<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Nebivolol</id>
	<title>Nebivolol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Nebivolol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nebivolol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:09:32Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nebivolol&amp;diff=29722&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571954; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Nebivolol&amp;diff=29722&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T13:20:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571954; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Nebivolol&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah salah satu [[penghalang beta]], digunakan untuk mengobati [[tekanan darah tinggi]] dan [[gagal jantung]]. Seperti halnya penghalang β lainnya, obat ini umumnya kurang disukai untuk mengobati tekanan darah tinggi. Obat ini dapat digunakan sendiri atau [[obat kombinasi|dikombinasikan]] dengan [[antihipertensi|obat tekanan darah tinggi]] lainnya. Obat ini diminum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum termasuk [[pusing]], merasa lelah, [[mual]], dan [[sakit kepala]]. Efek samping yang serius mungkin termasuk [[gagal jantung]] dan [[bronkospasme]]. Penggunaannya pada [[kehamilan]] dan [[menyusui]] tidak dianjurkan. Obat ini bekerja dengan memblokir reseptor β1-adrenergik di jantung dan melebarkan pembuluh darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nebivolol dipatenkan pada tahun 1983 dan mulai digunakan dalam dunia medis pada tahun 1997. Ia tersedia sebagai [[obat generik]] di Britania Raya.&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Obat ini digunakan untuk mengobati [[tekanan darah tinggi]] dan [[gagal jantung]]. Nebivolol digunakan dalam pengobatan [[angina pektoris]], juga untuk menurunkan denyut jantung dan kekuatan kontraksi. Hal ini relevan pada pasien yang perlu menurunkan kebutuhan oksigen jantung agar darah yang disuplai dari arteri yang mengalami stenosis atau penyempitan mencukupi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;[[Penghambat enzim pengubah angiotensin|ACE inhibitor]]&amp;#039;&amp;#039;, [[antagonis reseptor angiotensin II]], [[penghalang saluran kalsium]], dan [[diuretik]] [[tiazida]] umumnya lebih disukai daripada [[penghalang beta]] untuk pengobatan hipertensi primer tanpa adanya penyakit penyerta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
*[[Bradikardia]] berat&lt;br /&gt;
*Blok jantung lebih besar dari derajat pertama&lt;br /&gt;
*Pasien dengan [[syok kardiogenik]]&lt;br /&gt;
*[[Gagal jantung]] dekompensasi&lt;br /&gt;
*Sindrom sinus sakit (kecuali jika alat pacu jantung permanen terpasang)&lt;br /&gt;
*Pasien dengan gangguan hati berat (&amp;#039;&amp;#039;Child-Pugh&amp;#039;&amp;#039; kelas B)&lt;br /&gt;
*Pasien yang [[hipersensitivitas|hipersensitif]] terhadap salah satu komponen produk ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Efek samping yang mungkin terjadi termasuk [[sakit kepala]], kelelahan, [[pusing]], kepala terasa ringan, berkurangnya aliran darah ke ekstremitas, dan [[bradikardia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Interaksi==&lt;br /&gt;
Karena penghambatan enzimatik, [[fluvoksamin]] meningkatkan paparan nebivolol dan [[metabolit]] terhidroksilasi aktifnya (4-OH-nebivolol) pada relawan sehat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakodinamik===&lt;br /&gt;
====Selektivitas β&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;====&lt;br /&gt;
Penghalang beta membantu pasien dengan [[penyakit kardiovaskular]] dengan memblokir reseptor β&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;, sementara banyak efek samping obat-obatan ini disebabkan oleh blokade reseptor β&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;. Karena alasan ini, penghalang beta yang secara selektif memblokir reseptor adrenergik β&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; (disebut penghambat beta kardioselektif atau selektif β&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;) menghasilkan lebih sedikit efek samping (misalnya bronkokonstriksi) dibandingkan obat-obatan yang secara non-selektif memblokir reseptor β&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; dan β&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam percobaan laboratorium yang dilakukan pada jaringan jantung yang dibiopsi, nebivolol terbukti paling selektif terhadap β&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; dari penghambat β&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt; yang diuji, yaitu sekitar 3,5 kali lebih selektif terhadap β&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; dibandingkan [[bisoprolol]]. Namun, selektivitas reseptor obat pada manusia lebih kompleks dan bergantung pada dosis obat dan profil genetik pasien yang mengonsumsi obat tersebut. Obat ini sangat kardioselektif pada dosis 5&amp;amp;nbsp;mg. Selain itu, pada dosis di atas 10&amp;amp;nbsp;mg, nebivolol kehilangan kardioselektifitasnya dan memblokir reseptor β&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt; dan β&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;, sementara dosis awal nebivolol yang direkomendasikan adalah 5&amp;amp;nbsp;mg, kontrol tekanan darah yang memadai mungkin memerlukan dosis hingga 40&amp;amp;nbsp;mg. Lebih lanjut, nebivolol juga tidak kardioselektif ketika dikonsumsi oleh pasien dengan susunan genetik yang membuat mereka menjadi &amp;quot;pemetabolisme yang buruk&amp;quot; dari nebivolol (dan obat lain) atau dengan penghambat CYP2D6.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nebivolol, meskipun secara selektif memblokir reseptor beta(1), bekerja sebagai agonis beta(3). Reseptor β&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; ditemukan di [[kantong empedu]], [[kandung kemih]], dan jaringan adiposa cokelat. Peran mereka dalam fisiologi kantong empedu tidak diketahui, tetapi mereka dianggap berperan dalam lipolisis dan termogenesis pada lemak cokelat. Di kandung kemih, nebivolol dianggap menyebabkan relaksasi kandung kemih dan mencegah buang air kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Aksi Vasodilator====&lt;br /&gt;
Nebivolol unik sebagai beta-blocker. Tidak seperti [[karvedilol]], obat ini memiliki efek vasodilatasi yang mempotensiasi oksida nitrat (NO) melalui stimulasi reseptor β3.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nebivolol menginduksi [[vasodilatasi]] dengan merangsang produksi oksida nitrat, relaksan pembuluh darah alami. Efek ini dicapai dengan mengaktifkan isoform endotel NO sintase (eNOS) pada sel-sel yang melapisi pembuluh darah. Tidak seperti &amp;#039;&amp;#039;β-blocker&amp;#039;&amp;#039; tradisional, mekanisme kerja nebivolol yang unik meningkatkan fleksibilitas arteri dan mengurangi resistensi perifer, sehingga bermanfaat bagi pasien hipertensi dengan disfungsi endotel. Kemampuan obat untuk meningkatkan produksi NO tetap ada bahkan setelah metabolisme, menawarkan manfaat jangka panjang. Pendekatan unik Nebivolol untuk mendorong pelepasan NO telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam meningkatkan fungsi endotel dan mengelola hipertensi dalam [[uji klinis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersama dengan [[labetalol]], [[seliprolol]], dan [[karvedilol]], obat ini merupakan salah satu dari empat penghalang beta yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah selain efek pada jantung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Efek antihipertensi====&lt;br /&gt;
Nebivolol menurunkan [[tekanan darah]] (TD) dengan mengurangi resistensi vaskular perifer, dan secara signifikan meningkatkan [[volume sekuncup]] dengan mempertahankan curah jantung. Efek hemodinamik bersih nebivolol merupakan hasil keseimbangan antara efek depresan beta-blokade dan tindakan yang mempertahankan curah jantung. Respons [[antihipertensi]] secara signifikan lebih tinggi dengan nebivolol dibandingkan dengan plasebo dalam uji coba yang melibatkan kelompok pasien yang dianggap representatif dari populasi hipertensi di AS, pada orang kulit hitam, dan pada mereka yang menerima pengobatan bersamaan dengan obat antihipertensi lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
[[Ikatan protein plasma]] Nebivolol sekitar 98%, sebagian besar dengan [[albumin]], dan [[waktu paruh biologis|waktu paruh eliminasi]]nya dalam dosis rendah adalah 12 jam pada [[metabolisme]] [[Sitokrom P450 2D6|CYP2D6]] ekstensif dan 19 jam pada metabolisme buruk. Obat ini melewati [[sawar darah otak]] dan memberikan efek pada [[sistem saraf pusat]]. Hal ini dapat menyebabkan efek samping sentral seperti [[depresi (psikologi)|depresi]], [[insomnia]], dan [[mimpi buruk]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
Log P eksperimental nebivolol adalah 4,18; dan log P yang diprediksi berkisar antara 2,44 hingga 4,21. Obat ini merupakan [[penghalang beta]] yang sangat [[lipofilitas|lipofilik]]. Obat ini menunjukkan [[lipofilitas]] tertinggi keempat dari 30 penghalang beta yang relevan secara klinis, dengan penghalang beta yang paling lipofilik diprediksi adalah [[bopindolol]], [[penbutolol]], dan [[karvedilol]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Kontroversi===&lt;br /&gt;
====Klaim Tolerabilitas====&lt;br /&gt;
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa nebivolol telah mengurangi efek samping umum yang terkait dengan penghalanh beta seperti [[kelelahan]], [[gangguan depresi mayor|depresi klinis]], [[bradikardia]], atau [[impotensi]]. Namun, menurut FDA&amp;lt;blockquote&amp;gt;Bystolic dikaitkan dengan sejumlah risiko serius. Bystolic dikontraindikasikan pada pasien dengan bradikardia berat, blok jantung lebih besar dari derajat pertama, syok kardiogenik, gagal jantung dekompensasi, sindrom sinus sakit (kecuali jika alat pacu jantung permanen terpasang), gangguan hati berat (Child-Pugh &amp;gt; B), dan pada pasien yang hipersensitif terhadap salah satu komponen produk ini.  Terapi Bystolic juga dikaitkan dengan peringatan mengenai penghentian terapi secara tiba-tiba, gagal jantung, angina dan infark miokard akut, penyakit bronkospastik, anestesi dan pembedahan besar, diabetes dan [[hipoglikemia]], tirotoksikosis, penyakit pembuluh darah perifer, penggunaan penghambat saluran kalsium non-dihidropiridina, serta tindakan pencegahan terkait penggunaan dengan penghambat CYP2D6, gangguan fungsi ginjal dan hati, serta reaksi [[anafilaksis]]. Selain itu, Bystolic dikaitkan dengan risiko lain sebagaimana dijelaskan pada bagian Efek Samping dalam PI-nya. Sebagai contoh, sejumlah efek samping yang muncul akibat pengobatan dengan insidensi lebih besar atau sama dengan 1 persen pada pasien yang diobati dengan Bystolic dan pada frekuensi yang lebih tinggi daripada pasien yang diobati dengan [[plasebo]] telah diidentifikasi dalam studi klinis termasuk [[sakit kepala]], kelelahan, dan [[pusing]].&amp;lt;/blockquote&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====Surat peringatan FDA tentang klaim iklan====&lt;br /&gt;
Pada bulan Agustus 2008, FDA mengeluarkan Surat Peringatan kepada &amp;#039;&amp;#039;Forest Laboratories&amp;#039;&amp;#039; yang mengutip klaim yang berlebihan dan menyesatkan dalam iklan jurnal peluncuran mereka, khususnya klaim keunggulan dan kebaruan tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nebivolol&amp;amp;oldid=29571954 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29571954 (2026-08-13T13:04:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>