<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Natrium_aurotiomalat</id>
	<title>Natrium aurotiomalat - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Natrium_aurotiomalat"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium_aurotiomalat&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T17:58:50Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium_aurotiomalat&amp;diff=29630&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571819; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Natrium_aurotiomalat&amp;diff=29630&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T09:03:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571819; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Natrium aurotiomalat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[Nama Generik Internasional|INN]], dikenal di Amerika Serikat sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;natrium tiomalat emas&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah [[senyawa emas]] yang digunakan karena efek [[Obat antirematik pemodifikasi penyakit|anti-rematiknya]] yang bersifat [[imunosupresan|imunosupresif]]. Bersama dengan [[garam (kimia)|garam]] emas yang diberikan secara oral ([[auranofin]]) senyawa ini adalah salah satu dari hanya dua senyawa emas yang saat ini digunakan dalam pengobatan modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah penggunaan==&lt;br /&gt;
Laporan penggunaan senyawa ini yang menguntungkan dipublikasikan di Prancis pada tahun 1929 oleh Jacques Forestier. Penggunaan garam emas saat itu merupakan pengobatan yang kontroversial dan tidak langsung diterima oleh komunitas internasional. Keberhasilan ditemukan dalam pengobatan [[nyeri sendi]] [[Raoul Dufy]] dengan penggunaan garam emas pada tahun 1940; &amp;quot;(pengobatan) tersebut memberikan rasa penyembuhan yang luar biasa dalam beberapa minggu, sehingga Dufy ... membanggakan kemampuannya untuk kembali naik trem saat bepergian.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersama dengan [[aurotioglukosa]], natrium aurotiomalat dihentikan produksinya di seluruh dunia pada tahun 2019 oleh [[Sanofi]] selaku produsennya, karena kekurangan emas di seluruh dunia, sehingga bentuk generik [[auranofin]] menjadi satu-satunya obat berbasis emas yang tersedia di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Obat ini terutama diberikan sekali atau dua kali seminggu melalui suntikan intramuskular untuk [[rheumatoid Arthritis]] sedang-berat. Obat ini juga pernah digunakan untuk mengobati [[tuberkulosis]], meskipun uji coba selanjutnya menunjukkan bahwa obat ini berbahaya dan tidak efektif untuk tujuan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum adalah pencernaan (kebanyakan [[dispepsia]], [[penyakit radang mulut|pembengkakan mulut]], mual, muntah dan gangguan rasa), vasomotor (kebanyakan kemerahan, pingsan, [[pusing]], berkeringat, lemas, [[palpitasi]], [[sesak napas]] dan [[penglihatan kabur]]) atau dermatologis (biasanya gatal, [[ruam]], [[iritasi]] lokal di dekat tempat suntikan dan rambut rontok) di alam; meskipun [[konjungtivitis]], diskrasia darah, kerusakan ginjal, [[nyeri sendi]], [[nyeri otot]] dan disfungsi hati juga umum terjadi. Obat ini juga dapat menyebabkan [[pendarahan gastrointestinal]], selaput lendir kering, dan [[gingivitis|radang gusi]]; meski kurang umum terjadi. Obat ini dapat menyebabkan [[anemia aplastik]], enterokolitis ulseratif, [[disfagia|kesulitan menelan]], [[edema angioneurotik|angioedema]], pneumonitis, [[fibrosis paru]], [[hepatotoksisitas]], [[jaundis]] kolestatik, [[neuropati perifer]], [[sindrom Guillain-Barré]], [[ensefalopati]], [[radang otak|ensefalitis]], dan [[fotosensitivitas]]; tetapi jarang sekali terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
Mekanisme kerjanya yang tepat belum diketahui, tetapi natrium aurotiomalat diketahui menghambat sintesis [[prostaglandin]]. Ia juga memodulasi sel [[fagosit]] dan menghambat interaksi [[kompleks histokompatibilitas utama]] kelas II-peptida. Ia juga diketahui menghambat enzim-[[enzim]] berikut:&lt;br /&gt;
*Fosfatase asam&lt;br /&gt;
*Beta-glukuronidase&lt;br /&gt;
*[[Elastase]]&lt;br /&gt;
*Katepsin G&lt;br /&gt;
*[[Trombin]]&lt;br /&gt;
*Sintase prostaglandin E mikrosomal-1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natrium+aurotiomalat&amp;amp;oldid=29571819 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29571819 (2026-08-13T12:34:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>