiliki toksisitas. Produk pemecahan natamisin dalam berbagai kondisi penyimpanan mungkin memiliki  yang lebih rendah daripada natamisin, tetapi dalam semua kasus, angkanya cukup tinggi. Pada manusia, dosis 500 mg/kg/hari yang diulang selama beberapa hari menyebabkan mual, muntah, dan [[diare]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa natamisin, baik pada tingkat farmakologis maupun tingkat yang ditemukan sebagai bahan tambahan makanan, dapat membahayakan [[mikrobiota usus|flora usus]] normal, tetapi penelitian definitif mungkin belum tersedia. Namun, beberapa orang [[alergi]] terhadap natamisin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
EFSA telah menyimpulkan bahwa penggunaan natamisin sebagai bahan tambahan makanan tidak memiliki risiko relevan terhadap perkembangan jamur yang [[resistensi antimikroba|resistan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Mekanisme kerja==&lt;br /&gt;
Natamisin menghambat pertumbuhan jamur dengan mengikat secara spesifik [[ergosterol]] yang terdapat dalam membran sel jamur. Natamisin menghambat protein pengangkut [[asam amino]] dan [[glukosa]] yang menyebabkan hilangnya pengangkutan nutrisi melintasi membran plasma. Meskipun pengikatan ini bersifat reversibel, pengikatan ergosterol bertindak sebagai mekanisme universal penghambatan jamur, yang memungkinkan natamisin untuk bekerja pada berbagai patogen jamur mulai dari [[khamir]] &amp;#039;&amp;#039;[[Saccharomyces]]&amp;#039;&amp;#039; hingga jamur &amp;#039;&amp;#039;[[Aspergillus]]&amp;#039;&amp;#039;. Natamisin unik di antara [[antijamur]] terkait khususnya karena tidak secara langsung menyebabkan permeabilisasi membran. [[Antibiotik]] yang terkait secara struktural dengan sifat pengikatan yang serupa diperkirakan menghasilkan saluran hidrofilik yang memungkinkan kebocoran ion [[kalium]] dan [[natrium]] dari sel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Biokimia==&lt;br /&gt;
Natamisin diproduksi sebagai [[metabolit sekunder]] oleh beberapa spesies &amp;#039;&amp;#039;[[Streptomyces]]&amp;#039;&amp;#039; yakni &amp;#039;&amp;#039;[[Streptomyces natalensis]], [[Streptomyces lydicus]], [[Streptomyces chattanoogensis]]&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Streptomyces gilvosporeus]]&amp;#039;&amp;#039;. Secara struktural, intinya adalah [[makrolida]] yang mengandung segmen [[poliena]], dengan gugus [[asam karboksilat]] dan mikosamin yang terikat. Seperti [[antijamur poliena]] lainnya, [[biosintesis]]nya dimulai dengan serangkaian modul poliketida sintase, diikuti oleh proses enzimatik tambahan untuk oksidasi dan pengikatan substituen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natamisin diproduksi dalam skala industri melalui fermentasi berbagai galur &amp;#039;&amp;#039;Streptomyces&amp;#039;&amp;#039; termasuk &amp;#039;&amp;#039;S. chattanoogensis&amp;#039;&amp;#039; L10.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
Natamycin muncul dalam daftar &amp;quot;Bahan-bahan yang Tidak Dapat Diterima untuk Makanan&amp;quot; milik &amp;#039;&amp;#039;Whole Foods&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natamisin&amp;amp;oldid=29571793 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29571793 (2026-08-13T12:30:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>