<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Natrium</id>
	<title>Natrium - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Natrium"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T11:02:02Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium&amp;diff=16165&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium&amp;diff=16165&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:58:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium&amp;amp;diff=16165&amp;amp;oldid=15765&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium&amp;diff=15765&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571813; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium&amp;diff=15765&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:19:07Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571813; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Natrium&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan [[logam]] lunak, putih keperakan, dan sangat reaktif. Natrium termasuk dalam [[logam alkali]], berada pada golongan 1 tabel periodik, karena memiliki satu elektron di kulit terluarnya yang mudah disumbangkannya, menciptakan atom bermuatan positif—[[kation]] Na. Satu-satunya [[isotop]] stabil adalah Na. Logam bebasnya tidak terdapat di [[alam]], tapi harus dibuat dari senyawanya. Natrium adalah [[Kelimpahan unsur dalam kerak bumi|unsur keenam paling melimpah dalam kerak bumi]], dan terdapat di banyak [[mineral]] seperti [[feldspar]], [[sodalit]] dan [[halit]] (garam batu, NaCl). Banyak garam natrium sangat larut dalam air: ion natrium telah [[Pelindian (kimia)|dilindi]] oleh aksi air dari [[mineral]] [[Bumi]] selama ribuan tahun, dan dengan demikian natrium Dan [[klorin]] adalah unsur terlarut yang paling umum terjadi di lautan (berdasarkan berat).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natrium pertama kali diisolasi oleh [[Humphry Davy]] pada tahun 1807 melalui [[elektrolisis]] [[natrium hidroksida]]. Di antara banyak senyawa natrium lain yang berguna, [[natrium hidroksida]] ([[lindi (kimia)|lindi]], ) digunakan dalam [[Sabun|pembuatan sabun]], dan [[natrium klorida]] (garam dapur) adalah zat [[pencair es]] dan nutrisi untuk hewan termasuk manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natrium adalah [[mineral (nutrisi)|unsur esensial]] untuk semua hewan dan beberapa tumbuhan. Ion natrium adalah kation utama pada [[Cairan ekstra-sel|cairan ekstraselular]] (&amp;#039;&amp;#039;extracellular fluid&amp;#039;&amp;#039;, ECF) dan karena itu merupakan penyumbang utama [[tekanan osmotik]] ECF dan volume kompartemen ECF. Hilangnya air dari kompartemen ECF meningkatkan konsentrasi natrium, suatu kondisi yang disebut [[hipernatremia]]. Kehilangan [[Tonisitas|isotonik]] air dan natrium dari kompartemen ECF mengurangi ukuran kompartemen tersebut dalam kondisi yang disebut [[hipovolemia]] ECF.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara [[Na+/K+-ATPase|pompa natrium-kalium]], sel manusia hidup memompa tiga ion natrium keluar dari sel sebagai ganti dua ion kalium yang dipompa masuk; membandingkan konsentrasi ion yang melintasi membran sel, dari dalam ke luar, [[kalium]] sekitar 40:1, dan natrium, sekitar 1:10. Pada [[Neuron|sel saraf]], muatan listrik melintasi membran sel sehingga memungkinkan transmisi impuls saraf—sebuah [[aksi potensial]]—ketika muatan itu dihamburkan; natrium memainkan peran penting dalam aktivitas itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Karakteristik ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Fisika ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natrium pada [[suhu dan tekanan standar]] adalah logam lunak keperakan yang jika bereaksi dengan oksigen di udara dan membentuk [[natrium oksida]] berwarna putih keabu-abun kecuali direndam dalam minyak atau gas inert, yang merupakan kondisi penyimpanan umumnya. Logam natrium dapat dengan mudah dipotong menggunakan pisau dan merupakan konduktor [[listrik]] dan panas yang baik, karena hanya memiliki satu elektron pada kelopak valensinya, sehingga menghasilkan [[ikatan logam]] dan [[elektron bebas]] yang lemah, yang membawa energi. Akibat massa atomnya yang rendah dan jari-jari atomnya yang panjang, natrium adalah unsur logam dengan densitas paling rendah ke-3 di antara seluruh logam dan salah satu dari tiga logam yang dapat terapung di air, dua lainnya adalah [[litium]] dan [[kalium]]. Titik lebur (98&amp;amp;nbsp;°C) dan didih (883&amp;amp;nbsp;°C) natrium lebih rendah daripada litium tetapi lebih tinggi daripada logam alkali yang lebih berat (kalium, [[rubidium]], dan [[sesium]]), mengikuti tren periodik sepanjang golongan dari atas ke bawah. Sifat ini berubah secara dramatis pada kenaikan tekanan: pada 1,5&amp;amp;nbsp;[[Bar (satuan)|Mbar]], warna berubah dari keperakan menjadi hitam; pada 1,9&amp;amp;nbsp;Mbar menjadi transparan dengan warna merah; dan pada 3&amp;amp;nbsp;Mbar, natrium berupa padatan jernih dan transparan. Semua [[alotropi]] tekanan tinggi ini bersifat isolator dan [[elektrida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam [[uji nyala api]], natrium dan senyawanya menghasilkan warna kuning karena elektron [[orbital atom|3s]] natrium yang tereksitasi memancarkan [[foton]] ketika mereka kembali dari 3p ke 3s; panjang gelombang foton ini berada pada [[garis D2|garis D]] sekitar 589,3&amp;amp;nbsp;nm. [[interaksi spin–orbit]] yang melibatkan elektron pada orbital 3p memecah garis D menjadi dua, pada 589,0 dan 589,6&amp;amp;nbsp;nm; [[struktur hiperhalus]] yang melibatkan kedua orbital menyebabkan garis lebih banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Isotop ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada dua puluh isotop natrium yang diketahui, namun hanya Na yang stabil. Na dibuat dalam [[proses pembakaran karbon]] dalam [[bintang|bintang-bintang]] melalui peleburan dua atom [[karbon]] bersama-sama; ini memerlukan suhu di atas 600 megakelvin dan sebuah bintang bermassa sekurang-kurangnya tiga kali massa matahari. Dua isotop [[kosmogenik]], [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]] adalah produk sampingan dari [[spalasi sinar kosmis]]: Na dengan [[waktu paruh]] 2,6 tahun dan Na, waktu paruh 15 jam; semua isotop lainnya memiliki waktu paruh kurang dari satu menit. Dua [[isomer nuklir]] telah ditemukan, yang memiliki umur terpanjang adalah Na dengan waktu paruh sekitar 20,2 milidetik. Radiasi neutron akut, seperti dari [[kecelakaan kegentingan]], mengubah beberapa Na yang stabil dalam darah manusia menjadi Na; dosis radiasi neutron pada korban dapat dihitung dengan mengukur konsentrasi Na relatif terhadap Na.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kimia ==&lt;br /&gt;
Atom natrium memiliki 11 elektron, lebih banyak satu daripada konfigurasi [[gas mulia]] [[neon]] yang sangat stabil. Oleh karena itu, dan katena [[energi ionisasi]] pertamanya yang rendah pada 495,8 kJ/mol, atom natrium jauh lebih mudah kehilangan elektron terakhir dan menjadi bermuatan positif daripada mendapatkan satu elektron untuk menjadi bermuatan negatif. Proses ini membutuhkan sangat sedikit energi sehingga natrium mudah teroksidasi dengan melepaskan elektron ke-11nya. Sebaliknya, energi ionisasi kedua sangat tinggi (4562 kJ/mol), karena elektron ke-10 lebih dekat ke inti atom daripada elektron ke-11. Akibatnya, natrium biasanya membentuk [[senyawa ionik]] sebagai kation Na.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tingkat oksidasi natrium yang paling umum adalah +1. Ia umumnya tidak sereaktif [[kalium]] tetapi lebih reaktif daripada [[litium]]. Logam natrium adalah reduktor kuat, dengan [[potensial reduksi standar]] untuk pasangan Na/Na adalah −2.71 volt, meskipun kalium dan litium memiliki potensial yang lebih negatif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Garam dan oksida ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyawa natrium memiliki kepentingan komersial yang sangat besar, terutama bagi industri yang memproduksi [[kaca]], [[kertas]], [[sabun]], dan [[tekstil]]. Senyawa natrium yang paling penting adalah [[garam dapur]] (Na[[klorida|Cl]]), [[Natrium karbonat|soda abu]] (Na&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;[[karbonat|CO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;]]), [[baking soda]] (Na[[Bikarbonat|HCO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;]]), [[Natrium hidroksida|soda api]] (NaOH), [[natrium nitrat]] (Na[[nitrat|NO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;]]), di- dan tri-natrium fosfate, [[natrium tiosulfat]] (Na&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;[[tiosulfat|S&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;]]·5H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O), serta [[boraks]] (Na&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;[[boron|B]]&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;O&amp;lt;sub&amp;gt;7&amp;lt;/sub&amp;gt;·10H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O). Dalam senyawa, natrium biasanya [[ikatan ionik|berikatan ionik]] dengan air dan anion, serta dianggap sebagai sebuah [[asam Lewis]] [[Teori HSAB|kuat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar [[sabun]] adalah garam natrium dari [[asam lemak]]. Sabun natrium memiliki titik leleh lebih tinggi (dan tampaknya &amp;quot;lebih kuat&amp;quot;) daripada sabun kalium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti semua [[logam alkali]], natrium be[[reaksi eksotermik]] dengan air, dan potongan yang cukup besar meleleh dan bisa meledak. Reaksinya menghasilkan soda api ([[natrium hidroksida]]) dan gas [[hidrogen]] yang mudah terbakar. Ketika terbakar di udara, ia membentuk, terutama, [[natrium peroksida]] dan [[natrium oksida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Larutan air ===&lt;br /&gt;
Natrium cenderung membentuk senyawa yang larut dalam air, seperti [[halida]], [[sulfat]], [[nitrat]], [[karboksilat]] dan [[karbonat]]. Spesies akuatik utama adalah kompleks akuo [Na(H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O)&amp;lt;sub&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sub&amp;gt;]&amp;lt;sup&amp;gt;+&amp;lt;/sup&amp;gt;, di mana &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; = 4–8; dengan &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; = 6 menunjukkan data dari difraksi sinar X dan simulasi komputer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Presipitasi langsung garam natrium dari larutan akuatik jarang terjadi karena garam natrium biasanya memiliki afinitas tinggi terhadap air; kecuali [[natrium bismutat]] (NaBiO&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;). Oleh karena itu, garam natrium biasanya diisolasi sebagai padatan dengan penguapan atau melalui presipitasi dengan pelarut organik, seperti [[etanol]]; sebagai contoh, hanya 0,35&amp;amp;nbsp;g/L natrium klorida yang akan larut dalam etanol. [[Eter mahkota]], seperti [[15-mahkota-5]], dapat digunakan sebagai [[katalis transfer fase]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kandungan natrium dalam jumlah besar dapat ditentukan dengan perlakuan menggunakan [[uranil seng asetat]] sangat berlebih; heksa hidratnya, ·6HO mengendap dan [[gravimetri|dapat ditimbang]]. Sesium dan rubidium tidak mengganggu reaksi ini, tapi kalium dan litium mengganggu. Konsentrasi natrium yang lebih rendah dapat ditentukan dengan [[spektroskopi serapan atom|spektrofotometri serapan atom]] atau dengan [[potensiometri]] menggunakan elektrode ion selektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Elektrida dan sodida ===&lt;br /&gt;
Seperti logam alkali lainnya, natrium larut dalam amonia dan beberapa amina menghasilkan larutan berwarna; penguapan larutan ini meninggalkan film natrium berkilau metalik. Larutannya mengandung [[kompleks koordinasi]] (Na(NH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;)&amp;lt;sub&amp;gt;6&amp;lt;/sub&amp;gt;)&amp;lt;sup&amp;gt;+&amp;lt;/sup&amp;gt;, dengan muatan positif yang diimbangi oleh [[elektrida]] (elektron sebagai anion); [[kriptan]] memungkinkan isolasi kompleks ini sebagai padatan kristal. Natrium membentuk kompleks dengan eter mahkota, kriptan dan ligan lainnya. Contohnya, [[15-mahkota-5]] memiliki afinitas tinggi terhadap natrium karena ukuran rongga (&amp;#039;&amp;#039;cavity&amp;#039;&amp;#039;) 15-mahkota-5 adalah 1,7–2,2&amp;amp;nbsp;Å, yang cukup pas untuk ion natrium (1,9&amp;amp;nbsp;Å). Kriptan, seperti eter mahkota dan ion [[ionofor]] lainnya, juga memiliki afinitas tinggi terhadap ion natrium; derivat [[alkalida]] Na&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt; dapat diperoleh dengan adisi kriptan pada larutan natrium dalam amonia melalui [[disproporsionasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Senyawa organonatrium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak senyawa organonatrium yang telah dibuat. Mereka berperilaku seperti sumber [[karbanion]] (garam dengan [[anion]] organik), karena polaritas ikatan C-Na yang tinggi. Beberapa derivat yang terkenal termasuk [[natrium siklopentadienida]] (NaC&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;H&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;) dan tritil natrium ((C&amp;lt;sub&amp;gt;6&amp;lt;/sub&amp;gt;H&amp;lt;sub&amp;gt;5&amp;lt;/sub&amp;gt;)&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;CNa). Oleh karena kation Na&amp;lt;sup&amp;gt;+&amp;lt;/sup&amp;gt; berukuran besar dan memiliki kekuatan polarisasi yang sangat rendah, ia dapat menstabilkan radikal anion besar, aromatik, terpolarisasi, seperti pada [[natrium naftalenida]], Na&amp;lt;sup&amp;gt;+&amp;lt;/sup&amp;gt;[C&amp;lt;sub&amp;gt;10&amp;lt;/sub&amp;gt;H&amp;lt;sub&amp;gt;8&amp;lt;/sub&amp;gt;•]&amp;lt;sup&amp;gt;−&amp;lt;/sup&amp;gt;, sebuah reduktor kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Senyawa intermetalik ===&lt;br /&gt;
Natrium membentuk paduan dengan banyak logam, seperti [[kalium]], [[kalsium]], [[timbal]], dan unsur [[Unsur golongan 11|golongan 11]] serta [[Unsur golongan 12|12]]. Natrium dan kalium membentuk KNa dan [[NaK]]. NaK adalah kalium 40-90% dan berwujud cair pada [[suhu ambien]]. Ia adalah penghantar panas dan listrik yang sangat baik. Paduan natrium-kalsium adalah produk sampingan dari produksi elektrolitik natrium dari campuran garam biner NaCl-CaCl dan campuran terner NaCl-CaCl-BaCl. [[Ketercampuran]] kalsium dengan natrium hanya sebagian. Dalam keadaan cair, natrium bercampur sempurna dengan [[timbal]]. Terdapat beberapa metode untuk membuat paduan natrium-timbal. Salah satunya adalah mencairkan keduanya bersama-sama dan yang lainnya adalah mendepositkan natrium secara elektrolitik pada katode timbal cair. , NaPb, , , dan  adalah beberapa paduan natrium-timbal yang diketahui. Natrium juga membentuk paduan dengan [[emas]] (NaAu) dan [[perak]] (NaAg). Logam golongan 12 ([[seng]], [[kadmium]] dan [[raksa]] diketahui membuat paduan dengan natrium. NaZn dan NaCd adalah paduan dengan seng dan kadmium. Natrium dan raksa membentuk NaHg, NaHg, NaHg, , dan NaHg.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Oleh karena pentingnya dalam metabolisme manusia, garam telah lama menjadi komoditas penting, seperti yang ditunjukkan oleh kata bahasa Inggris &amp;#039;&amp;#039;salary&amp;#039;&amp;#039; (), yang berasal dari &amp;#039;&amp;#039;salarium&amp;#039;&amp;#039;, wafer garam (garam bata) kadang diberikan kepada tentara Romawi bersamaan dengan upah mereka lainnya. Di Eropa abad pertengahan, senyawa natrium dengan nama Latin &amp;#039;&amp;#039;sodanum&amp;#039;&amp;#039; digunakan sebagai obat [[sakit kepala]]. Nama &amp;#039;&amp;#039;soda&amp;#039;&amp;#039; diperkirakan berasal dari bahasa Arab &amp;#039;&amp;#039;suda&amp;#039;&amp;#039;, yang berarti sakit kepala, karena sifat natrium karbonat atau soda yang dapat mengurangi sakit kepala sudah dikenal sejak awal. Meskipun natrium, kadang-kadang disebut &amp;#039;&amp;#039;soda&amp;#039;&amp;#039;, telah lama dikenal dalam senyawanya, logam itu sendiri baru diisolasi pada tahu 1807 oleh [[Humphry Davy|Sir Humphry Davy]] melalui [[elektrolisis]] [[natrium hidroksida]]. Pada tahun 1809, fisikawan sekaligus kimiawan Jerman [[Ludwig Wilhelm Gilbert]] mengusulkan nama &amp;#039;&amp;#039;Natronium&amp;#039;&amp;#039; untuk &amp;quot;natrium&amp;quot; temuan Humphry Davy dan &amp;#039;&amp;#039;Kalium&amp;#039;&amp;#039; untuk &amp;quot;kalium&amp;quot; temuan Davy. Singkatan kimia untuk natrium pertama kali diterbitkan pada tahun 1814 oleh [[Jöns Jakob Berzelius]] dalam sistem simbol atomnya, dan merupakan singkatan dari nama unsur [[Neo Latin]] &amp;#039;&amp;#039;natrium&amp;#039;&amp;#039;, yang mengacu pada bahasa Mesir &amp;#039;&amp;#039;[[natron]]&amp;#039;&amp;#039;, garam mineral alami yang kandungan utamanya adalah natrium karbonat terhidrasi. Natron secara historis memiliki beberapa keperluan industri dan rumah tangga yang penting, kemudian digantikan oleh senyawa natrium lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natrium memberi warna kuning yang kuat pada nyala api. Pada awal 1860, [[Gustav Kirchhoff|Kirchhoff]] dan [[Robert Bunsen|Bunsen]] mencatat sensitivitas natrium yang tinggi terhadap uji nyala api, dan dinyatakan dalam [[Annalen der Physik|Annalen der Physik und Chemie]]:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;blockquote&amp;gt;Di sudut terjauh dari aparatus di dalam kamar 60&amp;amp;nbsp;m&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt; kami, kami meledakkan 3&amp;amp;nbsp;mg natrium klorat dengan gula susu sambil mengamati nyala api yang tidak bercahaya dari balik celah. Setelah beberapa saat, ia bersinar kuning cerah dan menunjukkan garis natrium kuat yang hilang hanya setelah 10 menit. Dari berat garam natrium dan volume udara di dalam ruangan, kita dengan mudah menghitung bahwa satu bagian berat udara tidak boleh mengandung lebih dari 1/20 juta bagian berat natrium.&amp;lt;/blockquote&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keterjadian ==&lt;br /&gt;
Kerak bumi mengandung 2,27% natrium, membuatnya [[Kelimpahan unsur kimia|unsur paling melimpah ke-7]] di Bumi dan logam paling melimpah ke-5, setelah [[aluminium]], [[besi]], [[kalsium]], dan [[magnesium]], dan sebelum [[kalium]]. Estimasi kelimpahan natrium di lautan adalah 1,08 miligram per liter. Oleh karena reaktivitasnya yang tinggi, ia tidak pernah dijumpai sebagai unsur murni. Ia dijumpai dalam banyak mineral yang berbeda, beberapa sangat mudah larut, seperti [[halit]] dan [[natron]], lainnya kurang mudah larut, seperti [[amfibol]] dan [[zeolit]]. Ketaklarutan mineral natrium tertentu seperti [[kriolit]] dan [[felspar]] muncul dari anion polimernya, yang dalam kasus feldspar adalah polisilikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pengamatan astronomi ===&lt;br /&gt;
Dalam [[medium antarbintang]], natrium diidentifikasi melalui [[garis Fraunhofer|garis spektrum]] D; meskipun ia memiliki suhu penguapan tinggi, kelimpahannya dalam atmosfer planet [[Merkurius]] memungkinkannya terdeteksi oleh [[Mariner 10|Potter dan Morgan menggunakan spektroskopi stasiun bumi berresolusi tinggi]]. Natrium telah terdeteksi dalam sekurang-kurangnya satu [[komet]]; para astronom yang menyaksikan [[Komet Hale-Bopp]] pada tahun 1997 mengamati [[Ekor komet|ekor]] natrium yang mengandung atom-atom netral (bukan ion) dan mencapai jarak hingga 50 juta kilometer di belakang kepala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Produksi komersial ==&lt;br /&gt;
Hanya dapat digunakan untuk aplikasi yang agak khusus, hanya sekitar 100.000 ton logam natrium yang diproduksi setiap tahunnya. Logam natrium pertama kali diproduksi secara komersial pada akhir abad ke-19 melalui [[reduksi karbotermal]] [[natrium karbonat]] pada 1100&amp;amp;nbsp;°C, sebagai tahap pertama [[proses Deville]] untuk produksi aluminium:&lt;br /&gt;
:&amp;lt;chem&amp;gt;Na2CO3 + 2C -&amp;gt; 2Na + 3CO&amp;lt;/chem&amp;gt;&lt;br /&gt;
Tingginya kebutuhan aluminium membuat produksi natrium menjadi penting. Setelah diperkenalkannya [[proses Hall–Héroult]] untuk produksi aluminium melalui [[elektrolisis]], penangas lelehan garam mengakhiri kebutuhan besar natrium. Proses terkait yang berdasarkan reduksi natrium hidroksida dikembangkan pada tahun 1886.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Produksi komersial natrium saat ini menggunakan metode [[elektrolisis]] lelehan [[natrium klorida]], berdasarkan proses yang dipatenkan pada tahun 1924. Proses ini dilakukan dalam [[sel Downs]] dengan mencampur NaCl dengan [[kalsium klorida]] untuk menurunkan [[titik lebur]] di bawah 700&amp;amp;nbsp;°C. Oleh karena [[kalsium]] kurang [[Elektronegativitas|elektropositif]] daripada natrium, tidak ada kalsium yang akan menumpuk di katode. Metode ini lebih efisien (dari sisi biaya) daripada proses sebelumnya ([[proses Castner]], elektrolisis [[natrium hidroksida]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasar natrium berfluktuasi karena kesulitan dalam penyimpanan dan pengiriman; ia harus disimpan di bawah atmosfer [[gas lembam]] kering atau [[minyak mineral]] [[anhidrat]] untuk mencegah pembentukan lapisan permukaan [[natrium oksida]] atau [[natrium superoksida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi ==&lt;br /&gt;
Meskipun logam natrium memiliki beberapa kegunaan penting, aplikasi utama natrium menggunakan senyawanya; jutaan ton [[natrium klorida]], [[natrium hidroksida|hidroksida]], dan [[natrium karbonat|karbonat]] diproduksi setiap tahunnya. Natrium klorida digunakan secara luas untuk [[anties]] dan [[pencair es]] dan sebagai pengawet; [[natrium bikarbonat]] terutama digunakan untuk memasak. Bersama kalium, banyak obat-obatan penting yang ditambahkan natrium untuk meningkatkan [[bioavailabilitas]]; meskipun kalium merupakan ion yang lebih baik dalam banyak kasus, natrium dipilih karena harganya yang murah dan bobot atomnya yang rendah. [[Natrium hidrida]] digunakan sebagai basa untuk beragam reaksi (misalnya [[reaksi aldol]]) dalam kimia organik, dan sebagai reduktor dalam kimia anorganik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Logam natrium terutama digunakan untuk produksi [[natrium borohidrida]], [[natrium azida]], [[pewarna indigo|indigo]], dan [[trifenilfosfina]]. Kegunaan yang pernah meluas adalah dalam pembuatan [[tetraetiltimbal]] dan logam titanium; tetapi produksi natrium menurun sejak 1970-an karena ditinggalkannya TEL dan adanya metode produksi titanium yang baru. Natrium juga digunakan sebagai logam pemadu, zat [[pelunak air]] dan sebagai reduktor untuk logam ketika bahan lain tidak efektif. Perlu diperhatikan bahwa unsur bebas tidak digunakan sebagai zat pengendap, ion di air ditukar dengan ion natrium. [[Lampu uap natrium|Lampu (&amp;quot;uap&amp;quot;) plasma natrium]] sering digunakan untuk penerangan jalan di kota, memancarkan cahaya yang berkisar dari kuning-jingga hingga &amp;#039;&amp;#039;peach&amp;#039;&amp;#039; saat tekanan meningkat. Sebagai Na tunggal atau [[NaK|dengan kalium]], natrium adalah [[desikan]]; ia memberi warna biru kuat dengan [[benzofenon]] saat yang dikeringkan kering. Dalam [[sintesis organik]], natrium digunakan dalam berbagai reaksi seperti [[reduksi Birch]], dan [[uji fusi natrium]] dilakukan untuk menganalisis senyawa secara kualitatif. Natrium bereaksi dengan alkohol menghasilkan alkoksida, dan bila natrium dilarutkan dalam larutan amonia, ia dapat digunakan untuk mereduksi alkuna menjadi trans-alkena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pemindahan kalor ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natrium cair digunakan sebagai [[Pendingin|fluida perpindahan panas]] pada beberapa [[reaktor cepat berpendingin natrium]] karena memiliki konduktivitas termal yang tinggi dan penyerapan [[tampang-lintang (fisika)|tampang-lintang]] neutron rendah yang diperlukan untuk mencapai fluks neutron tinggi di dalam reaktor. Titik didih natrium yang tinggi memungkinkan reaktor beroperasi pada tekanan ambien (normal), tetapi kekurangannya meliputi opasitasnya, yang menghambat perawatan visual, dan sifatnya yang mudah meledak. [[Natrium-24]] radioaktif dapat dibuat melalui [[aktivasi neutron|bombardir neutron]] selama operasi, menimbulkan bahaya radiasi ringan; radioaktivitas berhenti dalam beberapa hari setelah dikeluarkan dari reaktor. Jika sebuah reaktor perlu sering dimatikan, digunakan [[NaK]]; karena NaK adalah cairan pada suhu kamar, pendingin ini tidak memadat di dalam pipa. Dalam kasus ini, [[piroforisitas]] kalium memerlukan tindakan pencegahan ekstra untuk mencegah dan mendeteksi kebocoran. Aplikasi perpindahan kalor lainnya adalah [[katup poppet]] pada mesin pembakaran internal berkinerja tinggi; batang katup sebagian diisi dengan natrium dan bekerja sebagai [[pipa kalor]] untuk mendinginkan katup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peran biologis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada manusia, natrium adalah mineral penting yang mengatur volume [[darah]], tekanan darah, kesetimbangan [[Osmosis|osmotik]] dan [[pH]]; persyaratan fisiologis minimum natrium adalah 500 miligram per hari. [[Natrium klorida]] adalah sumber utama natrium dalam makanan, dan digunakan sebagai bumbu dan pengawet dalam komoditas seperti [[pengawetasaman|pengawet acar]] dan [[dendeng]]; bagi orang Amerika, kebanyakan natrium klorida berasal dari [[makanan praktis|makanan olahan]]. Sumber natrium lainnya adalah keberadaan alami pada makanan dan bahan tambahan makanan seperti [[monosodium glutamat]] (MSG), [[natrium nitrit]], natrium sakarin, [[soda kue]] (natrium bikarbonat), dan [[natrium benzoat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Kementerian Kesehatan Republik Indonesia]] menetapkan [[Angka Kecukupan Gizi]] natrium adalah adalah 1500&amp;amp;nbsp;mg per orang per hari, tetapi rata-rata orang Indonesia mengkonsumsi natrium (dari garam saja) sekitar 5300&amp;amp;nbsp;mg/hari (setara dengan 15&amp;amp;nbsp;gram garam dengan kadar NaCl 90%); belum termasuk sumber natrium lainnya seperti MSG. Penelitian mengungkapkan bahwa menurunkan asupan natrium hingga 2&amp;amp;nbsp;g per hari cenderung menurunkan [[tekanan darah sistolik]] sekitar dua hingga empat mm&amp;amp;nbsp;Hg. Telah diperkirakan bahwa penurunan asupan natrium sebesar itu akan menurunkan kasus [[tekanan darah tinggi]] sebesar 9 hingga 17%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tekanan darah tinggi menyebabkan 7,6 juta kematian dini di seluruh dunia setiap tahunnya. (Sebagai catatan, garam mengandung sekitar 39,3% natriumsisanya adalah klorin dan zat renik lainnya; sehingga 2,3&amp;amp;nbsp;g natrium setara dengan sekitar 5,9&amp;amp;nbsp;g, atau 2,7&amp;amp;nbsp;mL garamsekitar setengah [[sendok teh]]). &amp;#039;&amp;#039;[[American Heart Association]]&amp;#039;&amp;#039; merekomendasikan asupan natrium tidak lebih dari 1,5&amp;amp;nbsp;g per hari, sesuai dengan Permenkes RI no 75 tahun 2013&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu studi menemukan bahwa orang dengan atau tanpa hipertensi yang mengekskresikan kurang dari 3 gram natrium per hari dalam urin mereka (dan karena itu mengasup kurang dari 3&amp;amp;nbsp;g/hari) memiliki risiko &amp;#039;&amp;#039;kematian&amp;#039;&amp;#039;, stroke, atau serangan jantung yang lebih tinggi daripada yang mengekskresikan 4 sampai 5 gram per hari. Tingkat 7 g per hari atau lebih pada orang dengan hipertensi dikaitkan dengan kematian dan kejadian kardiovaskular yang lebih tinggi, tetapi hal ini tidak diketahui kebenarannya untuk orang-orang tanpa [[hipertensi]]. [[Food and Drug Administration|US FDA]] menyatakan bahwa orang dewasa dengan hipertensi dan prahipertensi harus mengurangi asupan harian menjadi 1,5&amp;amp;nbsp;g.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Sistem renin-angiotensin|Sistem renin–angiotensin]] mengatur jumlah cairan dan konsentrasi natrium dalam tubuh. Pengurangan tekanan darah dan konsentrasi natrium dalam ginjal mengakibatkan produksi [[renin]], yang pada gilirannya menghasilkan [[aldosteron]] dan [[angiotensin]], mempertahankan natrium dalam urin. Ketika konsentrasi natrium meningkat, produksi renin menurun, dan konsentrasi natrium kembali normal. Ion natrium (Na) adalah elektrolit penting dalam fungsi [[neuron]], dan pada osmoregulasi antara sel dan [[cairan ekstra-sel|cairan ekstrasel]]. Hal ini berlaku pada semua hewan oleh [[Na+/K+-ATPase|Na/K-ATPase]], transporter aktif yang memompa ion melawan gradien, dan kanal natrium/kalium. Natrium adalah ion logam yang paling lazim dalam cairan ekstrasel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tingkat natrium yang sangat rendah atau sangat tinggi pada manusia dikenali dalam dunia kedokteran sebagai [[hiponatremia]] dan [[hipernatremia]]. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh faktor genetik, penuaan, atau muntah atau diare berkepanjangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada [[tanaman C4]], natrium adalah [[mikronutrien]] yang membantu metabolisme, khususnya dalam regenerasi [[asam fosfoenolpiruvat|fosfoenolpiruvat]] dan sintesis [[klorofil]]. Pada tanaman lain, ia menggantikan beberapa peran [[kalium]], seperti mempertahankan [[tekanan turgor]] dan membantu pembukaan dan penutupan [[stoma]]ta. Kelebihan natrium di dalam tanah dapat membatasi penyerapan air dengan menurunkan [[potensi air]], yang dapat menyebabkan tanaman layu; konsentrasi berlebih pada [[sitoplasma]] dapat menyebabkan inhibisi enzim, yang pada gilirannya menyebabkan nekrosis dan klorosis. Sebagai reaksinya, beberapa tanaman telah mengembangkan mekanisme untuk membatasi pengambilan natrium di akar, untuk menyimpannya di dalam sel [[vakuola]], dan membatasi pengangkutan garam dari akar ke daun; kelebihan natrium juga dapat disimpan di jaringan tanaman tua, sehingga membatasi kerusakan pada sel yang baru tumbuh. [[Halofit]] telah menyesuaikan diri untuk dapat berkembang di lingkungan yang kaya akan natrium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keselamatan dan pencegahan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Natrium membentuk hidrogen yang mudah terbakar dan [[natrium hidroksida]] ketika kontak dengan air; jika tertelan dan terkena uap air pada kulit, mata atau [[membran mukosa]] dapat menyebabkan luka bakar yang parah. Natrium secara spontan meledak dengan adanya oksidator seperti air. [[Pemadam api|Alat pemadam kebakaran]] berbasis air mempercepat pembakaran natrium; sedangkan yang berbasis karbon dioksida dan [[bromoklorodifluorometana]] tidak boleh digunakan pada kebakaran natrium. Kebakaran logam adalah [[Pemadam api|kebakaran Kelas D]], tetapi tidak semua alat pemadam Kelas D dapat digunakan untuk natrium. Bahan pemadam kebakaran yang efektif untuk kebakaran natrium adalah [[Met-L-X]]. Zat efektif lainnya termasuk Lith-X, yang memiliki bubuk [[grafit]] dan [[penghambat nyala]] [[organofosfat]], dan pasir kering. Kebakaran natrium dicegah pada reaktor nuklir dengan mengisolasi natrium dari oksigen dengan melingkupi pipa natrium menggunakan gas lembam. Kebakaran natrium tipe kolam dicegah dengan menggunakan berbagai ukuran perancangan yang disebut sistem tangkapan panci. Mereka mengumpulkan natrium yang bocor ke dalam tangki pemulih kebocoran yang diisolasi dari oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Daftar pustaka ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://www.periodicvideos.com/videos/011.htm Sodium] at &amp;#039;&amp;#039;[[The Periodic Table of Videos]]&amp;#039;&amp;#039; (University of Nottingham)&lt;br /&gt;
* [http://www.balashon.com/2008/07/neter-and-nitrogen.html Etymology of &amp;quot;natrium&amp;quot; – source of symbol Na]&lt;br /&gt;
* [http://www.theodoregray.com/PeriodicTable/Elements/011/index.html The Wooden Periodic Table Table&amp;#039;s Entry on Sodium]&lt;br /&gt;
* [http://ie.lbl.gov/education/parent/Na_iso.htm Sodium isotopes data from &amp;#039;&amp;#039;The Berkeley Laboratory Isotopes Project&amp;#039;s&amp;#039;&amp;#039;]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natrium&amp;amp;oldid=29571813 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29571813 (2026-08-13T12:33:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>